
Tak lama bibi pun datang membawakan jus yang aku minta dan beberapa camilan ,"ini non jus yang nyonya minta dan bibi juga membawakan beberapa camilan untuk menemani nyonya " kata bibi sambil meletakan jus dan beberapa camilan.
"Maasih ya bi, sudah mau repot repot untuku dan membawakan camilan juga" kataku ke bibi ,
"iya nya itu sudah menjadi kewajiban bibi kerja disini, kalau perlu apa apa lagi panggil bibi saja" jawab bibi ,
"bi jika tuan ga ada jangan panggil nyonya / non , panggil zya saja ya " kata ku lagi karna aku merasa tidak pantas untuk gelar itu ,
"saya ntakut di marahin sama tuan , dan sepertinya posisi nyonya di hati tuan sangat lah spesial , karna untuk melayani nyonya , tuan sampai mencari pembantu yang sangat kompeten dan setiap pembantu nya berkerja sesuai kerjaan nya saja , contohnya saya ini di khususkan untuk melayani nyonya," jelas bibi ,
"tapi aku bukan siap siapanya kok bi , oh ya bibi namanya siapa?" , tanyaku ke bibi ,
"nama saya bi tika non, ya sudah non silahkan lanjut saya undur diri dulu " jawab bibi yang hendak pergi .
POV Alva
Di Kantor
"Bara , bagaimana latar belakang zya sudah ketemu semua informasinya?", tanya ku ke bara
__ADS_1
"belum semuanya sih karna keluarga arfana sangat menutup rapat tentang informasi keluarganya , tapi ada satu pasti bahwa ibunya zya yang sudah meninggal itu memang anak dari arfana " jawab bara
"bukan kan keluarga arfana mempunyai saham 15% di perusahaan ini"
"benar va , apa rencanamu ?" tanya bara
"nanti / lusa buat jadwal pertemuan para pemegang saham aku ingin lihat keluarga arfana seperti apa "
"baiklah , aku akan segera menyuruh bawahan mu untuk membuat kan jadwalnya " kata bara
"oh ya va , bagaimana tentang zya , apakah dia akan kamu kerjakan sebagai sekertaris pribadi mu ?" tambah bara
"aku akan fikir fikir dulu , aku ingin menyimpannya di dalam rumah ku yang paling utama " kata ku
"diam kau cepat selesaikan tugas dari ku jika hari ini tidak selesai awas saja " tegasku ,
"oke alva si bucin" setelah mengatakan itu bara langsung keluar dari ruangan ku , aku kemudian membuka ponsel ku melihat foto zya saat tertidur sangat manis benar benar manis ingin aku mencium nya tapi aku tidak mau jika zya sendiri tidak menyuruh ku nanti dikira aku memanfaat kan nya dalam kesempitan , aku akan menjaga mu zya , akan ku buat orang yang sebelum nya membuat mu seperti ini mkembayar nya itu janji ku .
"Tok tok" , suara pintu di ketuk , "siapa ?" tanyaku dari dalam , "pak alva ada tamu , katanya ingin menemui bapak " jawab seseorang dari balik pintu , "siapa namanya ?" , tanyaku ,"floren addison pak " , kenapa floren kemari sih membuat mood ku jelek saja , "biarkan dia masuk " , jawab ketusku.
__ADS_1
Setelah floren masuk " langsung saja ada apa kamu kemari , sepertinya keluarga mu sangat santai sekali " ketus ku
"bukan begitu alva , aku kamari karna ingin menanyakan bagaimana kelanjutan pertunangan kita " kata floren dengan sangat dekat denganku
"apa kamu kesini karna di utus oleh keluargamu ?" , tanya ku , "kata kan pada mereka aku tidak akan pernah sudi bertunangan dengan seorang pelac*r seperti mu " ketusku lagi
"tidak va , ini dari aku , maafkan aku dan keluarga ku ya va dan kita teruskan pertunangan kita " rengek floren
"jangan panggil aku dengan sebutan alva aku bukan siapa siapa mu kamu sekrang pergi atau akan aku panggilkan satpam kemari " tegas ku
"kenapa kam seperti ini va " rengek floren
aku kemudian menelfon " bara , pangil satpam kemari ada pengacau disini segera "
"baik lah va aku akan pergi tanpa perlu kamu panggil satpam , aku pastikan siapa pun yang dekat dengan mu akan aku pisahkan ", setelah mengatakan itu floren pergi
"va, kok bisa floren kemari , hati hati loh va zy bisa di celakainnya" kata bara ketika sampai
"besok besok lagi jangan sampai floren bisa masuk kemari " jawab ku , "dan keamanan zya dirumah / dimana oun zya tingkatkan lagi" jawab ku memberi perintah ke bara.
__ADS_1
"oke pak alva si bucin wkwkwk saya pergi dulu ya " teriak bara sambil berlari
Zya apapun akan aku lakukan untuk mu , walaupun kita baru akrab beberapa hari ini tapi aku meraa kamu adalh teman masa kecil ku dulu yang selalu ingin aku cari tapi semua informasi mu di privat oleh keluarga mu. Aku melihat jam waktu makan siang sudah tiba , aku langsung bergegas pulang. Setelah sampai dirumah aku menuju kedapur untuk makan siang nya zya , tapi aku melihat makan tadi pagi kenapa belum di makan oleh zya , "bi tika kemari ," panggilku , " ya tuan ada apa ?" , jawab bi tika , "kenapa zya tidak sarapan dimana dia sekarang ?", tanya ku , "maaf tuan tadi ada nyonya zya hanya meminum jus dan beberapa camilan di taman dan tadi pagin saat nyonya bangun tidur mencari tuan " jawab bibi , "sekarang zya dimana dan selama aku pergi zya ngapain aja ?" tanya ku lagi , "tadi pagi nyonya zya di taman setelah itu kata nyonya di mau tidur siang jika tuan sudah pulang saya di suruh membangunkan nya , akan akah searang nyonya zya di bangun kan ?" jelas bibi , "zya ke kamarnya sedarin tadi atau baru saja ?", tanya ku lagi , "belum lama tuan tadi sekitar 30 menit yang lalu ," ya sudah biarkan dia , saya sendiri yang akan membangunkannya dan kamu beresin ini ya " setelah mengatakannya akuĀ bergegas ke lantai 2 di kamar zya , aku buka pintu itu perlahan , aku masuk dan menutup pintunya perlahan juga ternyata zya masih tertidur dengan pulas nya , aku membelai rambutnya dan menyingkirkan rambut yang menutupi wajah nya , "walaupun kamu tidak make up sekalipun hanya mengenakan baju sntai seperti ini dan saat tidur pun kamu masih terlihat anggun dan sangat cantik , aku akan slalu menjaga mu zya " gumam ku dan dengan refleks nya aku mencium kening zya . Aku tiduran di samping zya sebelumnya aku chat bara ,"cancel semua pertemuan untuk siang ini alihkan besok " , setelah chat bara aku membalikan badan menghadap zya , dengan membelai rambut nya dan memeluk nya serasa tenang semua beban yang ada menghilang . "Jadilah wanitaku zya akan ku berikan semuanya yang kamu butuh kan ", gumamku sendiri . Kantuk ku datang setiap kali tidur di dekat zya , aku pun memilih tidur karna di kantor sudah di handle bara.