
Sementara Yoru kembali bertanya dengan nada dingin dan tegasnya karena dia tidak ingin jika Ming Ming jatuh sakit akibat pegawai yang hobi melamun.
“Bàoqiàn tíqián wènle. Nǐ méi kàn dào wǒ dàizhe yīgè xiǎohái ma?” ucap Yoru dengan nada yang lebih dingin dan tegas dari sebelumnya yang membuat pegawai tersebut benar-benar terkejut dan sedikit ketakutan.*
Setelah menerima tatapan yang mematikan dan dingin membuat pegawai tersebut berkata dengan terbata-bata karena takut akan tatapan dari pelanggan yang mudah sekali marah dan menatap tajam layaknya ingin membunuhnya.
“Xiānshēng, nín xiǎng yào shénme yàng de fángjiān?” ucap pegawai yang terbata-bata karena ketakutan akan tatapan tajam, dingin dan mematikan.*
“Wǒ xiǎng yào yī jiàn yǒuyī zhāng kuān chuáng de fángjiān. Rúguǒ kěnéng dehuà, zhǔnbèi yīgè róuruǎn de chuáng diàn.” ucap Yoru menyuruh pegawai dengan cepat agar Ming Ming bisa tidur dengan kasur yang hangat dan empuk.*
“Shì de xiānshēng. Děng yīxià, wǒ qù zhǎo zhǎo.” ucap pelayan tersebut kemudian mengecek buku tamu dan melihat apakah kamar yang diinginkan oleh pelanggan tersebut ada atau tidak.*
Sementara Yoru menunggu kamar yang ingin dia pakai untuk semalam. Yoru menunggu dengan duduk di sofa yang disamping meja resepsionis. Beberapa menit kemudian, pegawai tersebut kemudian memanggil Yoru dengan sopan.
“Xiānshēng. Xiānshēng, wǒ yǐjīng zhǎodào nín xiǎng yào de fángjiānle. Xiānshēng jiàng rùzhù 205 fángjiān.” ucap pegawai tersebut sambil menyerah kunci kamar dan membuat Yoru bangun dari duduknya yang posisi mengendong Ming Ming tidak berubah sehingga membuat Ming Ming tidak terbangun dari tidurnya.*
Yoru lantas mengambil kunci kamar yang diberikan kepadanya dan langsung mengucapkan terima kasih dengan nada cukup dingin kepada pegawai yang melayani di meja resepsionis.
“Xièxiè” ucapnya dengan dingin dan pergi begitu saja.*
“Bù kèqì, xiānshēng. Xīwàng nín hé nín de hái zǐ nénggòu xiǎngshòu kèfáng fúwù.” ucap pegawai sambil membungkuk badannya dengan sopan. Namun ucapan pegawai tersebut tidak dihiraukan oleh Yoru yang sudah keburu tidak ada di tempat tersebut membuatnya gagal menggodanya.*
Sementara Yoru pergi ke kamar yang dimaksud dengan menggunakan teleportasi yang dia kuasai. Sesampainya dirinya di kamar 205 dan langsung membuka kamarnya dan masuk ke dalamnya. Tidak lupa dia mengunci kamarnya dari dalam dengan menggunakan kunci kamarnya walau dia mengetahui pelayan pasti memiliki kunci
kamar cadangan. Diletaknya Ming Ming dengan perlahan ke ranjang yang dia coba sangat empuk untuk tubuh anak kecil.
Setelah menidurkan Ming Ming dan menutupi tubuhnya dengan selimut karena takut Ming Ming jatuh sakit karena kedinginan, Yoru bangun dari tempat duduknya.
Dia pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya. Di kamar mandi dia membuka bajunya dan meperlihat six pack miliknya yang belum terlihat terbentuk karena faktor usia. Butuh beberapa menit baginya untuk
membersihkan tubuhnya.
__ADS_1
...****************...
Sementara sistem mulai mengingatkan jika dirinya harus memunculkan notif pengingat untuk tuannya.
Tuan, sudah saatnya anda melakukan kultur untuk meningkatkan stamina dan kekuatan anda.
Pesannya yang tiba-tiba muncul pada saat tuannya sedang mandi. Namun dia tidak mengetahui dan melakukan
tugasnya sebagai sistem untuk tuannya.
...****************...
Sementara Yoru yang baru saja selesai membersihkan dirinya dikerjutkan dengan kemunculan layar
dengan tiba-tiba. Dia berusaha menahan kemarahan dan membaca pesan tersebut dan kemudian membalasnya.
Aku sudah tahu dasar sistem bodoh!
Tapi tuan besok adalah misi pertama anda
Yoru yang membaca sedikit terkejut dan segera saja dia menghubungi sistemnya melalui telepati.
“Hey apa maksudmu mengenai misi pertama? Besok pula! Tidak bisa! Besok waktuku bersama dengan Ming Ming” tolak Yoru dengan tegas. Membuat sistemnya hanya bisa pasrah dan mencoba membujuk tuannya.
“Tuan, anda bisa mengajak nona Ming Ming bersama anda. Anggap saja kalian berpetualang. Untuk misi pertama masih tingkat rendah untuk menguji kemampuan tuan dan juga untuk supaya tuan bisa melindungi nona Ming Ming” bujuk sistemnya yang membuat Yoru berpikir dua kali dan akhirnya memutuskan untuk mengiyakan sistem.
“Baiklah aku akan ikut ke dalam permainan kalian. Aku minta kalian jangan bikin Ming Ming terluka. Jika tidak aku akan menghancurkanmu” ucap Yoru dengan tatapan matanya yang membuat sistem secara langsung merinding walaupun dia hanya sistem yang memandu tuannya.
“Baiklah, akan saya ingat” ucap sistemnya tersebut.
“Nah kalau sudah mengerti pergilah. Aku akan latihan sebentar buat staminaku meningkat. Setelah itu akum au tidur peluk Ming Ming” ucapnya senang.
__ADS_1
Dengan patuh sistem menghilang dari pikirannya. Yoru sesuai denga ucapannya langsung saja mengambil posisi untuk bermeditasi untuk meningkatkan kultur miliknya.
Peningkatan kultur dimulai
Tampilan sistem muncul dan memandu tuannya untuk mengatur dan meningkatkan kultur baik itu Yin&Yan maupun Qin milik tuannya. Sementara Yoru yang memusatkan titik medianya agar kekuatannya bisa mengalir bebas membuatnya bertenaga untuk keesokannya. Latihan tersebut hanya membutuhkan waktu dua puluh menit. Setelah dua puluh menit berlalu, Yoru merasa badannya sudah lebih segar dari sebelumnya.
“Badanku sudah lebih seger dari sebelumnya. Sebenarnya aku sudah tidak mengantuk lagi namun aku akan
tetap tidur karena mau memeluk meme manisku” ucapnya sambil mendekatkan dan menaiki kasur lalu merebahkan tubunya serta memeluk Ming Ming yang sudah tidur pulas memasuki mimpinya.
Pada akhirnya malam hari tepatnya waktu menunjukkan jam sembilan malam kedua orang yang akan berpetualangan besok tertidur pulas dan saling berpelukan kasih sayang seperti kakak adik kandung. Mereka masing-masing bermimpi di alam mimpi mereka.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Notes :Jika menemukan tanda * bearti pengertiannya ada di bawah.Untuk bahasa Mandarin, Auhtor menggunakan bahasa Mandarin versi simple atau sederhana.
Kamus :
Bàoqiàn tíqián wènle. Nǐ méi kàn dào wǒ dàizhe yīgè xiǎohái ma? \= Permisi saya ini bertanya dari tadi. Apakah kau tidak melihat jika saya membawa anak kecil?
Xiānshēng, nín xiǎng yào shénme yàng de fángjiān? \= Tuan, ingin kamar seperti apa?
Wǒ xiǎng yào yī jiàn yǒuyī zhāng kuān chuáng de fángjiān. Rúguǒ kěnéng dehuà, zhǔnbèi yīgè róuruǎn de chuáng diàn. \= Saya ingin kamar yang kasurnya luas. Dan kalau bisa kasurnya yang empuk ya.
Shì de xiānshēng. Děng yīxià, wǒ qù zhǎo zhǎo. \= Baik tuan. Tunggu sebentar ya akan saya carikan.
Xiānshēng. Xiānshēng, wǒ yǐjīng zhǎodào nín xiǎng yào de fángjiānle. Xiānshēng jiàng rùzhù 205 fángjiān. \= Tuan.
Saya sudah menemukan kamar yang diinginkan oleh tuan. Tuan akan menempati kamar 205.
Xièxiè \= terima kasih.
__ADS_1
Bù kèqì, xiānshēng. Xīwàng nín hé nín de hái zǐ nénggòu xiǎngshòu kèfáng fúwù. \= Sama-sama tuan. Semoga tuan dan anak tuan bisa menikmati pelayanan kamar.