Protagonis Kedua [Omniscient Reader]

Protagonis Kedua [Omniscient Reader]
012 | POHON KERAMAT (3)


__ADS_3

012 | 𝗣𝗒𝗛𝗒𝗑 π—žπ—˜π—₯𝗔𝗠𝗔𝗧 (3)


𝗣𝗒𝗩 π—”π˜‚π˜π—΅π—Όπ—Ώ.


Membaringkan tubuhnya di pecahan bangunan yang cukup besar, punggungnya menempel di dinding saat dia menyilangkan kedua tangannya di belakang kepalanya, dia melihat ke arah langit.


'Hujan meteor?'


Di cakrawala, kelap-kelip bintang yang jatuh seperti hujan adalah pemandangan yang spektakuler. Dokkaebi juga melayang di sampingnya, ikut memandang hujan meteor dengan tatapan antisipasi.


("Sudah mulai teryata.")


'Aku punya firasat buruk sekarang.'


Alis Go Eunyeon berkerut halus saat dia memandang cakrawala, dia tidak tahu apa yang akan terjadi tapi pasti itu bukan hal biasa, sesuatu akan mengambil langkah besar, dan pasti hujan meteor semacam kode atau sesuatu dari reaksi yang di tunjukkan dokkaebi.


[Ruang obrolan Choker Personal Unknown aktif.]


|Anda|


Halo? Bagaimana cara saya memanggil anda?


|Γ—Γ—Γ—Γ—| - Lucifer, tidak perlu formalitas antara kita.


|Anda|


Jika itu yang kau katakan, aku tidak akan sungkan. Kenapa kamu memilihku? Seberapa kuat dirimu?


|Lucifer| - Langsung ke intinya, apa kamu tidak takut menyinggung perasaan rasi?


("Kamu benar-benar manusia sombong kan? Dengar, ini bukan karena aku melebih-lebihkan, tapi hidupmu akan sengsara jika melawan kehendak rasi bintang.")


Dokkaebi berputar-putar di udara dan tepat di depan wajahnya, membuat semua pandagannya di penuhi oleh tubuh dokkaebi.


|Anda|


Basa-basi bukan gayaku. Aku inggin mencari kepastian, bukan mengemis kebaikan kalian.


|Lucifer| - Pfff-saat inkarnasi lainnya mengemis koin dari kami, seberapa rendah harga kalian? Manusia sepertimu rela melakukan apapun untuk koin dan perhatian kami, kenapa kau tidak seperti mereka?


|Anda|


Meskipun ada darah manusia mengalir di nadiku, tidak ada aturan yang mengatakan kalau manusia harus sama.


[Rasi Bintang 'Supreme Holy And Darkness' terkekeh.]


[Rasi Bintang 'The Nine Tail' menatapnya dengan bingung.]


|Lucifer| - Jawaban yang menarik, aku tidak salah lihat.


|Lucifer|- Di bandingkan sampah-sampah membosankan itu, kamu cocok dengan kriteriaku, aku terkejut bisa menemukan berlian di antara sampah.


|Lucifer|- Apa itu menjawab pertanyaan pertamamu?


|Anda|


Lumayan. Tapi aku bertanya-tanya, apa kamu sekuat di legenda atau teryata hanya harimau kertas? (1)


|Lucifer|- Keberanianmu patut di apresiasikan nak, tapi sesuatu yang berlebihan adalah pedang bermata dua.


|Anda|


Aku anggap itu pujian, terima kasih.


|Lucifer|- Bicara kekuatan bukanlah hal sepele, sampai batas tertentu, itu adalah rahasia di antara kami para rasi jadi aku tidak akan menjelaskannya secara spesifik.


|Lucifer|- Selama kamu tidak melakukan sesuatu yang berlebihan, aku dapat membantumu.


Membaca baris ini, mata Go Eunyeon sedikit menyipit secara halus.


|Anda|


Win-win yah? Kamu menghilangkan kebosanmu dan aku berlindung menggunakan kekuatanmu.


|Lucifer|- Kamu cepat tanggap, tentu saja ini tidak termasuk jika sinarmu redup.


|Lucifer|- Karena berlian bisa bersinar di antara sampah tapi akan redup di antara berlian yang sama (2)


|Anda|


Apa aku terlihat begitu mudah jatuh di matamu? Meremehkan adalah kelalaian fatal saat bertarung.


|Lucifer|- Masa depan yang akan membuktikannya, apakah kamu akan tetap jadi berlian atau sampah.


|Anda|


Kalau begitu kamu akan menunggu selamanya.


|Lucifer|- Ucapan yang begitu sombong dari seorang inkarnasi.


|Anda|


Jika aku tidak sombong, bagaimana malaikat jatuh sepertimu memilihku?


Menurut legenda, Lucifer dulunya malaikat tertinggi di surga, tapi akhirnya dijatuhkan ke dunia karena kesombongannya. Sifat utamanya adalah sombong dan Go Eunyeon tidak menyangkal kalau dia juga memilikinya.


|Lucifer|- Ha, kami benar-benar mirip sampai batas tertentu.


|Anda|


Aku tersanjung karena bisa mirip dengan malaikat yang terkenal.


|Lucifer|- Apa itu ejekan atau pujian?


|Anda|


Keduanya.


[Rasi Bintang 'Supreme Holy And Darkness' tertawa.]


("Aku serius, sebaiknya cepat beritahu mereka sebelum tersinggung.")


"Apa seorang dokkaebi memiliki waktu luang yang besar? Apa kalian tidak memiliki pekerjaan lain? Atau memang hobi kalian mengurusi masalah orang lain?"


("Dasar manusia sombong! Jika bukan karena aliran rasi di belakangmu, aku tidak mau repot-repot menasehati kalian! Di banding spesies lain di alam semesta ini, kalian tidak berarti seperti semut!") Dokkaebi sepertinya kehabisan kesabaran saat ada nada membentak terkandung dalam suaranya.


|Lucifer|- Kamu pandai bicara provokasi.


'Jadi dia melakukannya untuk rasi bintang, sepertinya aku mengerti sekarang kenapa dia begitu peduli padaku.'


Melihat dokkaebi di depannya, Go Eunyeon berpikir.

__ADS_1


|Lucifer|- Apa kamu kecewa?


|Anda|


Kenapa harus?


|Lucifer|- Dia tidak tulus menghawatirkanmu.


|Anda|


Apa aku terlihat seperti itu?


|Lucifer|- Yah, catatanmu menunjukkan bahwa kamu seperti anak kekurangan cinta.


|Anda|


Begitukah? Itu hanya di lebih-lebihkan.


[Ruang obrolan di non-aktifkan.]


Catatan. Menurut tebakan Go Eunyeon, itu pasti informasi miliknya, tapi dia tidak tahu seberapa banyak mereka mengali masa lalunya. Dia juga mengamati beberapa hal selama ini, seperti. . . Perilaku dokkaebi.


Dia sepertinya sangat menghormati rasi bintang, seolah-olah hidupnya bergantung ke pada mereka, ini menarik minat Go Eunyeon.


Apa sebenarnya rasi bintang itu? Seberapa kuat mereka? Berapa banyak jumlahnya? Apa dia bisa menjadi rasi bintang juga?


Semuanya sangat menarik untuk di jelajahi. Perasaan menemukan hal baru yang tidak akan membuatnya cepat bosan, itu benar-benar rasa segar untuknya.


Ngomong-ngomong, dia juga menemukan hal baru yang menarik sebelumnya.


("Inkar-Uwah!?")


Dokkaebi kaget saat tiba-tiba kilatan merah melewatinya, dengan cepat dia terbang mundur. Baru sekarang dokkaebi menyadari bahwa ada banyak kehadiran yang menatap mereka dalam kegelapan.


Kegelapan toko memberi mereka kesempatan untuk menyatu dengan lingkungan secara diam-diam tanpa ketahuan dari mata fisik.


Mata bulat dokkaebi tercengang saat melihat segerombolan keluar dari celah-celah, mereka sekarang tidak lagi mau repot-repot bersembunyi dan menampakan diri di bawah sinar bulan.


Pesan-pesan dari para rasi membanjiri saluran, kebanyakan dari mereka adalah rasa terkejut sekaligus penasaran.


Merah.


Itu warna pertama yang di lihat dokkaebi dan di depannya sekarang, segerombolan merah terbang mengelilingi Go Eunyeon, berputar-putar di sekelilingnya.


Masih ada sisa jejak darah di tubuh Go Eunyeon yang belum sepenuhnya bersih, contohnya di pergelangan kakinya yang sebelumnya tergigit pohon keramat, meskipun sudah sembuh karena efek botol penyembuhan, masih ada sisa jejak darah.


Dan mereka mengerumuni di mana saja sisa darah berasal.


Itu sebuah serangga.


Memiliki dua sayap bersisik merah melengkung lebar di setiap sisi tubuhnya, sayapnya sangat indah dan seperti bisa memantulkan cahaya bulan. Ada beberapa pola rumit di sekitar punggung, dan karena ukuran tubuh mereka jadi tidak bisa terlihat dengan jelas, dua pasang antena di kepala bergerak-gerak mendeteksi sesuatu.


Ukuran keseluruhan mereka bisa dikatakan cukup kecil tapi cukup besar di dunia serangga normal.


Mulut mereka yang seperti belalai dan dapat di gulung menghisap darah di lantai meskipun kotor. Mereka mencari semua tempat yang bernoda darah.


[Rasi Bintang 'Secretive Plotter' tersenyum lembut.]


[Rasi Bintang 'Mother Of Humanity' bersenandung kecil tertarik.]


Go Eunyeon masih memiliki jejak pecahan cermin yang dia gunakan untuk berkaca sebelumnya, dia duduk dan membuat luka baru di telapak tangannya. Itu tidak besar dan agak menyakitkan sejujurnya.


Antena serangga bergetar dan segera mengerumuni sobekan seperti hiu yang mencium bau darah.


Sebagai dokkaebi, meskipun dia hanya tingkat pemula, dia masih memiliki beberapa pengetahuan yang di ajarkan padanya, contohnya beberapa spesies menonjol dan menarik minat para rasi bintang, dan serangga berterbangan di depannya adalah salah-satunya.


Butterfly Devouring, atau nama aslinya Butterfly Sky Devouring Blood, sebuah spesies monster serangga lama, menurut catatan, nenek moyang mereka ada hubungan dengan raja iblis tertentu, bahkan ada teori yang mengatakan bahwa mereka membawa darah dewa luar di nadi mereka, tapi karena belum terbukti, itu masih di pertanyakan.


[Sesuatu yang tidak diketahui dalam jiwa anda bergetar.]


[Keterampilan Eksklusif 'Modifikasi Realitas' menetralkan getaran yang tidak diketahui.]


"Bukankah selama ini kamu penasaran bagaimana aku bisa keluar dengan lancar? Mereka bisa menjawabnya."


Dokkaebi menelan ludah saat dia bisa menebak sekarang. Dia mulai mengigat semua yang di lakukan inkarnasi ini selama tiga hari terakhir.


Menatap dokkaebi yang tercengang dan pesan banjir dari rasi bintang, bibirnya tanpa sadar melengkung.


'Apa kalian menyadarinya sekarang?'


Rencananya sebenarnya sederhana.


Pertama-tama, karena tidak memiliki kekuatan yang memandai, dia meruntuhkan dasar-dasar toko menggunakan kekuatan pohon keramat sendiri. Selama tiga hari, dia tidak sepenuhnya berlarian tidak menentu tapi juga mengamati.


Benda apa yang cocok untuk jadi pelindungnya? Jika serangan mengenai struktur ini, apakah retakannya bisa bertahan? Apa kelemahan monster itu? Bagaimana cara membunuhnya dengan kondisinya?


Dan dia menemukan cara.


("Kamu menggunakan mereka untuk menetralisir zat korosif? Tapi bagaimana kamu tahu?")


Butterfly Devouring, mereka bukanlah predator teratas tapi ciri khas mereka sangat menakutkan, terutama sifat mereka yang rakus dan pendendam. Seperti bagaimana semut bisa mengangkat benda 5 kali ukuran mereka, butterfly devouring memiliki rasa lapar yang menghawatirkan.


Jangan terkecoh dengan ukuran tubuh mereka yang kecil, sepuluh dari mereka bisa memakan gajah kurang dari dua menit. Sayap mereka yang indah adalah kamuflase terbaik sekaligus pengecoh, perut mereka seperti lubang hitam dan sistem reproduksi mereka sangat kuat.


Mereka juga terkenal dengan kemampuan ilusi dan racunnya yang sangat kuat, hanya obat khusus yang bisa menyembuhkannya.


"Saat monster itu pertama kali keluar dari pot, mulutnya terbuka secara tidak wajar, dan lidahnya menyingkirkan tanah yang ada dalam mulutnya, dan kau pasti tahu apa yang terjadi pada tanah itu."


("Ada yang seperti itu?")


Bihyung mencoba mengigat tiga hari yang lalu pada awal skenario, memang ada. Saat pot bergetar dan pecah, semua sulur itu mencoba memecah pot yang memenjarakannya dan ada satu adegan mulut pohon keramat terbuka dan memuntahkan tanah, lidahnya mengeliat dan mencoba mengeluarkan tanah di mulutnya (Bayangkan seperti manusia yang coba mengeluarkan sisa makanan yang terjepit di celah gigi menggunakan lidah.)


Bihyung benar-benar tidak memperhatikan, fokus utamanya waktu itu melihat sulur-sulur yang menyerang secara liar saat pot pecah dan bagaimana Go Eunyeon segara melarikan diri dari jangkauan serangannya.


Saat melihat bagaimana tanah itu hancur saat bersentuhan dengan air liur pohon keramat, Go Eunyeon tahu bahwa dia tidak bisa bersembunyi di perut monster itu, tanahnya hancur lalu bagaimana dengan pisaunya? Apa itu akan hancur juga?


Jika pisaunya hancur, bagaimana caranya dia keluar dari perutnya?


Tapi tidak ada benda yang bisa menolongnya dari reruntuhan selain pohon.


Lalu dia menemukan sesuatu yang menarik.


Saat dia bersembunyi di celah reruntuhan saat monster itu dalam transformasi waktu tengah hari, dia menemukan beberapa tanaman dan bunga yang patah, pemilik toko ini sepertinya suka memiliki pot bunga sebagai hiasan. Untungnya, monster di skenario ini cuman satu.


Karena saat itu tangan kanannya berdarah (habis di gigit) dan daerahnya gelap, dia tidak bisa melihat secara jelas sampai tangannya bersentuhan dengan sesuatu yang lembut.


Awalnya dia kira itu pakaian atau sesuatu sampai. . .


[Anda menemukan kepompong ulat darah campuran yang hampir menetas.]


'Eh?'

__ADS_1


[Keterampilan 'Butterfly Lv.3' aktif.]


Dan begitu saja Go Eunyeon mendapatkan senjata untuk zat khusus. Keberadaan kupu-kupu ini menjadi senjata utamanya untuk keluar dari perut tanpa terluka, mereka entah bagaimana menggerogoti daging pohon keramat dengan sangat cepat, bahkan zat korosif kalah dengan perut mereka.


Dan paling mengejutkan dari semuanya, itu adalah cara mereka berkembang biak, tidak seperti mahluk normal yang membutuhkan dua jenis kelamin berbeda untuk berproduksi, mereka tidak perlu!


Energi yang mereka cerna sebagian besar di gunakan untuk membelah diri dan menciptakan individu baru lewat daging dan darah mereka. Itu sangat cepat, tiga hari, hanya tiga hari sampai satu kupu-kupu menetas dan menghasilkan lima anak.


Kecepatan macam apa ini!?


Di tambah sekarang karena mereka kenyang setelah memakan mayat pohon, populasi mereka meningkat tajam. Jika dihitung, ada sekitar 20 dari mereka, bahkan lebih.


Selama tiga hari ini, Go Eunyeon diam-diam membudidayakan kupu-kupu ini di bawah reruntuhan, tapi tahu bahwa kupu-kupu ini baru menetas dan masih belum dewasa, mereka belum memiliki kekuatan yang cukup kuat untuk melawan secara langsung pohon kecuali pencernaan besinya.


Dan tahu bahwa kelemahan monster itu adalah tubuh internalnya, Go Eunyeon menyusun rencana untuk menyusup ke dalam tubuhnya tanpa ketahuan.


Untuk efek lebih asli, dia bahkan sampai rela sengaja terluka dan berpenampilan putus asa. Lalu tanpa sepengetahuan pohon keramat, dia menyembunyikan kupu-kupu menggunakan kemampuan ilusi mereka, meskipun ilusinya masih lemah, itu lebih baik daripada tidak sama sekali.


Go Eunyeon membawa dua kupu-kupu bersamanya untuk memasuki perut pohon saat dia melarikan diri dari serangan dengan masuk ke reruntuhan bangunan dan kakinya terjerat sulur pohon setelah memastikan kalau toko akan runtuh dalam beberapa waktu ke depan.


Lalu mengaktifkan [Illusion Shield Lv.3] untuk melindungi sekujur tubuhnya dari zat korosif selama beberapa waktu dan kupu-kupu yang ikut bersamanya melakukan pesta di perut pohon, mereka menggerogoti daging dan menghisap darah dengan penuh semangat, itu favorit mereka.


Saat dalam waktu yang tepat, pilar tidak bisa lagi menompang toko dan itu runtuh.


Pohon keramat sebenarnya mati dari dua arah, dari reruntuhan di luar sekaligus termakan dari dalam tubuhnya sendiri.


Kalah telak.


("Aa-o-begitu. . .") Bihyung sepertinya belum memproses semuanya saat dia mengangguk seperti orang bodoh.


[Rasi Bintang 'King Of Heroes' menggelengkan kepalanya.]


[Rasi Bintang 'The World Serpent' mengaruk kepala botaknya.]


[Rasi Bintang 'Guardian of the Velebit Mountains' bertanya apa pendapat anda tentang pohon keramat.]


"Pendapatku?"


[Rasi Bintang 'Golden Fire Wings' tersenyum dan mengatakan kalau pohon keramat adalah hasil uji percobaan rasi bintang 'Guardian of the Velebit Mountains']


[Rasi bintang 'Guardian of the Velebit Mountains' tersenyum malu dan mengatakan akan lebih menyempurnakan pohon keramat di masa depan.]


Ah.


Mata Go Eunyeon sedikit mengelap saat membaca pesan ini.


'Dengan kata lain, aku hanya kelinci percobaanmu selama ini?'


Dia selamat sekarang, tapi bagaimana jika dia mati? Atau orang lain yang memulai skenario selain dia? Jika selamat baik-baik saja, tapi gagal menyelesaikan skenario? Bahkan jiwamu akan terjebak selamanya dalam ilusi.


Tidak akan ada yang menyukai saat di jadikan sebuah objek percobaan.


"Yah, tubuh pohon keramat cukup lembut karena bisa terpotong dengan pisauku, itu bisa jadi kelemahan fatal."


[Rasi Bintang 'Guardian of the Velebit Mountains' mencatat dengan seksama.]


Dia telah mengamati banyak hal sejak awal skenario, beberapa hal di antaranya seperti reaksi para rasi bintang dan menebak kepribadian mereka dari sana.


Mereka teryata tidak jauh berbeda dengan manusia, bahkan sifat keji mereka samaβ€”


'The Nine Tail' atau gumiho memiliki kepribadian ceria dan berpikir terbuka dari sikapnya selama ini yang di kuatkan dengan fakta dia menyapa rasi bintang baru dan akrab dengan cepat.


'Calamity Of The Fastened' dan 'Sun Monarch' memiliki kejelian dan otak yang tidak di sia-siakan tapi kepribadian mereka agak bermasalah, sengaja atau tidak, mereka seolah-olah memprovokasi rasi bintang lain.


Dan secara mengejutkan, Gilgamesh tidak masuk ke kelompok mereka, Go Eunyeon pernah menonton anime dengan tokoh Gilgamesh di dalamnya.


Gilgamesh di gambarkan sangat sombong jadi dia tanpa sadar beranggapan kalau rasi bintang ini memiliki kepribadian bermasalah.


Ada banyak hal lain yang dia amati, tapi ini semua hanya apa yang bisa dia amati sekarang, dan itu bisa berubah kapan saja.


Kekuatannya belum cukup.


("Bagaimana kamu memiliknya? Apa itu diberikan sponsormu? Siapa sponsormu?")


Bihyung gelisah saat dia melihat bagaimana luka di telapak tangan Go Eunyeon sembuh dengan kecepatan telanjang. Melihat choker di lehernya dan cincin di jarinya, itu sesuatu yang seharusnya tidak dimiliki (dibeli) inkarnasi sepertinya.


Belum pernah Bihyung melihat sponsor memberikan barang seperti itu ke inkarnasi mereka. Harga barangnya bahkan bisa membuat mata rasi bintang berkedut, jadi siapapun sponsor Go Eunyeon pasti sangat kaya.


Fakta lainnya yang membuatnya gelisah adalah bagaimana inkarnasi ini seolah-olah tidak merasakan sesuatu yang salah.


Bagaimana dia melakukannya?


Bihyung tidak bodoh. Sebagai seorang streamer, dia telah mengawasi berjalannya skenario dengan matanya sendiri (secara harfiah, dia yang memiliki channel.)


("Sebenarnya siapa kamu?")


Bihyung dapat mengatakan kalau inkarnasi ini tidak bisa selamat bukan tanpa alasan, cara dia bertarung dengan putus asa, wajah penuh tekad tapi yang hampir menyerah, ketakutan saat bagaimana dia akan gagal, Bihyung melihat semuanya!


Itu terlalu nyata hingga . . .


Kupu-kupu di sekitarnya mulai berterbangan searah dengan perintahnya saat mereka mulai menjauh dan terbang ke langit malam, menyebar ke segala arah.


Kecuali enam kupu-kupu yang dia budidayakan di awal, semuanya menyebar dengan tujuan tidak diketahui.


"Pergilah."


Tidak tahu apakah karena pembiasan cahaya bulan atau mungkin karena dia berhalusinasi, Bihyung dengan linglung menatap Go Eunyeon yang tersenyum dengan wajah yang sulit di deskripsikan.


Tulang belakangnya segera merinding.


". . . Aku hanya seorang aktor."


β€”Dan manusia itu adalah dia.


━━━━━━━━━


(1) Sesuatu yang tampak kuat tapi sebenarnya tidak bertenaga dan jinak.


Maksut Go Eunyeon di sini:


Apa Lucifer kuat secara nyata (dalam legenda ceritakan Lucifer itu kuat) atau enggak? Go Eunyeon memastikan/menguji kekuatan Lucifer.


(2) Arti bagian ini bisa di artikan sebagai:


Seorang jenius bisa dapat nama jenius jika lingkungannya ada di perkumpulan orang biasa (Karena dia paling pintar, dia dapat gelar jenius) Tapi bagaimana jika jenius 'palsu' ini masuk ke lingkungan para jenius asli?? Apa dia akan tetap mandang nama jenius? Atau jadi orang biasa?


Maksut Lucifer di sini:


Apa Go Eunyeon bisa bertahan dengan orang-orang 'setingkatnya' di masa depan atau justru jatuh.


Maaf bab ini semuanya cuman nampilkan Go Eunyeon, bab selanjutnya mungkin bakal ganti pov.

__ADS_1


...π—©π—’π—§π—˜ | π—žπ—’π— π—˜π—‘ | π—™π—’π—Ÿπ—Ÿπ—’π—ͺ...


__ADS_2