
🌺 Barcelona🌺
Saat aku memasuki kamar, kuletakkan trolleyku dan mengambil trolley yang bos bawa. tas kuletakkan di kursi. Aku mencari sofa tapi tidak menemukannya. cuma 2 kursi duduk saja. Maklum sisa kamar hanya ini, kurang fasilitas.
Bos Tony langsung masuk ke kamar mandi untuk mandi karena sudah 20 jam tidak mandi. Saya menunggu giliran untuk mandi.
Kulihat luar jendela yang masih gelap dan jam di dinding menunjukkan jam 12 malam. Tapi tadi aku sudah tidur malam di pesawat. Mamaku tiba - tiba meneleponku.
📲"Selamat pagi anakku Gina yang cantik. Bagaimana kabarmu? Mama sudah di Thailand tadi malam." Kata mama dengan bahasa Thailand.
📲 " Ma, Jangan panggil Gina, nanti kalau bos yang angkat telpon lagi bisa gawat. Saya George ma." Kataku dengan bahasa Thailand.
"Aduh mama lupa baru bangun nih padahal sudah jam 6 pagi. mama lupa kalau kamu menyamar." Kata Mama.
"Sekarang aku di Barcelona, Spanyol. Mama tahu kan perbedaan waktu kita 6 jam. Jadi jangan telpon aku di saat jam tidur." Kataku.
"Ingat belikan mama baju kemeja ya. Nanti, mama doakan bosmu tahu kamu seorang wanita dan mencintaimu. Apa Kalian tidur sekamar atau beda kamar?" kata mama.
"Beda kamar, Lagipula Bosku suka sama Geovanna. Bos tidak suka kepadaku, kami hanya bos dan karyawan. Mama janganlah berpikir macam - macam, dia sudah dijodohkan dengan orang lain" Kataku dengan bahasa Thailand.
Tiba - tiba pintu kamar mandi terbuka. Bos keluar dengan handuk putih milik hotel yang dililitkan di pinggang. Saya langsung memalingkan muka untuk tidak melihat badannya yang rajin fitness.
📲 "Ma, Saya tutup dulu telponnya. Ada bos datang." Kataku dengan bahasa Thailand.
Saya langsung menutup telepon dan segera mandi. Aku bawa tas kain yang berisi pakaian dalam wanita. Setelah berganti pakaian kini aku bingung bagaimana mencuci pakaian dalamku ini karena menginap 3 hari di sini.
Setelah aku selesai mandi, pakaian kotorku dan milik bos kujadikan satu ke dalam kantong. Saya segera keluar dari kamar menuju ke tempat Resepsionis untuk minta tolong laundry.
"Saya mohon pakaian dalam kantong ini dilaundry. Didalamnya ada pakaian dalam wanita milik saya, tolong dirahasiakan ya." Kata saya kepada Resepsionis dengan bahasa Spanyol.
"Baiklah, besok sore pakaiannya akan selesai. akan kuantar langsung ke kamar tuan." Kata Resepsionis.
"Jangan, biar saya yang ambil. Bosku tidak mau diganggu dengan urusan laundry." Kataku.
"okay," kata Resepsionis.
Saya segera naik ke atas dan bersikap bisa saja. Saya masuk ke dalam kamar dan duduk di sofa pendek.
"Hai George, kamar ini tidak ada fasilitas sofa panjang untuk tidur. Kamu tidur di sebelahku saja. Kita kan sama - sama pria, Jika kamu merasa canggung berarti kamu ada perasaan suka terhadapku." Kata Tony.
"Tidak, aku biasa saja, saya merasa tidak pantas tidur seranjang dengan orang asing apalagi atasan saya." Kataku.
"Sudahlah, tidur saja. Aku tak mau bekerja dengan asisten yang sakit karena kebodohannya sendiri kurang istirahat. Besok malam kita ke Stadion Camp Nou, nonton Liga Champion 2018" Kata Tony.
"Bos, apakah tidak jadi ke La Roca Village untuk stok jualan." Tanyaku.
"Saya nunggu black Friday lagi diskon besar-besaran, bisa diskon 80 - 90 persen. Aku mau senang - senang dulu bebas jauh dari Sherly." Kata Tony.
"Baiklah saya akan tidur bos, istirahat." Kataku
Saya tidur di sebelah bos, jantungku berdebar keras. Aku merebahkan diri di ranjang yang empuk. Saya dan bos berusaha memejamkan mata yang sebenarnya tidak ngantuk. Sebenarnya waktu di Filipina adalah pagi hari.
Guling adalah pemisah antara aku dan Tony. kami berusaha memejamkan mata, tanpa terasa satu jam kemudian kami tertidur. Tertidur dari jam 2 pagi sampai jam 6 pagi yang merupakan waktu Spanyol.
🌺Jalan - jalan di Barcelona🌺
Pagi -pagi saya bangun pagi lebih dulu untuk mandi dan bersiap - siap. Bos Tony kemudian bangun dan segera mandi. Saya menata pakaian di tas trolley dan menguncinya dengan kode.
Bos keluar dari kamar mandi dengan mengenakan celana boxer saja. Aku langsung buang muka memakai sepatu sport. Tony sudah selesai berpakaian santai. Kami langsung sarapan di bawah.
"Apakah Bos sudah pesan tiketnya?" Tanyaku.
"Sudah pesan 2 tiket sejak 2 Minggu yang lalu lewat online." Kata Tony.
"Wah bos menyelam sambil minum air. Nonton Liga Champion 2018 sama kerja. Club mana yang akan tanding nanti malam."
"Barcelona vs Chelsea, nanti malam akan bertemu.
"Lalu kita ke mana bos, pertandingan sepakbola kan malam." tanyaku
"Jalan - jalan dong sama lihat mall di sini."
Setelah makan kami pergi jalan - jalan dengan taksi, setengah jam kemudian kami sampai di Barceloneta Beach.
Kami melepas sepatu dan berjalan kaki menyusuri tepi pantai. Kami sampai ke Pantai Sant Sebastia dan mampir makan siang di Beach Garden. Sebelum pesan makanan kami ke toilet untuk cuci kaki dan memakai sepatu.
*Jantungku berdebar berjalan berdua dengan Tony menyusuri pantai yang biru. Kami juga melihat para gay di sini. Apakah Tony menyukai aku yang berpenampilan pria.
*Kata hatiku
#Jantungku, pikiranku, hatiku saling berperang antara logika dan perasaanku saling bertempur. hatiku makin menyukai George yang manis dan lembut. Jantungku berdebar. Sedangkan logikaku melarang aku menjadi gay, aku adalah pria normal.
*Kata Tony
Setelah makan siang kami pergi ke tempat shopping Maremagnum. Kami lihat barang - barang branded di dalam mall. Bos membeli Jas yang mahal.
"George kamu boleh pilih jas yang mana, anggaplah tanda terima kasihku telah menemani saya seharian." Kata Tony.
"Terimakasih bos, Saya mau jas yang ini saja bos." Kataku.
__ADS_1
Setelah bos membayar semuanya, kami keliling mall lagi. Kami melihat outlet menjual cindera mata Barcelona FC. Kami membeli sepasang kaos Barcelona FC, buat dipakai pertandingan nanti malam.
Kami mampir ke cafe makan camilan dan minum jus alpukat. Setelah itu kami pergi ke Aquarium Barcelona. Kami melihat banyak pasangan tidur di dekat aquarium karena lelah.
"Bos saya capek, saya ingin tidur juga. Saya mau sewa matras dan selimut. Masih 5 jam lagi bos, sungguh aku mengantuk." Kataku.
"Baiklah aku juga sewakan selimut, aku juga mau tidur." Kata Tony.
Kami melihat berbagai ikan seperti ikan pari, ikan hiu dan lainnya sambil tiduran. Ada pengunjung pasangan pria yang lewat dan memberi kami selamat.
"Selamat ya kalian berani untuk menunjukkan kepada semua orang bahwa kalian adalah pasangan kekasih." Kata si A.
"Oh tidak, kami hanya teman saja." Kataku.
"Kami hanyalah teman kerja saja." Kata Tony.
"Kalian Tampak serasi, kita foto kalian dan memberi kepada kalian sebagai perenungan betapa serasinya kalian." Kata si B
Si B memfoto kami berdua yang sedang duduk di matras dengan latar belakang aquarium, waktu itu ikan hiu sedang lewat.
Si B memberikan kertas foto itu kepada kami.
"Mana fotonya, kufoto lagi di Hp dan Hp mu. Foto yang ini aku simpan dulu di dompet. Kamu kan sudah simpan foto kita yang satunya saat di bandara." kata Tony
"Sudah bos, Saya mengantuk. aku mau tidur dulu." Kataku karena sangat mengantuk.
"Ya kita tidur dulu." Kata Tony.
Kami berdua tidur berdampingan dan tanpa sengaja saling merangkul. Para pengunjung banyak memfoto kami dan meletakkan fotonya di tangan kami.
Tiga jam kemudian kami terbangun dan melihat diri kami saling berpelukan tidurnya.
Aku segera duduk dan mengumpulkan foto - foto kami. Di belakang foto tertulis "kami mendukung kalian."
Bos Tony juga melihat foto - foto itu malah tertawa. Tony menyimpan satu foto saat kami berpelukan di dalam dompet.
"Bos kenapa di simpan?" tanyaku.
"Aku mau tunjukkan kepada Sherly, agar dia merasa jijik kepadaku lalu minta putus. Aku akhirnya bebas dan berpacaran dengan adikmu." Kata Tony.
Aku berikan foto saat kami tidur berpelukan kepada bos. Kami lalu mengembalikan selimut. Kami masuk ke kamar mandi pria untuk cuci muka dan berganti pakaian dengan kaos Barcelona FC.
Kami pergi ke Stadion Camp Nou dengan taksi, 8 menit kemudian kami sampai di tujuan.
⚽ Stadion Camp Nou⚽
Bos menunjukkan tiket online itu, kami masuk ke dalam stadion sesuai kursi. Kami mendapatkan kursi di tengah.
Kami mengikuti Pertandingan babak 16 besar Liga Champions di Stadion Camp Nou Barcelona tanggal 14 Maret 2018, Rabu malam.
Lionel Messi mencetak dua gol dan satu assist pada laga tersebut kepada Ousmane Dembele. Barcelona pun lolos ke perempat final dengan agregat 4-1 atas Chelsea.
"Hore Messi menang, telah mencetak gol tercepat dan ke 100 di Liga Champions 2018."
Kata Tony.
Kami menunggu para penonton pulang, setelah agak sepi kami akhirnya pulang.
Kami mencari taksi tapi tidak dapat, kami berjalan kaki sampai di suatu restoran.
Kami makan Pizza di Restaurant Bugui Braseria.
"Bos kita harus cari taksi, kalau jalan kaki sekitar 6 jam, kalau naik taksi cuma setengah jam bos." Kataku.
"Semua hotel penuh, bisa gila aku mendapat hotel yang jauh. Kendaraan juga sulit di malam hari."
Kami duduk menunggu di pinggir jalan sambil makan pizza. Tanpa disadari hubungan kami menjadi amat dekat. Kami menjadi terbiasa bersama hampir 24 jam.
Suami istri saja cuma bisa berkumpul saat di rumah saja dan di ranjang. Tapi aku dari pagi sampai malam, bahkan tidur seranjang dengan bos. Kami terpisah cuma sekitar 1 jam saja itupun Karena mandi pagi dan sore.
Satu jam kemudian ada taksi yang lewat. Kami akhirnya bisa pulang naik taksi. Saya sampai di hotel dan si Resepsionis menghampiri saya.
"Tuan ini laundry milik tuan sudah dilaundry. total tagihan nanti saat totalan check out." Kata si Resepsionis yang tersenyum karena aku lucu menyamar menjadi pria
*Mengapa hatiku merasa cemburu saat si Resepsionis berambut pirang tersenyum kepada George. Apakah aku mulai takut kehilangan dia?
*Kata hati Tony
Kami langsung masuk lift menuju kamar kami. Tony mandi terlebih dahulu, dia keluar dengan celana boxer. Saya langsung masuk kamar mandi.
Saya keluar dari kamar mandi dan merebahkan diri karena capek. Kami gunakan guling sebagai pemisah diantara kami.
💓Kamis pagi💓
Tony membuka matanya dan melihat saya tidur sambil memeluk badannya. Kakiku melingkar di badan bos seakan dia guling.
Tony memandang wajahku, tangan Tony yang berada di pinggangku selama tidur justru tidak melepaskan.
*Wajahnya Sebenarnya cantik mirip seperti adiknya. Apakah saya suka memandang wajahnya karena dia mirip Geovanna. Aku merindukan dia, biarlah aku menganggap George adalah Geovanna
__ADS_1
*Kata hati Tony
Tony akhirnya mandi dan berpakaian. Tony memukulku dengan bantal guling.
"Ayo mandi cepat, kita sarapan di bawah." Kata Tony.
Saya segera bangun dan mandi, Setelah mandi aku sarapan. Saya menitipkan laundry bajuku dan Tony kepada Resepsionis.
" Bos, apa jadwal kita selanjutnya." tanyaku.
"kembali ke kamar, kerja online. kita periksa laporan di laptop." kata Tony.
Mereka bersama melihat laporan di laptop, Georgina yang menyamar menjadi George mengerti komputer dan akuntansi.
Georgina duduk menghadap ke balkon Sambil bekerja. Tanpa terasa Tony memandangi terus Geovanna Tony menganggap dirinya adalah Geovanna atau George.
( Geovanna adalah adik Georgina. Georgina sempat menyamar menjadi Geovanna berambut panjang saat di Thailand dan bertemu dengan Tony. Episode 2)
"Ayo kita jalan - jalan mencari udara segar." Kata Tony
"Ya bos, bosan nih." Kataku.
Kami turun ke lantai dasar dengan lift. perutku tiba - tiba berbunyi minta makan.
"Ha....ha.... Kita lupa sudah melewati makan siang. Ayo kita makan.
Kami langsung makan siang di hotel. Kami makan dengan serius. Setelah makan kami jalan - jalan ke luar hotel melewati lapangan golf yang butuh waktu 7 menit.
kami juga melihat Circuit de Catalunya, merupakan tempat arena balap mobil Formula 1 dan Grand prix Spanyol, juga balap MotoGP yang pernah diikuti Valentino Rossi dari Italia.
Kami masuk dan menonton para pembalap sedang berlatih.
"Ayo kita kembali saja, George kenapa kamu di Filipina sendirian?" tanya Tony.
"Aku ingin mandiri saja." Kataku.
Kami lalu membahas pekerjaan di kantor dan para Staff. 8 menit kemudian kami sampai di hotel. Kami melihat ada Lapangan tenis.
"Bos, ayo kita tanding main tenis." kataku.
"Ayo, siapa takut. Siapa yang kalah harus memijat yang menang." Kata Tony
*Aduh gawat, kalau begitu aku pura - pura kalah saja. batinku
Kami bertanding bulu tangkis dan sengaja aku kalah.
"Bos, saya kalah. Saya akan memijat bos." Kataku.
"Ayo kita ke gym, ototku terasa mulai lembek. Kamu harus banyak makan dan nge - gym. Supaya badanmu besar dan berotot." Kata Tony.
Kami mulai latihan fitness, Badanku terasa pegal semua. Tony melihatku lelah, dan mengajak renang biar segar.
"Ayo kita renang bersama, " Goda Tony yang tahu George pemalu.
"Tidak bisa bos, Saya pergi ke rumah ruang WiFi saja." Kataku.
Aku segera kabur dan melihat fasilitas spa dan message.
"Permisi bu, Tolong dirahasiakan kalau saya ini wanita. Saya minta dilayani spa dan message. Badanku pegal semua." kataku
"Mari silahkan masuk." kata Pelayan.
Saya merasa segar kembali setelah di massage selama 1 jam. Saya akhirnya kembali ke kamar. Kulihat Tony yang sedang menonton TV.
"Kamu kemana saja, tadi Saya mampir ke ruang WiFi. Kok kamu tidak ada." kata Tony.
"Saya habis jalan - jalan, saya mandi dulu bos." Kataku.
*Aku merasa kesepian tadi saat berenang sendirian, tadi aku renang 10 menit saja. Aku mencarimu di manapun. Kamu sungguh misterius. Aku mungkin seorang Gay.
*Kata hati Tony.
Georgina sudah mandi dan memakai perlengkapan Penyamaran menjadi George.
"Bos saya mau ke bawah untuk makan malam dan mengirim pakaian kotor untuk di laundry." Kataku.
"Ayo, kita dinner bersama." Kata Tony
Kami turun ke bawah dengan lift. Saya menghampiri Resepsionis dan memberi kantong yang berisi pakaian kotor untuk dilaundry.
"Ayo, bos. Kita makan."
Kami makan malam bersama, dan kulihat di sebelah meja kami sepasang gay sedang makan malam bersama dengan mesra. Mereka duduk dekat dan kadang saling menyuapi. Saya menjadi risih, tapi Tony tidak risih malah jadi ingin mesra - mesraan.
Kami akhirnya selesai dinner, dan kembali ke kamar. Saya langsung sikat gigi dan tidur. Tony pun tertidur setelah sikat gigi.
Terimakasih telah mampir membaca novel ini. Minta like, vote dan komentar 🙏.
.
__ADS_1