
SINGAPUR
*****
Ruangan Gelap tidak ada cahaya yang menerangi ruangan tersebut. Didalamnya ada seorang Pria yang sedang disekap yang tak lain adalah Geri.
Geri masih belum sadarkan diri, badannya saat ini terikat oleh tali. Diluar ruangan dijaga oleh anak buah Mr.Charles.
Mr.Charles sengaja menyekap Geri, agar target utama terpancing dan saat itu Dia akan balas dendam pada target utama tersebut, yang tak lain adalah Demian Wijaya.
Mr.Charles akhirnya mau bekerja sama dengan Serly dan Doni untuk balas dendam terhadap Demian. Saat ini Mr.Charles masuk keruangan penyekapan tersebut didampingi oleh Serly, Doni dan anak buah lainnya.
Saat mereka masuk, ternyata Geri masih belum sadarkan diri. Mr.Charles menyuruh anak buahnya untuk mengambilkan air.
Mr.Charles :
"Ambil air dan siramkan pada dia agar segera bangun"(perintahnya)
Salah satu anak buahnya mengambil air dan langsung menyiramkannya, sesuai yang diperintahkan Bos nya itu.
"Byuuurrr. . . . . . . . ."
Geri terbangun dan badan dia pun basah kuyup. Dia berusaha mengusap wajahnya yang terkena air, tapi tidak bisa karena tangannya terikat. Geri masih belum sepenuhnya sadar bahwa dia disekap.
Mr.Charles :
"Hahahaaa. . .Akhirnya kau sadar jugaa ."(kata Mr.Charles tertawa Devil).
Geri :
"Hey, Lepaskan saya. Saya tidak mengenal kalian . . ."(teriak Geri).
Mr.Charles :
"Silahkan kau teriak sekuat apa pun tidak akan ada yang menolongmu"(Ucap Mr.Charles).
Geri :
"Saya tidak ada urusan dengan kalian, lepaskan"(kata Geri berusaha berontak).
Mr.Charles :
"Tentu saja ada urusannya dengan kami. Karena kamu akan aku jadikan umpan agar Demian Wijaya datang kesini, dan aku bisa menghabisinya, Cepat ambil ponselnya dan hubungi Demian pake ponsel miliknya"(perintah Mr.Charles).
Doni pun mengambil ponsel milik Geri disaku jas nya, Dia memberontak agar tidak diambil ponselnya. Tapi Geri tidak bisa berbuat banyak karena kondisi tubuhnya yang terikat.
Doni pun langsung menghubungi nomor Demian menggunakan ponsel milik Geri.
*****
Jakarta
Ditempat yang berbeda, Demian masih berada diruang kerjanya, saat setelah selesai menghubungi anak buahnya untuk mencari tau anak yang memanggil istrinya dengan sebutan Mommy. Ponsel Demian pun kembali berbunyi, dan ternyata Geri menghubunginya. Demian pun langsung mengangkat panggilan dari Geri.
Demian :
"Hallo Ger. . ."
Mr.Charles :
"How are you Demian Wijaya"(Jawab Mr.Charles)
Demian mengeryitkan dahinya, dia heran kenapa bukan suara Geri disebrang sana.pikirnya.
Demian ingat suara di sebrang sana yang sekarang sedang berbicara menggunakan ponsel Geri, dia adalah Charles orang yang pernah dikalahkan olehnya saat memperebutkan kekuasaan di Asia.
Demian :
"Charles, Where is Geri...?"(Tanya Demian langsung).
Mr.Charles :
"He is with me"(Jawabnya)
Demian :
"What do you want...?"(Tanyanya lagi).
Mr.Charles :
"Come alone to the address that I will send, do not try to bring members of the Dragon Killers"(Katanya).
Geri berteriak saat Mr.Charles menyuruh Demian datang sendirian, dia tau renca licik Mr.Charles.
Geri :
"Jangan Demian, Mereka akan menjebakmu"(Teriak Geri).
Doni :
"Bugh. . .Tutup Mulutmu itu"(Kata Doni geram).
__ADS_1
Panggilan pun di matikan oleh Mr.Charles, Satu pukulan dari Doni, mendarat diwajah Geri, mereka semua langsung meninggalkan ruang tersebut, dan membiarkan Geri sendirian diruangan tersebut tanpa adanya penerangan.
Demian mendengar suara Geri berteriak melarangnya untuk tidak datang, ini pasti jebakan kata Demian.
Tapi aku harus datang menyelamatkan Geri, Soalnya dia tidak ada sangkut pautnya denganku.
Demian pun menghubungi Kelvin, Fandi dan Fadli agar segera datang ke Markas Dragon Killers, dia akan memikirkan cara agar bisa menyelamatkan Geri dari sekapan orang semacam Charles.
Setelah selesai menghubungi mereka bertiga, Demian kembali ke kamarnya, hendak bersiap-siap untuk segera pergi ke Markas. Saat Demian masuk ke kamarnya, Ternyata Vio sedang duduk dipinggir kasur memainkan ponselnya. Demian hanya diam saja dan langsung menuju kelemari pakaiannya untuk mengganti bajunya dengan Jaket anti peluru.
Sesudah mengganti bajunya, dia pun membuka berangkas yang ada di kamarnya, dia mengambil Pistolnya, dan menyimpannya dibalik jaket yang dikenakannya.
Gerak Gerik Demian diperhatikan oleh Violet, tapi Violet pura-pura tidak tau, dan dia berprilaku Cuek dan Acuh saja terhadap Demian, meskipun sebenarnya dia penasaran apa yang akan dilakukan oleh Suaminya tersebut.
Demian telah siap, dia berbalik dan mendekat kearah Vio yang sedang berada diatas kasur dan mengingatkan Vio.
Demian :
"Selama aku tidak ada disini, jangan coba-coba kamu meninggalkan Mansion ini tanpa seizin dariku, mengerti"(ucap Demian).
Violet tidak menggubrisnya, Karena dia sudah berencana pulang ke Apartemen untuk bertemu dengan anak-anaknya si kembar.
Dan akhirnya Demian pun langsung pergi menuju Markas Dragon Killers, saat tak kunjung ada jawaban dari Vio.
Sedangkan Vio masih didalam kamar, dia menghubungi salah satu anak buahnya untuk mengikuti Suaminya pergi. Setelah itu Vio pun langsung berpamitan pergi kepada Mertuanya, dan berjanzi akan datang kembali besok.
Awalnya Ny.Sarah melarang Vio pergi, tapi karena Vio memohon pada sang Mommy akhirnya Vio mendapatkan izin dari sang mertua.
Aku pun langsung kembali ke Apartemen dengan menggunakan Taxi online yang telah dipesan olehnya.
*****
Markas Dragon Killers...
Kelvin, Fandi dan Fadli tiba dimarkas lebih dulu, tidak lama disusul oleh Demian. Mereka berempat langsung berkumpul dan Demian pun mulai mebahas permasalahan yang terjadi pada Geri di Singapur.
Setelah cerita pada ketiga kawannya, akhirnya mereka pun akan pergi ke singapur untuk menjalankan misi menyelamatkan Geri dari sekapan Charles.Demian tidak membawa anak buah Dragon killers, tapi Kelvin Fandi dan Fadli mendampinginya secara diam-diam dari jauh nantinya.
Mereka pun tidak buang-buang waktu, keempat pria tersebut langsung pergi menggunakan Private Jet milik Dragon Killers.
Saat ini, salah satu anak buah Violet sedang mengawasi Markas Dragon Killers, saat Private jet milik Dragon Killers lepas landas, anak buah Vio pun langsung melaporkan kepada Masternya.
*****
Apartemen Violet
Vio tiba setelah lewat jam makan malam, dia langsung masuk kedalam apartemennya hendak menemui anak-anaknya. Tapi sayang sekali mereka rupanya sudah tertidur sangat lelap. Vio pun urung mendekati mereka karena kasian takut tidurnya terganggu.
Aku akhirnya menghampiri Key diruang tamu, dia sedang asik bermain Game di ponselnya.
Violet :
Keyla :
"Tentu saja, mereka terus menanyakan kamu, aku sampai kewalahan"(kata Key melaporkan).
Violet :
"Sorry, aku jadi menyusahkanmu Key"
Keyla :
"Kamu ini bicara apa, mereka itu keponakanku, sudah sewajarnya aku menjaganya"
Violet :
"Terimakasihhh Key, kamu memang tersegalanya"(Violet pun memeluk Keyla senang, dan dia pun mengucapkan terimakasih pada Key).
Keyla :
"Ahh Lepas Vi, aku tidak bisa bernafas. Kamu bisa membunuhku"(Kata Key protes karena Vio meluknya terlalu kenceng).
Vio pun melepaskan pelukannya itu, Dia kembali meminta maaf sambil tersenyum senang. Tapi saat itu ponsel Vio pun berdering tanda ada panggilan masuk.
Violet :
"Hallo. . . . ."
Anak buah :
"Lapor Master, Saya sekarang berada di Markas Dragon Killers, dan saya melihat Private jet milik mereka lepas landas tidak lama saat Tuan Demian dan ketiga temannya tiba di Markas"(Lapornya).
Violet :
"Baiklah, Kamu hati-hati segera kembali dan tinggalkan Markas Dragon Killers"(perintahnya).
Anak buah :
"Baik Master. . ."
Keyla bertanya pada Vio siapa yang menghubunginya malam-malam begini
__ADS_1
Keyla :
"Siapa yang menghubungimu Vi ?"
Violet :
"Anak buah Predator Lion. . ."
Keyla :
"Memang ada urusan apa. . . .?"
Violet :
"Gpp, aku cuma menyuruhnya untuk mengikuti Demian pergi, soalnya dia tadi saat pergi berpenampilan dengan gaya Ketua Dragon Killersnya dan dia pun membawa senjata api Key, dan lagi dia pergi bersama ketiga temannya menggunakan Private Jet, kata anak buah kita barusan melaporkan"(jelasnya).
Keyla :
"Terus mereka pergi kemana, , , ?"(Tanya Keyla lagi).
Violet :
"Maka dari itu aku juga tidak tau mereka mau kemana"(Jelas Vio).
Keyla :
"Bukan kah mereka sedang ada masalah di Singapur Vi, apa mereka kesana...?"(Tanya Key tiba-tiba).
Violet :
"Benar juga, Coba kamu hubungi anak buah kita yang disana dan cari tau di Hotel Albert dan Mall Wijaya"(perintah Vio).
Keyla pun langsung menjalankan tugasnya, dan dia menghubungi salah satu anak buah Predator Lion di Singapur.
Setelah selesai menghubungi anak buahnya tersebut, Keyla dan Vio langsung beristirahat, karena sudah larut malam.
*****
SINGAPUR.
Demian dkk telah tiba, mereka hendak beristirahat dahulu dihotel albert, Sebelum menemui Charles.
Sebelum beristirahat, mereka semua biasa berkumpul dulu di salah satu kamar diantara mereka. Biasanya dimanapun itu, pasti kamar Demian yang selalu dijadikan tempat perkumpulan mereka.
Demian sedang duduk dengan ditemani segelas anggur, dia sedang memikirkan istrinya saat ini. Sedangkan Fandi, Fadli dan Kelvin sibuk mengobrol berbagai macam obrolan dari bisnis, cewek ataupun yang lainnya.
Fandi tidak sengaja melihat kearah Demian, lalu dia pun menyenggol Kelvin dan juga Fadli agar ikut melihat kearah Demian.
Fandi pun berbisik kearah Kelvin, menanyakan Demian. Kelvin menjawab dengan asal.
Fandi :
"Bro. . .Dia kenapa ?"(tanyanya).
Kelvin :
"Mungkin dia kepikiran ninggalin istrinya dirumah kali"(Jawabnya asal).
Fandi dan Fadli mendengar ucapan Kelvin yang membuat keduanya hampir terkena serangan jantung.
Fadli :
"Maksud lo, Vio sudah kembali ?"(Kata Fandi yang sudah bicara normal kembali).
Kelvin :
"Tepatnya dibawa paksa oleh dia"(Jawab Kelvin mengarahkan dagunya ke arah Demian).
Fandi :
"Bodoh, Kecilkan suara kalian berdua"(Kata Fandi memukul kepala Fadli dan Kelvin karena kesal dengan kebodohan mereka berdua).
Kelvin dan Fadli mengelus kepalanya yang tadi dipukul oleh Fandi karena kebodohannya. Demian sadar bahwa dirinya sedang dibicarakan oleh ketiga sahabatnya tersebut.
Demian :
"Aku akan patahkan leher kalian jika berani membicarakan aku lagi"(Kata Demian dengan penuh penekanan).
Seketika ketiganya pun langsung terdiam tidak ada yang berani bicara sepatah kata pun kalau Demian sudah seperti itu. Akhirnya mereka pun pamit ke kamar masing-masing untuk pergi beristirahat.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.Next. . . . .
"Hallo Readers jangan lupa Komen, Like dan tambahkan Favorite ya. Dan jangan lupa VOTE yang banyak ya, Terimakasih"