
🌺 Kantor Resort🌺
Pak Sanjaya sedang sibuk memeriksa laporan di Resort setiap sore, Pak Sanjaya tiba - tiba menerima telepon dari temannya yang bekerja sebagai polisi.
📲 "Halo selamat sore Pak inspektur." Jawab pak Sanjaya.
📲 " Selamat sore pak Sanjaya, saya mau mengabari kalau Alya sekarang di Rumah sakit kepolisian, tadi Alya diculik dan hampir mengalami pelecehan seksual oleh Angga."
📲 " Kurang ajar tuh Angga." Kata Pak Sanjaya.
🌺Di rumah Angga🌺
📲 "Selamat sore pak, apakah benar anda orangtuanya Angga." Kata polisi
📲"Kami mau memberitahu bahwa putra anda bernama Angga dan anak buahnya telah melakukan penculikan dan pelecehan seksual terhadap Alya." Kata polisi.
📲 " Iya pak, kami akan segera ke sana." Kata Ayahnya Angga.
Ayahnya Angga memanggil istrinya untuk diajak ke kantor polisi.
🌺 Kantor Polisi🌺
Jimmy lalu pergi ke kantor polisi yang letaknya di dekat rumah sakit.
Jimmy telah memanggil pengacara, untuk menuntut semua penculik dipenjara, khusus Angga lebih berat ditambah hukuman pelecehan seksual.
Saat Jimmy masuk dan duduk di kursi sofa bersama pengacara.
Para keluarga Angga datang termasuk ayahnya Alya. Jimmy hanya menyimak.
"Saya orang tuanya Angga, dia bibinya Alya sebelahnya adalah ibu tirinya Alya dan pria ini ayah kandung Alya. Jadi Alya juga bagian dari keluarga. Alya juga sudah dijodohkan dengan Angga dari kecil. bisakah Angga dikurangi masa hukumannya." kata Papanya Angga.
Lalu pihak polisi lainnya berbicara dengan Jimmy. Maaf pak ternyata Alya anak dari Pak Sanjaya pemilik kebun teh, resort dan restoran di Bandung.
__ADS_1
Jimmy mendengar itu menjadi kaget karena Alya bercerita tidak punya ayah.
Jimmy mendengar keributan dari pihak keluarga Angga kepada Ayahnya Alya.
Ayahnya Alya terlihat marah kepada istrinya yang berkomplot menculik dan mau menodai anaknya.
"Kamu adalah ibu tirinya Alya harusnya bisa menjaga Alya, Mengapa kamu menyakiti putriku? Sudah kubilang biarkan Alya bertunangan dengan Jimmy. Kamu ingin warisanku yang akan menjadi milik Alya kan" Kata pak Sanjaya.
Jimmy yang mendengar itu jadi mengerti kisah sebenarnya Alya.
"Pak polisi saya menuntut istri saya dan keluarganya dipenjara karena kejahatan berencana." Kata Pak Sanjaya kepada polisi.
"Saya jatuhkan talak kepadamu, kita cerai." kata Pak Sanjaya kepada Tante Rose.
"Jangan ceraikan aku, mas. Kamu tahu betapa aku mencintaimu, maafkan aku" Kata Tante Rose
Jimmy melihat ayah Alya yang berbicara dengan nada tinggi, seperti pria penguasa.
"Tidak akan, kamu penyebab hancurnya kebahagiaanku, aku kehilangan istri yang kucintai." Kata Pak Sanjaya.
"Saya ingin bertemu dengan putri saya, Alya." Kata Pak Sanjaya.
" Dia ada di rumah sakit kepolisian." Kata salah satu polisi.
Jimmy mulai melihat ada peluang mendekati ayahnya Alya yang sudah dicintainya. Jimmy sadar sudah jatuh cinta kepada Alya saat Alya diculik. Jimmy mencari Alya seperti mau gila rasanya.
"Maaf Pak. Saya Tunangannya Alya, Saya bisa mengantarkan anda ke tempat Alya.
kita bisa berjalan sambil ngobrol, memang sudah malam tapi lampunya terang." kata Jimmy.
"Oh ya, apakah Alya tinggal di rumahmu selama ini?" kata pak Sanjaya.
"Alya tinggal di rumah manajer saya, di sana banyak Kamar khusus pegawai." Kata Jimmy.
__ADS_1
"Maaf kalau merepotkan nak Jimmy." Kata pak Sanjaya.
"Maaf pak kalau saat tunangan tidak melamar ke rumah bapak, karena kata Alya dia tidak punya orang tua, ibu tirinya telah menjualnya di mucikari, jadi para mucikari mengejar berusaha menculik Alya.
"Saya dan Alya sebenarnya berpura - pura tunangan untuk menghindari perjodohan yang diatur ayah saya juga." Kata Jimmy.
"Alya sudah melalui masa sulit dari kecil, Ibu kandungnya pergi setelah tahu saya berselingkuh dengan wanita yang jadi ibu tirinya tadi. Saya sebenarnya merasa bersalah. Saya ingin Alya bahagia dengan orang yang dicintainya." Kata Pak Sanjaya.
"Iya pak, sebenarnya saya ingin Alya ada di sekitar saya, saya akan lebih berusaha mendekati Alya lebih lagi. Mohon agar Alya bersama saya di Jakarta." Kata Jimmy.
"Baiklah, saya titip Alya bersamamu." kata pak Sanjaya.
"Saya boleh minta tolong lagi kepada bapak, bapak kan tahu kalau ayah saya adalah CEO di pabrik minuman teh di tempat bapak Bekerja sebagai direktur. Bisakah bapak bicara dengan keluarga saya tentang asal usul Alya agar saya mendapat restu dari keluarga saya" kata Jimmy.
"Ha....ha...jadi itu juga masalahnya. Baiklah saya akan menemui orang tua mu." kata Pak Sanjaya.
"Terimakasih atas bantuannya." kata Jimmy.
Akhirnya mereka sampai di rumah sakit, lalu mereka berjalan ke ruang UGD.
Terlihat Alya yang sudah sadar dan diinfus karena pingsan terlalu lama jadi butuh nutrisi dan mineral.
Alya kaget melihat ayahnya masuk ke dalam ruangan lalu berusaha bangun untuk duduk.
"Sudah kamu tidur saja, Alya. Jimmy dan Alya kalian dan teman- teman bisa menginap di rumah saya dulu. " Kata pak Sanjaya.
Perawat melepaskan infus yang sudah habis dari tangan Alya.
Jimmy lalu mengambil kursi roda dan menggendong Alya untuk duduk di kursi roda.
Jimmy memasukkan Alya di mobil sedan ayahnya. Jimmy dan bodyguard masuk di mobilnya mengikuti mobil sedan Alya.
Terimakasih reader yang telah memberikan
__ADS_1
tanda like, Favorit, apalagi yang memberikan vote dan rate. Jadi Author bersemangat. 🙏