Possesive Brother

Possesive Brother
Kamu Dimana?


__ADS_3

Pemandangan yang begitu indah yang terlihat dari atas gedung perusahaan G.L Entertainment tapi hal tersebut tidak menarik perhatian pemilik perusahan itu sendiri,Mahran


Perhatiannya kini sedang hinggap pada putri tunggalnya yang hilang antah beranta,istrinya pun mulai sakit sakitan saat mengetahui permata keluarga Ghanzaal menghilang.


Keluarganya yang harmoni kini beruba dingin,berubahnya suasana di rumah membuat Mahran bernostalgia pada masa lalu keluarganya yang dulu begitu hangat.


'Aku merindukkan mu nak' batin Mahran sambil mengelus foto bayi perempuan yang masih berusia 3 bulan


Drrt Drrt


"Hallo tuan"


"Sudah ketemu?"


"Keberadaan nona El sangat sulit di temukan tuan,semua tempat sudah kami telusuri.Dalam negeri mau pun luar negeri" mendengar penjelasan salah satu anak buahnya membuat rahang Mahran mengetat


"Kau tau wajah istri ku bukan" tanya Mahran yang lebih tepatnya pernyataan


Bukan tanpa alasan Mahran mengatakan itu,karna Mahran sangat yakin putrinya sangat mirip dengan istrinya.Hal itu terlihat saat dia masih bayi.

__ADS_1


"Walau pun begitu tetap sa--"


"APA AKU MENBAYAR KALIAN UNTUK SELALU MEMBANTAH UCAPAN KU!"


"Tu---"


"INI SUDAH HAMPIR LIMA BELAS TAHUN DAN KALIAN TAK MENEMUKANNYA!!"


"Sekali lagi aku mendengar laporan tak bermutu kalian aku pastikan kalian akan merasakan akibatnya"tekan Mahran pelan


Tut Tut


Brak


Mahran melempar asal ponsel pintarnya dan memijat pelipisnya,saat ini kepalanya sangat pusing.Dia harus menemukan putrinya atau setidaknya mayat putrinya,memang terdengar mustahil di temukan tapi Mahran berharap putri kecilnya kembali


'Apa pun yang terjadi kamu harus pulang nak,kami merindukan mu' lagi dan lagi Mahran mengelus foto bayi kecilnya


"Apa ada kabar dari Mahran tentang putri ku?"

__ADS_1


Mendengar pertanyaan nyonya nya membuat bibi Lin terdiam,dia memang cukup lama mengabdi di keluarga Ghanzaal lebih tepatnya saat Alana dan Mahran baru menikah.Tentu dia tau kejadian yang menjadi malapetaka dalam keluarga Ghanzaal.


"Saya yakin nona El akan segera ketemu nyonya"


"Selalu seperti itu" keluh Alana murung,dia sangat mengharapkan putrinya segera di temukan,dia khwatir bahkan sangat khawatir.Setiap saat dia selalu bertanya dalam hatinya,apa putri kecilnya makan dengan baik,apa putrinya dalam keadaan sehat,dimana putrinya tinggal,bagaimana dengan hari harinya.


Dan banyak yang ingin Alana ketahui tentang putrinya.Hal itu kadang membuat dia tak berselera makan maupun beraktivita,kalau saja tidak memikirkan ke empat putranya.Walaupun dia tau saat ini dia belum bisa memberi kasih sayang secara maksimal lantaran penyakitnya dan sebagian jiwanya hilang mengikuti putrinya.


"Kembali lah sayang mama rindu kamu" gumang Alana dan bibi Lin yang mendengarnya pun ikut sedih


'Ya Tuhan segera pertemukan mereka' batin bibi Lin yang tetap melanjutkan menyuapi makan nyonya,putrinya yang mengilang sudah membuat nyonya nya antaran ingin hidup dan mati apalagi saat akan mendengar anaknya meninggal,bibi Lin tak tau apa yang akan terjadi.


seorang pria langsung pergi dari depan pintu Alana,niatnya ingin kembali menghibur ibunya dan memotivasi tapi saat mendengar ucapan ibunya saja dia sudah kehilangan gairah.


Pria itu tak lain putra ke empat Alana dan Mahran,Chairil Daniel Putra Ghanzaal.Daniel langsung masuk kamarnya dan termenung di pinggir kasurnya,dia menatap nanar ke arah foto keluarganya saat acara di hari ke 7 El lahir.


'Kamu dimana dek,kakak sama yang lain rindu' batin Daniel sedu,ah rasanya dia tak terima dengan apa yang terjadi di keluarganya.


Kakaknya yang berubah dan jarang pulang kalau pun pulang palingan mengurung diri di kamar,papa yang terlihat mulai tidak bergairah.Mama nya yang sakit sakitan,siapa coba yang tidak sedih melihat situasi keluarganya yang tidak hangat lagi

__ADS_1


'Tuhan,kenapa harus keluarga ku yang mendapat malapetaka ini.Aku hanya ingin pergi dan pulang ke rumah dengan bahagia,aku tak ingin ada kesedihan di keluarga ku' keluh Daniel dalam hati sampai tak sadar bahwa ada kristal bening yang jatuh dari matanya


__ADS_2