Prahara Rumah Tangga Jennifer

Prahara Rumah Tangga Jennifer
Bulan Madu di Kapal Pesiar (23+)


__ADS_3

PERINGATAN...!!!


ADEGAN RANJANG 23+ KEATAS...


MOHON BIJAK MEMBACANYA...


TERIMA KASIH...


 


Sebulan setelah percakapan keduanya akan melakukan liburan akhirnya hari ini terlaksana. Jonathan, Jennifer, Velly, Grace bersama pengasuh Velly akan berangkat berlayar selama satu minggu di laut Australia. Persiapan sudah dilakukan. Mereka akan berangkat menggunakan helikopter pribadi menuju pelabuhan Sydney, Australia. Pelabuhan yang sangat cantik dengan pemandangan yang sangat indah.



Jonathan membawa keluarganya menuju kapal pesiar yang sudah dipesannya sebulan yang lalu. Sesampainya disana Jennifer mengagumi kapal pesiar yang akan membawa mereka selama satu minggu diatas lautan Australia. Inilah kapal tercantik yang mereka akan gunakan.



Mereka menaiki kapal tersebut untuk memulai perjalanannya. Velly melompat lompat kegirangan saat sudah berada di dalam kapal tersebut. Pengasuh mengikuti putrinya yang mulai berlari kesana kemari.


"Jangan jauh jauh Velly, nanti kau tersesat." teriak Grace.


Velly memberengut saat Grace berteriak. Velly memang sangat penurut jika sudah Grace marah. Jennifer masih mengagumi isi kapal yang begitu mewah itu. Jonathan terus membimbing mereka menuju kabin masing masing yang sudah di sewanya. Kabin itu benar benar mewah seperti kamar hotel bintang lima, sangat berkelas.


Jonathan menyewa 3 kamar. Untuk Jonathan bersama Jennifer, Grace, dan Velly bersama pengasuh. "Kalian beristirahatlah. Kita akan bertemu direstoran saat jam makan siang." perintah Jonathan dan semuanya mengangguk.


Jonathan membawa istrinya ke kamar mereka. Kamar besar itu sangat indah, kaca besar mengarah langsung ke pemandangan lautan Australia. Diluar jendela terdapat balkon yang ada kolam renang kecil untuk mereka. Jennifer menikmati terpaan angin sejuk saat membuka jendela balkon tersebut. "Ini sangat luar biasa Jo." ujar Jennifer yang tak bisa menutupi kekagumannya.

__ADS_1


Jonathan memeluknya dari belakang. "Apa kau sangat senang?"


Jennifer mengangguk. "Ini benar benar diluar dugaan sayang. Kau membuatku tak bisa berkata kata."


"Ini adalah bulan madu pertama kita, aku akan memberikan yang terbaik untuk istriku." Jonathan membalikkan tubuh istrinya dan mencium bibirnya dengan antusias. "Aku tak mampu menahannya jika berada didekatmu."


Didekapnya Jennifer semakin erat. Jarinya menelusuri wajah istrinya yang lembut. "Ini masih pagi." ujar Jennifer namun hasratnya tak mampu dibendungnya saat Jonathan membelai lehernya.


"Dan aku menginginkan tubuhmu pagi ini." bisik Jonathan parau di telinganya. Jonathan mengecup leher istrinya dengan mesra.


"Jo..." lenguhnya. Namun Jonathan tidak membiarkan Jennifer menghentikannya. Ia menyentakkan gaun istrinya hingga hanya tersisa pakaian dalamnya yang kali ini berwarna merah menyala.


"Ini sangat mengundang sayang." kata Jonathan sambil meremas payudaranya. Jonathan membawa Jennifer masuk dan naik keranjang besar itu. Jonathan menindih tubuhnya dan mulai menenggelamkan wajahnya ditengah payudara istrinya yang lembut. "Entah mengapa aku selalu menginginkanmu tanpa ada habisnya." Jonathan membuka pengait branya dan menyembulkan payudara Jennifer. Diciuminya payudara itu sambil meremasnya.


Jennifer melengkungkan tubuhnya semakin keatas, nafasnya mulai terengah engah. Jonathan membuka kemejanya dan membuangnya sembarangan. Ia meraba perut Jennifer hingga sampai ke celana dalamnya. Jonathan menelusupkan tangannya ke dalam celana dalam itu dan memainkan inti Jennifer. "Jo...itu sangat menggairahkan...Ahhhh..." desahnya saat jari Jonathan memasukinya. Keduanya saling berkeringat saat pemanasan itu terjadi. Pelepasan pertama pada tubuh Jennifer sangat hebat.


Jonathan merasakan getaran tubuh istrinya. Ia melucuti celananya sendiri dan juga milik Jennifer. "Aku akan membuatmu lebih puas dari ini." bisik Jonathan parau.


Jonathan terkesiap melihat perlakuan baru istrinya. "Jenni...darimana kau bisa...aaaahhhh..." ia tak bisa meneruskan kata katanya saat mulut dan lidah Jennifer memainkan miliknya. "Kau membuatku gila sayang."


Jennifer tidak memperdulikan suaminya. Ia terus menikmati milik suaminya membuat Jonathan merasakan pengalaman baru. Jonathan mulai bergetar. "Sekarang sayang, aku sudah tidak sanggup lagi." teriak Jonathan.


Jennifer naik diatasnya dan menyatukan tubuh mereka. " Kau istriku yang gila." gairah Jonathan makin tersulut akibat perlakuan Jennifer. Jonathan mendorongnya sambil memegang pinggang Jennifer. "Ya Tuhan...Jenni...aaahhh..." desahan mereka saling bersautan. Dorongan demi dorongan semakin kuat dan setelah sekian menit keduanya saling mencapai klimaks bersamaan. Jennifer terjatuh lemas dipelukan suaminya. Dan Jonathan mengecupi wajahnya.


Setelah mereka saling mengatur nafas bersama. Jonathan bertanya. "Bagaimana bisa kau melakukan itu sayang?"


"Aku hanya mengikuti instingku." jawab Jennifer.

__ADS_1


Jonathan memeluknya dengan erat dan menggulingkannya disamping. "Instingmu membuatku gila. Dan itu sangat menyenangkan." dikecupinya kembali wajah istrinya.


Jennifer tersenyum. "Aku bahagia bisa membuatmu bahagia."


Jonathan mengeratkan pelukannya. "Istrihatlah. Masih ada waktu beberapa jam untuk makan siang. Walau sebenarnya aku lebih suka bersamamu sepanjang hari ditempat tidur."


Jennifer memukul dadanya dengan tinju kecilnya. "Kau selalu membuatku kelelahan."


"Kau sangat hebat diranjang, bagaimana aku bisa membiarkanmu lepas dariku." goda Jonathan membuat wajah Jennifer semakin merah.


"Apa kau tidak merasa bosan padaku? Mengingat kau selalu tidur dengan beberapa wanita berbeda." tanya Jennifer.


"Omong kosong Jenni. Dengan yang lain aku hanya melampiaskan nafsuku, dan itu hanya sebuah hubungan intim sekilas dan itu benar benar dulu sebelum aku menikahimu." Jonathan mengingatkan.


"Bukankah itu juga yang dulu kau katakan padaku." ejek Jennifer.


"Aku mengatakannya saat aku belum sadar jatuh cinta padamu. Sekarang sangat berbeda." Jonathan mengingatkan kembali.


"Jadi apa sekarang?" goda Jennifer.


"Kita bercinta karena aku sangat mencintaimu." jawab Jonathan sambil memeluknya dengan erat.



Happy Reading All...


Jangan membaca negatifnya aja ya...

__ADS_1


Tapi ambil hikmah cerita cinta mereka...


Dukung terus, Like n Komen...😘😘😘


__ADS_2