Possesive Brother

Possesive Brother
Malam


__ADS_3

Tok tok tok


"Tuan muda ke 4 makan malam sudah siap"


"Iya bi" balas Daniel dari dalam kamar


"Waah mau makan ya,let's go lah" sahut Alvin semangat


"Aduuh apaan sih lo?" kesal Alvin pada Devan yang menepeleng kepalanya


"Lo gak usah malu maluin,bisa?" sinis Devan sedangkan Alvin hanya mencebik bibirnya,kesal


"Tau nih" sahut Alex yang lansung mengapit leher Alvin


"Lepas setan!" sentak Alvin sambil berontak


"Setan teriak setan" ucap Daniel yang ikut ikutan menganggu Alvin


"Bara liat nih,temen lo gila semua" adu Alvin sesudah terbebas dari apitan tanggan Alex


"Temen lo" balas Bara acuh tak acuh


"Tau ah gelap"


Alvin langsung pergi menuju ke ruang makan dengan hentakan kecil pertanda dia sedang kesal.sedangkan ke 4 pemuda itu hanya mengangkat bahu acuh soal perkara Alvin yang merajuk .


Mereka pun turun dan duduk di kursi yang sudah disediakan,wajah Alvin yang awalnya masam berubah menjadi ceria saat melihat makanan makanan lezat yang ada di meja makan.


"Lho ada kalian toh?"

__ADS_1


Serentak teman semasa kecil itu menoleh ke arah sumber suara,dan terlihat Daffan yang sedang mengeret koper miliknya.Daffan sendiri memang baru pulang dari luar negeri karena ada urusan bisnis.


"Sini biar saya tuan muda ke 2" ucap salah satu pelayan dengan kepala yang menunduk


"Tidak perlu,sekalian mau ke kamar juga" tolak Daffan halus


"Makan sini kak" ajak Alex dengan tangan yang masih sibuk mencomot lauk berbagai macam itu


"Duluan aja,kakak mau mandi dulu"


Daffan lalu melangkahkan kakinya menuju kamarnya,Daniel menatap intes punggung kakaknya yang menghilang di balik dinding


"Ngapain lo natap kakak lo segitunya,naksir?" tanya Devan nyeleneh


"Gila jangan di pelihara" cibir Daniel kesal


Yakali dia di kira suka sesama jenis apalagi sama kakaknya,di kira kagak laku apa?Kalo mau dia bisa asal tunjuk cewek mana yang dia mau pasti dapet


Alvin yang ingin nyeletuk tidak jadi saat mendengar Bara yang mengeluarkan ultimatum.


.


.


.


"Udah selesai makannya?"tanya Daffan sehabis mandi


Saat ini Daffan mengenakan pakaian santai yang membuat wajahnya tampak lebih muda,kalau orang melihatnya seperti masih bocah SMA.

__ADS_1


"Udah kak,kakak makan sana" balas Daniel yang masih sibuk menonton tv


Bukan cuman Daniel tapi teman temannya juga,saat ini mereka menonton film hantu dimana Daniel duduk selonjoran di lantai dengan Devan dan Alvin yang tiduran di sofa.


Alex yang duduk bersila di karpet dengan cemilan di pangkuanya dan Bara duduk di sofa dengan kepalan tangan kanan yang menompang pipi kanannya.Daffan hanya mengangguk singkat lalu pergi untuk makan malam.


"Aanjirrr setan lo" heboh Alvin sambil melempar bantal sofa ke arah tv


Lantaran Alvin terkejut melihat wajah setan yang sebenarnya tidak terlalu seram mendadak muncul.


"Apaan sih lo?" desis Alex menatap tajam Alvin


"Diem lo,nganggu suasana" cibir Alvin


"lo-"


"Wah gila ceweknya bening banget,sumpah" heboh Devan dengan memukul punggung Alvin yang sedang tengkurap


"Woo bangka lo,anjing banget lo"


Alvin langsung duduk dan menepis kasar tangan Devan,dan dengan gesit Alvin maraih bantal sofa satunya lagi dan memukulnya tepat di muka Devan


"Ayo Vin lebih kuat pukulnya,aelah kalah lo Dev badan doang yang besar masa kalah sama Alvin yang cengkring" kompor Alex yang tampak senang melihat keributan yang di timbulkan ke dua temannya


"Vin ayo semangat,babat habis muka Devan,Ayo terus semangat"


Memang laknat Alex bukannya memisahkan makin kompor mulutnya,sedangkan Bara dan Daniel hanya memfokuskan diri menonton film horor di tv dari pada meladeni teman temannya.


Daffan yang baru saja akan lewat menatap aneh ke arah ke lima anak anak muda di depan tv,tapi dia bersikap acuh lagu pun dia sedang lah dan pasti mereka hanya sedang bercanda,sekiranya itulah yang di pikirkan Daffan.

__ADS_1


Devan dan Alvin masih saja bergelut dengan menggunakan bantal sofa,Alex yang sibuk menyemangati dengan bumbu komplit yang dia racik.Lalu Bara dan Daniel yang hanya menuliskan telinga mereka


__ADS_2