Putri Direktur

Putri Direktur
Episode 18 Pembalasan


__ADS_3

🌺Di Lokasi Syuting🌺


Satu jam kemudian Alya kembali dengan membawa 5 Kotak ayam geprek dan Cappucino. Alya merasa lelah karena berlari dari parkiran. Alya melihat adegan syuting baru selesai.


"Pak adegan menyatakan cinta tadi dari jam berapa selesai." kata Alya kepada Kru film.


"Sekitar 10 menit yang lalu." Kata kru film.


*Apa, adegan menyatakan cinta butuh satu jam. Kelihatannya memang sengaja dilama- lamain. Eh tunggu dulu kenapa saya mesti cemburu. kan cuma pura - pura tunangan.


*Kata hati Alya.


Lalu Alya masuk ke ruangan Jimmy yang lagi rebahan di sofa.


"Ini ayamnya saya beli 5 mungkin dibagi buat pak Yono, Pak Jumadi, dan gue. mungkin pak Jimmy mau 2." Kata Alya.


Lalu Jimmy bangun dari rebahan menjadi posisi duduk.


"Maafkan aku tadi ingin makan ayam geprek restoran itu. Aku ingin konsentrasi beracting. Kamu pasti cemburu." kata Jimmy.


" Ih cemburu, jangan mimpi, kelihatannya kamu keasyikan memandang mata Margareth satu jam. Saya buat apa cemburu, bodo amat." Kata Alya.


"Tuh kan kelihatan cemburunya, aku grogi di depan kamera juga." Kata Jimmy


Lalu tiba - tiba ada seorang artis pria masuk ke dalam ruangan.


"Permisi saya boleh gabung kan." Kata Dimas.


"Oh Dimas, silahkan masuk. Kamu mau ayam geprek, ayo makan bersama." Kata Jimmy.


"Terimakasih, tapi saya ada perlu dengan asistenmu." Kata Dimas.


"Silahkan bicara langsung saja, dia tunanganku. jadi saya berhak dengar." Kata Jimmy.


"Oh baiklah, Nona manis apakah kamu adalah Alya yang kuliah di Universitas Tulsa di Bandung, yang ikut UKM Karate kan. menang juara 3 di kejuaraan nasional." Kata Dimas.


"Iya, kamu siapa ya. Saya lupa." Kata Alya.


"Saya dulu penggemarmu, saya memang seniormu. Saya juara 4 gara - gara tangan patah, jadi berhenti karate." Kata Dimas


"Oh saya tidak tahu jika saya punya penggemar di Kampus." Kata Alya


Jimmy yang berada di tengah, mulai panas hatinya. Jimmy merasa sebagai penengah dan obat nyamuk.


"Kurasa sudah cukup, kamu lebih baik latihan dengan naskah mu. kita akan bertengkar nanti." Kata Jimmy.


*Memang peranmu cocok dengan aslinya, tokoh antagonis perusak dan perebut pacar bukan hanya di dalam film tapi dunia nyata juga. Awas ya Dimas.

__ADS_1


*Kata hati Jimmy.


Lalu pak Yono dan pak Jumadi makan ayam geprek, setelah Alya dan Jimmy selesai makan bersama. Jimmy mengambil naskah untuk menghafal dialog pertengkaran dengan aktor Dimas.


"Pak syuting dramanya dimulai." Kata kru film kepada Jimmy yang sedang latihan drama di dalam ruangan tadi.


Mereka masuk ke dalam ruangan syuting yang didesain seperti ruang tamu.


" Oke, Jimmy dan Dimas bersiap kita mulai.


Action." kata Pak Sutradara


"Kamu ya, jangan ganggu pacarku, kenapa kamu merayu pacarku hah." Kata Jimmy yang sedang melampiaskan marahnya.


Sutradara dan kru film suka cara bicara Jimmy yang terlihat seperti marah sungguhan. Padahal memang sungguhan marah.


*Suka- suka gue, Gue duluan yang dekat dengan Angela sebelum kamu dekat dengan dia, justru kamu yang merebutnya dariku." Kata Dimas, yang juga sungguhan marah.


Akhirnya mereka sama-sama saling menarik kerah. Padahal adegan ini tidak ada dalam naskah. Tapi Sutradara tidak mau menghentikan. Karena ini adegan pertengkaran yang sempurna.


Lalu mereka saling mendorong satu sama lain. Para kru dan Alya membolak - Balik naskah mengecek apakah Ada halaman yang hilang.


Lalu Sutradara berkata Cut. Adegan ini sempurna, tidak perlu diulangi. lanjut ke adegan berikutnya.


Mana Rita yang melerai perkelahian, dan memeluk Jeff (Dimas) karena mencintai pemeran Jeff.


"Aduh hari pertama kok sakit, kejar tayang." Kata pak sutradara. sambil mencari peran pengganti yang cantik.


Pak sutradara melihat Alya yang sedang minum air di botol. lalu memanggil.


"Hai kamu asistennya Jimmy kemari, kamu saja yang memerankan sebagai Rita yang mencintai Jeff. baca dulu naskahnya." Kata pak sutradara.


Alya yang mendengar itu langsung terbatuk - batuk. Oh ya pak saya akan baca naskah nya.


Setengah jam kemudian Alya mengatakan siap.


Jimmy dan Dimas lanjut pertengkaran saling mendorong dan Jeff Jatuh ke lantai.


Rita ( Alya) masuk ke dalam ruang tamu berlari menolong Jeff ( Dimas) yang jatuh.


"Tolong hentikan, jangan sakiti Jeff. Kamu tidak apa-apa kan." Kata Alya sambil memeriksa wajah, tangan dan kaki Jeff.


"Saya tidak apa-apa." Kata Jeff ( Dimas).


"Syukurlah, kamu tidak apa-apa." Lalu Rita ( Alya) memeluk Jeff (Dimas) lalu Dimas membalas memeluk Rita.


Dimas juga melirik Jimmy yang lagi marah dengan tersenyum kemenangan. merasa keberuntungan ada di pihak Dimas.

__ADS_1


"Cut, ulang adegan pelukan Rita kurang maju kakinya dan rileks." Kata Sutradara.


Hati Jimmy mulai cemburu melihat adegan ini. Lalu Alya melihat Jimmy cemburu, jadi mulai membalas dendam akan adegan Jimmy dan Margareth saling menatap satu jam.


*Aku akan sengaja berbuat kesalahan saat memeluk selama satu jam, ini balasan sakit hatiku tadi.


*kata hati Alya.


adegan memeluk yang kaku dari Alya dibalas dengan pelukan hangat dari Dimas. Hati Jimmy cemburu setengah mati.


Akhirnya setelah satu jam, Alya sungguh- sungguh memeluk Dimas dengan dibalas pelukan dari Dimas.


Sutradara akhirnya bilang "Cut, selesai sampai di sini." Besok lanjut syuting lagi.


Jimmy lalu menarik tangan Alya ke dalam mobil.


"Kamu ini memeluk kok gak bisa, diulang - ulang 30 kali." Kata Jimmy.


"Oh saya tidak tahu kalau sudah 30 kali, yang kutahu satu jam. Lha kamu cuma adegan saling memandang saja butuh satu jam. ih pasti sengaja." Kata Alya.


"Oh ini ceritanya balas dendam." kata Jimmy.


Bodyguard dan pak sopir mendengar percakapan mereka cuma menggeleng kepala.


mereka saling diam tidak bicara, Akhirnya mobil sudah masuk di halaman rumah.


Jimmy dan Alya keluar dari mobil lalu masuk ke rumah.


Jimmy dan Alya tidak saling bicara cuma menutup pintu mobil dengan keras, masuk rumah pun pintu - pintu yang dibuka ditutup dengan keras.


Jimmy mandi di kamar mandi atas juga membanting pintu. Seluruh isi rumah jadi kaget dengan suara keras dari pintu yang ditutup.


Alya akhirnya mandi berendam di Bathtub. Alya akhirnya sadar rumah ini bukan milik nya jadi tidak berani membanting lagi.


*Aduh, gue lupa rumah ini bukan rumah gue, kenapa saya harus membanting pintu.


*Kata hati Alya.


Setelah mandi, seluruh keluarga berkumpul bersama untuk makan malam. Semuanya diam tanda mengerti Jimmy dan Alya sedang bertengkar.


Seluruh isi rumah tahu apa penyebabnya mereka bertengkar dari informasi pak sopir dan bodyguard. Bu Anna juga bertanya kepada sopir dan bodyguard.


"Hari ini menu makannya adalah sayur dan ikan tanpa ayam, takutnya lihat ayam nanti jadi ingat ayam geprek." kata Bu Anna yang sedang menyindir Jimmy dan Alya.


Jimmy dan Alya akhirnya mengerti bahwa mamanya pasti tahu permasalahannya dari pak sopir.


Mereka selesai makan langsung pergi ke kamar masing - masing. Mereka takut akan pecah perang rumah ke -2

__ADS_1


Terimakasih telah mampir, Jangan lupa like, Favorit , vote, dan komentar. Terimakasih 🙏🏻😀


__ADS_2