
Tiga hari berlalu . . .
Bunga masih belum sadar dari pingsannya.
Dan bahkan dia tak menyaksikan pemakaman satria waktu itu.
Mama nya bertambah sangat sedih, melihat kondisi buruk yang di alami putri nya itu.
Mentari pagi masuk dari pentilasi jendela kamarnya dan memberikan seribu kehangatannya.
Daun-daun kering di depan rumahnya tampak berguguran. Jatuh bergantian . .
Tapi pada kenyataannya hidup ini hanya milik sang pencipta. .
Takdir ini DIA lah yang mengaturnya. .
Manusia hanya bisa berencana dan menjalaninya.
Mama bunga duduk di samping anak semata wayang nya . Tatapannya kian hampa. . Sedih namun dia harus bagaimana ?
Tak lama kemudian jari jemari bunga bergerak . . Bibirnya berkata lirih.
" satria aaa . . Aku ingin pergi bersama mu ?? Ucapnya kecil.
" Sayanggg . . Kamu sudah sadar ?? Mama menatap wajahnya senang.
" Ma . . Kemana satriaku ??? Apa yang terjadi pada bunga ma ? Tanyanya kemudian, sambil mencelekkan mata.
Mama nya terdiam sejenak.
" Ma . . Bunga pengen ketemu satria ??
" bunga . . Kamu gak akan bisa menemuinya lagi. . Karena satria sudah benar-benar meninggal dunia sayangg ??? Dia sudah di makamkan ?! Kamu sudah 3 hari gak sadarkan diri ?!
Bunga terdiam, tiba-tiba air matanya jatuh menetes di tiap lekuk pipi mulusnya. Dia sangat menyesal.
" Mama yakin kamu pasti kuat sayanggg . . ? Ucap mama nya lagi.
__ADS_1
" bunga gag yakin ma ? Ini berat ma ? Ini sakit ? Dia terus menangis dan mama pun terus menenangkannya.
***
Sehari setelah bangun dari pingsan.
Bunga berjalan menelusuri jalan setapak di sebuah pemakaman.
Dan berhenti di sebuah batu nisan yang belum lama di makamkan.
Dia duduk bersimpuh. . .
Pandangannya sangat sakit . . Dia sadar bahwa satria tak akan pernah kembali. .
Pelan dia letakan karangan bunga di atas nisan satria.
Air matanya pun menetes lagi.
" Seandainya kamu menyadari betapa hancurnya hati ini . . . Melihat kenyataan yang seperti mimpi buruk. Yang tak ingin membuatku tertidur walaupun sedetik saja.
Kepergianmu menempatkan luka terdalam yang mungkin tak kan pernah terobati dengan apapun sat . . Lirihnya pelan. Dia tertunduk sedih.
" Bungaaa ??? Ucap seseorang yang tiba-tiba ada di belakangnya. Tanpa dia sadari,
Perasaannya menjadi tak menentu.
Kemudian dia menoleh . . .
" Reza . . . ??
" Iya . . Ini aku bung ?? Jawab cowok itu tegas.
Bunga seakan tak percaya dengan apa yang dia lihat. Dia jadi berpikir apakah dia berhalusinasi ??
" Apakah aku sedang bermimpi ? Ujarnya lagi.
" gak . . Bung ? Kamu beneran ngeliat aku ? Reza pratama mencoba untuk menyakinkannya.
__ADS_1
Seketika itu bunga pun menangis tersedu-sedu . . Yang kian membuat perasaan Reza sangat iba padanya.
Tanpa dia sadari cowok itupun memeluknya . . .
" bunga . . Aku harap kamu gak akan sedih lagi ??? Karena umur satria udah di batasin sama Allah segini ? Mungkin rencana Allah lebih indah . . ??
Bunga hanya terdiam. .
Kenapa dia tiba-tiba merasa sangat tenang di samping cowok itu.
" Sekarang . . Kita pulang yaaaa . . Kita doaiin aja semoga Amal baik satria di terima sama Allah. Karena dengan air mata itu tidak cukup meringankan bebannya di akhirat sana ? Ucap Reza panjang. . Bunga mengangguk.
Dan kemudian mereka berjalan meninggalkan pemakaman itu.
Setelah beberapa menit mereka pun sampai di rumah bunga.
Reza tersenyum pada nya . .
Entahlah kenapa dia merasa canggung dengan cowok di hadapannya ini . .
Seakan-seakan dia melihat mata satria ada pada Mata Reza.
Reza telah menceritakan banyak hal kepada nya.
*Dia berkata jujur dan mengungkapkan segala isi hatinya ketika pertama kali mereka bertemu. Tapi dia tau . . Bahwa sahabatnya lebih penting .
" bung . . Maafin aku karena udah pergi ninggalin kamu tapi jujur sebenarnya aku menyimpan cinta buat kamu Tapi lebih baik aku mengalah untuk jauhin kamu dan gak ngabari keberadaan ku saat itu, karena Satria adalah sahabatku sejak kecil bung . . Aku sangat takut melukai hatinya,
saat itu dia bercerita banyak hal tentang kamu bung . . Walaupun sebenarnya hatiku sangat sakit mendengarnya tapi . . Untuk sisa hidupnya yang singkat, . . . .aku berharap dia bahagia bersama seorang gadis yang sangat dia cintai. .karena aku tau dia sedang mengidap penyakit kanker darah di tambah lagi kedua orangtua satria sangat baik sama aku . . .
Aku semakin gag tega buat nyakitin dia Dan ketika aku pergi ke singapura sebenarnya saat itu aku lagi sakit doktet bilang aku mengalami kebutaan permanen.
Bung . . Satria telah mengorbankan mata nya buat aku ??? Tiba-tiba reza berkata sangat sedih . . Mengingat semua yang sudah terjadi. " sekarang . . Kamu bisa melihat Satria di mata ku ?? Tapi sekali lagi maafin aku* ??? . . .
Bunga hanya bisa terdiam mendengar cerita Reza.
Jadi selama ini Rezapun telah mengorbankan cintanya hanya untuk RIO SATRIA PRATAMA seorang sahabat terbaiknya ? Baiklah . . .
__ADS_1
Cinta itu terkadang memang tak harus saling memiliki.