
Keesokan harinya bunga sudah bangun di jengguknya cowok itu lagi dan sepertinya dia masih tak sadarkan diri.
Di tatapnya lekat wajah tampan itu, dia perhatikan ada tahi lalat kecil menempel di bawah bibir merahnya. Sayangnya lelaki itu tak memiliki identitas, bunga tak menemukan apapun di kantong celana ataupun di kocek baju lelaki malang itu. Entahlah dia itu korban pemukulan atau perampokan.
Tak lama kemudian mama datang menghampirinya.
" bunga ? Sebut mama nya pelan.
" Eh . . Ma ? Dia tersenyum. " sepertinya cowok ini belum sadar ma, apa sebaiknya kita bawa aja dia kerumah sakit ?
" iya . . Sayang itu ide bagus, ? Mama takut dia mengalami luka yang serius ! Jawab mama nya lagi " Oke mama akan telpon ambulance dulu ? Mama nya berjalan dan mengambil handphone di kamar.
Bunga memandanginya saja, iseng-iseng dia nyalakan TV. Dia menonton sekilas berita terbaru. . Pada pagi itu, Alangkah terkejutnya dia bahwa mereka mencari seorang pria yang percis sekali dengan lelaki yang berada di sampingnya itu. Orang yang ada di dalam berita itu telah menunjukan selembar foto. Lengkap dengan nomor kontak.
Apakah dia orang penting ? Sehingga di salah satu chanel Tv memberitakannya.
" Maa . . . . ?? Panggilnya kemudian. Buru-buru dia beranjak dari duduknya dan melangkah mendatangi mamanya di kamar.
" Ada . . Apa sayang ? Sebentar lagi ambulance akan datang !
" iya . .ma, bunga cuma mau kasi tau bahwa ada berita penting ! Ujarnya
" Maksud kamu ?
" iya . . Lelaki yang ada di ruang tamu itu bukan orang sembarang ma ? Mereka tengah mencari keberadaannya ?
" Apakah seperti penjahat ?
__ADS_1
" bukan ?
" lalu ?
" Orang penting ?!
" baik, kita harus segera membawanya kerumah sakit ! Sebelum terjadi hal-hal buruk pada lelaki itu ?
Keduanya saling menatap. Tak lama kemudian terdengar bunyi mesin mobil di depan rumah mereka.
Mama mengintip dari tirai kamarnya.
" Ambulance udah datang . . Ayo sayang ? Ajaknya. Bunga pun mengikutinya. .
Setelah itu seseorang membunyikan bel rumah, mama dan bunga segera membuka pintu.
Mereka mengikutinya sampai rumah sakit.
Setelah itu pihak rumah sakit segera menanganinya. Dia sudah di periksa oleh dokter yang bertugas hari itu.
" sayang . . Apakah tadi kamu sempat mencatat nomor kontak dari mereka ?
" tentu ma ?
" oke . . Berikan kontak itu pada mama ?
Bungapun membuka handphonenya dan segera memberikan pada mama.
__ADS_1
Dia menelpon seseorang.
15 menit kemudian.
Dua orang berpakaian Rapi tiba-tiba menghampiri mama dan bunga.
" Apakah . . Anda yang sudah menelpon tadi ? Tanya pria, di antara salah satu dari keduanya.
" Ya . . ? Mama bunga menjawab
" Terimakasih anda sudah menbantu kami menemukan tuan kami ?
" Ya sama-sama pak ?
Pria itu menyalami Mama bunga dan memberikan sebuah kartu nama dari kocek bajunya. Mama menerima nya saja dan kemudian kedua pria itu pergi.
Mama bunga tersenyum sambil mengelus lembut rambut puteri yang berada di sampingnya itu.
" bunga . . Ayo kita pulang ?
" tapi ma ?
" Ada apa ? Apa kamu mengkhawatirkan lelaki itu sayang ?
Bunga terdiam sejenak namun setelah itu menggelengkan kepala. Sejujurnya dia enggan untuk pergi....entah seperti ada sesuatu yang mengganjal di pemikirannya.
" ayooo... ? mama langsung menggandeng pergelangan tangannya." bung... pria itu cuma mirip, yeaa gak mungkinkan Satria yang sudah benar-benar meninggal tiba-tiba hidup lagi ? mama menatapnya.
__ADS_1
" iyalaaah ma... gak mungkin ! emangnya hantu ? jawab bunga pelan, sambil balas tersenyum