Putri Direktur

Putri Direktur
Episode 33 Mengajak Bu Nisa Pulang.


__ADS_3

"ketika kamu bangun di pagi hari, pikirkanlah apa hal yang istimewa untuk hidup, untuk bernafas, berpikir, menikmati dan mencintai."


-Marcus Aurelius.


Alya dan Jimmy bangun sambil mengamati kamar yang asing. Mereka ingat bila mereka berada di hotel di Sidney.


Alya dan Jimmy mandi bersama lalu berpakaian.


" Sayang pakaiannya kok cuma 3 kaos." Kata Jimmy.


"Sayang, rencanaku ini akan beli baju bagus di Sidney dan cindera mata. Jadi kita pulang tidak kena kelebihan beban bagasi." Kata Alya.


"Kamu memang sungguh pintar sekali." kata Jimmy.


" Tentu dong." kata Alya.


"Tapi kita cari mama mu dulu sebelum belanja. di cafe Thalia. " Kata Jimmy.


"Kita kumpulkan tenaga, ayo kita sarapan dulu di bawah." Kata Alya


Mereka lalu makan sarapan yang disediakan hotel.


"Tidak ada nasi di sini, cuma makan roti tawar, sayur salad dan buah. Aku rindu soto dan rawon nih.



Mereka selesai sarapan, dan bersiap pergi mencari alamat cafe tempat mamanya Alya kerja.


Akhirnya mereka sudah hampir sampai di lokasi.


Ayo kita foto bersama, lalu upload ke sosmed kita lagi jalan - jalan.


Jimmy memfoto dengan ponselnya.



"Excuse me, where is the cafe look? (Maaf di mana lokasi Cafe Look?)


" Go straight, Cafe Look on the left side of the road." ( Jalan lurus, Cafe Look di kiri jalan."


"Thank you. Kata Jimmy


"You're Welcome. "


"Ayo kita pergi ke sana." kata Jimmy.


Mereka akhirnya menemukan cafe itu, dan perlahan masuk ke dalam. Mereka duduk di kursi dan mata mereka melihat sekelilingnya mencari wanita yang mirip dengan foto.


Mereka Akhirnya seorang wanita yang hampir mirip dengan di foto tapi agak tua sedang menghampiri mereka.

__ADS_1


"Good morning, Welcome to Cafe Look, Can I help you? ( selamat pagi, selamat datang ke Cafe Look, ada yang bisa saya bantu?


" Are you Mrs.Nisa?" (Apakah anda ibu Nisa?). Tanya Alya.


"Yes, i am Mrs. Nisa." ( ya saya Bu Nisa). jawab Bu Nisa.


"Mama, kamu ingat saya. Alya." kata Alya.


"Kamu, Alya, anakku." Kata Bu Nisa.


Mereka saling berpelukan dan menangis. 😭


"Oh ya mama, kenalkan ini suamiku, Jimmy." Kata Alya.


"Saya Jimmy, Ma." kata Jimmy.


" Dia dan keluarganya yang membantuku menemukan mama." kata Alya.


" Ceritakan tentang dirimu nak, apakah kamu tumbuh dengan baik dan bahagia." kata Bu Nisa.


Lalu ada pengunjung datang, minta dilayani.


"Tunggu sebentar, mama mau melayani dia." kata Bu Nisa.


beberapa menit kemudian, Bu Nisa menghampiri Alya.


"Mama, pulang ke rumah, Papa masih setia dengan mama, beberapa bulan lalu Tante Rose dan keluarga dipenjara karena keponakannya menculikku ma." Kata Alya.


"Saya dan Jimmy sekarang tinggal di Jakarta, kasihan ayah sendirian di Bandung. Daripada ibu kerja sudah ikut orang." Kata Alya.


"Cafe kok terlihat sepi." tanya Alya


"Kalau pagi pasti sepi, emangnya siapa minum kopi saat semua orang pergi kerja. Biasanya ramai pagi - pagi sekali, sebelum orang pergi kerja dan sore saat orang pulang kerja. " Kata Bu Nisa.


"Pulang saja ma, ayo kumpul kembali bersama kami." Kata Alya.


Alya, percuma hidup mewah tapi suami mama selingkuh, dijadikan bahan rebutan. Papamu dulu muda, tampan, gagah dan kaya. Banyak perempuan yang ancam mama, kini papamu dibuat mabuk oleh sekretaris." Kata Bu Nisa.


" Sekarang papa sudah agak tua, agak gemuk. Papa sudah menyesali perbuatannya dari dulu ma. Makanya papa tidak mau menceraikan mama. Papa tidak menikah secara resmi kepada Tante Rose." Kata Alya.


"Begini saja, Jika mama tidak mau bertemu dengan papa, lebih baik mama tinggal di rumah saya. Saya akan beli rumah untuk kita berdua di Jakarta. Anakmu ini sudah lama merindukan mama." Kata Alya.


"Mama akan berhenti kerja hari ini untuk siap-siap pulang ke Indonesia. agar bisa pulang dengan kalian." Kata Bu Nisa


"Mama tinggal di mana sekarang?" tanya Alya


"Mama menyewa apartemen?" Kata Bu Nisa.


"Mama buat surat pengunduran diri dulu?" Kata Alya.

__ADS_1


"Apakah yang menjaga Cafe ini cuma Mama saja?" tanya Alya.


"ada 2 pelayan lagi di sini, mereka di atas sedang membuat camilan dan roti untuk cafe." kata Bu Nisa.


Bu Nisa selesai membuat surat pengunduran diri lalu mengambil amplop di meja kasir.


"Tunggu sebentar ya, Mama mau pergi ke atas untuk menemui teman -teman mama yang sibuk di atas. untuk meminta mereka menjaga Cafe di lantai 1." Kata Bu Nisa.


"lalu bosnya mana, ma? tanya Alya.


" Mama akan menyerahkan surat pengunduran diri ini di rumah bos dekat cafe ini." Kata Bu Nisa.


Bu Nisa Lalu naik tangga menuju ke atas dan 10 menit kemudian turun bersama teman - temannya.


"kenalkan ini teman - teman mama, Maria and Joyce. Mereka akan gantikan saya." kata Bu Nisa kepada Alya.


"She is my daughter, her name is Alya, and he is her husband, his name is Jimmy." ( Dia adalah anak perempuan saya, namanya Alya, Dia adalah suaminya, namanya Jimmy)Kata Bu Nisa kepada Maria dan Joyce.


"Now, I will go to the boss's house to give a resignation letter. " ( Sekarang, saya akan pergi ke rumahnya bos untuk memberikan surat pengunduran diri)" kata Bu Nisa.


"ok, be carefull." ( baiklah, hati - hati) kata Maria dan Joyce.


"We Will go home, thank you." (Kami akan pulang, terimakasih) kata Alya kepada Maria dan Joyce.


Bu Nisa, Alya dan Jimmy pergi bersama ke rumah pemilik cafe Look. 5 menit kemudian mereka sampai di depan rumah bos.


Bu Nisa menekan tombol bel rumah.


Lalu seorang wanita membuka pintu.


"Hai, i want to meet , Mr.John." ( Hai, Saya ingin bertemu dengan Pak John). Kata Bu Nisa.


"please, come on." ( Silahkan masuk). Kata Istrinya Pak John.


"Alya dan Jimmy tunggu di sini sebentar, mama mau bicara dengan bos mama." Kata Bu Nisa.


Bu Nisa masuk ke dalam rumah itu dan menutup pintunya.


Beberapa menit kemudian, Bu Nisa keluar dari rumah itu.


"Bagaimana ma, boleh keluar dari cafe." tanya Alya.


"Iya, sebenarnya kemarin ada seorang barista melamar kerja di cafe Look. Berhubung mama keluar diganti oleh Barista." Kata Bu Nisa.


( Barista \= ahli pembuat kopi)


"Sekarang pergi ke apartemen mama, sewanya bulanan Minggu depan sudah waktunya bayar sewa lagi." Kata Bu Nisa.


Mereka berjalan menuju ke apartemen, 5 Menit kemudian mereka sampai di apartemen yang tidak begitu besar. Banyak orang Asia yang menginap sementara di sini.

__ADS_1


Setelah itu mereka naik tangga ke lantai 2. Bu Nisa yang memimpin jalan menyusuri jalan yang panjang, Sampailah mereka di depan pintu tempat Bu Nisa tinggal.


__ADS_2