Pertualangan Di Dunia Game

Pertualangan Di Dunia Game
28. Pagi Pertama di Penginapan


__ADS_3

“Badanku sudah lebih seger dari sebelumnya dan sebenarnya aku sudah tidak mengantuk lagi karena meditasiku namun aku akan tetap tidur karena mau memeluk meme manisku,” ucapnya sambil mendekatkan dan menaiki kasur lalu merebahkan tubunya serta memeluk Ming Ming yang sudah tidur pulas memasuki mimpinya.


Pada akhirnya malam hari tepatnya waktu menunjukkan jam sembilan malam kedua orang yang akan berpetualangan besok tertidur pulas dan saling berpelukan kasih sayang seperti kakak adik kandung. Mereka masing-masing bermimpi di alam mimpi mereka.


Keesokan harinya di penginapan sederhana di mana tempat Yoru dan Ming Ming menginap semalam. Di kamar mereka diketok oleh pelayan kamar dengan sopan.


“Zǎoshang hǎo xiānshēng. Wǒ kěyǐ dǎsǎo nǐ de fángjiān ma?” tanya pelayan tersebut dengan sopan mengetuk pintu kamar yang Yoru dan Ming Ming menginap semalam.*


“Shāo děng yīxià,” teriak Yoru dari dalam sambil berjalan melangkah menuju pintu kamarnya dan membuka agar pelayan tersebut tidak membuat suara bising yang dapat membangun Ming Ming dari tidurnya.*


Setelah dibuka oleh Yoru dengan berusaha tidak membuat suara yang dapat membangunkan Ming Ming dengan segera dia menyuruh pelayan tersebut masuk untuk membersihkan tanpa harus mengeluarkan suara berisik yang dapat membangunkan adik manisnya yang masih tertidur pulas.


“Qǐng jìnlái, nín kěyǐ gēnjù nín de rènwù jìnxíng qīngjié,” ucap Yoru sambil membuka pintu dengan lebar agar pelayan tersebut dapat masuk dengan segala perlengkapan untuk membersihkan kamar tidurnya dengan bersih karena Yoru memiliki sifat gila kebersihan. *


Sementara pelayan yang mengetahui jika dirinya diperbolehkan untuk masuk dengan langkah cepat dia masuk ke dalam kamar pelanggan yang dikabarkan sangat tampan untuk melaksankan tugasnya.


” Gǎnxiè shàngdì, wǒ huì nǔlì de,” ucap pelayan sambil membungkuk dengan peralatan masih dipegangnya ke hadapan Yoru ketika dirinya sudah masuk dan Yoru menutup kembali dengan tidak menimbulkan adanya suara pintu terbuka membuat Ming Ming masih belum membuka matanya.*


Sebelum dirinya membiarkan pelayan tersebut melaksanakan tugasnya, dirinya memberi ancaman dan peringatan kepada pelayan tersebut agar menuruti peringatan yang dia berikan dengan sungguh-sungguh.


“Wǒ jǐnggào nǐmen dǎsǎo fángjiān de shíhòu bùyào chǎo xǐng tā, rúguǒ tā xǐngle jiù jiēshòu chéngfá,” ucap Yoru dengan penuh ancaman dan peringatan namun tetap menunjukkan siapa yang dia maksud kepada pelayan tersebut. Pelayan yang melihat arah tatapan mata pelanggannya langsung saja mengangguk mengerti jika dirinya diperingatkan untuk tidak membuat suara kebisingan yang bisa membangunkan bocah perempuan yang manis yang dikabarkan sebagai anak dari pelanggan tampan tersebut.*


“Shì de, xiānshēng, wǒ huì jì zhù nín de dìngdān,” ucap pelayan tersebut sambil mengangguk kepalanya dengan nada ketakutan karena Yoru mengancam dirinya dengan tatapan dan suara yang dingin yang dapat membunuh dengan sekali tatap.*


Sementara Yoru melihat jika pelayan tersebut mengerti apa yang dia perintahkan dan peringatkan langsung saja melangkah pergi ke kamar mandi untuk membasuh dirinya agar segar pada saat melakukan misi pertamanya. Namun sebelum dirinya masuk ke dalam kamar mandi, masih menyempatkan memberikan perkataannya kepada pelayan tersebut.


“Nà wǒ jiù qù xǐ gè zǎo ba. Rúguǒ wǒ hái méi wánchéng, nǐ yǐjīng dǎsǎo wánliǎo, wǒ jiù ràng nǐ zhàogù tā, zhídào tā zìjǐ xǐng lái. Dàn yǒngyuǎn bùyào xǐng lái,” ucap Yoru menyuruh pelayan tersebut untuk tidak mempedulikan dirinya melakukan aktivitasnya dan menyuruh pelayan tersebut untuk fokus agar cepat menyelesaikan pekerjaannya.*


“Hǎo de, xiānshēng, wǒ jiù ànzhào nín dehuà qù zuò,” ucap pelayan tersebut sambil mulai melakukan pekerjannya yang dia mulai dengan merapikan bantal dengan rapi seperti awal semula sebelum Yoru menggunakannya.*


Setelah mendapatkan jawaban yang menurutnya memuaskan, Yoru segera masuk ke kamar mandi dan melakukan aktivitasnya di kamar mandi sementara pelayan mulai membersihkan secara perlahan dan tidak menimbulkan suara agar dirinya tidak dihukum karena telah melanggar perintah yang sudah diberikan untuknya.


Baik Yoru maupun pelayan tersebut membutuhkan waktu beberapa menit untuk mengerjakan aktivitas mereka masing-masing namun Ming Ming yang masih saat ini belum terbangun karena kondisi badan Ming Ming yang saat ini masih menikmati empuk dan nyamannya kasur yang dia tiduri pada saat kemarin malam. Pada saat Yoru selesai mandi dan memakai gaun mandi untuk menutupi tubuhnya karena dia belum memesan pakaian ganti, sang pelayan masih sibuk menyapu sekitar ranjang dan perabotan yang berada di kamar tidur di yang sesuai dengan standar di penginapan tersebut. Yoru keluar dari kamar mandi dengan menggunakan gaun tidur membuat pelayan awalnya menoleh untuk memastikan pelanggan tersebut apakah sudah keluar atau tidak.


Begitu melihat kondisi Yoru membuat pelayan yang masih berusia belasan dan masih gadis langsung saja malu namun berusaha menahan agar pelanggan tersebut tidak merasa tersinggung akan sikapnya. Berbeda dengan Yoru, Yoru dengan santainya keluar dan melihat pelayan tersebut sudah hampir selesai mengerjakan tugasnya dan juga melihat jika sampai saat ini Ming Ming masih belum terbangun dari tidur malamnya.

__ADS_1


“Xièxiè nǐ de zhàogù. Qǐng nǐ líkāi wǒ de fángjiān,” ucap Yoru begitu melihat pelayan tersebut bangkit berdiri hendak berbicara jika dirinya sudah selesai.*


“Hǎo de, xiānshēng, zài wǒ shuō zàijiàn zhīqián. Líkāi zhè jiā lǚguǎn zhīqián nín xiǎng chī zǎocān ma?” ucap pelayan tersebut sambil bertanya apakah pelanggan tersebut sudah makan pagi yang penginapan siapkan atau belum sebelum dirinya keluar dari kamar tidur Yoru.*


Yoru yang melihat pelayan tersebut belum beranjak keluar dari kamarnya karena masih sibuk mengembalikan peralatan-peralatan yang dia bawa agar nyaman dia angkat keluar dari ruangan Yoru tanpa adanya yang ketinggalan. Karena dirinya belum sarapan dan tidak tahu di mana letak ruangan makan sehingga dirinya menjawab sebelum pelayan tersebut benar-benar meninggalkan ruangannya.


“Rúguǒ nǐ jièyì dehuà, qǐng dài wǒ qù canting,” ucap Yoru membuat pelayan tersebut sedikit senang karena bisa merasakan mengiringgi pelanggan yang tampan dan sangat sayang kepada anaknya.*


“Hǎo de, xiānshēng, nín kěyǐ cóng hòumiàn gēnzhe wǒ. Nǐ de háizi huì bèi bào ma?” tanya pelayan tersebut yang mengira jika Ming Ming akan dibawa pula bersama Yoru mengikuti dirinya yang mengantar mereka ke ruangan makan.*


Namun siapa sangka jika Yoru menolak dan menjawab pertanyaan pelayan tersebut. “Bùxíng, xiān ràng tā xīnmǎnyìzú de shuì ba. Wǒ huì hé nǐ yīqǐ zǒu,” ucapnya sambil memandangi Ming Ming yang masih tertidur pulas dengan tatapan penuh kasih sayang dan sangat lembut berbeda dengan cara menatap pelayan tersebut membuat pelayan tersebut sedikit iri dengan gadis kecil yang menggemaskan yang bisa mendapatkan tatapan kasih sayang dan lembut.*


“Zài zhè zhǒng qíngkuàng xià, hǎo ba,” ucap pelayan yang langsung saja keluar secara perlahan sambil membawa peralatan kebersihan yang dia bawa ketika disuruh membersihkan kamar pelanggan.* Yoru mengikutinya dan sebelum itu dirinya menutup kembali pintu kamarnya sementara pelayan tersebut menunggunya untuk menutup pintu kembali. Ketika sudah siap, pelayan tersebut mengantarkan Yoru ke ruangan makan berada.


Sesampainya di ruangan makan.


“Xiānshēng, wǒmen yǐjīng dào cāntīngle. Wǒ xiān zǒule,” ucap pelayan tersebut setelah selesai mengantarkan Yoru ke tempat yang diinginkan Yoru dan berpamitan kepadanya.*


“Hǎo de, wǒ jì zhùle. Xièxiè nǐ dài wǒ qù, nǐ kěyǐ xiān zǒule,” ucap Yoru dengan sedikit sopan namun segera mengusir pelayan tersebut agar segera pergi dari hadapannya.*


”Wǒ míngbáile, fēicháng gǎnxiè nín de bāngzhù, ” ucap Yoru yang membuat pelayan tersebut membungkuk badannya ke hadapannya dengan hormat dan pergi meninggalkannya.*


Sepeninggal pelayan tersebut langsung saja Yoru masuk ke dalam ruangan guna melihat-lihat apa saja menu yang mereka sediakan untuk sarapan hari ini sebelum dirinya membangunkan Ming Ming dan mengajaknya makan pagi sebelum pergi dari tempat ini untuk melakukan misi pertamanya yang diberikan oleh sistem kepadanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Notes : Jika menemukan tanda * bearti pengertiannya ada di bawah.Untuk bahasa Mandarin, Auhtor menggunakan bahasa Mandarin versi simple atau sederhana.


Kamus :


Zǎoshang hǎo xiānshēng. Wǒ kěyǐ dǎsǎo nǐ de fángjiān ma? \= Selamat pagi, tuan. Bolehkah saya membersihkan kamar Anda?


Shāo děng yīxià \= Tunggulah sebentar.


Qǐng jìnlái, nín kěyǐ gēnjù nín de rènwù jìnxíng qīngjié \= Silahkan masuk dan kamu boleh membersihkan sesuai dengan tugasmu.

__ADS_1


Gǎnxiè shàngdì, wǒ huì nǔlì de. \= Terima kasih tuan, akan saya kerjakan demgan sungguh-sungguh.


Wǒ jǐnggào nǐmen dǎsǎo fángjiān de shíhòu bùyào chǎo xǐng tā, rúguǒ tā xǐngle jiù jiēshòu chéngfá. \= Aku peringatkan kamu jangan sampai bangunkan dia, jika dia terbangun maka terimalah hukumanmu.


Shì de, xiānshēng, wǒ huì jì zhù nín de dìngdān \= Baik tuan, akan saya ingat perintah tuan.


Nà wǒ jiù qù xǐ gè zǎo ba. Rúguǒ wǒ hái méi wánchéng, nǐ yǐjīng dǎsǎo wánliǎo, wǒ jiù ràng nǐ zhàogù tā, zhídào tā zìjǐ xǐng lái. Dàn yǒngyuǎn bùyào xǐng lái. \= Kalau begitu akan saya tinggal mandi. Jika saya belum selesai dan kamu sudah selesai membersihkan maka aku titip jaga dia dulu sampai dia bangun sendiri. Tapi jangan sekali-kali kamu bangunkan.


Hǎo de, xiānshēng, wǒ jiù ànzhào nín dehuà qù zuò. \= Baik tuan, akan saya kerjakan sesuai dengan perkataan tuan.


Xièxiè nǐ de zhàogù. Qǐng nǐ líkāi wǒ de fángjiān. \= Terima kasih sudah menjaganya. Silahkan anda pergi meninggalkan kamar saya.


Hǎo de, xiānshēng, zài wǒ shuō zàijiàn zhīqián. Líkāi zhè jiā lǚguǎn zhīqián nín xiǎng chī zǎocān ma? \= Baik tuan, sebelum saya pamit. Apakah anda ingin makan pagi sebelum pergi meninggalkan penginapan ini?


Rúguǒ nǐ jièyì dehuà, qǐng dài wǒ qù cāntīng. \= Kalau begitu merepotkanmu, antarkan aku menuju ruang makannya.


Hǎo de, xiānshēng, nín kěyǐ cóng hòumiàn gēnzhe wǒ. Nǐ de háizi huì bèi bào ma? \= Baik, tuan bisa mengikuti saya dari belakang. Apakah anak Anda akan digendong?


Bùxíng, xiān ràng tā xīnmǎnyìzú de shuì ba. Wǒ huì hé nǐ yīqǐ zǒu. \= Tidak, biarkan dia tidur puas terlebih dahulu. Saya akan berjalan bersama anda.


Zài zhè zhǒng qíngkuàng xià, hǎo ba \= Baiklah kalau begitu.


Xiānshēng, wǒmen yǐjīng dào cāntīngle. Wǒ xiān zǒule. \= Tuan, kita sudah sampai di ruang makan. Saya pamit pergi dahulu.


Hǎo de, wǒ jì zhùle. Xièxiè nǐ dài wǒ qù, nǐ kěyǐ xiān zǒule \= Baiklah, saya sudah mengingatnya. Terima kasih sudah mengantarkan saya dan kamu bisa pergi dahulu.



Hǎo de, xiānshēng, rúguǒ nín xūyào bāngzhù, kěyǐ gěi wǒ dǎ diànhuà.\= Baiklah, tuan, jika Anda membutuhkan bantuan bisa memanggil saya.


Wǒ míngbáile, fēicháng gǎnxiè nín de bāngzhù. \= Saya mengerti, terima kasih banyak atas bantuan anda.



Jangan lupa untuk like, vote, rate, gif, share dan comment ya. Xie xie dan pay pay.

__ADS_1


__ADS_2