
Sepeninggal pelayan tersebut langsung saja Yoru masuk ke dalam ruangan guna melihat-lihat apa saja menu yang mereka sediakan untuk sarapan hari ini sebelum dirinya membangunkan Ming Ming dan mengajaknya makan pagi sebelum pergi dari tempat ini untuk melakukan misi pertamanya yang diberikan oleh sistem kepadanya.
"Sistem, aku membutuhkanmu," ucapnya di dalam pikirannya sehingga tidak ada satu pun yang mengetahui jika dirinya memanggil sistem untuk melakukan keinginannya.
Sementara sistem yang telah dipanggilnya langsung saja menyahutnya karena tidak ingin menjadi korban amarah tuannya karena tidak segera menjawab tuannya.
"Ya, tuan, ada apa memanggilku?" tanya sistem yang ingin tahu gerangan apa yang tuannya memanggilnya sepagi ini padahal tuannya belum menyelesaikan quest yang sudah dia berikan kepada tuannya agar segera dikerjakan.
"Kamu cek makanan ini apakah mengandung racun atau alergi dan juga pindai data mengenai Ming Ming apakah ada makanan yang tidak bisa dia makan karena mengandung alergi," perintah Yoru dengan overprotektif dengan adik perempuan barunya membuat sistem hanya bisa
melaksankan perintah dari tuannya yang sangat waspada terhadap makanan yang bukan diolah oleh dirinya atau orang yang dia kenal.
"Baik, tuan, akan saya cek keseluruhan makanan agar aman untuk dikomsumsi," ucap sistem yang langsung memindai dirinya untuk mengecek apakah makanan tersebut mengandung racun atau munculnya alergi karena disebabkan makanan yang menjadi pantangannya.
Pengecekan keamanan untuk dikonsumsi dimulai!
70%... 90%... 100%.
Makanan dinyatakan lolos untuk dikonsumsi.
Sistem langsung memberi tahu kepada Yoru membuat Yoru mengerti jika makanan yang sudah
disediakan tidak mengandung racun dan lolos untuk dikonsumsi namun dia meragukan apakah
ada makanan yang mengandung alergi.
"Periksa sekali lagi apakah ada makanan yang mengandung alergi pada manusia?" tanyanya
dengan serius membuat sistem mengecek ulang.
Pengecekan alergi..
50%
75%
80%
99%
100%
Pengecekan selesai
__ADS_1
Makanan yang dapat mengandung alergi adalah kacang-kacangan, makanan laut, susu,
telur, dan segala olahan dari susu sapi.
"Baiklah kalau begitu aku berterima kasih dan kau boleh kembali," ucap Yoru yang sudah
memastikan makanan akan aman dikonsumsi untuk dirinya dan adik perempuannya. Setelah berkata seperti itu sistem menghilang dari pikiran tuannya karena tuannya sudah memerintahkannya.
Yoru yang sudah mengingat jalan menuju meja makan dengan ingatannya yang luar biasa keluar dari ruangan tersebut dan kembali ke kamarnya untuk membangunkan adik kecilnya.
Dirinya membuka pintu secara perlahan dan masuk ke dalamnya karena tidak ingin
menimbulkan suara yang berlebihan. Pada saat dirinya masuk dan kembali menutup pintunya yang rupanya Ming Ming sudah bangun dan baru benar-benar terkumpul kesadarannya langsung memanggil Yoru yang sudah menghampirinya.
"Gege," panggil Ming Ming dengan nada khas orang baru bangun tidur yang membuat Yoru
gemas dengan tingkah adik kecilnya yang sangat menggemaskan dan membuatnya tidak bosan menatap wajah adiknya yang bundar yang masih lunglai karena belum penuh kesadarannya.*
"Shenme, Ming Ming?" tanya Yoru dengan nada lembut kepada Ming Ming sambil mengelus puncak rambut adiknya yang masih berantakan karena baru bangun tidur.*
"Xiongdì ni qù na'erle?" tanya Ming Ming yang mengucek matanya yang masih sedikit terpejam karena masih dalam kondisi mengantuk membuat Yoru menghentikan gerakan mengucek karena dapat menimbulkan kemerahan di mata cantik adik manisnya.*
Tanpa Yoru menjawab pertanyaan Ming Ming, dia mengajak adik manisnya untuk makan pagi sebelum mereka keluar dari penginapan.
"Hao ba, dàge, dàn wo xiang bèi bào," ucap Ming Ming yang langsung merentangkan kedua tangan mungilnya membuat Yoru yang menatap adik perempuannya yang menggemaskan dengan tatapan geli karena adiknya sangat manja yang baru saja dia ketahui.*
"Hao de, dàge bèizhe ni," ucap Yoru dengan lembut dan menggendong adik perempuannya lalu membawanya keluar dari kamar mereka yang mereka nginap selama semalam.*
Yoru membawa Ming Ming ke ruangan makan sesuai dengan ingatan miliknya sangat bagus sebelum membangunkan Ming Ming. Sesampai mereka berdua di ruangan makan yang besar dan terlihat jika banyak aneka macam masakan Cina yang menggugah selira, Yoru menurunkan adik
kecilnya agar Ming Ming bisa memilih makanan yang dia sukai.
"Míngmíng, ni xiang chi shénme ma?" tanya Yoru melihat Ming Ming yang sangat kagum
dengan menu masakan yang terhidang memang untuk tamu yang menginap di penginapan tersebut. Sementara Ming Ming yang tidak menjawab pertanyaannya membuat dirinya kembali bertanya kepada adik kecilnya. "Míngmíng, ni xiang chi shénme ma?" tanyanya yang ingin mengetahui apakah Ming Ming mempunyai pantangan atau tidak sehingga dia tetap bisa menjaga kesehatan makan adik kecilnya.*
"Bù, wo méiyou rènhé guòmin zhèng," ucap Ming Ming yang membuat sang kakak
menyuruhnya untuk mengambil makanan yang dia sukai. "Hái hao míngmíng méiyou guòmin, xiang chi shénme jiù chi shénme," ucap Yoru yang sudah memberikan piring besar kepada Ming Ming supaya Ming Ming bisa memilihnya dan dia yang membantu mengambilkannya agar tidak pecah.*
"Zhi chi ni xiang chi de," ucap Yoru yang menyuruh adik kecilnya untuk memilih.*
Ming Ming lalu memilih dan piring yang dipegang oleh kakaknya sudah diisi dengan jenis masakan yang dia sukai. Sesudah penuh, Yoru menggandeng tangan Ming Ming dan membawanya ke salah satu meja makan dan menaruh piringnya serta Ming Ming karena dirinya ingin mengambil makan untuk dirinya sementara Ming Ming menunggu kakaknya mengambil makanan untuk dirinya.
__ADS_1
Sesudah mengambil untuk dirinya, Yoru kembali dan mengucapkan selamat makan kepada Ming Ming agar Ming Ming ikut makan dengannya. "Hao hào chifàn ba xiongdì," ucap Yoru yang langsung diangguk oleh Ming Ming.*
Ming Ming dan Yoru menikmati makan pagi mereka. Melihat adik kecilnya makan dengan
menikmati membuatnya menyuruh adik kecilnya untuk menambah agar adik kecilnya makin sehat.
"Míngmíng chi de henduo ba?" ucap Yoru sambil mengunyah makanannya dan menatap lembut ke Ming Ming.*
"Shì de, gege, míngmíng huì chi henduo de," ucap Ming Ming sambil mengangguk kepada
kakaknya.*
Ming Ming yang menambah makanan paginya sehingga dirinya kenyang begitu juga dengan Yoru. Setelah perut mereka telah diisi membuat Yoru mengajak adiknya untuk kembali ke kamar mereka dan Yoru menggandeng tangan mungil adiknya untuk membuat makanan yang berada di
perut mereka bisa dicerna dengan lancar.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Notes : Jika menemukan tanda * bearti pengertiannya ada di bawah.Untuk bahasa Mandarin, Auhtor menggunakan bahasa Mandarin versi simpel atau sederhana.
Kamus :
Xiongdì ni qù na'erle? \= Kakak habis pergi ke mana? , women xian chi zaofàn zài zou ba \= Ming Ming, ayo kita makan pagi dahulu sebelum pergi
Hao ba, dàge, dàn wo xiang bèi bào \= Baiklah kakak tetapi aku mau digendong
Hao de, dàge bèizhe ni \= Baiklah kakak akan menggendongmu
Míngmíng, ni xiang chi shénme ma? \= Ming Ming, apakah ada yang ingin kamu makan?
Míngmíng, ni you guòmin ma? \= Ming Ming, kamu apakah punya alergi?
Bù, wo méiyou rènhé guòmin zhèng \= Tidak, aku tidak punya alergi apa-apa
Baguslah jika Ming Ming tidak punya alergi jadi bisa makan yang kamu mau.
Hái hao míngmíng méiyou guòmin, xiang chi shénme jiù chi shénme.
Zhi chi ni xiang chi de \= Makan saja yang kamu inginkan
Hao hào chifàn ba xiongdì \= Selamat makan kakak
Míngmíng chi de henduo ba? \= Ming Ming makan yang banyak ya?
__ADS_1
Shì de, gege, míngmíng huì chi henduo de \= Iya kakak, Ming Ming akan makan banyak.