
Sementara sistem sudah menemukan tempat penginapan yang tidak jauh dari tempat tuannya dan adik angkatnya berada. Dia segera mengabari tuannya. Dia segera memasangkan peralatan yang bisa bercakapan dengan
menggunakan ultrasonik agar bisa bercakapan dengan alat yang sudah dipasang di tubuh Yoru. Ya seperti telepati.
“Tuan..tuan” ucapnya dengan peralatannya yang seakan-akan sistem melakukan telepati dengan Yoru melalui kepalanya sebagai media pendengaran. Sementara Yoru yang mendengar sistemnya memanggil melalui
kepalanya dengan getaran sedang yang sudah diubah oleh peralatan yang terpasang di tubuhnya tanpa dia sadari. “Hhhmm. Kenapa kau memanggilku” tanyanya dengan nada santai yang membuat sistem harus bersabar melayani Yoru.
“Aku sudah menemukan penginapan yang dekat dengan tuan. Aku kirim melalui pesan hologram” ucapnya dan setelah itu muncul pesan yang mengapung yang hanya dapat dilihat oleh Yoru seorang. Setelah membacanya
Yoru menyuruh sistemnya pergi meninggalkan kepalanya.
...****************...
Sementara Yoru yang membaca pesan tersebut segera mengatakan nonaktifkan sehingga layar menggambang terssebut seketika menghilang dari hadapannya. Setelah memastikan layar tersebut menghilang dari pandangannya. Dia memanggil adik angkatnya yang masih terlihat ceria meskipun dirinya menguap berulang kali.
“Míngmíng shì shíhòu tíng xiàláile” panggil Yoru sambil mendekati adik angkatnya yang masih keliatannya sibuk bermain.*
“Míngmíng, wǒmen bié zài wánle. Wǒmen qù lǚguǎn.” ucap Yoru yang masih sabar memanggil adik angkat tersebut.*
Mendengar kakak angkatnya memanggil dirinya membuat dirinya berhenti sebentar dan segera berlari menghampiri ke kakak angkat tampannya. Yoru yang melihat Ming Ming berlari-lari segera menangkap tubuh mungil gadis tersebut dan menggendongnya.
“Nǐ bù pǎo. Hòulái qiūtiān.” ucap Yoru mengingatkan agar Ming Ming selalu berhati-hati agar tidak mendapatkan luka baik luka ringan maupun luka serius.*
“Suīrán wǒ pǎo liǎo què méiyǒu shuāi dǎo” ucap Ming Ming dengan penuh keyakinan ketika mendengar kakak angkatnya menasehati. Mendengar hal tersebut bukannya marah melainkan dia tersenyum dan bertanya kepada Ming Ming mengapa bisa begitu yakin mengatakan seperti begitu. *
“Nǐ zěnme néng bǎozhèng jíshǐ pǎo yě bù huì shuāi dǎo ne,hem?” tanya Yoru dengan nada keinginan tahuannya akan jawaban Ming Ming.*
“Yīnwèi dāng wǒ xiàng zhèyàng pǎo xiàng nǐ shí, nǐ zǒng huì zhuā zhù wǒ.” ucap Ming Ming dengan nada polosnya dan suara imutnya yang membuat Yoru tertawa senang akan jawaban Ming Ming.*
Yoru yang sangat puas akan jawaban Ming Ming dengan girangnya dia mengelus kepala Ming Ming dengan tangan yang terbebas dari menggendong Ming Ming.
__ADS_1
“Hǎo ba, rúguǒ nǐ míngbái dehuà. Qǐng jì zhù, nín jiāng yǒngyuǎn zài nín shēnbiān.” ucap Yoru yang diangguk oleh Ming Ming sebagai tanda dirinya mengerti membuat Yoru semakin puas dilihatnya.*
“Ránhòu míngmíng kěyǐ bì shàng yǎnjīng yīhuǐ'er, yīnwèi dào kèzhàn de lùchéng hái tǐng yuǎn de. Zhèyàng wǒ mèimei jiù kěyǐ shuì yīhuǐ'erle.” ucap Yoru supaya Ming Ming tidak terlalu capek pada saat perjalanan mereka mencari penginapan yang sudah diberi tahu oleh sistem.*
Ming Ming yang mengerti segera menganggukan kepala kecilnya dengan gerakan yang sangat menggemaskan di mata kakak angkatnya. Setelah itu dia memejamkan matanya dan tidak lama tertidur pulas karena tubuhnya sangat kelelahan apalagi dia sempat berkerja di restoran sebelum bertemu dengan Yoru.
Yoru yang sudah memastikan adik angkatnya tertidur dengan segera membawa Ming Ming ke penginapan dengan
terbang. Dia bisa menggunakan keahlian tersebut karena dia mendapatkan skill setelah skill teleportasi. Dia tidak menggunakan skill teleportasi karena dia tidak mengetahui letak penginapan itu persisnya sehingga dia tidak mau
menghabiskan energinya karena hal sia-sia.
Setelah mendatangi tempat penginapan tersebut dan melihat papan nama yang terpajang apakah sesuai dengan sistem yang memberitahunya. Yoru memutuskan masuk dan menanyakan apakah ada kamar di tempat mereka yang masih mempunyai kamar kosong. Dia bertanya kepada pegawai penginapan yang terbilang sederhana di mata Yoru yang merupakan anak konglomerat nomor satu di Indonesia.
“Duìbùqǐ, wǒ yǒu yīgè wèntí. Hái yǒu kòng fáng ma?” tanyanya dengan nada dingin dan sedikit arogan.*
Pegawai yang bertugas merupakan pegawai perempuan lantas langsung mendongak ketika dia sibuk mencatat tamu-tamu yang memesan kamar. Betapa terkejutnya dia melihat pemuda tampan yang menggendong putri kecil yang dia kira adalah anak Yoru. Yǒu yīgè yīngjùn de nánrén. Dàn kěxí tā yǐjīng yǒu háizile. Tā de qīzi yīdìng hěn
Pegawai perempuan masih menatap tanpa bergedip kerah Yoru namun diurung niatnya karena pandangan Yoru yang tajam membuat dia berpikir berulang untuk menggodanya. *Zhōngchéng de lèixíng de rén. Kěxí tā yǐjīng jiéhūnle.**
Sementara Yoru kembali bertanya dengan nada dingin dan tegasnya karena dia tidak ingin jika Ming Ming jatuh
sakit akibat pegawai yang hobi melamun.
“Bàoqiàn tíqián wènle. Nǐ méi kàn dào wǒ dàizhe yīgè xiǎohái ma?” ucap Yoru dengan nada yang lebih dingin dan tegas dari sebelumnya yang membuat pegawai tersebut benar-benar terkejut dan sedikit ketakutan.*
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Wah gege Yoru sudah mulai protektif dengan adik angkatnya nih dan gege Yoru malah dikira bapak-bapak punya keluarga. Bagaimana sikap Yoru? Apakah dia sabar atau tidak menghadapi pegawai melamun ya?
Notes :Jika menemukan tanda * bearti pengertiannya ada di bawah.Untuk bahasa Mandarin, Auhtor menggunakan bahasa Mandarin versi simple atau sederhana.
__ADS_1
Kamus :
Míngmíng shì shíhòu tíng xiàláile = Ming Ming sudah waktunya berhenti.
Míngmíng, wǒmen bié zài wánle. Wǒmen qù lǚguǎn. = Ming Ming, ayo berhenti bermainnya. Kita ke penginapan.
Nǐ bù pǎo. Hòulái qiūtiān. = Kamu jangan lari-lari. Nanti jatuh.
Suīrán wǒ pǎo liǎo què méiyǒu shuāi dǎo = Aku tidak jatuh meski aku berlari-lari.
Nǐ zěnme néng bǎozhèng jíshǐ pǎo yě bù huì shuāi dǎo ne,hem? = Kenapa kamu bisa begitu yakin kalau kamu tidak akan terjatuh meski berlari?
Yīnwèi dāng wǒ xiàng zhèyàng pǎo xiàng nǐ shí, nǐ zǒng huì zhuā zhù wǒ. = Karena kakak akan selalu menangkapku ketika aku berlari menghampiri kakak seperti ini.
Hǎo ba, rúguǒ nǐ míngbái dehuà. Qǐng jì zhù, nín jiāng yǒngyuǎn zài nín shēnbiān. = Baiklah kalau kamu mengerti.
Ingatkah kakak akan selalu ada untukmu.
Ránhòu míngmíng kěyǐ bì shàng yǎnjīng yīhuǐ'er, yīnwèi dào kèzhàn de lùchéng hái tǐng yuǎn de. Zhèyàng wǒ
mèimei jiù kěyǐ shuì yīhuǐ'erle. = Kalau begitu Ming Ming bisa pejamkan matamu sebentar karena perjalanan menuju penginapan cukup jauh. Jadi adik perempuanku bisa tidur sebentar.
Duìbùqǐ, wǒ yǒu yīgè wèntí. Hái yǒu kòng fáng ma? = Permisi, saya mau bertanya. Apakah ada kamar kosong?
Yǒu yīgè yīngjùn de nánrén. Dàn kěxí tā yǐjīng yǒu háizile. Tā de qīzi yīdìng hěn piàoliang, yīnwèi wǒ kàn dào tā de nǚ'ér hěn piàoliang hěn kě'ài. = Ada lelaki tampan. Tapi sayang sekali dia sudah mempunyai anak. Pasti istrinya
sangat cantik karena aku melihat sekilas putrinya sangat cantik dan lucu.
Zhōngchéng de lèixíng de rén. Kěxí tā yǐjīng jiéhūnle = Tipe cowok setia. Sayang sekali sudah berkeluarga.
Bàoqiàn tíqián wènle. Nǐ méi kàn dào wǒ dàizhe yīgè xiǎohái ma? = Permisi saya ini bertanya dari tadi. Apakah kau tidak melihat jika saya membawa anak kecil?
__ADS_1