Posesif Bos

Posesif Bos
Minta Jatah


__ADS_3

Masa kehamilan Helen telah menuju bulan ke-4. Memang berat badan mulai meningkat selama kehamilannya fisik yang di alami Helen naik-turun tidak stabil sampai Bryan mengurus kelelahan. Kondisinya menurut drastis karena lemah pada Helen sampai masuk ke rumah sakit. Sekarang Helen tidak akan melakukan pekerjaan berat, Bryan terpaksa mencari asisten pribadi mengurus rumah.


Dari hasil pemeriksaan bulan lalu, Helen akan mendapatkan buah hati si kembar. Betapa bahagikah mereka berdua. Namun fisik Helen dan lebih banyak istrahat. Sekarang saja Helen seperti nyonya besar duduk santai, kedua kaki di angkat ke atas kursi empuk. Bajunya ia pakai longgar. Bryan bolak-balik dari kamar tidur sampai ke dapur lihat mengerjakan rumah.


Hari ini asisten pembantunya lagi tidak datang. Karena ada keluarga yang sakit. Jadi Bryan yang mengurus semuanya. Helen duduk sambil menikmati cemilan di tangannya sambil nonton film drama Korea. Mengharapkan wajah anaknya nanti mirip Lee Min hoo sama Suzy.


Tapi tentu di singkirkan oleh Helen masa ia yang lahirkan kedua buah hati wajahnya mirip orang lain sih? Tidak baik yang ada Bryan malah kecewa.


"Akhirnya selesai juga. Sungguh melelahkan, nonton apa, Yang?" Bryan menghempaskan tubuhnya di sofa sebelah Helen.


"The legend of blue sea sama Uncontrollably love," jawab Helen


Bryan mencomot cemilan di tangan. Tapi yang bikin Bryan heran kenapa semua perempuan suka nonton film Korea daripada film Indonesia?

__ADS_1


"Kamu suka nonton drama Korea? Kenapa tidak nonton drama Indonesia?" Bryan mulai bersuara.


"Drama Korea itu peran pemainnya ganteng-ganteng dan lucu-lucu apalagi peran perempuannya dari jelek jadi cantik. Kalau Drama Indonesia rata-rata ciplaknya Korea semua. Apalagi filmnya enggak berbobot kayak cinta fitri dulu sampai season berapa? Sampai season 3 terus episodenya bisa 200 lebih. Bayangi bagaimana ceritanya itu?" jawab Helen menerangkan selengkapnya pada suami sendiri.


"Tetap saja kamu orang Indonesia, lahir di Indonesia, seharusnya nonton itu film Indonesia juga! Jangan salah Peran Indonesia juga ada yang ganteng seperti orang Korea tanpa harus operasi!" Tegas Bryan membela Indonesia.


"Siapa yang bilang orang Indonesia tidak ganteng, aku cuma bilang filmnya saja suka menjiplak bukan orangnya!" balas Helen tidak mau mengalah.


Perdebatan 2in1 mana yang lebih unggul apakah Bryan atau Helen dan janinnya. Namun tetap saja lebih unggul itu Bryan karena apa? setiap perdebatan kata-kata Bryan memang jago cukup memuji dirinya sendiri dan membanggakan diri sudah buat Helen terdiam.


"Tetap saja yang ganteng itu Lee---"


"Yang ganteng ini suamimu bukan Lee Min Hook!" Potong Bryan bersih kekeh beritahu pada Helen.

__ADS_1


Helen terdiam sikapnya kumat lagi, suka potong pembicaraan. Helen langsung duduk menyandarkan punggung di wajah sofa kemudian melipat kedua tangan di depan dadanya. Wajahnya masam artinya ia sedang ngambek.


Bryan menyadari kalau istrinya sedang ngambek. Bryan sih colek - colek dagu istrinya kalau posisi wajah begini paling di senangi si Bryan.


"Hei, yang. Ngambek ya? Jangan marah dong. Kalau wajah kayak begini pengin di cium itu bibirnya." Goda Bryan mulai dekat wajahnya.


Helen sudah wanti-wanti sikap suaminya. Tinggal sejengkal jarak mereka berdua, Bryan benaran nyali kuat amat.


"Aku lagi hamil, Bryan." Helen mulai bersuara.


Bryan menatap kebawah perutnya memang terlihat tapi tidak pengaruh sama dirinya. Langsung saja di bopong tubuh istrinya masuk ke kamar. Sontak buat Helen terkejut memeluk lehernya.


"Bryaaann!" pekik Helen

__ADS_1


BLAM!


__ADS_2