Putri Direktur

Putri Direktur
Episode 6 Perkelahian


__ADS_3

Alya yang sudah bersiap mengenakan kaos biru dan celana jeans. Alya sudah mendapatkan ijin memakai mobil manajer untuk menjemput Jimmy di rumahnya.


Alya agak terlambat karena masih mempelajari jalan dengan menggunakan Gugel Map. Maklum Alya bukan orang Jakarta.


Alya mau menjadi tunangan Settingan karena Jimmy mau membantu mencari Ibunya Alya lewat temannya yang bekerja sebagai detektif, bukan karena gaji yang diberikan oleh Jimmy.


Akhirnya sampai di rumah Jimmy yang besar. Jimmy yang dari tadi menunggu di teras rumah akhirnya keluar pagar.


"Pak satpam, tidak apa - apa, dia tunanganku. Saya mau pergi dulu." Kata Jimmy kepada Security.


Security yang tadinya mau bertanya kepada Alya, jadi cuma diam dan kembali ke pos satpam.


Jimmy menghampiri pintu kanan mobil, tempat Alya Duduk.


"Alya kamu keluar tukar tempat duduk, biar saya yang setir." kata Jimmy.


Alya lalu keluar dari mobilnya dan pindah di sebelah yang merupakan tempat duduk penumpang.


Jimmy yang mengendarai mobilnya karena tahu jalan yang akan dilewati.



" Kamu kok lama banget sih, terlambat 10 menit." kata Jimmy.


" Maaf bos, masih mempelajari lokasi rumah bos. kita mau ke mana bos" kata Alya.


"Pergi ke jalan Paris ya, nanti kutunjukkan gedungnya." Kata Jimmy. yang tidak mau menyebutkan lokasi tujuan adalah Club malam.


Alya mengetik jalan Paris di Gugel Map. Lalu pergi menurut petunjuk.


Lalu ada Angga dan anak buahnya yang dari tadi Sore memata- matai rumah Jimmy. Karena Angga tidak tahu Alya tinggal di mana .


Angga melihat Alya keluar dari mobil pindah tempat duduk.


"Ayo ikuti mobil itu, wanita itu adalah Alya. Kita harus bisa menculiknya dan membawa dia kembali ke Bandung." Kata Angga kepada anak buahnya.


Mobil Angga mengikuti mobil Jimmy dan Alya dengan jarak sekitar 20 meter.


15 menit kemudian sampailah mereka di jalan Paris.


Lalu mobil berhenti di gedung, yang banyak lampu warna - warni berkelap - kelip.


Alya melihat gedung itu kok banyak lampu warna- warni bertuliskan " Club Strawberry"


musik disco juga keras hingga terdengar sampai di parkiran. Alya curiga ini tempat diskotik. di samping gedung ada tempat penginapan seperti hotel mini.


Alya lalu memakai masker penutup wajah tanda tak mau minum apapun di dalam. Tapi Alya sebagai asisten harus menjaga bosnya.

__ADS_1


Alya masuk bersama Jimmy ke gedung yang lampunya remang - remang.


Angga bersama anak buahpun juga menggunakan masker penutup wajah mengikuti Alya dan Jimmy dari jauh.


Mereka lalu turun ke lantai bawah, dan mereka disambut teman- teman Jimmy dan Jessie.


"Halo Tuan dan nyonya Jimmy silahkan duduk. kata Kevin.😀


"Perkenalkan dia tunanganku, bernama Alya. Sekarang dia pakai masker, tapi kalian tahu wajahnya di berita kan." kata Jimmy.


"Iya kami tahu wajahnya di tv, dia wanita yang cantik. Kamu sungguh beruntung, sejak kapan kamu bertemu. kok kami tidak tahu " Kata Kevin.


"Rahasia artis." Jawab Jimmy.


Kevin dan kawan - kawan tidak tahu kalau Jessie dan Lola menaburkan obat tidur di minuman yang akan disediakan untuk Jimmy dan Alya.


Jessie ingin membuat Jimmy tiba - tiba bangun di tempat tidur bersama Jessie di hotel, Sedangkan Alya dengan pria lain.


Lalu Lola dan Jessie menawarkan minuman untuk Jimmy dan Alya.


"Kami sediakan minuman untuk kedua pasangan ini, tentu saja ini tidak mengandung alkohol. Jimmy pasti menyetir mobil kan." kata Jessie.


Jimmy menerima gelas tersebut, tapi Alya menolak dengan memberikan tanda lima jari.


"Lho kenapa, ini tidak mengandung alkohol. kamu berarti sombong dong kalau gak mau minum." Kata Jessie.😊


Tiba - tiba Jimmy memegang kepalanya yang terasa berat dan pusing.


Alya kaget melihat Jimmy yang minum merasa pusing, beberapa saat kemudian tertidur.


Angga yang melihat dari jauh, mengetahui kalau Alya menolak minuman yang ditawarkan dari orang lain.


"Jimmy kok bisa tertidur begini sih, apa yang kalian masukkan di minumannya." Kata Alya.


"Kami tidak masukkan apa- apa, atau jangan - jangan Jessie. kamu kan yang memaksa saya untuk adakan pesta di sini." kata Kevin.


"Saya tidak tahu Kevin."


Alya bisa membedakan antara orang mabuk dan tertidur, karena ibu tirinya suka mabuk bila minum 3 gelas, itupun setengah sadar.


Alya langsung mencium gelagat tidak baik pada Jessie. Langsung menggendong Jimmy ke atas punggungnya. Untungnya Alya pernah berlatih mengangkat karung beras.


Lalu tiba - tiba Kevin dan teman - teman pria menawarkan diri menggendong Jimmy.


ada yang menahan kepala, badan, paha, dan kaki dengan kompak menuju ke atas sampai dimasukkan ke mobil.


Angga dan anak buahnya lalu juga naik ke atas. Teman - teman Kevin masuk ke Club lagi untuk melanjutkan pestanya.

__ADS_1


Tiba -tiba anak buah Angga langsung memegang tangan Kanan dan kiri Alya, lalu ditarik ke belakang punggung Alya.


mulut dibekap agar tidak bisa teriak. Alya menggunakan Kepala untuk memukul kepala pria itu di belakang.


anak buah Angga itu merasa pusing karena kepala dengan kepala beradu.


Alya menendang mereka, lalu mereka semua kabur saat melihat security datang.


Alya merasa kesakitan pada kepala dan tangannya setelah memukul mereka.


"Anda tidak apa - apa nona? Kata Security.


"Saya baik - baik saja, saya pergi dulu ya pak." kata Alya.


*kuantar ke mana Pak Jimmy? jika diantar langsung ke rumahnya nanti keluarganya berpikir saya tunangan gak baik buat pak Jimmy tertidur di Club. kuantar ke rumah pak Sony saja."


*kata hati Alya.


Lalu Alya menyetir mobilnya ke rumah bapak Sony sedangkan Jimmy tidur di kursi belakang.


Akhirnya mobil sampai ke rumah pak Sony.


Alya masuk ke dalam rumah dan meminta tolong kepada karyawan yang tidur di mess karyawan di rumah manajemen Pak Sony.


"Para Bapak - bapak atau mas - mas saya minta tolong agar kalian menggendong Pak Jimmy yang lagi mabuk ke kamar tamu." Kata Alya.


"Ayo,....ayo ...kita gendong pak Jimmy." Kata salah satu karyawan.


karyawan pak Sony menggendong Jimmy keluar dari mobil masuk ke dalam rumah.


Jimmy langsung ditidurkan di kamar tamu.


Alya lalu melepaskan sepatu yang dipakai Jimmy dan memberi selimut di badannya.


AC kamar dihidupkan agar udara menjadi segar dan dingin.


Alya lalu masuk ke kamar Alya di atas yang merupakan mess untuk karyawati perempuan.


Siapa memikirkan rangkaian peristiwa tadi. *Siapa yang ingin menculikku. Mereka bukan bodyguard papa. Saya kenal bodyguard papa.


Kalau yang membuat Jimmy tidur pasti karena obat tidur.


*Kata hati Alya.


Sampai kapan aku bersembunyi di sini, para penculik tadi pasti beraksi lagi. Jika aku tidak dijaga oleh bodyguard. biarlah aku sedang mengantuk dan lelah. Lebih baik aku tidur saja.


Terimakasih reader yang telah memberikan

__ADS_1


tanda like, Favorit, vote dan rate. Jadi Author bersemangat. 🙏


__ADS_2