Pertemuan Yang Manis

Pertemuan Yang Manis
BAB XIV Kan kulindungi semuanaya


__ADS_3

Aku membuka hp ku dan aku chat bara ,"'untuk acara nanti malam di batalkan , karna zya sedang tidak sehat " , setelah itu aku menghampiri zya ,


"bagaimana keadaan mu saat ini?", tanya ku ke zya , "


aku udah lumayan baikan ", jawab zya yang masih terdengar lemas,


"ya sudah istirahat lah , jika membutuhkan sesuatu  telfon lah aku ,aku berada di ruang kerjaku " , kata ku ke zya ,


"va...", panggil zya saat aku hendak pergi ,


"tidak bisa kah kamu disini saja , agar aku merasa mempunyai teman ?", kata zya ,"


ada perkerjaan yang harus aku urus zya , aku akan segera kembali ", jelas ku , sebenarnya aku sedang bingung , harus bagaimana memposisikan diri ku ,"


va , apakah nanti malam jadi ?", tanya zya , "tidak kamu sedang sakit ", kataku ,


"bukan kah jika kamu membatal kan acara itu kamu akan rugi besar? " , kata zya ,


"bagaimana kamu tau tentang perbisnis an? ", tanyaku , "


aku hanya menebaknya saja , dan bukan kah tadi aku bertanya " , kata zya mengelak , "hmmm , ", jawab ku singkat ,


"apakah aku benar ?" , tanya zya lagi,


"sepertinya tidak juga , apa kah kamu meragukan kekayaan ku ?" , tanya ku balik ,


"aku tidak berpikir seperti itu , hanya saja jika kamu akan menghadirin acara itu juga tidak apa apa ", kata zya,


"aku sudah memutuskan tidak ya tidak ", tegas ku ,


"ya sudah pergilah ", kata zya yang awal nya menatap ku kini dia membelakangiku , apakah aku salah lagi?, kenapa dia yang memeintah ku , "


zya ?", panggilku ,


"iya va , kenapa belum pergi ?" , jawab zya tanpa melihat ku tetap di posisi membelakangiku.


"gak jadi ada yang lebih penting untuk aku urus ", jawab ku , lalu aku naik ke ranjang dan tiduran ,


"apa yang penting ?", kata zya ,


"harus kah aku menjawab mu sedangkan kamu membelakangi ku?", kata ku ke zya , kemudian zya membalikan badan menghadapku langsung,

__ADS_1


"apakah kamu sekarangg puas ?", kata zya ,


"engga juga " , kata ku langsung memeluk zya ,


"kenapa kamu akhir akhir ini ?", tanyaku ,


"aku tidak papa ", aku melihat ekspresi putus asa dari zya ,


"apa kamu merindukan seseorang ?", tanyaku ,


"percuma aku merindu , jika yang paling aku rindukan sudah tidak ada, dan yang pernah aku sayangi ternyata mengacuh kan aku dengan alasan yang tidak masuk di akal", jelas zya ,


"siapa yang kamu maksud kan ?", tanya ku ,


"sudah lah jangan membahas tentangku ", kata zya ,


"terus membahas tentang siapa?", tanya ku balik ,


"saya tidak tau tuan alva ", kata zya ,


"ya sudah istirahat lah ,  aku akan kembali sebentar lagi ", aku melepaskan pelukan ku,


"kamu akan kemana ?", tanya zya ,


Setelah sampai di dapur aku menyiapkan bahan bahan yang akan ku gunakan untuk memasak dan alat alat yang aku perlukan , aku memasakan zya sop agar segera pulih .


"Tuan biarkan kami yang memasaknya ", kata salah satu bibi yang mendatangi ku ketika aku sibuk memasak ,


"ini aku masak khusus zya , biarkan aku saja yang memasak nya ", kataku ke bibi ,


"apa tidak akan kerepotan tuan ?", kata bibi itu ,


"tidak , untuk zya akan aku lakukan apapun resikonya ", kata ku ya mungkin seperti itu , walaupun aku sendiri bingung tentang perasaan ku sendiri , biarlah ,


"apa yang bisa saya bantu tuan ?", kata bibi itu ,


"nanti saja saat saya sudah selesai bereskan tempat ini " , kata ku , setelah mengatakan itu aku kembali meneruskan memasak ku , selang beberapa saat , aku akhirnya menyelesaikan hidangan makanan untuk zya ,


"bi, antarkan ini untuk zya , dan suruh dia memakan nya dan meminum obat yanng tadi di resepkan oleh dokter", panggilku ke bibi,


"baik tuan " .

__ADS_1


Setelah memasak itu aku pergi ke ruang kerja ku untuk cek satu dokumen.


Aku hanya membolak  balikan dokumen itu , pikiran ku entah memikirkan apa , aku harus bisa menemukkan rahasia yg di simpan keluargaku dan keluarga arfana, bagaimana pun caranya .


Aku mengecek semua dokumen laporan perusahaan yang telah di kirim kan ke pada ku , aku mengeceknya satu persatu , aku membaca masing masing pimpinan perusahaan cabang ku , ada satu ke janggalan di perusahaan pimpinan zibran sepertinya aku tidak mempunyi kandidat itu .


Aku harus menanyakan ke bara , kenapam pergantin pimpinan cabang aku tidak tau . Kenapa sudah jam 4 bara  belum memberitau hasilnya , apakah ada masalah , aku menelfon bara berkali kali tapi tidak ada jawab an sama sekali , kemana bara sebenarnya , seharusnya dia sudah ada laporan kepada ku , harusnya kalau hanya mengakusisi itu tidak selama ini . Akhirnya aku memutuskan untuk menelfon kaki tangan ku yang lain,


"hallo boss apa ada masalah ", kata maherson ,


" maher segera cari keberadaan bara ",kataku setelah itu aku langsung mematikan telfon dan mengirimkan koordinat yang di datangi bara .


Aku mengandalkan maherson karna dia yang paling tidak di ketahui oleh orang banyak jika dia kaki tangan ku .


Aku menunggu cukup lama , aku hanya mondar mandir menunggu kabar dari anak buah ku , sekitar jam 5 .30 maher menelfon , "hallo bos , saya mengabarkan jika bara seprtinya di persulit oleh perusahaan yang kan di akuisisi oleh perusahan ", kata maher di telfon , " intai terus mereka dalam 10 menit aku akan sampai  , kata ku langsung pergi menuju lokasi itu , sebelum nya aku sudah membawa beberapa pengawal yang sudah aku persiapkan sebelumnya. "Kling" aku membuka hp ternyata dari maher , aku memblas bahwa aku akan segera sampai tujuan . Setelah sampai di tempat aku segera memasuki perusahaan itu ,


"DIMANA BARA!!!!!!!!" , teriak ku yang membuat seisi perusahaan itu melihat ku ,


"AKU HITUNG SAMPAI 3 JIKA BARA TIDAK BERADA DI HADAPAN KU SEMUANYA YANG ADA DISINI AKAN MENERIMA AKIBAT NYA " , teriak ku sekali lagi dengan marah ,


" tuan jangan , saya akan memberitaukan ini ke atasan kami " , seorang mengatakan itu ke pada ku ,


"SATU " , aku tidak memperdulikannya ,aku tetap menghitung nya  sesuai dengan perkataan ku ,


"MASIH TIDAK MEMBERIKAN NYA " ,  teriak ku ,


"JANGAN ADA YANG KELUAR DARI SINI" , kata ku ke bodyguard ku yang membuat mereka memblokir semua akses ,


"DUA" , teriak ku , tapi tidak ada yang berubah ,


"SEPERTINYA KALIAN MAU MENANGUNG AKIBAT NYA " , kata ku lagi ,


"HANCURKAN YANG DISINI " , kata ku ke bodyguard ku , setelah di hancurkan aku menghidung yang terakhir kalinya


"TI......." belum sempat aku menyekesaikan ada yang menghentikan ,


"maaf kan saya tidak tau jika bara adalah utusan tuan ",itu adalah pemimpin perusahaan ini , dengan membawa bara yang sepertinya sudah di pukuli ,


"BAWA BARA , BALAS YANG BARA TERIMA DAN KALIAN HARUSNYA TAU SELANJUTNYA  APA ", setelah itu aku membawa bara pulang sebelum nya aku memberikan kode ke maher .


Aku mengendarai mobil menuju ke rs terdekat , setelah sampai aku membawa bara kedalam ,

__ADS_1


"berikan perawatan yang terbaik untuk dia , berapa pun biayanya akan saya tangung " , setelah mengatakan itu dokter dan perawat membawa bara ke dalam untuk di obati. "Kling ", aku melihat chat dari maher mengirim foto sesuai dengan keinginan ku ,


"bagus maher , bersihkan semua bukti dan bungkam semuanya " , balas ku ke maher.


__ADS_2