Pertualangan Di Dunia Game

Pertualangan Di Dunia Game
27. Sekolah Dikabari Oleh Kedua Orang Tua Yoru


__ADS_3

Ketika Yoru dikabarkan koma oleh pihak rumah sakit keluarganya membuat pihak keluarga Yoru memberi tahu kepada sekolah jika putra semata wayang mereka tidak bisa bersekolah sampai waktu yang belum bisa ditentukan oleh mereka sehingga pihak sekolah mengabari informasi tersebut kepada wali kelas Yoru dan wali kelas Yoru kemudian menyampaikan kepada teman-teman sekelas Yoru dengan harapan jika murid-muridnya akan menjenguk Yoru.


“Selamat pagi anak-anak,” ucap wali kelas Yoru dan langsung saja dijawab oleh teman-teman Yoru.


“Selamat pagi, Bu,” ucap mereka dengan sopan sembari memberi salam kepada wali kelas mereka.


“Kalian silakan duduk kembali, anak-anak,” ucap wali kelas mereka yang menyuruh mereka untuk kembali duduk dan murid-murid lantas kembali duduk di bangkunya masing-masing. Sebelum dirinya memberikan informasi mengenai apa yang dikatakan oleh kepala sekolah pada saat rapat guru pada hari kemarin, Khun yang dikenal sebagai sahabat Yoru langsung saja mengangkat tangannya sebagai tanda jika Khun bertanya kepadanya.


“Perasaanku tidak enak, aku takut Yoru mengapa-mengapa,” batin Khun sambil mengancungkan tangannya agar ditanya oleh wali kelasnya apa yang akan dia katakan.


“Ada apa Khun? Apa ada yang hendak kau tanyakan?” tanya wali kelasnya yang mengurungkan niatnya untuk memberi tahu mengenai kabar Yoru, teman mereka dirawat secara serius oleh pihak rumah sakit dan mengutamakan pertanyaan Khun.


”Iya, saya hendak bertanya, Bu,” ucap Khun yang ingin bertanya alasan Yoru tidak masuk sekolah pada saat itu sudah hampir tiga minggu. 


”silakan,” ucap wali kelas mengijinkan Khun untuk bertanya.


“Ibu, apakah tahu alasan Yoru tidak masuk ke sekolah?” tanya Khun yang merasa cemas dengan satu-satunya sahabatnya yang sudah tidak masuk ke sekolah hampir tiga minggu. Dirinya sudah mencoba menghubungi nomor telepon pribadi Yoru dan kedua orang tua Yoru namun tidak ada jawabannya tetapi dia belum menyempatkan berkunjung ke mansion kediaman Yoru.

__ADS_1


Wali kelas yang mendengarnya langsung saja sesuai dengan dugaannya karena dia sangat mengetahui kondisi kelasnya sementara teman-teman lainnya menunggu keterangan dari wali kelas mereka karena ingin mengetahui apa alasan Yoru tidak masuk hingga hampir satu bulan, terutama teman-teman perempuan yang sangat penasaran.


“Khun, Ibu tadi ingin membicarakan kepada kalian namun kau sudah menanyakan, baiklah kalau begitu akan ibu beri tahu alasannya mengapa teman kalian, Yoru bisa tidak masuk hingga hampir seminggu.” ucap wali kelasnya membuat seketika kelasnya makin hening karena menunggu informasi mengenai kabar teman mereka.


Tidak hanya Khun yang cemas akan kondisi Yoru, Wangnan dan Shibisu juga sedikit khawatir namun tidak mengetahui apa penyebabnya Yoru tidak sampai masuk ke sekolah hampir sebulan.


“Ibu memberi tahu kepada kalian mengenai Yoru. Yoru saat ini dikabarkan dalam kondisi kritis dan koma sehingga dinyatakan tidak bisa mengikuti aktivitasnya dalam waktu yang tidak bisa ditentukan, dan bagi kalian yang ingin menjenguk Yoru bisa datang ke ruang guru dan menemui saya maka saya akan memberi tahu nama dan alamat rumah sakit karena pihak keluarga Yoru merahasiakan kondisi Yoru sehingga kunjungan Yoru dibatasi hanya kerabat terdekatnya saat ini bisa mengunjunginya,” jelas wali kelasnya membuat seluruh kelasnya langsung terdiam karena saking terkejutnya mereka mendengar teman sekelasnya yang keliatannya sangat baik-baik saja.


Setelah memberikan informasi yang penting kepada murid-murid kelasnya, dirinya pamit untuk mengajar kelas lain karena seharusnya kelasnya tidak jam pelajaran yang dia ajarkan namun karena penting sehingga dirinya masuk pada jam pelajaran pertama setelah meminta izin untuk beberapa menit pada guru pelajaran yang bersangkutan yang mengajar kelasnya pada jam pertama.


“Baik, itu saja yang Ibu sampaikan kepada kalian dan ibu pergi karena hari ini ibu tidak ada jadwal mengajar di kelas kalian. Kalian bisa menunggu kedatangan guru yang mengajar jam pertama di kelas. Ibu harap kalian bisa tenang, boleh bersuara tetapi jangan menimbulkan keributan,” ucap gurunya yang menasehati wali didiknya agar menuruti nasehatnya.


“Khun, apakah kamu tahu Yoru terkena penyakit apa? Karena setahuku dia terlihat sehat sehingga membuatku tidak percaya jika dia memiliki penyakit yang kritis,” ucap Wangnan dengan nada tidak percayanya dan masih terkejut ketika mengetahui alasan Yoru tidak masuk hampir sebulan ke sekolah.


“Khun, apakah kamu tahu di mana Yoru dirawat?” tanya Shibisu yang tidak kalah dengan Wangnan karena merasa khawatir dengan kondisi Yoru. Mmebuat Khun hanya bisa terdiam memandang Shibisu dan Wangnan secara bergantian.


“Kalina berdua ini, bisa gak sih tanyanya satu-satu dahulu. Ini pertanyaan siapa yang mau aku jawabkan,” omel Khun membuat Shibisu dan Wangnan hanya menyengir kepadanya.

__ADS_1


”Maafkan kami, Khun, pertanyaan Shibisu saja duluan kamu jawab,” ucap Wangnan yang menyarankan untuk Khun menjawabnya sementara sebelum Khun menjawabnya dia meminta persetujuan dari Shibisu namun yang ada Shibisu mengangguk setuju untuk pertanyaannya dijawab duluan oleh Khun.


”Baiklah, aku akan menjawab pertanyaan Shibisu dahulu. Jadi saat ini Yoru dirawat di rumah sakit xxxx,” ucap Khun yang memang pernah ke rumah sakit itu atas rekomendasi Yoru sampai Yoru pernah menemani keluarganya yang berobat membuatnya tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun sementara kedua temannya ketika mengetahui nama rumah sakit tempat Yoru dirawat langsung terkejut karena mereka mengetahui jika rumah sakit tersebut adalah rumah sakit yang terbaik di negara ini dengan fasilitas yang paling lengkap dan harga yang fantasi. 


Sebelum mereka kembali bertanya, Khun segera menjawab pertanyaan Wangnan karena Khun diberi tahu oleh kedua orang tua Yoru untuk mengrahasiakan identitas Yoru karena kedua orang tua Yoru pernah mendapatkan surat ancaman yang mengincar Yoru sehingga mereka menutup identitas putra mereka yang semata wayang.


“Untuk pertanyaan Wangnan, Yoru itu punya penyakit langka yang di mana jika dia cemas berlebihan membuat kondisi tubuhnya berdampak buruk hingga akhirnya menimbulkan koma dalam jangka waktu yang tidak bisa ditentukan parahnya lagi jika tidak mendapatkan perawatan yang mahal maka bisa meninggal dunia”, ucap Khun dengan panjang lebar membuat Wangnan dan Shibisu mengangguk mengerti penyakit yang diderita oleh Yoru.


“Khun, bagaimana jika kita bertiga menjenguknya?” usul Wangnan membuat Shibisu sedikit tidak setuju dengan usulnya. “Apa kau tidak mendengar perkataan wali kelas jika kunjungan untuk mengunjungi Yoru sangat ekslusif dan dibatas?” ucap Shibisu membuat Khun menengai mereka berdua.


“Sebenarnya bisa jika aku ikut dengan kalian,” ucap Khun yang membuat keduanya terkejut keheranan karena usulan Khun kepada mereka.


“Khun, kau…” ucap Shibisu yang dipotong oleh Khun yang mengerti apa yang akan dikatakan olehnya.


“Aku mengenal kedua orang tua Yoru dengan sangat baik dan Shibisu kau adalah teman pertamanya jadi kau pasti diperbolehkan menjenguknya, untuk urusan Wangnan aku akan memperkenalkan sebagai teman Yoru yang kedua dan aku jamin mereka pasti akan mengijinkan Wangnan untuk menjenguk Yoru,” ucap Khun yang mengetahui karena Yoru sempat curhat kepadanya. Mendengar ucapan Khun yang sangat masuk akal membuat kedua temannya setuju dengan ucapannya dan merencakan kapan mereka bertiga bisa berkunjung secara bersama-sama.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Jangan lupa untuk like, vote, gif, rate, dan comment kalian ya. Xie xie.


__ADS_2