Petualang Axel.

Petualang Axel.
PENYERANGAN BEAST DI SEBUAH DESA.


__ADS_3

...Buat para pembaca, author sebenarnya minta support nya aja, jika kalian tidak suka juga nggak apa-apa, author tidak memaksa, jika kalian suka karya author, mohon support nya ya....


...-------------...


...Jangan lupa like dan komentar nya ya....


...Terimakasih....


...********...


...Axel, Zane dan Barsya. Kini ketiga nya sudah berada di luar istana, ketiganya berjalan tanpa arah....


..."Axel, untuk sekarang apa yang akan kita lakukan?". Tanya Zane....


...Axel yang mendengar perkataan dari Zane, Axel berpikir sebaiknya mereka kemana?.......


..."Kita lebih baik berpetualang saja ke tempat lain di kerajaan Helda, bagaimana?..". Tanya Axel....


..."Aku sih setuju aja". Jawab Barsya....


..."Aku juga". Jawab Zane....


..."Baiklah, kita mulai ke arah Utara dulu saja, bagaimana?...". Tanya Axel....


..."Boleh". Jawab Zane dan Barsya....


...Kini ketiganya pun berjalan ke arah barat, Diman ketiganya sudah keluar dari perbatasan benteng kerajaan Helda....


...Ketiga berjalan terus lurus ke arah Utara, setelah beberapa jam berjalan, ketiga sampai di sebuah desa....


..."Kita sudah sampai di desa, lebih baik kita mencari penginapan terlebih dahulu". Ucap Axel....


...Ketiganya pun langsung memasuki desa itu, tapi seperti ada yang aneh di desa yang di masuki ketiganya....


...Desa itu sangat sepi, sampai tidak tau kenapa yang terjadi....


...Axel melihat ada satu bangunan, yang tidak lain seperti sebuah bangunan tempat penginapan....


...Ketiganya pun langsung berjalan ke arah bangunan itu, pada saat sampai di depan pintu, ketiganya aneh karena seperti tutup penginapan itu....


...Tok tok tok...


...Axel mengetuk pintu penginapan, tidak lama datang seorang pria paruh baya membukakan pintu....


..."Kenapa kalian masih luar?". Tanya panik pria paruh baya....


...Axel, Zane dan Barsya. Tidak tau dengan wajah panik pria paruh baya itu....


...Pria paruh baya itu, langsung saja menarik ketiganya ke dalam penginapan....


..."Apa kalian bukan dari desa ini?". Tanya pria paruh baya....


..."Benar paman, kami dari kota kerajaan". Jawab Axel....

__ADS_1


..."Memang kenapa dengan desa ini paman, kelihatan sangat sepi sekali?". Tanya Zane....


...Pria paruh baya itu bingung, dirinya ingin menjelaskan tapi takut dengan apa yang akan di ceritakan nya....


..."Paman cerita saja, siapa tau kita bisa membantu". Ucap Zane....


..."Baiklah". Balas pria paruh baya....


..."Sebenarnya di desa kami sering terjadi penyerang dari hewan beast yang sangat banyak, bahkan hewan beast itu tidak tau datangnya dari mana". Lanjut pria paruh baya....


...Pria paruh baya itu menghela nafas berat, lalu melanjutkan ceritanya....


..."Karena banyak korban, kepala desa memutuskan untuk semua warga singgah di rumah saja". Lanjut pria paruh baya....


...Ketiganya kaget mendengar itu, pasalnya dari mana datangnya semua hewan beast ke desa ini....


..."Apa tidak ada yang menyewa para petualangan paman?". Tanya Axel....


..."Kami pernah menyewa para petualang, tapi semuanya mati pada saat gerombolan hewan Beast itu datang". Jawab pria paruh baya....


...Axel merasa ada yang ganjil dengan kejadian ini, pasti ada dalang dari balik ini semua....


..."Apa kepala desa sudah memberikan informasi ini kepada raja?". Tanya Axel....


..."Sudah tua muda, tapi sampai sekarang pun belum ada bantuan dari pihak kerajaan". Jawab pria paruh baya....


... Axel benar-benar berpikir keras kali ini, jika memang pihak kerajaan tidak memberikan bantuan ke desa ini dan kenapa pihak kerajaan tidak mau memberikan bantuan, itulah yang ada di dalam pikiran Axel saat ini....


...Lalu Axel menghadap ke Zane dan Barsya....


..."Baiklah, kita akan bantu desa ini terlebih dahulu". Jawab Axel....


...Pandangan Axel kembali ke arah pria paruh baya....


..."Paman, kapan akan ada lagi hewan beast ke desa ini!". Tanya Axel....


..."Mungkin sebentar lagi tuan muda, karena biasanya kadang siang atau pun malam, mereka akan datang menyerang desa ini". Jawab pria paruh baya....


..."Kalau begitu, kami akan pergi dari sini, paman siapkan saja penginapan untuk kami bertiga". Ucap Axel sambil memberikan beberapa koin emas....


...Pria paruh baya itu mengambil koin dari tangan Axel, pada saat ingin berbicara, ketiganya sudah keluar dari penginapan....


...Ketiganya yang sudah berada di luar, langsung menuju kearah biasanya para hewan beast itu datang....


..."Sepertinya para hewan beast itu datang dari pengunungan itu". Ucap Zane sambil menunjuk ke arah pegunungan yang berada di belakang desa....


..."Baik, kita akan menghadang mereka di luar desa". Ucap Axel....


...Ketiganya pun langsung berjalan keluar desa, pada saat berjalan ke sana, Axel merasakan ada yang aneh....


..."Seperti nya mereka sudah mulai bergerak". Ucap Axel....


...Zane dan Barsya merasakan nya, lalu ketiga berlari kearah masuk dalam hutan pegunungan....

__ADS_1


..."Kita akan tunggu di sini". Ucap Axel....


...Tidak lama setelah mereka berada beberapa meter di depan Huta lebat itu, ada ratusan hewan beast yang keluar dari sana....


..."Seperti nya kita akan berolahraga lagi". Ucap Axel sambil tersenyum....


...Axel langsung mengeluarkan belati, setalah itu melapis belati itu dengan elemen petir....


...Zane langsung pasang siaga untuk maju ke depan, bagaimana pun Zane unggul dalam pertarungan jarak pendek....


...Barsya yang melihat itu, dirinya bisa saja memusnahkan itu, tapi karena melihat semuanya untuk berolahraga, diapun hanya bisa menggunakan kekuatan fisik nya saja....


...Setelah para hewan beast itu keluar semuanya, Axel, Zane dan Barsya pun langsung menerjang ke arah gerombolan itu....


...Axel yang menggunakan kecepatan petir nya, Zane yang menggunakan kekuatan fisik, begitu pun dengan Barsya sama dengan Zane menggunakan kekuatan fisik....


...Kini ketiga nya sangat lihat dalam pertarungan, mereka bertiga sangat menikmati pertarungan itu....


...Di sisi lain, para warga yang melihat orang yang sedang bertarung menghadang para hewan beast....


...Para warga sangat terpukau dengan apa yang mereka lihat, terutama paman pemilik penginapan itu, paman itu tidak menyangka jika orang yang datang ke penginapan itu seorang yang sangat hebat....


...Kembali lagi kepertarunga, Axel yang terus menerjang ke arah para beast itu, Axel benar-benar menikmati membunuh para hewan beast itu, sama halnya dengan dua wanita yang ikut bertarung dengan Axel....


...Setelah beberapa jam ketiganya bertarung, akhirnya pertarungan itu telah telah selesai dengan mudahnya....


..."Apa sudah semuanya?". Tanya Axel....


..."Sudah". Jawab keduanya....


..."Kalau begitu kita kembali ke desa". Ucap Axel....


...Ketiganya langsung berjalan masuk ke dalam desa lagi, para desa yang melihat Ketiga nya datang, langsung menyambut dengan meriah....


...Dari gerombolan warga itu, seorang pria paruh baya berjalan ke arah Axel, yang bisa di lihat itu adalah kepala desa....


..."Tuan muda, nona muda, terimakasih karena telah menyelamatkan desa kami tuan, aku seorang kepala desa". Ucap senang kepala desa....


..."Sama-sama pak kepala desa, kami hanya membantu saja". Ucap Axel....


..."Ini sangat baik untuk kami tuan muda, kami semua tidak tau harus memberikan apa kepada kalian sebagai imbalannya". Balas kepala desa....


..."Tidak usah". Ucap Axel....


..."Kalau begitu kami akan pergi ke penginapan terlebih dahulu". Ucap Axel....


...Ketiganya pun langsung pergi ke penginapan, semua warga pun bubar dengan perasan yang sangat bahagia....


...------------------------...


...Jangan lupa like dan komentar nya ya....


...Terimakasih....

__ADS_1


...*******...


__ADS_2