Pria Atau Wanita

Pria Atau Wanita
Episode 13 Cemburu Buta


__ADS_3

๐Ÿ’– Sambungan๐Ÿ’–


Sudah, biar montir antar ke rumah. Aku ingin coba kencan dengan wanita lain." Kata Tony.


๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ข๐Ÿค’๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ’”๐Ÿ’” ini perasaan George ( Georgina) setelah mendengar Tony ganti teman kencan.


Kami sampai di depan rumah dan jam 1 siang dan kami makan siang bersama. Aku harus berpura - pura kencan dengan wanita lain nanti malam.


"Bos, saya mau tidur siang. Nanti malam saya ada acara kencan. Bos ada acara makan malam dengan Viola kan." Kataku.


"Baiklah, silahkan." Kata Tony.


jam 6 sore, saya memakai baju santai dan bersiap - siap jalan - jalan ke mall. Aku mau menunjukkan pada Tony bahwa diriku sedang kencan, aku tak mau ikut Kencan ganda. Hatiku sakit melihat Tony dan wanita lain.


"Bos saya pergi dulu ya, boleh pinjam mobil yang sederhana saja." Kataku.


Tony merasa kecewa dan sedih saat tahu George kencan jadi agak malas menjawab.


"Terserah kamu, pilih saja sendiri." Kata Tony sambil cemberut.


"Bos ada masalah? kok kelihatannya bete. Apakah lagi bertengkar dengan Viola?" Tanyaku.


"Tidak apa- apa. oh ya kamu pakai mobil ini saja. Kalau tidak mau pakai mobil ini gak boleh pinjam." Kata Tony.


" Baiklah bos, saya pakai mobil ini." kataku.


*Aku sengaja pilih mobil khusus karyawan karena sudah kupasang GPS, jadi bisa memantau dia pergi ke mana.


* Kata hati Tony.


Tony segera ganti baju dengan kaos, kacamata dan topi, Tony sudah menyalakan GPS di Hpnya. Tony Keluar dengan membawa kuncinya dan masuk ke dalam mobil yang terparkir di garasi.


Tony mengikuti arah GPS, ternyata mobilnya berhenti di SM mall yang jadi satu dengan Shell Residence.


*Sialan dia pergi ke mall atau apartemen sih. Apakah dia tidak pulang malam ini.


*Kata hati Tony.


Tony sudah memakir mobilnya di tempat yang agak jauh dari mobil yang dipakai George ( Georgina). Tony Keluar dari mobil yang diparkir di dalam gedung.



Tony mencari - cari George di dalam mall seakan - akan mau menangkap basah kekasih yang sedang selingkuh.

__ADS_1


*Pasti mereka sedang makan - makan, tidak mungkin George pilih makan di restoran mahal. Dia pasti kencan makan di Food court.


Aku harus ke sana.


* Kata hati George.


๐Ÿ’ฎ Georgina POV๐Ÿ’ฎ


Aku jalan - jalan tanpa arah, aku takut pulang ke rumahku. Tony bisa cek ke rumahku jika tidak pulang ke rumah Tony. Jadi saya pilih Mall SM karena gabung dengan apartemen. Saya ingin sewa apartemen malam ini.


Tiba - Tiba ada yang memanggil Georgina.


"Georgina, Georgina." Kata seseorang di belakangku.


"Kamu, James kan. Apa kabar? kita sudah lama tidak kuliah lagi." Kataku.


"Kamu sekarang pindah di Manila. Aku ada bisnis di sini. Sebenarnya mau pulang ke Bangkok 3 jam lagi pesawatnya. Ayo kita makan bersama, kita ke food court saja." Kata James.


Mereka lalu ke Food court dan memesan makanan. Tony lalu memakai kacamata hitam dan topi dan menutup wajahnya dengan buku menu makanan.


*Ternyata George sedang kencan dengan seorang pria bukan wanita. George bohong ternyata dia pilih cowok ganteng sebagai pacarnya. Aku kok jadi cemburu dan sakit hati.


* Kata hati George.


"Georgina, kamu ini kok belum berubah. Kamu masih saja tomboi. Kamu ada perlu apa kesini, kelihatannya tidak mungkin shopping.


"Saya mau sewa apartemen malam ini saja, aku ingin refreshing. Saya capek bekerja." Kataku.


"Aku sewa apartemen di sini juga, Sebenarnya check out besok siang. Jadwal penerbanganku malam ini karena ada keperluan mendesak aku harus pulang. Kamu boleh pakai apartemen yang kusewa."


"Akhirnya makanan pesanan kita datang." Kataku.


"Kamu kerja di mana?" Tanya James.


"Aku kerja sementara saja di suatu tempat menggantikan kakakku. Rencana aku mau kerja di Amerika dengan visa kerja." Kataku.


"Papaku punya perusahaan cabang di Los Angeles, kamu bisa mulai kerja kapanpun kamu mau. No telepon kamu masih sama? " Tanya James.


"Sudah ganti, saya beri nomor telepon Thailand dan Filipina ya. Nanti saya kirim surat lamaran kerja lewat email ya." Kataku.


"Oke, Sebenarnya kamu ini cantik lho kalau Rambutnya dipanjangin." Kata James.


"Sebenarnya saya potong rambut karena permintaan kak Gerald. Kita kan menjadi tetangga sebelumnya, kamu tahu kan Gerald selalu minta aku menjadi dirinya untuk kencan dengan pacarnya." Kataku.

__ADS_1


"Kita dulu bertetangga dan sekolah bersama dari SD dan SMA, kami pindah di rumah yang besar. Untungnya kita kuliah di tempat yang sama. Kamu nanti bisa kerja di perusahaanku." kata James.


" Iya, kita selalu bersama dari SD. ha....ha..." Kataku


"ha. ....ha....ha.... sungguh lucu." Kata James.


*Sialan, George tidak pernah tertawa lepas seperti itu terhadapku. Kelihatannya George suka dengan pria itu.


*Kata hati Tony saat melihat dari jauh.


"Kita sudah selesai makan malam, ayo kuantar di mana letak kamar apartemen. Sekalian aku mau ambil tas Trolley dan dokumen." Kata James.


Tony dan James berjalan menuju ke lorong yang mengarah ke apartemen.


*Mereka kemana? kok menuju apartemen. apakah mereka mau menjalin hubungan cinta satu malam. Aku harus ikuti mereka.


*Kata hati Tony.


James dan George ( Georgina) masuk ke dalam lift. Tony memperhatikan angka di atas lift berhenti di lantai berapa.


Mereka mau naik ke lantai 20, tapi terhenti di lantai 10 karena ada orang lain yang masuk. Tony mengira George berada di lantai 10. Tony masuk ke dalam lift satunya dan menekan tombol angka 10.


Tony berhenti di lantai 10 dan berjalan melewati koridor. Tony menguping satu persatu tiap pintu. Tony duduk di kursi tunggu di ujung koridor selama setengah jam.


*Lebih baik aku tunggu di rumah saja. Mereka pasti bercinta ala gay. Mengapa hatiku amat marah? Aku harus tenang.


*Kata hati Tony.


๐ŸŒบDi kamar James lantai 25๐ŸŒบ


James sedang mandi dan menata pakaian ke dalam tas trolley. Dia mengambil kartu nama di tasnya dan memberikan kepada George.


"Aku pergi dulu ya, ini kartu namaku dan ini apartemen's cardlock." Kata James.


James keluar dari apartemen dan menuju ke bandara. Tony gelisah menunggu Georgina di ruang tamu. Tony tertidur pulas di sofa seperti menunggu kekasihnya yang pulang dari perselingkuhan.


Georgina sedang tidur nyenyak di apartemen. Tony mengecek GPS mobil di HP, posisi mobil masih sama di mall dan Apartemen itu. Tony sudah berpikir kotor tentang George dan p


temannya di apartemen.


Tony akhirnya menelepon George tapi telepon tidak aktif karena kehabisan baterai. Georgina lupa membawa power Bank ataupun charger.


Tony ingin rasanya memperkosa George ( Georgina). Tony sudah kehabisan akal sehatnya.

__ADS_1


*Tapi kalau kupaksa bercinta dia akan tambah membenciku. Aku takut dia keluar kerja, seminggu lagi berangkat ke New York.


Terimakasih telah mampir ke novel ini. Minta like, vote dan komentar ๐Ÿ™.


__ADS_2