Pertualangan Di Dunia Game

Pertualangan Di Dunia Game
33. Orang Misterius Memantau Yoru di Rumah Sakit


__ADS_3

Sementara itu di ruangan seseorang yang lebih tinggi pangkatnya mendapatkan email masuk dan segera membacanya hasil laporan yang bawahannya berikan beserta satu video yang menarik perhatiannya.


Video tersebut langsung saja didownload olehnya dan ditonton begitu downloadnya selesai. Begitu video tersebut habis membuatnya menyeringai senyum setelah mengetahui adegan yang ada di dalam video tersebut.


“Kau selalu saja membuat ekspetasi yang luar biasa tuan muda Yoru. Kau mengalahkan naga dengan epic dan berhasil membuat naga tersebut mundur hanya satu kali pukulan yang dahsyat, memang kau sangat cocok menjadi NPC di gameku ini,” batinnya yang sudah melihat video yang merupakan adegan Yoru mengalahkan naga yang merupakan misi pertamanya.


Setelah mendapatkan hasil yang memuaskan dari subjek yang baru saja dia dapatkan membuatnya mengetikan sesuatu kepada bawahannya.


Kamu pantau dan awasi saja dia, dan jangan bertindak gegabah karena kalau jika tahu kita penyebab lamanya tuan muda tidak sadar maka kita semua akan mati.


Setelah mengetik kalimat tersebut lalu mengirimkannya ke bawahannya yaitu C-01 yang dia tugaskan untuk mengawasi tuan muda Yoru supaya tidak bertindak sesuka hatinya agar mereka semua selamat dari amukan tuan besar yaitu ayah dari Yoru.


Email tersebut terkirim namun pengirim tetap mengecek apakah benar-benar terkirim atau tidak dan setelah mendapatkan kepastian terkirimnya alamat email miliknya ke alamat email C-01. Dirinya memantau semua bawahannya agar dapat bekerja keras dan tetap waspada dan juga dia tidak lupa mencari kontak seseorang dan menghubunginya.


......****************......


Sementara di labotarium yang bertulis C-01 terlihat jika seorang baru saja mendapatkan balasan dari atasannya dan langsung saja dia membuka dan membacanya.


Kamu pantau dan awasi saja dia, dan jangan bertindak gegabah karena kalau jika tahu kita penyebab lamanya tuan muda tidak sadar maka kita semua akan mati.


Isi pesan yang ditampilkan membuat dirinya merinding karena mengingat jika ayah dari tuan muda Yoru merupakan orang yang paling dingin, kejam dan sangat susah ditalukkan dengan wanita membuatnya berkomitmen untuk menjaga tuan muda Yoru agar cepat menyelesaikan misi dan quest yang sudah dia buat dan dia taruh di sistem game.


Baik bos, saya selalu memantau tuan muda dengan sebaik mungkin dan sedetail mungkin.

__ADS_1


Balasnya dan mengkirim ke alamat email atasannya setelah membalasnya dengan segera kembali berfokus ke semua PC yang memiliki grafis dan kecanggian tersendiri yang menampilkan Yoru dan kegiatan Yoru tanpa ketinggalan satu pun.


......****************......


Sementara di lain tempat tepatnya di rumah sakit nomor satu di negara Indonesia, di kamar VVIP terlihat seorang pemuda tampan yang tergeletak dengan dipasangi berbagai alat-alat kedokteran dan seorang pria yang memakai jubah dokter memasuki ruangan tersebut dengan mengidentifikasi identitasnya.


Verifikasi identitas sudah selesai dan dinyatakan jika verifikasi lolos. Silakan masuk.


Pintu langsung otomatis membuat dokter tersebut segera masuk untuk memeriksa kondisi pemuda tersebut yang masih setia ditemani oleh kedua orang tuanya yang memandang wajah putra semata wayangnya yang tampak seperti tertidur dengan damai.


”Permisi, tuan dan nyonya besar, sudah waktunya saya memeriksa tuan muda,” ucap dokter tersebut dengan hormat sembari memberi tahu kepada tuan dan nyonya pemilik rumah sakit tersebut agar bisa memberinya tempat sedikit leluasa agar dirinya bisa memeriksa tuan muda yang terbaring tidak berdaya di kasur tersebut.


Mendengar jika pemeriksaan rutin anaknya sudah dimulai membuat papa Yoru membawa istrinya untuk berdiri dan memberi tempat bagi dokter untuk memeriksa kondisi anaknya. Setelah mempersilahkan dokter tersebut memeriksa anaknya, kedua orang tuanya hanya bisa menunggu dengan duduk di sofa yang ada di dalam ruangan tersebut. Sementara dokter tersebut segera memeriksa kondisi tuan mudanya. 


”Dokter, bagaimana dengan kondisi anak saya?” tanya papa dan mama Yoru yang sudah tidak sabar ingin mendengar jika kondisi anak mereka membaik dari hari ke hari.


Sementara dokter tersebut sedikit cemas karena harus pandai memilah kata agar tidak menyebabkan pemilik rumah sakit marah besar kepadanya dan dapat mempertaruh gelar dan pekerjaannya.


”Tuan dan nyonya besar, saya memeriksa kondisi tuan muda masih saja tetap sama, tidak naik dan juga tidak turun sehingga saya masih belum bisa memastikan mengenai kondisi tuan muda untuk sadar kembali, mohon maaf saya tidak bisa memastikannya,” ucap dokter tersebut sambil menuliskan mengenai kondisi yang baru saja dirinya periksa membuat kedua orang tua Yoru hanya bisa pasrah mengenai nasib menimpa putra mereka.


”Baiklah kalau begitu, terima kasih dokter sudah memeriksa anak saya,” ucap papa Yoru yang berusaha menenangkan istrinya yang terlihat hampir saja menangis karena mendengar kondisi putranya yang tidak ada perubahan dari beberapa hari ini.


”Sama-sama, baiklah kalau begitu saya pamit dahulu,” ucap dokter yang kemudia diangguk oleh papa dan mama Yoru membuat dokter tersebut keluar dari ruangan tempat Yoru dirawat dan hendak menuju ke perkumpulan dokter spesialis baik luar maupun dalam yang ditugaskan untuk menangani kondisi pewaris rumah sakit terkenal di seluruh Indonesia dan Aaia Tenggara.

__ADS_1


Pada saat dirinya menuju ruangan tersebut, tiba-tiba telepon genggam miliknya berbunyi dan diambilnya dari saku jas dokternya dan menampilkan nomor panggilan yang dia sudah hafal siapa pemilik dari nomor tidak dikenal tersebut. Dengan sedikit berbisik dan keluar dari daerah yang bisa saja mendengar atau menyadap perbicaraannya dengan si penelepon.


Merasa di tempat yang aman membuatnya berani mengeluarkan suaranya supaya penelepon tidak marah kepada dirinya yang tidak segera mengangkat panggilannya.


”Halo, mengapa Anda menelepon saya? Apakah Anda tahu jika saya ketahuan maka nyawa saya adalah taruhan?” ucap dokter tersebut sedikit kesal karena mendapat panggilan di waktu dan tempat yang tidak sesuai membuat pihak pemanggil tertawa mendengar dokter tersebut mulai berani kesal terhadapnya.


”Haha…” ucap penelepon tersebut dengan nada yang keras karena tertawa mendengar kekesalan salah satu bawahannya yang dia utus untuk memantau perkembangan seseorang yang perlu diawasi.


”Anda berani sekali menertawakan saya?” tanya dokter tersebut yang tidak percaya jika atasannya sangat berani menertawakannya disaat dirinya mempertaruhkan nyawanya ke kandang harimau.


”Ah… aku minta maaf, bagaimana dengan kondisi tuan muda Yoru?” tanya penelepon tersebut yang rupanya menyuruh memantau kondisi anak dari pemilik rumah sakit di Indonesia.


“Kondisinya sangat serius namun tidak mengalami kenaikan maupun penurunan sehingga aku tidak bisa memastikannya kapan dia akan sadar,” jelas dokter tersebut sambil berbisik dan memastikan tidak ada yang mendengar ucapannya saat dirinya menyinggung kondis tuan muda Yoru yang bersifat sangat rahasia.


“Baiklah kalau begitu, kamu pantau saja kondisi tuan muda Yoru dan jangan pernah sampai lengah. Jika kau lengah maka semua nyawa di organisasi kita akan terkena imbasnya,” ucap penelepon tersebut memperingatinya supaya dokter tersebut tahu beban dan tanggungannya selama dia memantau dan mengawasi kondisi tuan muda Yoru.


“Baik, saya akan selalu mengingatnya.” ucap dokter tersebut yang bertekad untuk menjaga dan memantau kondisi tuan muda Yoru agar nyawa dirinya dan organisasinya tidak kena imbas dari kemarahan papa Yoru jika mengetahui putra semata wayangnya tidak dapat diselamatkan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Wahh… banyak sekali musuh dari papa Yoru? Apa akan berdampak dengan kondisi Yoru yang kritis?


Jangan lupa dengan dukungan kalian. Pay pay dan Xie xie.

__ADS_1


__ADS_2