Protagonis Kedua [Omniscient Reader]

Protagonis Kedua [Omniscient Reader]
008 | IDENTITAS GANDA


__ADS_3

008 | π—œπ——π—˜π—‘π—§π—œπ—§π—”π—¦ π—šπ—”π—‘π——π—”


Luar Angkasa.


Bintang-bintang langit malam memang indah, tapi itu tidak menghilangkan perasaan sepi dan ketenangan yang luar biasa. Tidak pernah ada perubahan.


Di bangku kereta bawah tanah. Seorang laki-laki berambut hitam, berkulit putih dan tergolong seusia remaja 15 tahun duduk. Sebuah boneka kayu berbentuk manusia, menggunakan kemeja krem, celana pendek hitam, dan mantel putih. Sebuah kalung jam yang terus berputar terkait di leher sang boneka. Mata sang anak itu sekarang sedikit berkedut.


'. . . Yeon?'


Anak itu tampak sedikit gelisah di kursinya saat banyak pertanyaan muncul dalam pikirannya.


'. . . Bagaimana Kim Dokja bisa bertemu Yeon? Tidak, tidak. Ini tidak mungkin.'


Semakin anak itu memikirkannya, semakin dia tidak tenang. Mengcekengkram boneka di pelukannya, seolah-olah inggin boneka itu menyatu dengannya di detik berikutnya.


'Yeon selalu bersamaku! Tidak ada Yeon kedua! Kim Dokja seharusnya tidak pernah . . .


. . . Ini, ini . .


. . . Mimpi! Ya! Mimpi.'


Anak itu menyakinkan dirinya sendiri dan terus mengucapkan 'mimpi' dalam kepalanya seperti mantra tanpa akhir.


Semuanya hanya mimpi.


Tidak perlu khawatir.


Yeon hanya satu, bukan dua.


Yeon sudah berjanji.


Yeon itu palsu.


Yeon . . .


Yeon . . .


Yeon . . .


Yeon selalu di sisinya.


Yeon selalu dalam pelukannya.


Yeon tidak pernah meninggalkannya.


Yeon tidak pernah lepas dari matanya.


Ini hanya mimpi.


Dia dan Yeon aman.


Itu yang terpenting.


[Keterampilan Eksklusif Modifikasi Realitas bergetar hebat]


"Uhukk . . ."


Membuka matanya, orang itu mulai sedikit batuk saat ada rasa panas di tenggorokannya.


[Rasi Bintang 'Mother Of Humanity' senang anda selamat.]


[Rasi Bintang 'The World Serpent' mengatakan bahwa anda sebelumnya tidak bernafas.]


[Rasi Bintang 'King Of Heroes' mengatakan anda menakuti para rasi bintang dengan mati suri anda.]


[Rasi Bintang 'Sun Monarch' terkesan dengan perubahan situasi.]


[Rasi Bintang 'The Nine Tail' menyeka air matanya dan menatap anda dengan terkejut.]


[Rasi Bintang 'Secretive Plotter' mengembuskan nafas panjang dan mengatakan anda telah membuatnya takut setengah mati.]


[Rasi Bintang 'Supreme Holy And Darknes' menatap inkarnasinya. Mencari penjelasan.]


[Rasi Bintang mensponsori anda 7.000 koin.]


Setelah rasa di tenggorokannya mereda. Go Eunyeon bangkit dari tanah tempat dia 'tidur' dan membaca deretan pesan rasi bintang.


'Aku selamat. . . '


Go Eunyeon berpikir saat pikirannya masih agak bingung, sepertinya dia sebelumnya memimpikan sesuatu, tapi dia tidak ingat.


Lupakan. Itu hanya mimpi.


'Di situasi seperti ini, apa yang harus di lakukan? Oh benar . . .'


Menghirup udara bebas. Hatinya telah lega, mulutnya tanpa sadar mengucapkan.


"Inilah namanya udara segar kebebasan."


Mengucapkan kata keren ala protagonist check.


[Rasi Bintang 'The Nine Tail' menatap anda dengan berbagai emosi.]


[Rasi Bintang 'Sun Monarch' sedikit terkesan pada udara di sekitar anda.]


[Rasi Bintang 'King Of Heroes' membuka mulutnya tapi tidak mengatakan apapun.]


Melihat pesan Gilgamesh. Go Eunyeon merasa bangga, dia pasti setuju dengannya sampai tidak bisa berkata-kata.


[Rasi Bintang 'The World Serpent' mengatakan dengan lantang anda telah mati suri di atas tumpukan sampah.]


Gubrakk-!


Go Eunyeon merasa rasa malu menjalari seluruh tubuhnya. Tanpa sadar dia mundur selangkah tapi kakinya justru bertemu botol kaca.


Tanpa halangan. Dia jatuh.


. . . Ke tumpukan sampah di belakang.


Kedua kalinya.


Tidur di sampah check.


Rasa malu double check.


Aib bertambah check.


Go Eunyeon sekarang berpikir bahwa pindah rumah ke dasar bumi tidak buruk.


Go Eunyeon sekarang hanya inggin mengatakan . . .


"ITU BUKAN AKU!!!"


Tidak semua protagonis lahir untuk bertindak keren-


...━━━━━━━━━━━━━━━━━━...


Kim Dokja yang sedang memegang duri hampir kehilangan kendali saat rasa malu meletus secara tiba-tiba.


"I-i-ini tidak! I-itu."


[Rasi Bintang 'Demon-like Judge of Fire' tercengang pada perubahan situasi.]


Kim Dokja menjadi gagab saat dia mencoba menstabilkan emosinya tak terkendali.


[Rasi Bintang 'Abyssal Black Flame Dragon' mengatakan kulit anda menjadi merah muda dan berubah warna seperti bunglon.]


[Rasi 'Prisoner of the Golden Headband' berdehem.]

__ADS_1


[Pengaruh Fourth Wall melemah untuk sementara karena anda terlalu terbuai.]


Kim Dokja dengan sedih menemukan bahwa dia inggin membeli rumah, lebih tepatnya membuat rumah di inti bumi.


Ini . . . Jelas, ini . . .


"ITU BUKAN AKU!!!"


-Dan tidak semua pembaca bisa apatis saat melihat protagonis mereka melakukan tindakan aib pada diri sendiri.


Dan yang terburuk adalah . . .


. . . Sang pembaca ikut salting.


Double aib check.


...━━━━━━━━━━━━━━━━━━...


Pria bermantel hitam, Yoo Jonghyuk, menatap Ichthyosaurus yang berenang menjauh dengan wajah netral.


Kakinya melewati dinding pengaman dan pesan menyelesaikan skenario terdengar di telinganya.


Semua orang terkejut saat melihat ada orang yang selamat selain mereka, dan Yoo Jonghyuk ikut terkejut karena tidak melihat orang yang dia cari.


Mendekati dengan penuh keraguan, Yoo Sangah maju lebih dulu.


"A-anu, permisi tuan. Apa tuan melihat Dokja-ssi? Dia seorang pria berpakaian-"


"-Dia masih hidup."


Memotong pembicaraan, Yoo Jonghyuk melihat sekeliling untuk konfirmasi, tapi melihat sekeliling ke wajah orang-orang tidak dikenalnya (Kecuali Lee Hyunsung) Kegembiraan di hatinya menurun.


Dia tidak ada di sini.


Pada awalnya, Yoo Jonghyuk mengira bahwa orang itu sudah menyelesaikan skenario dan dia tinggal menjemputnya di balik dinding pengaman.


Kekuatannya sendiri tidak lebih lemah darinya. Pertumbuhannya juga cepat, jadi Yoo Jonghyuk tidak mengira dia tidak menyelesaikan skenario.


Tapi dia tidak di sini.


Pernahkah Yoo Jonghyuk berpikir dia akan mati? Tidak.


Bahkan jika dia inggin mati. Hanya dia yang layak untuk membunuhnya secara pribadi.


Dan para rasi bintang yang mengikutinya seperti anjing tidak akan membiarkan dia mati. Tapi karena dia tidak berada di sini, berarti dia menggunakan semacam keterampilan yang membuatnya keluar dari skenario.


Ini pasti ulah pria itu.


Kim Dokja. Siapa itu? Apa dia benar-benar Nabi?


Yoo Jonghyuk tidak tahu. Tapi jika dia benar-benar seorang Nabi, dia akan sangat berguna di masa depan. Dan mungkin pria itu bisa membantunya melawan 'itu' di masa depan.


Dia hanya bisa menelan rasa kekesalannya kembali.


Belum.


Yoo Jonghyuk belum bisa membunuhnya.


Yoo Jonghyuk tidak bisa membunuh manusia bermanfaat sepertinya sebelum dia menggunakannya dan memanfaatkanya sampai kering.


Saat manfaatnya berakhir.


Dia akan membunuh Kim Dokja.


...━━━━━━━━━━━━━━━━━━...


Staf Biro Administrasi saat ini di buat sibuk oleh sistem


Sistem masih beroperasi secara normal dan sempurna seperti biasa, tapi ada satu kejanggalan yang aneh, ini membuat Biro kebingungan.


Karena ini menyangkut salah satu inkarnasi paling menjajikan dan di minati banyak rasi bintang, Biro tidak bisa terlalu ceroboh.


Ini adalah pertama kalinya rasi bintang 'Supreme Holy And Darkness' menunjukkan minat, bahkan sampai memilih menjadikannya inkarnasinya.


Para staf berulang kali mencari, tapi tidak ada kesalahan dalam sistem, semua berjalan normal dan hanya satu inkarnasi yang menunjukkan tanda-tanda tidak normal.


Pada saat pemilihan sponsor, tanpa kerusakan apapun pada sistem, pensesoran tak terkendali banyak muncul di seputar inkarnasi ini.


Ada keluhan dari beberapa rasi bintang karena pensesoran yang terus muncul dan mengatakan bahwa sistem rusak.


Biro tidak punya pilihan selain memeriksa, memeriksa, dan memeriksa berulangkali.


Tapi tidak ada kesalahan apapun yang terdeteksi di sistem!


Hal yang membuat Biro lebih terkejut adalah saat mereka mencoba menelusuri latar belakang inkarnasi ini.


Ada dua file yang ditemukan soal inkarnasi ini.


Satu wanita, satu pria.


Dengan kata lain, inkarnasi ini memiliki indentitas ganda.


Masalahnya adalah saat Biro mencoba menyelidiki latar belakang pertama milik inkarnasi ini, tidak ada jejak. Benar-benar tidak ada.


Seolah-olah telah lenyap.


Jika bukan karena file kedua yang mengatakan bahwa inkarnasi ini sebenarnya hanyalah anak adopsi dari panti asuhan tertentu, Biro mungkin tidak akan pernah mengetahuinya.


Identitas laki-laki inkarnasi ini mudah di temukan tapi identitas wanitanya hilang tanpa jejak.


Apalagi dengan datangnya banyaknya pensesoran yang tidak jelas, Biro tahu bahwa ada yang tidak beres dengan inkarnasi satu ini.


Tapi mereka juga tidak bisa memaksa inkarnasi untuk membuka mulutnya secara paksa, sponsor dan mata para rasi mengawasi inkarnasi ini dengan ketat.


Pada akhirnya, Biro hanya bisa mengawasi dan mewaspadainya untuk saat ini. Mereka tidak bisa bergerak gegabah.


Adapun informasi yang di beli oleh para rasi, Biro hanya memberikan identitas laki-lakinya.


+


Nama : Go Seojin (Pria)


Planet : 8612


Ras : Manusia


Umur : 24 tahun


. . . .


Status : Pewaris keluarga Go


Pekerjaan : Mahasiswa Universitas


+


Biro tidak memberikan informasi secara rinci untuk kerahasiaan. Mereka memberikan informasi yang tergolong normal.


Tapi sampai kapan rahasia ini terus tertutup? Siapa inkarnasi ini sebenarnya? Apa suatu hari akan ada orang yang membongkarnya?


Masa depan yang akan membuktikannya.


...━━━━━━━━━━━━━━━━━━...


"Apa ini benar-benar terlihat bagus?"


Go Eunyeon dengan keraguan memandang baju sekolah pelaut seperti dalam anime yang dia tonton. Itu berwarna biru dan putih yang lucu.


[Rasi Bintang 'The Nine Tail' mengangguk dengan penuh semangat.]

__ADS_1


"Tapi aku lΜΆaΜΆkΜΆiΜΆ lΜΆaΜΆkΜΆiΜΆ."


[Rasi Bintang 'The Nine Tail' mengatakan ini adalah crossdressing.]


[Rasi Bintang 'The World Serpent' bersin dan membawa kursinya menjauh dari rasi bintang 'The Nine Tail'.]


[Rasi Bintang 'The World Serpent' mengeluh dan mengatakan bahwa ekor rasi bintang 'The Nine Tail' selalu menganggu kesenangannya saat menonton.]


[Rasi Bintang 'The Nine Tail' mengeluarkan barang dari tas di sebelah kursinya.]


[Rasi Bintang 'The Nine Tail' mengatakan kepada semua rasi bintang untuk menunduk.]


[Rasi Bintang 'The World Serpent' berteriak nyaring dan mengatakan bahwa itu tidak akan menyakitinya.]


[Rasi Bintang 'The Nine Tail' melemparkan batu secara beruntun]


[Batu mengenai belakang kepala rasi bintang 'The World Serpent' dan tubuhnya tengelam di tumpukan batu.]


Menggelengkan kepalanya melihat tingkah kekanakan dua rasi ini. Go Eunyeon fokus ke pakaian-pakaian yang masih bagus dan tidak akan mudah terlihat kotor di kiamat.


[Sejumlah rasi bintang berpura-pura tuli.]


Seragam pelaut itu terlalu mengelikan, Go Eunyeon tidak bisa membayangkan dia memakainya. Bahkan jika dia memakai identitas wanitanya.


'Hitam lebih cocok untukku.'


[Rasi Bintang 'Secretive Plotter' mengatakan anda harus mencoba warna cerah sekali-kali.]


Oh?


Berpikir sebentar, memang sudah agak lama sejak dia menggunakan warna cerah. Dia selalu berpakaian hitam dan terkesan agak membosankan.


Tapi dia juga tidak suka warna terlalu cerah dan mencolok.


[Rasi Bintang 'Secretive Plotter' mengatakan bahwa kemeja krem tidak jauh cocok dengan gaya anda.]


Mengikuti pentujuk Secretive Plotter, memang ada kemeja berwarna krem tidak jauh, itu masih dalam lemari kaca di depan, plastik masih melindungi pakaian itu, mencegahnya kotor.


Membuka pakaian baru dalam plastik dan berdiri di depan kaca yang memiliki sedikit bercak darah di pinggiran.


"Apa ini cocok?"


[Rasi Bintang 'The Nine Tail' kecewa anda tidak menggunakan seragam pelaut tapi setuju bahwa itu cocok dengan anda.]


[Rasi Bintang 'Secretive Plotter' mengatakan anda selalu cocok dengan pakaian apapun.]


[Rasi Bintang 'Supreme Holy And Darkness' menatap inkarnasinya dengan mata penuh kasih.]


[Rasi Bintang 'King Of Heroes' mengatakan anda adalah inkarnasi yang menarik.]


[Rasi Bintang 'The Mother Of Humanity' mengatakan bahwa anda adalah kecantikan tanpa memandang apapun yang anda pakai.]


Go Eunyeon sedikit tidak nyaman dengan pujian-pujian ini. Tanpa sadar dia menyentuh bagian belakang lehernya.


Jika Kim Dokja di sini, dia akan tahu bahwa protagonis satu ini sekarang gugub.


Rasa tidak nyaman bukan karena dia membecinya. Justru dia senang.


Siapa yang tidak senang saat ada orang yang memujimu?


Hanya saja . . .


. . . Dia kurang terbiasa.


Jika kalian bertanya-tanya bagaimana Go Eunyeon bisa memilih baju. Ayo ikut author sebentar untuk memutar vidio beberapa waktu yang lalu.


Berjalan di atas beton, sisa-sisa asap kota menjadi penghalang untuk melihat dalam jarak jauh. Go Eunyeon yang membawa pisaunya saat teleportasi waspada karena kemungkinan ada musuh di detik berikutnya.


Dia telah meningkatkan seluruh statiknya untuk jaga-jaga, lagipula dia tidak kekurangan koin saat ada tambang koin gratis di belakangnya.


Go Eunyeon sudah membuat rencana di otaknya.


Pertama, cari makanan dan kebutuhan materi untuk bertahan hidup. Seperti obat-obatan dan senjata, dia juga tidak bisa bertarung dengan perut kelaparan kan?


Kedua, jika bisa, temukan peta kota dan daerah sekitar. Peta, ini penting. Di situasi darurat, jika dia tahu struktur bangunan suatu daerah, itu bisa menjadi penyelamatnya, bisa mencari tempat yang cocok untuk bersembunyi dari musuh yang kuat.


Ketiga, cari kendaraan dan mungkin alat elektronik yang masih berfungsi. Go Eunyeon sedikit tidak yakin akan alat seperti telepon, apa di kiamat internet masih ada? Tantu saja tidak, dia hanya mencarinya untuk berjaga-jaga.


Keempat, cari kucingnya yang imut.


Oh betapa Go Eunyeon merindukan kucingnya. Dia berharap bahwa mahluk berbulu itu masih hidup di suatu tempat.


Karena tidak adanya Ball, dia hampir mengalami insomnia setiap malam. Dan para rasi bintang akan mengingatnya untuk makan dan lain-lain di setiap waktu.


Sungguh. Mereka mirip alarm jam yang terus berbunyi dari waktu ke waktu.


Dan Go Eunyeon sediri terkejut dia tidak merasa buruk untuk itu.


Adapun prinsip cara bertahan hidup Go Eunyeon. Itu adalah; Lawan yang lemah dan tinggalkan yang kuat.


Apa ini terdengar pengecut?


Ya, jika kalian hanya melihatnya dari satu sisi.


Orang yang bisa bertahan hidup di kiamat bukan hanya kuat, tapi cerdas. Untuk apa kamu kuat jika tidak bisa menggunakan otakmu dengan baik?


Go Eunyeon bukanlah orang dengan otak otot, dia tenang dan berpikir logis. Di situasi kiamat, di mana kehidupanmu di pertaruhkan, monster kuat merajalela, manusia bukan lagi puncak rantai makanan.


Jika itu lawan yang kuat dan dia tidak bisa melawannya, larilah.


Bahkan jika itu terdengar pengecut.


Selama tahu bahwa ada orang yang lebih kuat di luar sana dan bisa mengancam nyawamu, kamu akan termotivasi untuk menjadi lebih kuat.


Kamu akan merasakan krisis bahaya, dan bekerja lebih keras dan lebih keras.


Pada saat itulah potensi terpendam manusia terlepas dari belenggu. Manusia adalah mahluk yang aneh, selama merasakan ancaman, mereka bisa melakukan apapun. Contohnya di kereta bawah tanah sebelumnya, mereka tanpa ragu memukuli si nenek dan menekan moral mereka.


Mereka inggin nenek itu mati, rasa krisis mendorong mereka melakukannya. Bahkan jika tahu bahwa mereka menjadi pembunuh.


Itulah manusia.


Mereka rapuh dan tidak berarti di alam semesta ini. Sekecil debu dan tidak mencolok.


Tapi juga membawa bahaya tersendiri.


Anehkan?


Mereka juga mahluk pendendam.


Saat mendapatkan kekuatan yang setara, datangi dan lawanlah lagi. Pada saat itu, taruhan hidup dan mati ada di tanganmu.


Jika kamu berhasil dan membunuhnya, kerja kerasmu selama ini membuahkan hasil.


Jika gagal, bukannya kerja kerasmu kurang keras. Hanya saja . . .


. . . Dunia tidak berpihak padamu.


Dan akhirmu telah di tentukan.


Go Eunyeon selalu menyakini bahwa;


Hidup adalah yang terpenting.


Hidup adalah yang utama.


Hidup adalah alasanya untuk terus bergerak.


Hiduplah untuk hari esok.

__ADS_1


Bahkan jika tahu bahwa hanya neraka yang menunggumu.


__ADS_2