Petualang Axel.

Petualang Axel.
PERTARUNGAN DENGAN SEORANG MISTERIUS.


__ADS_3

...Kalian pasti tau kenapa aku menulis cerita, aku hanya ingin menjadi seorang penulis yang bisa membuat para pembaca nya terbawa suasana cerita tersebut....


...Maka dari itu, aku perbanyak keseharian dan percakapan, seolah-olah kalian itu menikmati peran dari cerita tersebut....


...___________________...


...Jangan lupa like dan komentar nya ya....


...Terimakasih....


...*********...


Kini hari pun telah berganti, Axel, Zane dan Barsya pun, sudah melanjutkan perjalanan mereka menuju kerajaan Besta.


Pada saat perjalanan mereka tiga menuju kerajaan Besta, mereka di hadang salah satu pria asing di sana.


"Axel, siapa orang di sana?". Tanya Zane, sambil menunjuk ke arah pria yang berdiri di depan mereka.


"Aku juga tidak tau, apa kita tanya saja?". Tanya balik Axel.


"Lebih baik kita bertanya". Jawab Barsya.


Lalu Barsya maju ke depan, tidak terlalu jauh dari pria asing berjubah hitam di depan mereka.


"Siapa kamu?". Teriak Barsya.


Pria yang mengenakan jubah hitam itu, langsung saja berbalik ke arah ketiganya, pada saat pria berjubah hitam itu berbalik, ketiga nya kaget dengan apa yang di lihat nya.


"Pengikut iblis". Teriak spontan Barsya.


"Maksud kamu apa Barsya?". Tanya penasaran Axel.


"Mereka dari semacam perkumpulan pengikut iblis, perkumpulan yang ingin membangkitkan ras iblis". Teriak Barsya.


Zane dan Axel yang mendengar itu, tentu saja keduanya kaget.


Di sisi lain, pria berjubah hitam itu adalah, mendengar apa yang di katakan oleh Barsya, dirinya hanya bisa tertawa.


"Hahahaha". Suara gelak tawa.


"Tidak menyangka akan ada yang tau tentang kelompok itu". Ucap pria berjubah hitam.


"Aku lagi kekurangan tumbal untuk persembahan dewa iblis, oleh karena itu, lelaki yang ada di samping kali itu, bisa kah aku membawanya". Ucap pria berjubah hitam.


Axel, Zane dan Barsya, mendengar apa yang di ucapkan oleh pria berjubah hitam, tentu saja ketiganya langsung bersiap dalam pertarungan.


"Kami tidak akan semudah itu menyerah nya padamu". Teriak Zane.


Pria berjubah hitam itu, lalu melirik ke arah Zane dan Barsya.


"Oh, kalian ras kucing dan naga, ternyata kalian jadi pengikut orang lemah". Ejek pria berjubah hitam.


"Jangan pernah kau meremehkan Axel". Teriak marah Zane.


Zane yang sudah marah, karena pria berjubah hitam itu meremehkan Axel, langsung saja Zane menerjang ke arah pria berjubah hitam.

__ADS_1


Pria berjubah hitam melihat itu, langsung saja menahan tendangan dari Zane.


Duarrrrrrrrr


Terjadi ledakan, ketiak tendangan Zane di tahan oleh pria berjubah hitam, pria berjubah hitam itu, terlihat mundur beberapa meter ke belakang.


"Ternyata ras kucing tidak bisa di remehkan kekuatan fisik mereka". Ucap pria berjubah hitam.


Barsya yang melihat itu, langsung saja diri memberikan pukulan ke pada pria berjubah hitam, tapi pukulan dari Barsya berhasil di tahan.


"Apa kah segini saja". Ejek pria berjubah hitam.


"Semburan api". Teriak Barsya.


Pria berjubah hitam yang melihat itu, langsung saja mundur sambil menahan serangan yang di lancarkan oleh Barsya.


"Ternyata menarik juga, melawan dua ras terkuat sekaligus". Ucap pria itu.


"Tapi maaf sekali, tujuan ku kali ini bukan kalian, tapi pria yang bersama kalian itu". Lanjut pria berjubah hitam.


Pria berjubah hitam itu langsung mengeluarkan elemen miliknya, elemen yang keluar dari dalam tubuhnya adalah elemen kegelapan.


Zane dan Barsya yang melihat itu, langsung saja keduanya waspada dengan apa yang di lihat nya.


"Mari kita mulai pertarungan nya". Ucap pria berjubah hitam.


Pria berjubah hitam itu, langsung melesat ke arah Barsya terlebih dahulu, lalu memukul perut Barsya dengan telak, membuat Barsya terlempar beberapa meter.


"Barsya". Teriak khawatir Axel.


Pria berjubah hitam, kini menerjang ke arah Zane, Zane yang melihat itu, langsung menahan tendangan dengan tangan kirinya, tapi pria berjubah hitam itu, dengan telak memukul perut Zane.


Bugh


Duarrrrrrr


"Zane". Teriak marah Axel.


Pria berjubah hitam melihat itu, langsung saja memandang ke arah Axel.


"Apa kamu senang melihat ke dua wanita mu di hajar habis-habisan oleh ku". Ejek pria berjubah hitam.


Axel yang melihat Zane dan Barsya di hajar oleh pria berjubah hitam, dalam diri Axel darahnya sudah mendidih dengan sangat panas.


Axel merasakan amarah yang begitu kuat dalam dirinya, tanpa sengaja, Axel membuka elemen kegelapan miliknya, bahkan elemen kegelapan milik Axel lebih kuat dari pria berjubah hitam.


"Apa kamu marah". Ucap pria berjubah hitam.


"Maka tunjukan kemarahan mu itu". Lanjut pria berjubah hitam.


Mata Axel kini berubah menjadi hitam, kemarahan Axel benar-benar sudah memuncak, Axel tidak bisa mengontrol dirinya sendiri.


Axel tiba-tiba kehilangan kendali, kini Axel sudah berada di belakang pria berjubah hitam.


Pria berjubah hitam saja tidak menyadari hal itu, Axel langsung memberikan pukulan yang keras ke punggung pria berjubah hitam itu.

__ADS_1


Pria berjubah hitam yang tidak sempat menghindar serang dari Axel, langsung saja tersungkur setelah Axel meninju punggung pria berjubah hitam.


Duarrrrrrr.


Pria berjubah hitam yang tersungkur, lalu mulai bangkit kembali, kini dirinya sama menatap Axel dengan kebencian.


"Sungguh menarik". Teriak pria berjubah hitam.


Sedangkan Axel sendiri, Axel yang sudah hilang kendali pada diri nya sendiri, tidak bisa merasakan apapun.


Pria berjubah hitam, langsung mengeluarkan elemen hitam nya lebih pekat.


"Mari kita lanjutkan pertarungan kita yang tadi". Ucap pria berjubah hitam.


Kini pertarungan antar keduanya pun terjadi, pertarungan itu hampir tidak bisa terlihat sama sekali.


Zane dan Barsya yang sudah sadar dari rasa sakit, keduanya kaget melihat pertarungan antara Axel dan pria berjubah hitam.


Setelah beberapa menit pertarungan yang tidak terlihat itu, terlihat pria berjubah hitam kewalahan.


"Aku benar-benar tidak menyangka akan kalah di sini". Ucap lirih pria berjubah hitam.


Axel yang melihat lawannya sudah hampir kalah, Axel langsung ingin mengeluarkan serangan terakhir nya.


Tapi siapa yang tau, tiba-tiba Axel pingsan dengan sendiri.


Zane dan Barsya yang melihat itu, langsung berlari ke arah Axel.


Pria berjubah hitam, melihat Axel sudah tak sadarkan diri, pria itu langsung pergi dari sana.


"Uhukk". Batu darah.


"Jika saja pria itu tidak pingsan, bisa saja aku mati di tangan pria itu". Ucap pria berjubah hitam.


Pria berjubah hitam itu hanya bisa mundur terlebih dahulu, di sisi lain, Zane dan Barsya yang sudah di dekat Axel, keduanya terlihat khawatir dengan keadaan Axel.


"Barsya, sebenarnya apa yang terjadi dengan Axel?". Tanya khawatir Zane.


"Aku juga tidak tau Zane, lebih baik kita mencari tempat yang aman dulu". Jawab Barsya.


Lalu keduanya mencari tempat yang aman, beberapa menit kemudian, keduanya menemukan sebuah gua, lalu kedua nya membawa Axel ke dalam gua.


"Kita istirahat di sini aja". Ucap Barsya.


"Pria berjubah hitam itu juga, pasti tidak akan menemukan kita". Lanjut Barsya.


"Kamu benar". Balas Zane.


...---------------...


...Jangan lupa like dan komentar nya ya....


...Terimakasih....


...********...

__ADS_1


__ADS_2