Pria Atau Wanita

Pria Atau Wanita
Episode 14 New York City


__ADS_3

πŸ’” Keesokan paginyaπŸ’”


Pintu di ruang tamu terbuka jam 5 pagi, George ( Georgina) kaget melihat Toni tidur di sofa. Georgina menggoyangkan badan Tony.


"Bos, apakah bos mabuk setelah kencan kemarin?" tanyaku.


"Oh, kencanmu tadi malam amat menyenangkan dan aku capek untuk naik ke atas. Itulah sebabnya saya ketiduran di ruang tamu." Kata Tony.


*Hatiku sakit mendengar perkataan ini, makanya aku tak mau pulang. Aku merasa seperti menunggu suami sedang selingkuh. Aku pilih tidur di luar rumah.


*Kata hatiku.


"Kamu kok pulang pagi, pasti kalian bercinta. Apakah dia cantik?" tanya Tony.


"Ehm, cantik sih. Jadi bos tidak perlu mencari wanita lagi untuk aku. Saya tidak mau menjadi obat nyamuk atau menjadi lilin." Kataku.


"Kamu mulai sekarang harus menemani aku kencan atau kamu kupecat. Kamu harus selalu berada di sisiku." Kata Tony.


"Aku juga butuh kencan juga dengan pacarku." Kataku.


"Kalau begitu ajak pacarmu ikut Kencan dengan kami. Apakah kamu malu pacarmu tidak cantik?" Kata Tony.


*Mengapa bos Tony menjadi marah? aku takut melihat amarah dia sekarang. Aku harus menuruti perintah dia.


*Kata hati Georgina.


"Iya bos, saya akan menemani kalian berkencan. Kita harus bersiap - siap pergi ke kantor." Kata George ( Georgina).


*Jika kamu berkencan dengan pria, Mengapa tidak memilih aku? Aku tahu kamu pasti mencari pria gay dan kamu menjauhiku karena aku kencan banyak wanita. Argh aku bingung, aku harus mencari wanita yang bisa menyembuhkan aku.


*Kata hati Tony.


Mereka sampai di kantor, Tony melampiaskan kemarahannya Kepada George dengan memberikan banyak pekerjaan. Georgina merasa kewalahan dengan pekerjaan yang diberikan Tony.


Selama seminggu saat pagi hari diberi pekerjaan setumpuk, jika saat sore hari George ( Georgina ) harus antar Tony kencan. Georgina sudah tak kuat lagi, hatinya sudah sakit apalagi melihat Tony kencan dengan para wanita cantik.



Tony sengaja menyuruh George ( Georgina) menemani Tony berkencan. Tony ingin tahu perasaan George cemburu / tidak. Tony juga mencari wanita yang dapat membuat Tony melupakan George.

__ADS_1


Pada hari Minggu, mereka akhirnya pergi bersama ke New York city. Penerbangan butuh waktu sekitar 16 jam. Tempat duduk kami dipisahkan oleh meja lagi.


Sejak kasus George ( Georgina) tidur di apartemen hubungan mereka sudah renggang. Tony masih merasa marah dan cemburu dan mencari wanita cantik untuk mengobati hatinya.


Setelah sampai di New York mereka naik taksi menuju ke hotel.


Perjalanan dari Manila ke new York sekitar 16 jam dan perbedaan waktunya Manila lebih cepat 12 jam daripada New York.


Berangkat dari Manila jam 7 pagi Perjalanan 16 jam jadi di Manila jam 11 malam dan waktu Manila lebih cepat 12 jam dari New York. New York masuk jam 11 siang, mereka tiba di hotel jam 12 siang waktu New York.


Mereka sudah booking kamar sejak 3 Minggu yang lalu di Millenium Hilton New York Hotel. Mereka harus reservasi ulang dan harga kamar paling murah bila dikurs menjadi Rp. 1.867.000,-.


"Ingat ya George, jika kamu tidur sendiri berarti potong gaji kamu, kamarku twin bed." Kata Tony.


*Aduh jika aku menginap seminggu bisa habis gajiku ini. Apakah aku setuju saja tidur sekamar dengan Tony? Tempat tidur kan pisah. Booking hotel bisa dibatalkan.


"Bagaimana apakah kalian jadi pesan 2 kamar atau satu kamar." Kata Resepsionis.


"Kami pesan satu kamar tapi tempat tidurnya pisah atau twin bed." Kataku.


*Apakah aku ini begitu menakutkan bagimu, padahal kamu sudah tidur bersama satu malam dengan pria itu di apartemen.


Mereka akhirnya tidur sekamar dengan ranjang terpisah. Tony senang bisa sekamar lagi dengan George ( Georgina).


Tapi mereka menunggu waktu check-in hotel jam 3 sore. Mereka makan siang bersama di hotel itu. Setelah makan siang mereka duduk di lobby hotel.


Aku sibuk mengirim pesan kepada kakakku George bahwa kami sudah sampai di New York.


πŸ’¬ Georgina: " Kami sudah sampai di New York, seminggu lagi kami pulang."


πŸ’¬ George: " Aku sudah lancar jalannya, aku sudah kuat. Saat kamu pulang sampai ke Filipina kita langsung bertukar di bandara."


πŸ’¬ Georgina: " Semoga sukses kak, ingat kamarmu di kamar tamu dekat kamar bos Tony. Aku akan tulis daftar nama klien, alamat dan foto klien juga barang yang dipesan. Kak George harus mempelajari lagi.


πŸ’¬ George: " Baiklah, semoga sukses di sana.



Sudah jam 3 sore, kami bisa check in di kamar hotel, saya membawa 8 pakaian dalam. Memang lebih berat daripada aku bingung cucian.

__ADS_1


Tony sibuk membuka laporan di laptop dengan matanya sesekali melihat kepada George ( Georgina).


"George, ayo bantu saya kerjakan dan mengecek laporan keuangan." Kata Tony.


George mendekati meja dan duduk di kursi tanpa sengaja tangan mereka bersentuhan saat mengambil mouse. Bersentuhan saja rasanya seperti tersengat listrik bagi mereka berdua.


Setelah mereka selesai mengerjakan laporan langsung tidur. Tony menjadi tenang jika George di ruang yang sama, jadi tidak kuatir mikirin George sedang apa di kamar sebelah.


Sekarang tiap kali setelah mandi Tony selalu memakai kaos, Tony berusaha agar suasana ini tidak menjadi cinta.


Sudah 5 hari mereka sibuk bertemu dengan para klien dan memesan produk kesehatan, kosmetik, alat olahraga, fashion. dan hari ini adalah hari terakhir di New York.


Klien produk sepatu mengajak Tony dan George untuk pergi ke Club sebagai acara perpisahan.


"Kalian besok siang pulang ke Manila, kita adakan pesta dulu. Ayo silahkan minum." Kata Mr. Jack.


"No, i don't want drink it." Kataku.


"George, minum cuma 1 gelas saja. Kamu membuat klien tersinggung." Kata Tony dengan bahasa Filipina.


"Ok, Mr. Jack just one glass." Kataku.


Saya minum satu gelas Wine, tapi sudah buat aku sedikit pusing.


"One glass again for me." Kata Mr. Tom.


"George, satu lagi untuk menghormati dia. Saya juga sudah minum 3 gelas masih kuat." Kata Tony dengan bahasa Filipina.


"Ok, my last drink." Kata George.


Setelah minum di gelas ke dua, Aku sudah agak mabuk dan pusing. Wine itu terlalu keras, jalanku menjadi sempoyongan. Aku tertidur di bahu Tony.


"Kurasa dia sudah mabuk, seperti perempuan saja minum 2 gelas sudah mabuk. kita selesaikan pestanya sampai di sini dulu. Kami pulang dulu ke hotel dengan taksi." Kata Tony.


"Ok, be carefull. See you again." Kata Mr. Jack


Tony menggendong George ala bridal, untung saja badannya agak kurus. Tony yang suka nge - gym jadi kuat menggendongnya. Mereka naik taksi menuju ke hotel. George tiba - tiba minta buang air kecil


Terimakasih telah mampir membaca novel ini. Minta like, Vote dan komentar πŸ™.

__ADS_1


__ADS_2