Pria Atau Wanita

Pria Atau Wanita
Episode 12 Broken Heart


__ADS_3

๐ŸŒบ Sambungan๐ŸŒบ



Iklan lewat dulu ya, Sebelum novel berikutnya dimulai.


Mereka lalu pulang ke rumah, Tony ikut club biro jodoh khusus kalangan atas lewat online.


Keesokan paginya, mereka tiba di kantor bersama. karyawati bagian stok datang mengetuk pintu. Saya membuka pintunya dan bertanya.


"Ada perlu apa?" tanyaku.


"Saya mau memberi tahu bahwa stok barang dari Amerika tinggal sedikit dan kabarnya ada banyak barang baru. Ini laporan stoknya." kata Angela.


Saya menerima laporan itu dan memberikan kepada Tony. Tony melihat laporan itu.


"Pesankan tiket untuk 3 minggu lagi karena Visa Amerika bisa disetujui hingga 2 - 3 Minggu. Lalu tolong urus visa bisnis Formulir B1 di kedutaan Amerika lewat online dulu." Kata Tony.


"Iya bos." Kataku.


Tony yang duduk di sampingku memperhatikanku memesan tiket ke New York lewat travel online. Setelah memesan dan melakukan pembayaran, tiket online dikirim lewat online.


Saya lalu mengajukan Visa bisnis Amerika lewat online. Saya melengkapi syarat - syaratnya seperti Paspor, KK, booking tiket pesawat dan hotel beserta rekening tabungan 3 Bulan, untuk saya rekening dari promotor dari Tony.


Kami akhirnya mendapatkan balasan jadwal interview di kedutaan Amerika 5 hari lagi.


"Kita ada kencan ganda lagi nanti malam." Kata Tony.


"Iya bos." Kataku.


"Apakah ada seseorang yang kamu sukai?" tanya Tony.


"Tidak ada bos. Walaupun ada seseorang yang kusukai tapi perbedaan derajat dan dia tidak mungkin suka denganku." Kataku yang sebenarnya adalah Tony yang kusukai.


Kami akhirnya selesai bekerja dan pulang ke rumah untuk persiapan kencan. Tiap pulang kerja saya memberi laporan pekerjaan dan kegiatan saya Kepada George lewat email.


George sedang masa perawatan dan berlatih berjalan.


๐Ÿ’“ Kencan ganda๐Ÿ’“



"Ayo kita pergi kencan lagi, siapa tahu cocok." Kata Tony.


Kami pergi ke rumah wanita lain dengan mobil Ferrari. Setelah sampai di rumah Stevani dan Viola bersaudara.


"Halo, George kamu pilih mana Stevani atau Viola." Kata Tony.


"Terserah bos saja, saya ikut saja."


"Kalau begitu saya dengan Viola yang Rambutnya gelombang." Kata Tony.


Kami lalu kencan di restoran VIP, kami mengobrol. Kami berkencan selama 2 hari. Hatiku merasa sakit melihat Tony dekat dengan wanita lain.


Viola memang cantik, feminim dan lemah lembut. Aku tak kuat, aku tidak mau ikut kencan lagi hari berikutnya. Akhirnya kami pulang ke rumah.

__ADS_1


"Bos, Saya mau memberi tahu bahwa saya tak mau ikut kencan lagi. Bos diantar sopir saja malam ini dan saya mengurus anjing bos saja besok hari Minggu." Kataku.


"Baiklah malam ini saya pergi dengan sopir." Kata Tony.


Tony kencan dengan Viola di mall dan nonton bioskop. Saya menyibukkan diri mencuci pakaian sendiri di mesin cuci. Pakaian dalam kujemur dekat jendela kamarku di lantai dua.


*Ternyata aku kencan dengan Viola tanpa adanya George jadinya tetap kesepian. Aku kencan malah pikiranku memikirkan George.


*Kata hati Tony.


"Saya pulang dulu ya." Kata Tony.


"Besok kan hari Minggu, kita jalan - jalan dari pagi hingga malam ya." Kata Viola.


"Saya ada keperluan, kencannya malam saja ya." Kata Tony.


Tony pulang diantar sopir dan melihat kamar George sudah tertutup. Tony merasa rindu dengan George sudah 5 jam tidak bersama.


๐Ÿ’“Hari Minggu๐Ÿ’“



George keluar dari kamar untuk sarapan dan melihat Tony bermain dengan anjingnya.


"Kita sarapan bersama George." Kata Tony.


"Iya bos." Kataku.


Mereka akhirnya sarapan bersama dan bermain anjing lagi. Aku bermain anjing Pomeranian, bos dengan anjing Golden.


"Ya bos, saya ganti baju dulu saja." Kataku.


Kami sudah ganti pakaian dan mengendong anjing - anjingnya ke dalam mobil. Kami berhenti di depan lapangan golf. Kami bahagia bersama walaupun tidak di restoran dan tempat mewah lainnya.


"Sudah satu jam kita berjemur dan mulai panas, kita kembali saja. Kita mampir ke Supermarket untuk berbelanja." Kata Tony.


Mereka berbelanja bersama, Tony merasa senang berada di dekat George. Tony malas berkencan jika tidak ada George yang merupakan candu bagi Tony.


Saat mereka dalam perjalanan pulang di dalam mobil. Tony memberanikan diri untuk bertanya.


"George, apakah kamu seorang gay? Kenapa kamu tidak mau berkencan dengan wanita." Kata Tony.


"Saya tidak gay, saya tidak suka kencan ganda. Saya ingin privasi, saya tunjukkan pacar - pacar saya yang kusimpan di Hp." Kataku.


Saya memberhentikan mobilnya di tepi jalan perumahan elit yang sepi.



Saya mengeluarkan Hp di kantong celana dan membuka galeri foto. Untung saja saya menyimpan foto saya saat menyamar menjadi kakakku Gerald. Saya menggantikan Gerald untuk kencan dengan para pacarnya.


"Lihat nih bos, semua ini adalah mantan saya." Kataku.


"Kamu ternyata playboy juga ya." Kata Tony.


"Saya mencari yang cocok saja." Kataku.

__ADS_1


" Kalau gitu saya ajak kencan dengan Viola dengan sepeda Harley Davidson biar romantis." Kata Tony.


"Iya bos, selamat menikmati." Kataku dengan kecut.


*Aku tidak mau melihat mereka berdua.


kata hatiku.


๐ŸŒบTony kencan dengan Viola๐ŸŒบ



Tony naik sepeda motor Harley Davidson dan berboncengan dengan Viola. Tony dipeluk Viola dari belakang memang jantung berdebar tapi masih kalah dengan saat boncengan dengan George.


Selama satu jam keliling, Tony mengantar pulang Viola. Tapi saat mau pulang sepeda motor mogok karena jarang dipakai.


"Viola, saya titip montor saya di rumahmu. Saya akan panggil montir dekat sini. Saya mau telpon George untuk jemput saya." Kata Tony.


๐Ÿ“ฒ "George, cepat jemput aku di rumah Villa. Sepeda motornya mogok." Kata Tony.


๐Ÿ“ฒ "Baik bos." Kataku.


*Aku juga jemput pakai sepeda motor saja. Enak Viola bisa dekat dengan Tony dengan naik sepeda motor. Mereka pasti peluk - pelukan.


*Kata hatiku.


Kucari kunci sepeda motor CBR, Kawasaki di ruang kantornya tapi gak ada. lebih baik pinjam sepeda motornya security.


"Pak, boleh pinjam sepeda motornya untuk jemput bos." Kataku.


"Sepeda motor saya buntut, pakai mobil saja bos." Kata Security.


"Tidak, saya ingin naik sepeda motor saja. Tidak apa sepeda buntut yang penting bisa dipakai." Kataku


Saya naik sepeda motor dan sampai di depan rumah Viola. Tony kaget saya pakai sepeda motor jelek tetapi Tony merasa senang bisa boncengan dengan George.


Aku memberi helm milik security kepada Tony. Aku tahu Tony tidak bawa helm karena cuma keliling komplek perumahan saja.


"Bos bagaimana misi kencan dengan Harley tadi?" tanyaku.


"Tadi Viola merangkulku seperti ini, erat dan lama sekali." Kata Tony


Tony sengaja mempraktekkan memeluk George padahal itu adalah alasan Tony saja karena ingin memeluknya. Hati mereka jadi berdebar tidak karuan.


*Ternyata jantungku lebih berdebar dan lebih nyaman memeluk George daripada dengan Viola.


*Kata hati Tony.


"Bos sudah telpon montir khusus motor Harley Davidson ke rumah Viola." Kataku.


"Sudah, biar montir antar ke rumah. Aku ingin coba kencan dengan wanita lain." Kata Tony.


๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ข๐Ÿค’๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ’”๐Ÿ’” ini perasaan George ( Georgina) setelah mendengar Tony ganti teman kencan.


Terimakasih telah mampir ke cerita ini. Minta like, Vote dan komentar ๐Ÿ™.

__ADS_1


__ADS_2