
🌺Tony Depresi🌺
Sudah 6 bulan melakukan pencarian, Tony tidak semangat kerja. Semua pekerjaan diurus oleh George. Tony masih mengirim para detektif di Filipina dan Thailand.
Orang tua Tony mulai kuatir Kepada Puteranya, apalagi mendapatkan penjelasan dari Asisten George. Bahwa Tony sedang patah hati kepada adiknya George yaitu Georgina.
Orang tuanya Tony juga membantu mengirim detektif mencari Georgina.
🌺Los Angeles🌺
Aku sibuk bekerja menjadi Manajer keuangan di perusahaan tekstil " Success Tekstil" di Los Angeles yang merupakan cabang dari perusahaan milik James.
Aku mendapatkan fasilitas apartemen, dan menolak fasilitas mobil. Aku tidak mau hutang budi terlalu banyak kepada James. Aku masih belum sepenuhnya melupakan Tony.
Aku berpacaran dengan orang Amerika selama 4 bulan. Aku masih tidak dapat melupakan cinta pertamaku yaitu Tony.
Aku dan Tony sudah membuat kenangan kebersamaan sejak di Barcelona.
🌺8 bulan kemudian🌺
James mulai tertarik kepada Georgina yang tampak feminim. Suatu ketika ada laporan keuangan gak masuk akal dari laporan keuangan di perusahaan Thailand.
James menjadi marah - marah kepada tim keuangan di Thailand. James melampiaskan kepada sekretarisnya Chintia yang umurnya 5 tahun lebih tua dari James.
Chintia Juga curhat kepadaku dan minta solusinya. Aku menemui James agar tidak melampiaskan kepada Chintia. Kita akan menyelesaikan bersama di Bangkok.
James, Chintia dan aku terpaksa ke Bangkok untuk mengadakan pertemuan dengan para investor. Tony juga datang menghadiri pertemuan untuk bertemu perwakilan perusahaan di Los Angeles.
Para investor sudah datang lebih dulu. James dan tim terlambat datang setengah jam.
Tony dan George sebagai penerjemah Sebenarnya tidak mau datang karena sudah merasa pasti tidak menemukan Georgina.
Saat pintu ruang pertemuan dibuka masuklah James diikuti oleh Chintia dan aku. Tony kaget dengan perubahan penampilanku lebih feminim.
Tony mengepalkan tangannya karena cemburu melihat James bersama denganku lagi. Aku kaget melihat Tony dan George menjadi investor.
Aku menjadi gelisah dan berdebar kencang. Aku berusaha bersikap tidak mengenali Tony dan bersikap tenang.
__ADS_1
Aku menerangkan dengan bahasa Thailand dan bahasa Inggris tentang laporan keuangan yang salah dan memohon maaf.
"Saya akan menghitung ulang pembagian keuntungan kepada para investor dari dalam dan luar negeri. Saya akan melihat daftar para investor di sini."
Saya menerima daftar para investor dan pembagian keuntungan saham.
"Saya sudah selesai menjelaskan tentang laporan keuangan ini. Saya akan menghitung kembali berdasarkan dokumen ini. pidato selanjutnya kuserahkan kepada Pak James. Saya keluar dulu karena ada keperluan mendesak." Kataku.
*Aku harus keluar lebih dulu, pulang ke hotel. Aku harus lari dan menghindar.
*Kata hati Georgina.
Tony juga permisi Keluar untuk mengejarku.
Tony mengikutiku , memegang tanganku dan memelukku.
"Aku merindukan dirimu, aku tak bisa melupakan dirimu. Aku sudah menyukaimu sejak kamu menjadi pria. Maafkan aku, seandainya aku menerima kenyataan diriku mencintaimu tanpa takut menjadi gay. Aku tak akan kehilangan dirimu." Kata Tony.
"Maaf, anda salah orang. Kamu perhatikan diriku ini beda kan." Kataku
"Yang berbeda cuma Rambutnya. Kamu tanyakan kepada George. Aku sering mabuk memikirkan dirimu. Aku sudah berhenti mengencani para wanita. Aku tunjukkan keseriusanku. Kamu boleh hukum aku apapun , tapi jangan hukum aku dengan meninggalkan diriku. Kumohon." Kata Tony.
"Entahlah, aku sudah membuat rencana untuk maju melihat ke depan dan tidak mau menoleh ke masa lalu. Aku butuh waktu." Kata ku.
"Aku minta nomor telepon kamu, jika tidak aku akan buat keributan di kantor ini. mana hpmu?"
"Kita dinner nanti sore ya." Kata Tony.
"Aku tidak bisa, aku harus menghitung kebenaran semua laporan ini. Maaf aku mau melihat semua keuangan di sini." Kataku.
Tony duduk di kursi melihatku bekerja membuka setiap komputer. keesokan paginya Tony juga datang menemui aku dan memperhatikanku bekerja.
"Tony, bisakah kamu tidak buat aku malu." Kataku.
"Aku akan memperhatikan kamu bekerja sampai kamu mau dinner dan menikah denganku."
"Maaf aku tak mau ribut dengan orang tuamu." Kataku.
Tiba - tiba ada telepon intern dari Resepsionis berdering.
☎️ " Maaf Bu Georgina, ada ibu Diana mau bertemu dengan anda." Kata Resepsionis.
Saya langsung turun menemui tamu di bawah, Tony terus mengikutiku. Aku kaget ternyata ibu Diana yang merupakan mamanya Tony menemuiku.
"Kamu pasti Georgina kan."
__ADS_1
"Kita lebih baik ke cafe di sebelah." kataku.
Kami bertiga keluar dari gedung lalu pindah ke cafe di sebelah gedung.
"Saya mohon terimalah Tony, menikahlah dengan putraku. Mama tak mau putraku menjadi gila. Aku tahu kamu takut bila mama tidak merestui kalian. Mama segera datang kemari mohon kepadamu." Kata Bu Diana.
"Suasana makin panas. aku mendinginkan pikiranku dulu dengan makan es krim." kata Georgina.
"Bos, satu porsi es krim." Kataku kepada pemilik cafe.
Saya makan es krim dan berpikir, akhirnya es krim habis. Tony dan Bu Diana sedang menunggu keputusanku.
"Kita coba jalankan dulu dengan kencan besok pagi, hari Minggu saya tidak ada kerjaan. Jemput aku di rumahku." Kataku.
"Sungguh, Aku akan berusaha tidak mengecewakan dirimu." Kata Tony.
"Mama lega, segeralah menikah. Mama pulang dulu, pilot menunggu mama untuk pulang ke Manila." Kata Bu Diana.
💖kencan hari Minggu💖
Kami masuk ke dalam mobil dan Tony membukakan pintu mobil. Saya lalu tersenyum.
"Kenapa kamu tersenyum?"
"Aku ingat saat menjadi asistenmu saya yang selalu membukakan pintu untukmu dan menjadi sopir. ha....ha..kini kamu yang membukakan pintu untukku dan menyetir mobil sendiri. kok bukan George yang menyetir." Kataku.
"Aku ingin kita hanya berdua saja."
Mereka berkencan dan saling berbincang di restoran.
" Kamu jangan minum wine terlalu banyak. 2 gelas kamu sudah mabuk. nanti minta diantar buang air kecil. jangan marah keperawanan
yang kamu jaga kuambil." Kata Tony.
"Jadi kamu melihat tubuhku saat mabuk di New York." Kataku.
"Iya, aku ingin sekali memakanmu waktu itu. Aku bahagia sekali ternyata kamu seorang wanita. Sebenarnya aku ada niat menjadi gay denganmu. Aku berusaha berganti kencan dengan para wanita cantik tapi tidak bisa melupakanmu." Kata Tony.
Tony lalu memegang tanganku dan mencium tanganku. Tony mengeluarkan cincin berlian.
"Maukah kamu menikah denganku, aku tak mau pacaran terlalu lama. Aku sudah tidak tahan menunggu kamu." Kata Tony.
__ADS_1
"Beri aku waktu 2 bulan mencari pengganti saya di Los Angeles. Saya harus mencari manajer keuangan yang baru dan berpengalaman di LA. Saya tidak enak tidak bertanggung jawab meninggalkan pekerjaan saya di perusahaan." Kataku.
Terimakasih telah mampir membaca novel ini. minta like, vote dan komentar 🙏.