
...Semuanya telah berubah, tidak ada yang bisa merubahnya kembali....
...-------------...
...Jangan lupa like dan komentar nya ya....
...Terimakasih....
...********...
...Axel, Zane dan Barsya, kini ketiganya menuju ke tempat misi berada....
..."Axel, bukan kah hutan ini ada di belakang desa kemarin yang kita selamatkan". Ucap Zane....
..."Iya kamu benar, tapi jalan yang akan kita masuki berbeda, karena menurut petunjuk di misi ini, jika itu ada di ujung hutan itu". Balas Axel....
..."Apakah akan baik-baik saja Axel?". Tanya Barsya khawatir....
..."Kita harus mencobanya". Jawab Axel....
...Ketiganya sudah mulai masuk ke dalam hutan tersebut, lalu berjalan ke dalam hutan lagi....
...Setelah beberapa jam berjalan ke dalam hutan tersebut, kini ketiga telah sampai di sebuah rawa yang besar....
..."Kenapa di sini ada sebuah rawa?". Tanya Axel....
..."Aku juga kurang paham". Jawab Zane....
..."Kita coba cek lagi saja". Ucap Barsya....
...Kini ketiga mulai mendekati rawa Tersebut, pada saat ketiganya mendekat, di dalam rawa itu tidak ada tanda-tanda kehidupan....
..."Apa informasi misi ini palsu?". Tanya Axel bingung....
..."Tapi sepertinya emang di sini misi itu". Jawab Zane....
...Pada saat ketiganya dalam keadaan bingung, Barsya merasakan ada sebuah energi yang mendekat ke arah mereka....
..."Cepat menjauh dari rawa ini". Teriak Barsya....
...Axel dan Zane yang mendengar teriakkan dari Barsya, langsung saja keduanya menjauh dari rawa itu....
...Setelah ketiga jauh dari rawa itu, muncul lah dari rawa ular yang sangat besar....
..."Ular racun". Teriak Zane....
..."Ular racun". Ucap spontan kaget Axel....
..."Ular racun, ular yang dulu pernah membuat gempar para hewan beast terkuat". Ucap Barsya....
..."Ular racun musuh semua hewan beast, mereka menggunakan racun pada air sungai untuk membunuh semua lawannya". Lanjut Barsya....
..."Karena racun yang tidak berbau, jadi tidak akan ada yang bisa merasakan air itu ada racunnya". Tambah Barsya....
__ADS_1
..."Darimana kamu tau?". Tanya Axel....
..."Setiap beast terkuat, pasti akan di ceritakan tentang ular ini". Jawab Zane....
..."Karena kesalahan salah satu beast terkuat, dirinya terbunuh laku di makan oleh ular racun itu, yang membuat ular racun itu tumbuh dengan cepat". Ucap Barsya....
...Axel yang mendengar penjelasan itu, langsung saja ketiga siap untuk bertarung....
..."Dasar tiga mahluk bodoh, satu manusia dan dua ras beast, benar-benar membuat semangat". Ucap ular racun....
...Ketiga terkejut mendengar ular di depannya berbicara, setau Zane dan Barsya, jika ular yang pernah di cerita kan oleh leluhur mereka, ular racun yang pernah membuat gempar, belum bisa berbicara, jika sudah bisa berbicara, berarti ular itu sudah memakan banyak korban....
..."Axel, sebaiknya kita berhati-hati dengan racun nya, ular ini sudah bukan ular yang dulu lagi, kini ular itu sangat berbahaya". Ucap Barsya....
...Axel yang mendengar itu, hanya membalas dengan anggukan, lalu Axel kembali menatap ke arah ular racun....
...Zane langsung menerjang ke arah ular racun, tapi di hentikan oleh Axel....
..."Zaenal jangan". Teriak Axel....
..."Emang ada apa?". Tanya Zane....
..."Jika kamu menggunakan serangan fisik, sudah pasti kamu akan terkena racun dari ular itu". Jelas Axel....
...Zane juga tau itu, tapi Zane tidak bisa hanya melihat Axel dan Barsya yang akan bertarung saja....
...Tapi larangan dari Axel juga sangat penting, jika Zane melanggar hanya bisa membuat Axel repot....
...Barsya langsung saja merubah dirinya menjadi seekor naga, ular racun yang melihat itu, langsung saja mengeluarkan racun nya dari mulut....
...Duarrrrrrr...
...Asap mengepul sangat banyak, Axel masih berpikir apa yang harus dirinya lakukan, Axel sangat bingung dengan kelemahan dari ular racun....
..."Barsya, lebih baik kamu jangan gunakan api mu pada saat ular itu mengeluarkan racun, itu hanya akan membuat ledakan saja". Ucap Axel....
...Barsya mendengar apa yang di ucapkan oleh Axel, tentu saja dirinya paham, tapi jika tidak melawan, Barsya akan terkena racun dari ular itu....
...Axel sendiri belum menyerang sama sekali, Axel masih memikirkan strategi yang sangat bagus untuk melawan ular racun itu....
..."Air, benar juga, jika aku menambah kan elemen petir, itu akan membuat cedera yang sangat bagus untuk ular itu". Gumam Axel....
..."Elemen tanah, tombak tanah". Teriak Axel....
...Axel mengarah kan tangan kanannya ke arah air rawa, dari tangan kanan Axel muncul tanah yang sangat panjang sampai masuk ke air rawa....
..."Elemen air, pusaran air". Teriak Axel....
...Tangan kanan Axel yang muncul sebuah tombak tanah, dari tombak tanah mengalir air yang sangat banyak....
..."Elemen petir, Sambaran petir". Teriak Axel....
...Setelah tanah dan air. Kini Axel mengeluarkan elemen petir untuk menyalurkan elemen petir nya ke arah air rawa....
__ADS_1
...Elemen yang Axel arahkan itu, langsung saja dengan cepat menyambar ular yang berada di dalam rawa....
...Ular yang ada di dalam rawa sangat terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Axel, dirinya baru tau ada seseorang yang menggunakan tiga elemen sekaligus....
...Ular racun yang tidak sempat mengelak, langsung saja terkena Sambaran dari petir yang Axel lakukan....
...Ular racun yang langsung terkena serangan itu, langsung saja tumbang dan mati....
...Axel yang melihat itu, dengan cepat mengeluarkan belati dari penyimpanan nya, lalu Axel melesat ke arah leher ular dan memotong nya....
...Setelah memotong leher ular itu, Axel memasukan kepala ular itu kedalam penyimpanan....
...Lalu Axel berjalan ke arah Zane dan Barsya yang sedang terbengong....
..."Axel, jika memang bisa seperti itu, kenapa tidak dari tadi saja". Ucap kesal Zane....
..."Aku juga baru mengetahui nya, hehehe". Balas Axel sambil cengengesan....
...Barsya sendiri yang melihat Axel dengan mudahnya mengalahkan ular itu, hanya menatap Axel dengan kagum....
..."Lebih baik kita segera pergi dari sini, kita harus segera menemui ketua guild". Ucap Axel....
...Zane dan Barsya pun setuju dengan ucapan Axel, lalu ketiganya pergi dari sana....
...Ketiga lantas pergi dari sana, lalu pergi menuju ke tempat guild....
...Setelah beberapa jam menuju tempat guild, akhirnya ketiganya sampai di tempat guild....
...Kini ketiga nya langsung saja masuk ke dalam ruangan ketua....
...Sedangkan ketua guild, hanya bingung dengan kedatangan Axel dan kedua rekannya yang datang ke ruangan....
..."Ini misi yang telah kami selesai". Ucap Axel sambil menyodorkan kertas misi....
...Setelah itu Axel mengeluarkan kepala ular racun di depan ketua guild....
...Ketua guild di buat terkejut kembali oleh Axel, sedang kan Zane dan Barsya hanya bisa tersenyum dengan raut wajah dari ketua guild....
..."Kami pamit pergi dulu, hadiah dari misi ini, akan kami ambil sama dengan yang besok". Ucap Axel....
..."Lalu ini kartu guild milik Barsya, sekalian ketua urus untuk kenaikan pangkat milik Barsya". Lanjut Axel sambil menyodorkan kartu guild milik Barsya....
..."Bagaimana dengan milk kalian berdua?". Tanya ketua guild....
..."Punya kami sudah cukup segini saja". Jawab Axel....
...Lalu ketiganya pergi dari ruangan ketua, meninggalkan ketua yang sedang terbengong sendiri....
...------------...
...Jangan lupa like dan komentar nya ya....
...Terimakasih....
__ADS_1
...********...