Pertemuan Yang Manis

Pertemuan Yang Manis
BAB XXIV Terimakasih


__ADS_3

Zya memandangi alva seperti tidak percaya, seorang ceo mau menangkap kupu kupu bersamanya,


"hey kenapa bengong? ", suara alva membuyarkan lamunan zya yang sedari tadi menatap alva tanpa berkedip,


" apakah aku tampan? ", ucap alva yang membuat zya menampakan semu merah di pipinya,


" jangan ke PD an kamu va, aku sedang melihat kupu kupu yang berada di belakangmu", alih zya agar tidak terlihat semu nya oleh alva, alva melihat kebelakang yang di tunjuk oleh zya,


"mana? ", tanya alva yang tidak mendapati kupu kupu yang di maksud kan oleh zya,


" sudah terbang", singkat zya dengan tertawa,


"kamu... ", ucap alva terhenti ketika melihat wajah zya yang manis saat tertawa,


" apa? ", tanya zya bingung karna kalimat alva yang tidak di selesai kan,


" tidak", jawab alva sembari menggelengkan kepalanya,


"jadi tidak menangkap kupu kupu? ", tambah alva lagi,


" iya lah va , ayo", ajak zya sembari melihat di sekeliling.


Mereka mencari di sekeliling taman tapi belum mendapatkan satu kupu kupu , zya tampak kelelahan, alva menghampiri zya dengan membawa jus yang ada di meja taman,


"minumlah dulu", alva sembari memberikan jus ke zya,


" eh alva", zya membalikan badan untuk menghadap ke alva,


"gitu aja sudah kelelahan bagaimana jika nantinya mengejar? ", ledek alva ke zya,


" siapa yang lelah? ", tangan zya berkecak di pingang seperti orang menantang,


" aku tidak lelah ya ", tambah zya lagi,


" lalu? ", alva sepertinya tidak menanggapi dengan serius perkataan zya,


" sana bawa kembali jus mu itu", zya memutarkan badan dengan membelakangi alva, alva menarik lengan zya agar berhadapan denganya, saat menarik lengan zya, zya langsung membalikan badan menghadap kembali ke alva dan tampa sengaja mereka ber ciuman tepat di mulut.


Sesaat mereka terdiam tanpa ada pergerakan mau pun perkataan, mereka saling adu pandang merasakan setiap detik nya.


Alva melepaskan ciuman itu yang membuat zya langsung membalikan badannya karna malu,

__ADS_1


"makanya jika disuruh minum itu minum", bisik alva di telinga zya yang membuat zya beergidik karna geli akan suara alva yang berada tepat di telinganya.


Alva hanya melihat ketika zya langsung pergi dari hadapanya menuju ke ayunan yang berada tak jauh dari tempat nya.


" Sial lagi lagi tercium oleh nya ", gumam zya yang terus berjalan.


Ketika berada di ayunan zya langsung duduk tanpa memperdulikan alva lagi, agar zya bisa mengatur nafasnya yang tadi sempat memburu karna ciuman dengan alva.


Alva berjalan mendekat ke arah zya dengan tetap membawa gelas yang berisi jus,


" mau minum? ", tanya alva ketika sudah sampai di hadapannya zya, tanpa berfikir panjang zya langsung minum jus itu agar tidak terjadi hal seperti tadi.


Zya terus diam walaupun alva berada tepat di depannya karna zya masih merasakan jatung nya berdegup kencang karna kejadian tadi.


"Kenapa diam? ", tanya alva,


" tidak", jawab zya lebih singkat lagi dengan memalingkan wajahnya dari alva,


"apakah sudah jatuh hati terhadap ku? ", ledek alva yang tanpa di sadarinya membuat zya semakin berdegub jatung nya,


" Aku akan pergi ke kamar ingin istirahat ", spontan zya agar tidak di ikuti oleh alva,


"baiklah tapi dengan satu syarat", ucap zya setelah beberapa saat berfikir ,


"apa ?", tanya alva ke zya ,


"hmm apa ya ", zya mempunyai ide untuk mengerjai alva , zya melihat sebuah kupu kupu berwarna biru muda yang sangat cantik ,


"gini aja tangkapkan kupu kuou itu untuk ku ", ucap zya dengan menunjukan sebuah kupu kupu yang berada di sebuah tangkai bunga mawar ,


"bagaimana caranya?", tanya alva ,


"terserah", jawab zya , di batin zya bersumsi bahwa alva tidak akan melakukan itu tapi tidak di sangka alva melakukanya, alva berjalan mendekati kupu kupu yang di maksudkan tadi oleh zya , dengan hati hati alva mendekati itu , tetapi kupu kupu itu terbang , zya melihat alva yang berusaha untuk mengejar kupu kupu itu membuat zya tertawa dengan tingkah alva yang seperti anak kecil .


Setelah perjuangan alva yang sangat membuatnya kesal akhirnya alva dapat menangkap kupu kupu itu , alva berjalan mendekati zya bermaksud untuk memberikanya , zya melihat alva dengan kagum karna alva mau berjuang untuk menangkap kan kupu kupu itu di fikiran zya alva sangat baik dan zya tidak sedikit pun berfikir hal buruk tentang alva .


"ini ", alva memberikan kupu kupu di tanganya kepada zya , zya melihatnya dengan perasaan yang sangat bahagia walau hanya di beri sebuah kupu kupu saja tapi bagi zya itu sudah sangat bagus.


"terimakasih ", zya mengambil kupu kupu di tangan alva dengan kehati hatian agar tidak terlepas ,


"apakah mau kamu pelihara ?", tanya alva sembari duduk di ayunan sebelah zya ,

__ADS_1


"ummm", jawab zya sembari melihat kupu kupu yang ada di tanganya ,


"apakah kamu tidak kasihan terhadapnya ", kata kata alva spontan membuat zya mengalihkan pandangan dari kupu kupu ke alva dengan alva yang terknal galak ternyata mempunyai sifat yang tidak terduga ,


"Kita hanya bisa memandangnya lebih indah dan menarik jika mera terbang ", lanjut alva ,


"sejak kapan kamu mempunyai kata kata itu ", selidik zya ,


"ada yang pernah memberitahu , kupu kupu itu jangan di tangkap karna ke indahanya akan hilang , biarlah dia terbang bebas dengan mengepakan sayap kecilnya yang indah , kita akan mempunyai keasikan untuk mengejarnya jika sudah tertangkap semua itu akan sirna ", jelas alva ke zya ,


"terus kenapa kamu menangkapnya ?", tanya zya ,


"bukan kah kamu memintanya untuk menangkap itu ?", alva membalikan pertanyaan zya ,


"tapi kalau dilepaskan saat ini perjuangan mu akan sia sia ", suara zya memelas ,


"tidak ", jawab alva ,


"baiklah akan aku lepaskan saat ini ", zya berdiri dan menerbangkan kembali kupu kupu yang ada tangganya ,


"nanti malam akan aku ajak kamu pergi ", ucap alva,


"kemana ?", tanya zya ,


"di suatu tempat ", jawab alva .


"Memangnya tempat itu tidak ada nama ?", tanya zya kembali.


"jika aku memberitahumu semua nya akan gagal ", jawab alva ,


"oke", zya membalas dengan senyuman .


"Lusa adalah hari senin kamu mau datang ke kantor ku kah?", ucap alva yang tersembunyi permohonan ,


"apakah kamu menginginkanya ?", zya mencoba untuk menemukan alasan dari kata kata alva itu ,


"hmm", jawab alva yang penuh teka teki .


Alva dan zya saling diam entah mereka memikirkan apa , mereka mempunyai tujuan nya tersendiri , maan malam yang di siapkan alva entah itu untuk sebuah acara atau perayaan apa juga tidak ada yang tau , alva membuatnya dengan sangat rapih tanpa ada yang tau.


jangan lupa like ,coment , kritikan dan saranya , dan tambahin gift dan vote agar semakin mempunyai alur yang baru setiap hari nya :) .

__ADS_1


__ADS_2