Petualang Axel.

Petualang Axel.
MENUJU ISTANA KERAJAAN HELDA.


__ADS_3

...Menulis sebuah novel pun, walau tidak menggunakan dari tulisan sendiri, tetapi mengapa sangat melelahkan?.......


...----------------...


...Jangan lupa like dan komentar nya ya....


...Terimakasih....


...*******...


...Kini Axel, Zane dan Barsya yang menuju ke istana, perjalan mereka di sajikan dengan beberapa pedagang yang berada di sana....


..."Axel, apa kita beli beberapa pakaian saja buat Barsya?". Tanya Axel....


...Barsya yang mendengar itu, dirinya sebenarnya tidak enak jika harus di belikan pakaian juga, Barsya merasa belum menghasilkan apapun untuk Axel dan Zane, jadi tidak baik jika harus di belikan pakaian untuk nya....


..."Tidak usah". Bantah Barsya dengan nada yang malu....


..."Kenapa?". Tanya Zane penasaran....


..."Aku belum membantu kalian sama sekali, jadi tidak perlu membelikan ku sebuah pakaian". Tolak Barsya....


...Zane menyadari, jika Barsya tidak enak sama Axel dan dirinya....


..."Kamu tidak usah khawatir begitu, aku dan Axel juga akan sekalian mencari beberapa pakaian lagi, lagi pula uang kami sudah banyak". Ucap yakin Zane....


...Barsya benar-benar tidak enak sebenarnya, tapi Zane sangat memaksa dirinya....


..."Ayok kita pergi". Ucap senang Zane....


...Zane pun langsung menarik ke duanya, lalu berjalan ke arah toko pakaian terbaik....


...Setelah Samapi di depan toko terbaik, kini ketiganya masuk ke dalam toko....


...Setelah beberapa menit mencari pakaian, akhirnya mereka mengambil beberapa pakaian yang menurut mereka cocok dan menghabiskan kan sekitar sepuluh koin emas....


...Setelah selesai mencari pakaian, kini ketiganya bergegas menuju ke istana....


...Setelah beberapa menit mereka berjalan, lahirnya sampai di gerbang istana....


..."Ada urusan apa kalian kemari?". Tanya penjaga....


..."Kami di suruh ketua guild untuk datang ke istana". Balas Axel....


..."Kalau begitu kalian tunggu sebentar, kami akan melaporkan nya terlebih dahulu ke raja". Ucap penjaga....


..."Baik". Balas Axel....


...Salah satu penjaga dari sana pun, langsung pergi ke sana lalu masuk ke dalam istana....


..."Hormat yang mulia, semoga anda panjang umur". Ucap penjaga....


..."Ada kamu kemari?". Tanya raja....

__ADS_1


..."Ada tiga orang yang datang ke sini, dengan alasan mereka di suruh ketua guild yang mulia". Jawab penjaga....


..."Suruh mereka masuk". Perintah raja....


..."Baik yang mulia" balas pengawal....


...Langsung saja pengawal itu kembali berjalan keluar dari istana, lalu pengawal itu berjalan ke arah gerbang istana....


..."Kalian di persilahkan masuk, yang mulai sudah berada di dalam". Ucap pengawal....


...Axel tidak menjawab, setelah itu Axel dan kedua lainnya pun masuk ke dalam istana....


...Di dalam istana ada seorang pria yang duduk di tahta kerajaan, lalu beberapa menteri kerajaan dan ada juga petualang yang pernah melawan Barsya waktu di jembatan....


...Pada saat masuk ke dalam, Axel, Zane dan Barsya, ketiganya tidak ada yang memberi hormat kepada raja....


...Para menteri dan Kelian petualang itu emosi melihat Axel dan keduanya....


..."Kenapa kalian tidak hormat kepada yang mulia". Bentak salah satu Mentri kerajaan....


..."Untuk apa?". Tanya santai Axel....


..."Dasar bocah tidak tau, kalian harus hormat di depan yang mulia, apa kalian mau mati, hah". Bentak kembali Mentri....


..."Jika kalian mampu, maka lakukan lah". Balas Axel santai....


...Raja yang sedang duduk di tahta nya pun merasa kesal dengan sikap yang di tunjukan oleh Axel, Kelima petualang yang melihat itu, mereka berlima langsung dengan sigap mengelilingi Axel, Zane dan Barsya....


..."Kalian lancang di hadapan yang mulai". Bentak seorang pengguna pedang....


..."Apa kalian mencari mati hah". Bentak penggunaan tameng....


...Yang lainnya memasang muka tidak suka pada Axel, raja yang melihat itu pun langsung saja berbicara....


..."Kalian berlima, kembali lah ke tempat duduk kalian". Perintah raja....


..."Tapi yang mulia, pria itu telah merendahkan Anada barusan". Bela pengguna pedang....


..."Benar yang mulia". Timpal pengguna sihir....


..."Mereka pantas di hukum". Timpal lagi penggunaan assassin....


...Raja yang melihat itu, tentu saja dirinya tidak terima jika harus di rendahkan oleh Axel, tapi ketika tau siapa yang membunuh seratus beast kadal petir dari ketua guild, tentu saja jika Axel mempunyai kekuatan yang sangat besar....


..."Apa kalian tidak mendengar ucapan ku tadi". Ucap tegas raja....


..."Tapi raja...". Ucapan penggunaan pedang terpotong dengan bentakan dari raja....


..."Apa kalian ingin melanggar perintah". Teriak raja....


...Kelima petualang itu pun, langsung takut dan bersujud di depan raja....


..."Kami tidak berani yang mulia". Ucap kelima serempak....

__ADS_1


..."Kalau begitu, kalian kali lah duduk di kembali". Perintah raja....


..."Baik yang mulia". Balas serempak kelimanya....


...Kelima petualang itu pun, harus kembali ke tempat duduk dengan muka masam mereka, mereka berniat membela raja, tapi malah mereka yang terkena marah dari ajang raja....


..."Apa anda sudah menyiapkan harganya?". Tanya santai Axel....


..."Kamu benar-benar hebat". Jawab raja....


..."Memang benar beast yang kamu tangkap kemarin sangat aku butuhkan untuk membuat armor prajurit ku, dengan begitu prajurit ku akan bertambah kuat". Lanjut raja....


..."Oleh karena itu, aku bingung harus memberikan harga berapa, jika kamu meminta nya, akan aku langsung beri harga yang kamu mau". Tambah raja....


...Axel yang mendengar itu, dirinya langsung berpikir harga yang pantas untuk seratus hewan beast kadal petir....


...Sedangkan di sisi lain, para Mentri dan kelima petualang kaget dengan. Apa yang di ucapkan oleh sang raja....


..."Sebenarnya apa yang telah mereka lakukan raja, sampai membuat anda tidak berani untuk melawan tidak sopan nya mereka". Protes sang Mentri....


..."Benar raja, jika memang bahan yang mereka cari sangat bermanfaat untuk prajurit raja, kenapa tidak meminta kami saja untuk mencari nya raja". Timpal tidak terima penggunaan pedang....


...Raja yang mendengar mereka semua mengeluh, raja benar-benar di buat pusing oleh beberapa orang di sana....


..."Jika kalian memang sanggup, kenapa tidak dari kemarin kalian membawa nya kepada ku?". Tanya raja....


..."Kami tidak tau apa yang raja inginkan". Jawab pengguna pedang....


..."Bukankah aku sudah memasang misi di guild Ryder, kenapa bisa kalian tidak tau?". Tanya raja....


..."Kami benar-benar tidak mengetahui nya raja, sebenarnya misi yang raja kasih di guild itu, misi apa raja jika boleh hamba tau?". Tanya balik pengguna pedang....


...Sang raja pun menghela nafasnya....


..."Aku memberikan misi untuk membungkus hewan beast kadal petir, apa kalian sanggup?". Tanya raja....


...Pengguna pedang dan yang lainnya ragu untuk menjawab, tapi jika satu ekor mungkin mereka bisa....


..."Mungkin kami bisa raja, tapi kami tidak menjanjikan membawa tiga ekor kadal petir raja ". Ucap pengguna pedang....


..."Jika memang itu jawaban kalian, lebih baik aku menyuruh pahlawan kerajaan untuk melakukan nya". Balas raja malas....


...Kelima para petualang itu langsung gugup setelah mendengar perkataan dari raja, memang benar pahlawan kerajaan saja mungkin sanggup untuk mengalahkan kan beberapa beast kadal petir....


...Tapi yang membuat para Mentri dan Kelian petualang bingung itu, kenapa Axel dan keduanya lainnya harus di hormati seperti itu?.......


...-----------------...


...Jangan lupa like dan komentar nya ya....


...Terimakasih....


...**********...

__ADS_1


__ADS_2