Pria Atau Wanita

Pria Atau Wanita
Episode 15 perpisahan


__ADS_3


Tony menggendong George ala bridal, untung saja badannya agak kurus. Tony yang suka nge - gym jadi kuat menggendongnya. Mereka naik taksi menuju ke hotel. George tiba - tiba minta buang air kecil.


" Aku mau ke kamar mandi, aku mau buang air kecil nih." Kata George.


"Apakah kamu kuat, aku pegang kamu saat berdiri. Bahaya kalau jatuh di kamar mandi." Kata Tony sambil melepaskan sepatu George.


Tony memapah George ( Georgina ) ke kamar mandi, dan tiba - tiba dia muntah dan terkena kemeja hitamnya. Tony langsung menyemprotkan air selang pancuran ke lantai dan baju yang dikenakan Georgina.


Tony ikut menjadi basah saat memapah George ( Georgina) dan menggendongnya ke bathtub. Tony membuka kemeja hitam yang telah basah pada George.


*Aneh kok pakai rompi anti peluru sih. Apakah dia takut ditembak peluru nyasar di New York.


Aku harus buka dan mencucinya, ini sangat bau dan harus di cuci.


*Kata hati Tony.


Tony kaget saat membuka rompinya ternyata George mempunyai gunung kembar yang tertutup Bra hitam. Adik Tony tiba - tiba berdiri.


*Dia seorang wanita, aku lap saja pakai handuk basah. Untunglah aku bukan gay, aku harus pura - pura tidak tahu. Jika tidak dia akan marah tahu bosnya melakukan pelecehan seksual.


*Kata hati Tony.


"Aku mau buang air kecil, minggir." Kata George ( Georgina).


Georgina tiba - tiba berdiri dan keluar dari bath tub dengan sempoyongan. Dia membuka celana panjang dan celana dalamnya. George duduk di closet duduk. Tony kaget melihatnya dan sudah tidak tahan lagi menahan hasratnya.


Georgina berdiri dengan sempoyongan dan Tony memegangnya. Georgina berusaha memakai celananya lagi dengan kesusahan.


Tony membantu memakaikan kedua celananya dengan menutup matanya.


Tony sudah mencuci rompi itu dan mengelapnya hingga kering. Tony memakaikan kembali rompinya ke badan Georgina. Tony mengambil kemeja hitam milik George yang digantung dari kemarin.

__ADS_1


Tony memakaikan kemeja hitam ke badan Georgina dan mengancingnya. Tony akan bersikap tidak terjadi apa-apa. Tony menutup Georgina dengan selimut.


*Jadi George adalah Georgina, aku akan ikuti actingnya. Aku akan berpura - pura menjadi gay dan mengajaknya pacaran. Aku susah tidur membayangkan kejadian di kamar mandi tadi.


Tony lalu ke kamar mandi berusaha menidurkan adiknya dan mandi air shower yang hangat. Setelah beberapa menit kemudian sudah selesai mandi.


Tony mencuci kemeja hitam milik George dan memerasnya menggantungnya dekat AC. Tony lalu tidur dengan nyenyak.


Keesokan paginya, Tony bangun dan menggantung kemeja hitam itu di gantungan yang sama dengan sebelumnya.


George ( Georgina) membuka matanya dan berusaha bangun. Tony duduk di sebelah Georgina dengan memegang dahi untuk mengecek suhu tubuh.


"Maaf bos kelihatannya saya mabuk, apakah saya menyusahkan bos." Kataku.


Kamu mandi dulu saja biar segar, kita sarapan pagi dulu. Kita harus segera pulang ke Manila.


"Iya bos."


Georgina segera membuka sandi tas trolley. Tony tersenyum lihat tingkah Georgina yang misterius. Tony memikirkan cara mengutarakan cinta.


Georgina memikirkan rangkaian kata - kata terimakasih untuk selamat tinggal. George telah sembuh dan 16 jam lagi George menunggu di bandara di Filipina untuk saling bertukar posisi.


Mereka sarapan pagi bersama dan kembali ke kamar untuk mengambil tas trolley. Mereka naik taksi menuju ke bandara. Selama perjalanan Georgina memberanikan diri bicara kepada Tony.


"Bos, saya sudah bekerja selama satu bulan lebih dua minggu. Terimakasih atas kebaikan bos, Saya belikan gantungan kunci. Maaf saya mampu beli yang murah.



"Saya suka dengan hadiahnya, terimahkasih. Aku juga menyiapkan hadiah untukmu juga setelah sampai di rumah." Kata Tony


Georgina ingin menangis mendengar kata - kata Tony, Georgina langsung mengalihkan matanya ke jendela dan memakai kacamata hitam. Georgina sudah memesan tiket dan visa ke Seoul, Korea sejak 2 Minggu yang lalu.


Mereka sudah sampai di bandara internasional John F. Kennedy. Mereka pulang ke Manila dengan lama perjalanan 16 jam. Mereka sampai ke bandara Ninoy Aquino.

__ADS_1


Mereka keluar dari pesawat, Georgina memberi pesan lewat SMS agar bertukar posisi di toilet.


"Bos saya pergi ke toilet dulu." Kata Georgina.


George bertemu Dengan Georgina di toilet. Mereka saling menukar amplop yang berisi KTP, paspor, kartu anggota perusahaan.


Tiket pesawat ke Korea sudah dipesankan oleh George atas nama Georgina.


Mereka saling bertukar Handphone agar tidak curiga. Otomatis Georgina memakai nomor telepon George. Georgina sudah menyimpan nomor telepon teman- temannya di email bukan di SIM card.


Selama ini George menggunakan identitas Georgina, karena foto paspor dan KTP mereka tampak sama.


George asli Keluar dari toilet, sedangkan Georgina masih dalam kamar mandi di toilet pria. Georgina menangis karena berpisah dengan Tony.


Georgina berpikir Tony suka wanita yang feminim dan cantik dari kalangan atas. Georgina tidak kuat lagi menyaksikan Tony kencan dengan banyak wanita cantik.


Georgina ingin bersenang - senang di Seoul, menonton konser para artis Korea. 2 Jam lagi pesawat menuju ke Korea akan berangkat.


George dan Tony pulang ke rumah dengan taksi. George terlihat lebih maskulin, Tony tidak menyadari karena sibuk mengetik pesan kepada sopir perusahaan untuk membeli rangkaian bunga mawar di toko bunga.


Suasana masih jam 9 pagi di Manila, Mereka langsung masuk kerja di kantor. George sudah tahu letak kantornya karena sudah belajar lewat video yang dikirim oleh Georgina.


Georgina sudah masuk ke dalam pesawat menuju ke Seoul, Korea Selatan. Perjalanan butuh 4 jam. tiket Manila ke Soul harganya sekitar Rp. 700rb tapi jika ke pulau Jeju Rp. 3 juta.


Georgina memakai kacamata hitam untuk menutupi matanya yang bengkak. Dia sampai ke Seoul jam 14.30. Georgina sudah sampai di bandar udara internasional Incheon naik bis menuju ke daerah Mapo - GU.


Di daerah situ ada Apartemen kecil bintang 3 yang murah dengan harga sekitar Rp. 350. 000.- Georgina menghemat biaya dengan jalan kaki dan naik bis.


Georgina sudah bisa tidur di apartemen sampai jam 6 sore. Dia melupakan Tony dengan jalan - jalan ke Seoul.


Tony sedang sibuk mempersiapkan dinner di suatu restoran. Mereka dijemput oleh sopir yang sudah membeli paket bunga mawar yang disembunyikan di bagasi mobil.


Tony mengajak George ( asli pria) untuk dinner di restoran. Tony tahu kemarin George adalah wanita saat mabuk. Tony tidak tahu bila hari ini Georgina sudah pergi diganti dengan George yang asli.

__ADS_1


Bagaimana Jawaban George yang gay saat diajak dinner dan ditembak oleh Tony yang baru tahu kemarin George adalah Georgina yang menyamar.


Terimakasih telah mampir membaca novel ini. Minta like, vote dan komentar 🙏.


__ADS_2