Petualang Axel.

Petualang Axel.
Iblis hati dan seseorang misterius.


__ADS_3

...Tidak ada seseorang yang sempurna, semua orang pasti mempunyai yang namanya salah....


...____________________...


...Jangan lupa like dan komentar nya ya....


...Terimakasih....


...************...


Axel yang sedang terbaring pingsan, Axel di temani setia oleh Zane dan Barsya.


Setelah pertarungan dengan seorang pria berjubah hitam, Axel pada saat itu tidak bisa mengendalikan kekuatan dari elemen kegelapan.


Zane dan Barsya setiap hari merasa cepat, kira yang anak dari beast kura-kura hitam, kasih saja tetap menempel pada Axel, kira seperti menganggap Axel seperti orang tuanya.


Kini Zane dan Barsya yang sedang khawatir dengan keadaan Axel, karena Axel tidak kunjung bangun juga dari pingsan nya.


"Zane, apa yang harus kita lakukan, sudah tiga hari Axel tidak bangun". Ucap panik Barsya.


"Aku juga tidak Barsya". Balas panik Zane.


"Kita hanya bisa berdoa, agar Axel cepat bangun dari pingsan nya". Lanjut Zane.


Kedua wanita itu setiap hari merasa cas kepada Axel, sudah tiga hari Axel tidak bangun.


Zane dan Barsya, setiap hari makan dari hasil buruan mereka, karena daging yang Axel simpan, hanya Axel yang bisa mengambil nya.


Di tempat lain, tepatnya di dalam mimpi Axel, Axel sedang dalam keadaan bingung.


"Sebenarnya aku ada dimana?". Tanya Axel bingung.


Bagaimana Axel tidak bingung, kini dirinya berada di tempat yang sangat gelap, Axel tidak tau mengapa dirinya berada di tempat yang sangat gelap itu.


Axel sudah lama berjalan mencari jalan keluar dari tempat itu, hal hasil Axel merasa kalau dirinya hanya seperti berjalan di sana saja setiap jalan.


"Siapapun, tolong keluarlah, kenapa kau membawa ku ke tempat ini". Teriak marah Axel.


"Apa kau punya masalah dengan ku, hah". Lanjut Axel.


Axel yang keadaan bingung dan cemas kepada Zane dan Barsya, hanya bisa berteriak marah kepada orang yang sudah membawanya ke tempat itu.


Axel yang kini diam, tiba-tiba ada seseorang yang mendekat ke arah Axel.


"Siapa kamu?". Teriak Axel.


"Tenang saja, kenapa harus takut padaku". Ucap seseorang orang itu.


Karena tempat yang gelap, Axel tidak dapat melihat jelas seseorang itu.

__ADS_1


"Apa kamu yang membawa ku kemari?". Tanya Axel.


"Siapa juga yang membawa mu kemari, kamu sendiri yang datang kemari". Jawab seseorang.


Axel yang mendengar jawaban dari seseorang itu, Axel merasa bingung.


"Bagaimana mana aku bisa datang ke tempat seperti ini, sedangkan aku pada waktu itu sedang bertarung dengan seseorang". Ucap kesal Axel.


"Memang benar kamu saat itu lagi bertarung dengan seseorang". Balas seseorang.


"Apa kamu ingat pada saat melihat kedua wanita mu yang terluka karena menyelamatkan mu bukan". Lanjut seseorang itu.


Axel yang mendengar itu, Axel langsung teringat, dimana Zane dan Barsya yang di hajar habis-habisan sama seorang pria berjubah hitam.


Pada saat itu, Axel tidak tau kenapa dirinya langsung seperti tidak ingat apa-apa lagi.


"Memang benar aku melihat Zane dan Barsya di hajar oleh pria berjubah hitam itu, tapi aku tidak ingat kelanjutannya lagi". Ucap Axel.


"Hahahaha". Suara tawa seseorang.


"Apa kamu yakin tidak ingat". Ucap seseorang itu.


"Akan aku ingatkan lagi, pada saat itu kamu tidak terima kedua wanita mu di hajar oleh pria berjubah hitam itu, pada saat itu juga kamu kehilangannya kendali, oleh karena itu kamu membangkitkan elemen kegelapan, karena kamu, aku juga bisa bangkit". Jelas seseorang itu.


"Hahahaha". Suara tertawa lagi orang itu.


Axel yang mendengar itu, tentu saja terkejut, ternyata pada saat itu dirinya kehilangan kendali, Axel benar-benar tidak sadar pada waktu itu.


"Kenapa begitu penasaran padaku". Jawab seseorang itu.


"Sudah jelas aku adalah kamu, kamu adalah aku, kita satu hati, hahahaha". Lanjut seseorang itu dengan gelak tawa.


Seseorang itu berbicara, sambil dirinya keluar dari kegelapan, Axel yang melihat orang yang tadi berbicara dengan dirinya, Axel terkejut saat melihat seseorang yang tadi berbicara dengan dirinya itu.


Seseorang yang berbicara dengan Axel tadi, ternyata seseorang yang mirip dengan dirinya, hanya berbeda di atas kepala seseorang itu ada tanduk nya.


"Sebenarnya siapa kamu". Ucap Axel hati-hati.


"Baiklah akan aku kasih tau". Ucap seseorang itu.


"Aku adalah iblis hati dalam dirimu". Lanjut iblis hati.


Axel yang mendengar itu, tentu saja Axel tidak mengerti dengan apa yang terjadi padanya.


"Kenapa kamu bisa mirip dengan ku?". Tanya Axel bingung.


"Bukankah sudah aku bilang, jika aku iblis hati". Jawab iblis hati.


"Aku tercipta karena rasa marah dan benci dari dirimu sendiri, hahahaha". Lanjut iblis hati sambil tertawa.

__ADS_1


Axel yang mendengar itu, kini Axel sudah tau jelas, jika kembarannya itu tercipta dari rasa amarah dan benci dari dalam dirinya.


"Cepat keluar kan aku dari sini". Teriak Axel marah.


"Hei, kamu sabar dulu, karena aku sudah terbangun, aku mau kasih tau kamu sesuatu". Ucap iblis hati.


"Apa itu?". Tanya Axel.


"Jika kita sudah bertemu di sini, kita hanya bisa bertarung, kita harus menentukan siapa yang layak menggunakan tubuh milik mu itu, hahahaha". Jawab iblis hati sambil tertawa.


Axel yang melihat itu marah, langsung saja Axel mencoba mengeluarkan elemen nya, tapi sama sekali Axel tidak bisa mengeluarkan nya.


"Apa kamu mau mencoba menggunakan elemen mu". Ucap iblis hati.


"Sayang sekali, di sini aku yang berkuasa, hahahaha". Lanjut iblis hati sambil tertawa.


Axel yang mendengar itu, langsung saja bingung apa yang harus Axel lakukan, dirinya sama sekali tidak bisa menggunakan elemennya.


Pada saat itu, iblis hati langsung saja menyerang ke arah Axel, Axel yang melihat itu, langsung menghindari serangan dari iblis hati, tapi tetap saja Axel mengenai dampak dari serangan itu.


"Hahahaha, kamu tidak akan bisa menghindari serangan ku, itu hanya akan membuat mu putus asa". Ucap iblis hati.


Pada saat Axel akan di serang satu kali lagi sama iblis hati, tiba-tiba ada cahaya yang melintas dengan sangat cepat ke arah Axel.


Iblis hati melihat Axel sudah tidak ada di sana, iblis hati merasa marah karena kesempatan nya untuk bebas telah sirna.


"Arghhhh, aku tidak akan mengampuni mu yang sudah mengganggu kesempatan ku". Teriak marah iblis hati.


Kini Axel sudah berpindah ke tempat yang sangat terang, bahkan Axel menyangka dirinya ada di surga.


"Siapa kamu?". Tanya Axel.


Axel hanya melihat seorang yang bercahaya saja, tapi tidak bisa melihat wajah dari orang itu.


"Jangan pernah sekali lagi kamu menggunakan elemen kegelapan, jika kamu memang belum siap melawan iblis hati". Ucap seorang yang bercahaya.


Axel yang mendengar itu, Axel bingung dengan apa yang di ucapkan oleh orang yang bercahaya itu.


Pada saat ingin bertanya lagi, tiba-tiba Axel sudah hilang.


"Kita akan bertemu lagi suatu saat nanti". Ucap orang yang bercahaya.


Kini Axel sudah mulai sadar dari pingsan nya, Zane dan Barsya yang melihat itu, tentu saja keduanya sangat senang.


...------------------...


...Jangan lupa like dan komentar nya ya....


...Terimakasih....

__ADS_1


...**********...


__ADS_2