
Kondisi kesehatan Satria kini sudah terbilang sangat baik.
Dan mereka berencana akan pulang ke indonesia.
Untuk syukuran atas kesembuhan Satria dan acara pertunangan Bunga dan Satria.
3 hari kemudian . . .
Tepatnya pada tanggal 20 januari . .
Mereka mengadakan pesta pertunangan, di sebuah hotel mewah . .
Tamu undanganpun tampak begitu ramai yang datang . .
Ruangan itu di desain sangat mewah, elegan dan indah, tentu saja karena itu adalah acara pertunangan keluarga orang yang kaya raya . .
Tak lupa juga bunga mengundang sahabatnya Rina.
Di kamar hotel. . Bunga berdiri di depan kaca . . Di pandangi dirinya yang kini tampak sangat cantik .
Bisa di bilang seperti tokoh puteri-puteri di dalam dongeng . . Cantiknya memukau.
Rina yang kebetulan menemaninya di kamar langsung terpesona.
" Wah . . Wah . . Sumpah kamu cantik banget looh bung ? Pantesan aja Satria jatuh hati sama kamu . . ! Dia terus memandangi bunga yang ketika itu sedang menggunakan gaun berwarna pink . . Model bajunya mengkilat-kilat.
" Makasih sob ? Dia tersenyum . . Senyum yang sangat manis.
" Oke . . Sama-sama sobatku ? Sekarang kita . . Ke ruang pesta ya ?
Bunga cuma mengangguk, dan Rina menggandeng tangan sahabatnya.
Sesampainya di ruang pesta.
Semua mata terpana melihat pesona seorang bunga . .
Satria tiba-tiba mendekatinya . .
" Bunga . . Demi Allah kamu cantik banget ? Pujinya pelan.
Mendengar perkataan Satria Rina menyenggol bahu sahabatnya itu. Tersenyum sedikit lucu. . Begitu juga dengan bunga dia hanya merespon dengan kernyitan di keningnya.
Dan terus berjalan maju.
Beberapa menit kemudian
Acara di mulai, dengan penuh resapan.
Satria telah resmi memasangkan sebuah cincin berlian di jari manis Bunga.
" gue mohon . . Jangan pernah lelah mencintai gue bung . . Apapun itu keadaannya ? Berjanjilah . . .? Berjanjilah . .
Satria berbisik pelan. Tatapannya sangat lembut . . Dan siap untuk melelehkan hati. Bunga tersenyum . .
" tentu . . Pangeranku ? Jawabnya pelan.
Setelah itu . . Dia akan membawakan sebuah lagu special untuk bunga nya.
Seputih cinta ini ingin kulukiskan
__ADS_1
di dasar hatiku
Kesetiaan janjiku untuk pertahankan kasihku padamu
Bukalah mata hati
Ku masih cumbui bayang dirimu di dalam mimpi
Yang mungkin tak kan pernah membawamu di genggamku
Dirimu di hatiku, tak lekang oleh waktu
Meski kau bukan milikku
Intan permata yang tak pudar,
Tetap bersinar mengusik kesepian jiwaku
Ku coba memahami,
Bimbangnya nurani tuk pastikan semua
Tak akan ku ingkari,
Terlalu banyak cinta yang mengisi datang dan pergi
Namun tak pernah bisa,
Lenyapkanmu di benakku...
Dan tentu saja . .
Begitu banyak tepuk tangan meriah dari para tamu undangan. Tak lupa juga ucapan selamat yang tak henti- henti. Acara sudah berjalan sesuai rencana. .
Acara di nyatakan selesai . ..
***
Mendung menyelimuti kota itu . .
Sepertinya hujan akan turun dengan deras malam ini.
Bunga terbaring lelah di sprim bed kamarnya. .
Setelah melewati berbagai hal
Matanya mulai mengantuk dan sekarang dia ingin tertidur nyenyak di kamarnya dahulu.
Namun tiba-tiba . .
Mama datang mengetuk pintu kamarnya.
" TOK . . TOK . . TOK
Suara itu terdengar sangat cepat.
" Sayang . . . Apakah kamu sudah tidur ? Tanya mama nya kemudian.
" belum ma . . ? Dia langsung beranjak dari tempat tidurnya dan membuka pintu.
__ADS_1
" Ada apa ma ? Tanya lagi.
Mama nya tak menjawab dia tiba-tiba memeluk tubuh anak gadis nya itu.
" Maaaa ? Lirihnya lagi, bunga merasa heran kenapa mama nya terlihat begitu aneh sekali.
" Sayang . . Kita harus segera kerumah sakit ? Ucapnya kemudian. Bunga masih tak mengerti.
" Apa yang terjadi ma ?
" Sayangg . . Maafkan Mama ? Tiba-tiba wanita itu menangis.
" kenapa ma ? Mama baik-baik aja kan ?
" gak sayang . . Mama gak sedang baik ?
" terus . . Kenapa mama menangis ?
" Satria . . Sayang ?
" sat . . Satria ? Apa yang terjadi sama dia ma ?
" satria kritis . . Dan kita harus segera pergi kerumah sakit !!! Jelasnya lagi. Dia melepaskan pelukan itu.
Entah mengapa kepala bunga merasa pusing sekali ketika mendengar apa yang telah di ucapkan mama nya itu.
Dia tampak memegangin kepalanya.
" sayang . . Kamu baik-baik aja kan ? Tanyanya panik, Melihat hal itu mama bunga menjadi sangat khawatir.
" gak ma. . Bunga gak papa ? Kita harus segera kerumah sakit ma ? Jawabnya lagi.
" ya . .
Keduanya pun bergegas . .
Tak lama setelah itu hujanpun turun . . .
Tampaklah mobil mereka melaju menuju rumah sakit.
Di ruang ICU
Terdengar suara tangisan yang sangat menyayat hati.
Bungapun semakin gelisah . . Apa yang sebenarnya terjadi di dalam sana.
Setelah dokter mengizinkan, keduanya pun masuk ke dalam ruangan itu.
Dan melihat papi dan mami satria sedang memeluk tubuh seorang pria muda yang tengah terbaring lemah tanpa suara . .
" Tante ?? Panggilnya kemudian. Mami menoleh, wajahnya telah di banjirin oleh air mata kesedihan.
" Bunga ??? . . Maafkan tante ? Diapun langsung memeluk bunga dengan suara yang sangat memilukan hati. " Sat . . Satria . . Meninggal bunga ??? Maafkan tante yang gak bisa menjaga dia dengan baik ? Lanjutnya lagi. Seketika kepalanya semakin menjadi pusing . . Lututnya lemas untuk bertahan, agar terus bisa berdiri di tempat ini, di pandanginya lelaki yang tengah terbaring itu . . Seketika jantungnya luruh, hatinya sakit, tangis air matanyapun terus menyeka di lehernya. Nadi darahnya seolah terhenti untuk mengalir. . hancur berkeping- keping perasaannya . . .dia pilu Tak percaya . . Tapi ini kenyataan mimpinya telah menjadi kenyataan yang sangat pahit.
Dia pun menangis terisak-isak. . .
Sembari mendekati tubuh itu dan memeluknya dengan perasaan tak menentu.
" Satria . . Bangun . . Bukankah kamu telah berjanji akan menjadi pendamping hidupku sampai kita tua nanti ? Ayolah . . Buka mata kamu sat ? Sampai kapan kamu akan terus tertidur ???? . . Lihatlah sat ? Dia terus menggoyang-goyangkan tubuh itu sambil terus menangis pilu. " satriaaa . . Bangun . . Aku gak akan sanggup hidup tanpa kamu sat ?? Ku mohon sat . . Jawablah . . . Jangan diam ? Air matanya terus menetes dengan derasnya." Sat . .aku gak sanggup . . . ?
__ADS_1
Namun kemudian pemandangannya sangat gelap. Sayu-sayu terdengar suara tangisan dan suara mama yang terus memanggil namanya. . saling bergantian. . .
Setelah itu diapun tak sadarkan diri.