Pertualangan Di Dunia Game

Pertualangan Di Dunia Game
31. Berjalan Menuju Dungeon


__ADS_3

Setelah urusan membayarnya sudah selesai, Yoru meninggalkan tempat tersebut dengan tangan yang masih menggendong adik kecilnya dengan berjalan kaki menuju ke dungeon yang sudah di quest oleh sistem kepadanya sebagai misi pertamanya.


Dirinya bertanya kepada sistem yang sudah memberikan misi kepadanya. Dipanggilnya misi tersebut dengan telepati yang dia miliki. "Sistem, cepatlah bantu aku," ucapnya dengan telepati tersebut membuat sistem langsung saja menjawab tuannya.


"Ada yang bisa saya bantu, tuan?" ucap sistem yang segera menjawab karena tidak ingin tuannya marah kepadanya karena lama membalas panggilan dari tuannya.


"Katakan letak dungeon tersebut dan kalau bisa kamu lampirkan peta yang sudah ada titik lokasiku menuju tempat tersebut," ucap Yoru yang ingin segera sampai supaya bisa mengajak Ming Ming jalan-jalan.


"Baik, tuan, saya akan membuatkan letak anda di peta agar anda tidak kesusahan mencari letak dungeon supaya misi anda cepat selesai," ucap sistem yang setuju dengan ucapan tuannya dan langsung saja dengan cepat mengirim peta kepada tuannya beserta letak posisi tuannya saat ini dengan layar mengambang yang hanya bisa dilihat oleh tuannya saja.


"Oke, terima kasih sistem, kau sudah boleh kembali ke tugasmu," kata Yoru yang mengusir sistem dari pikirannya karena ingin berfokus untuk menyelesaikan misi pertamanya.


"Baik tuan, saya akan tidak menggangu keinginan tuan," ucap sistem yang langsung saja meninggalkan dari pikiran tuannya karena tidak ingin mengganggu tuannya yang mudah sekali emosi.


Sementara itu Ming Ming bertanya kepada kakaknya mengenai ke manamereka akan pergi, Yoru menyuruh untuk kembali menutup mata karena dirinya sudah mendapatkan peta lokasi tempat dungeon berada membuatnya tidak ingin Ming Ming melihat yang dapat memengaruhi pertumbuhan adik kecilnya tersebut.


"Ni keyi bė shāng yanjingle, yinwči women hái you hen zhang de lų yāo zou," ucap Yoru yang 


membuat Ming Ming kembali menutup matanya dengan patuh karena kakaknya yang menyuruhnya untuk beristirahat.*


Setelah melihat adik kecilnya memejamkan matanya, Yoru diam-diam memasang mantra agar adiknya tidak membuka matanya sebelum dirinya berhasil menyelesaikan misi pertamanya yang pastinya ada adegan berdarah yang tidak pantas dilihat oleh adiknya tersebut.


"Wo qing ni bė shāng yanjing, zhídāo wo wánchéng wo de shimėng," ucap Yoru yang merapal mantra agar Ming Ming tidak membuka matanya hingga dirinya selesai menyelesaikan misi pertamanya.*


Mantra tersebut langsung saja bekerja pada saat Ming Ming yang sudah menutup matanya dan entah mengapa adik kecilnya langsung saja ketiduran terlelap tanpa membuka matanya selama Yoru melakukan teleportasi ke tempat dungeon tersebut.


Setelah sampai di dungeon tersebut dengan elegan Yoru turun sambil mengendong adik kecilnya selayak dirinya pangeran yang menyelamat putri cantik dari kerajaan sebelah. Dengan gagah beraninya Yoru berjalan masuk sambil membawa adik kecilnya yang tertidur pulas dengan 


menggemaskannya. 


Pada saat dirinya mencari naga yang telah diberi tahu sistem jika naga tersebut merupakan bencana yang sering saja terjadi di daerah tersebut membuatnya harus turun tangan untuk memusnahkan naga tersebut, tiba-tiba saja naga yang dimaksud oleh sistem muncul dihadapannya karena dirinya merasakan jika ada manusia yang berani masuk ke wilayahnya.


"Niánqing rén a, ni wčishéme lái zhao wo?" ucap naga tersebut yang ingin mengetahui 

__ADS_1


kedatangan pemuda yang berani sambil mengendong seorang anak perempuan yang manis sekali dan sangat menggemaskan.*


"Wo shė lái danāi ni de, ni zhč chou'č de long," ucap Yoru yang menjawab pertanyaan dari naga tersebut dengan nada sedikit mengejek karena menurutnya naga yang dihadapannya tidak ada kewibawaannya sama sekali sehingga dia mengejek naga tersebut.*


Mendengar ejekan pemuda yang dihadapannya membuat naga tersebut merasa terhina dan lantas berkata dengan sedikit penuh amarahnya. "Ni zenme gan wuru wo. Wo bų huė yuánliāng," ucap 


naga tersebut yang sudah bersiap-siap ingin menyerang Yoru.*


Yoru yang melihat naga tersebut memiliki keinginan untuk menyerang dirinya dan adik kecilnya lantas langsung meremehkan kekuatan naga yang menurutnya sangat kecil membuat naga yang melihatnya sangat marah dan langsung menyebur bola api yang berasal dari mulutnya yang dia kira bisa langsung mengalahkan pemuda tersebut.


Melihat bola-bola api yang akan dilemparkan ke dirinya dan adik kecil membuat Yoru cekatan dan menguatkan dirinya agar tahan menghadapi serangan dari naga. Serangan demi serangan yang diarahkan kepada Yoru sama sekali tidak mempan membuat naga tersebut sangat terkejut dan ketakutan. Melihat musuh yang sudah tidak ada keinginan untuk menyerangnya membuat 


Yoru langsung menyerang naga tersebut dengan sekali pukul membuat naga tersebut langsung menyerah.


"Duėbųqi, xiansheng, wo youzuė," ucap naga tersebut kepada pemuda yang sudah berani 


membuatnya kalah telak setelah babak belur akibat serangan satu kali dari Yoru yang dia yakini akan kalah karena membawa anak perempuan.*


Melihat jika naga tersebut kalah membuat Yoru ada ide karena daripada dirinya harus 


"Hao ba, wo huė yuánliāng ni, dān you yigč tiáojiān," ucap Yoru dengan nada liciknya membuat naga tersebut terkejut kaget karena ada manusia yang berani bermain syarat dengannya sehingga membuatnya marah kepada Yoru.*


"Ni zhenshi gč húndān, bųyāo shėtú gei wo tiáojiān," ucap naga tersebut yang ingin kembali menyerang Yoru namun dirinya sudah kehabisan tenaga karena serangan telak dari Yoru.*


"Rúguo ni bų yuānyė, nā ye méiguanxė, dānshė xiangshōu ni de siwáng ba," ucap Yoru dengan nada mengancam serta tidak lupa dirinya memperlihatkan pukulan yang sudah membuat naga tersebut telak sehingga naga tersebut pasrah menerima syarat dari Yoru.*


"Hao ba, gāosų wo ni xiang yāo shénme?" ucap naga tersebut yang masih ingin nyawanya selamat dari tangan pemuda yang sanga kuat di hadapannya. Membuatnya berpikir ulang mengenai kabur dari pemuda yang baru dia temui memiliki kekuatan yang amat besar melampaui dirinya yang sudah dikenal sebagai naga terkuat di provinsi tersebut.*


"Wo méiyou tāi duo xiang yāo de, zhishė rāng ni chéngwéi wo de shúrén, ránhōu ni jiųhuó xiāqų," ucap Yoru yang mengutarakan keinginannya kepada naga tersebut membuat naga tersebut hanya bisa menerima nasibnya dengan pasrah sebagai familier Yoru jika nyawanya ingin tetap selamat.*


"Hao ba, nā wo tóngyė," ucap naga tersebut menganggukkan kepalanya walau sebenarnya dirinya sangat berat menerima syarat dari pemuda yang sudah mengalahkannya namun dia tidak 


ingin kehilangan nyawanya sehingga dia menerimanya dengan pasrah namun menunjukkan wajah kebencian terhadap Yoru membuat Yoru yang melihatnya langsung tersenyum dengan aura dingin dan kejam membuat naga tersebut tidak berani berkutik ataupun menatap Yoru.*

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Wah naganya sudah kalah dan siap-siap dijadikan familier oleh Yoru nih. Sudah tidak sabar cara Yoru menjadikan naga tersebut jadi familiarnya ya? Author gantung ya episodenya...


Notes : Jika menemukan tanda * bearti pengertiannya ada di bawah.Untuk bahasa Mandarin, Auhtor menggunakan bahasa Mandarin versi simpel atau sederhana.


Kamus :


Ni keyi bė shāng yanjingle, yinwči women hái you hen zhang de lų yāo zou \= Kamu bisa 


pejamkan matamu karena perjalanan kita masih lama


Wo qing ni bė shāng yanjing, zhídāo wo wánchéng wo de shimėng \= Aku minta kalian menutup matanya sampai aku selesai menyelesaikan misiku


Niánqing rén a, ni wčishéme lái zhao wo? \= Wahai pemuda, mengapa kau datang menghampiri ku?


Wo shė lái danāi ni de, ni zhč chou'č de lóng \= Aku datang untuk mengalahkan dirimu, wahai naga jelek


Ni zenme gan wuru wo. Wo bų huė yuánliāng \= Beraninya kau menghinaku. Aku tidak akan 


memaafkannya


Duėbųqi, xiansheng, wo youzuė \= Maafkan aku, tuan, aku bersalah


Hao ba, wo huė yuánliāng ni, dān you yigč tiáojiān \= Baiklah aku akan memaafkanmu tetapi dengan satu syarat. 


Ni zhenshi gč húndān, bųyāo shėtú gei wo tiáojiān. \= Brengseknya kamu ini dan jangan 


mencoba-coba memberiku syarat.


Rúguo ni bų yuānyė, nā ye méiguanxė, dānshė xiangshōu ni de siwáng ba. \= Kalau tidak mau ya tidak apa-apa tetapi nikmatilah kematianmu.


Hao ba, gāosų wo ni xiang yāo shénme? \= Baiklah katakan apa maumu?

__ADS_1


Wo méiyou tāi duo xiang yāo de, zhishė rāng ni chéngwéi wo de shúrén, ránhōu ni jiųhuó xiāqų \= Tidak banyak yang kuinginkan kau hanya menjadi familiarku dan kau hidup


Hao ba, nā wo tóngyė \= Baiklah kalau begitu aku setuju


__ADS_2