
...Author di sini cuman mau kasih tau kalian kepada para pembaca, setidaknya kalian tinggal like juga nggak apa-apa, itu semua sudah membuat author bahagia jika kalian ingin tahu ya....
...Author hanya sekedar mengingatkan saja oke....
...----------...
...Jangan lupa like dan komentar nya ya....
...Terimakasih....
...******...
...Pria itu yang sedang dalam keadaan terkejut, dengan cepat pria itu sadar lalu bergegas dengan rasa gugup ke depan Axel....
..."Tuan, saya tidak bisa memutuskan ini semua, saya akan panggil master guild terlebih dahulu". Ucap gugup pria itu....
..."Baiklah". Balas santai Axel....
...Pria itu langsung berlari ke dalam ruangan, sedangkan Zane yang bingung dengan kelakuan pria tadi, langsung berjalan ke arah Axel....
..."Axel, ada apa dengan kelakuan pria tadi, kenapa begitu terkejut?". Tanya Zane....
..."Mungkin karena orc yang aku keluarkan". Jawab santai Axel....
..."Kenapa kamu tidak bilang saja, jika kamu masih menyimpan orc lain dan juga beberapa beast lainnya". Ucap santai Zane....
..."Kamu lihat sendiri tadi, aku baru mengeluarkan beberapa persen mayat yang kita punya saja, sudah membuat nya terkejut, apalagi jika aku keluarkan semuanya, apa tidak mati tuh orang". Balas Axel....
...Apa yang di katakan oleh Axel ada benarnya, mungkin karena guild di sini tidak pernah melihat mayat sebanyak ini mungkin....
...Tidak lama setelah itu, pria yang tadi terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Axel, kini pria itu kembali dengan seorang pria tua di belakang nya....
...Pada saat masuk, pria tua itu juga sangat terkejut dengan apa yang pertama kalinya di lihatnya....
...Pria tua itu terkejut dengan banyak nya mayat orc yang tergeletak di sana....
...Setelah sadar dari rasa terkejutnya, pria itu langsung mengikuti anak buahnya yang tadi menyusul dirinya di ruangannya....
...Setelah pria tau itu sampai di depan Axel dan Zane, dengan gugup pria itu berkata....
..." Perkenalkan namaku Rako, aku di sini sebagai guild master di Ryder". Ucap gugup Rako....
..."Apa benar tuan dan nona ingin menjual mayat orc di sini?". Tanya Rako....
..."Benar, apa kamu bisa menghitung nya untuk kami?". Tanya Axel....
..."Tolong tunggu sebentar". Jawab Rako gugup....
...Pada saat Rako akan berjalan ke arah para mayat orc, Axel langsung menghentikan nya....
__ADS_1
..."Tunggu sebentar, di sebelah sini ada satu hewan beast, aku ingin mengambil daging nya saja, silahkan kalian ambil yang kalian butuhkan". Ucap Axel....
...Rako yang mendengar ucapan Axel, langsung saja melihat ke arah yang di tuju oleh Axel, pada saat melihat hewan beast yang di maksud oleh Axel, tentu saja Rako sangat terkejut bukan main lagi....
..."Tuan, tolong tunggu sebentar". Ucap Rako....
...Rako langsung berpaling ke arah pria yang di sebut jasa potong daging....
..."Kamu segera potong daging beast itu, aku akan menghitung semua mayat orc ini". Perintah Rako....
...Pria itu yang di perintahkan oleh Rako, langsung saja bergegas dengan cepat, karena pria itu takut membuat Axel kesal....
...Setelah beberapa jam Axel dan Zane menunggu, akhirnya Rako dan periang jasa potong sudah selesai menyelesaikan tugas mereka....
..."Tuan, setelah aku hitung semua harga dari mayat orc ini, aku menghargai nya dengan harga lima puluh ribu koin emas". Ucap Rako....
..."Tidak masalah". Balas santai Axel....
..."Semua daging yang di minta tuan juga ada di sebelah sini". Ucap Rako....
...Rako berjalan ke arah tumpukan dari beast serigala yang sudah di potong, lalu Axel berjalan ke arah daging itu, setelah itu Axel langsung memasukan nya ke dalam. Penyimpanan....
...Di dunia ini, hal lumrah bagi mereka yang mempunyai tepat penyimpanan seperti itu....
...Setalah itu Axel berjalan ke arah Zane, di ikuti oleh Rako....
..."Apa aku boleh bertanya?". Tanya Axel....
..."Apa kamu kamu tau dimana tempat penjualan rumah?". Tanya Axel....
..."Tuan hanya tinggal belok kiri setelah keluar dari tempat ini, lalu tuan berjalan beberapa meter, setelah itu akan ada plang jual beli rumah di sana". Jawab Rako....
..."Baiklah terimakasih kalau begitu". Ucap Axel....
..."Sama-sama tuan". Balas Rako....
...Axel dan Zane yang akan melangkah pergi dari tempat itu, Rako langsung bertanya kembali ke Axel....
..."Mohon tunggu sebentar tuan". Ucap Rako....
...Axel yang mendengar dirinya di panggil, langsung saja Axel berbalik ke arah Rako....
..."Apa masih ada urusan lagi?". Tanya Axel....
..."Kalau boleh tau, nama tuan siapa?". Tanya Bali Rako dengan gugup....
..."Namamu Axel dan yang di samping ku Zane"....
...Rako yang mendengar nama itu, tentu saja kaget....
__ADS_1
...Karena Rako mendengar dari pelayan di depan resepsionis, ada dua orang yang baru saja mendaftar di guild, namanya juga sama dengan yang barusan di sebut oleh Axel....
..."Jika aku Tidaka salah, apa kalian juga mendaftar sebagai petualang di guild ku?". Tanya Rako....
..."Benar, kalau tidak salah beberapa jam lalu". Jawab Axel....
...Rako yang mendengar itu, Rako benar-benar bingung harus bagaimana dirinya terhadap Axel, karena Rako tau, di lihat dari mayat yang di jual oleh Axel semuanya berada di tingkat yang tidak boleh di remehkan....
..."Apa tuan ingin kenaikan tingkat?". Tanya gugup Rako....
..."Anda tidak perlu memanggil ku tuan, cukup Axel saja". Jawab Axel....
..."Tidak perlu, anda hanya perlu merahasiakan semua ini, aku dan Zane akan mulai dari bawah saja, besok mungkin akan segera mengambil misi di sini". Lanjut Axel....
..."Baiklah kalau begitu Axel, aku tidak akan ikut campur masalah ini, aku juga setuju dengan apa yang kamu maksud". Ucap Rako....
..."Jika tidak ada lagi, aku akan langsung pergi, terimakasih atas transaksi nya ya". Ucap Rako....
...Rako hanya membalas dengan anggukan saja, setelah itu Rako dan Zane pun keluar dari ruangan itu....
...Dari belakang, pria yang berjasa sebagai pemotong daging, langsung berjalan ke arah Rako....
..."Tuan, sebenarnya mereka siapa, dengan mudahnya menjual mayat-mayat orc yang sangat langka ini". Ucap pria itu....
..."Kita tidak boleh ikut campur, seperti mereka dari Huta yang terkenal akan banyak beast dan juga monster, sepertinya mereka dari Huta perbatasan". Balas Rako....
...Huta yang di maksud Rako, siapa juga yang tidak tau dengan hutan itu, hutan yang sangat menyeramkan, para petualang manapun, jarang yang berani masuk ke dalam hutan itu, hanya beberapa mereka yang berani masuk tapi tidak terlalu dalam ke dalam hutan....
...______________...
...Axel dan Zane yang sudah berada di depan sebuah rumah, di mana tempat itu, tempat jual beli rumah yang ada di kerajaan Helda....
...Lalu keduanya pun langsung masuk ke dalam ruang itu, pada saat masuk, langsung ada meja resepsionis dengan pelayan wanita yang mengurus di sana....
..."Selamat datang tuan dan nona di tempat jual beli rumah". Ucap resepsionis itu....
..."Ruang sepeti apa yang tuan dan nona ingin kan?". Tanya resepsionis itu....
..._____________...
...Sekedar keterangan tentang dunia ini....
...1 koin emas setara dengan sepuluh koin perak, lalu satu koin perak setara dengan sepuluh koin perunggu....
...Di kerajaan ini juga, ada orang terkuat yang di namakan pahlawan, tapi mereka hanya berada di level paling tinggi dua ratus saja....
..._________...
...Buat kalian semuanya, author minta support nya ya, supaya author semangat dengan. Karya author ini....
__ADS_1
...Terimakasih....
...*******...