
Sekarang adalah hari Jumat, 2 hari lagi adalah acara pertunangan. Alya pulang ke Bandung dengan diantar pak sopir dengan melewati jalan tol."
Alya akhirnya sampai di rumah, pak sopir langsung kembali ke Jakarta. Security yang melihat Alya datang langsung membuka pagarnya.
"Selamat pagi nona muda." kata security.
Alya masuk ke dalam rumah yang besar tapi sepi. Justru rumah yang kecil Keluarganya banyak.
Alya masuk ke dalam kamar dan melihat gaun - gaunnya yang tidak cocok untuk acara tunangan. Alya lalu menelepon sahabatnya untuk menemaninya belanja gaun di butik.
📲 "Halo Shinta." kata Alya
"Aku pikir kamu lupa dengan sahabatmu, sejak kamu jadi asisten artis dan menjadi artis sinetron sudah tidak hubungi aku lagi." Kata Shinta.
"Kamu kok bicaranya gak enak gitu sih. Maaf deh kesibukan ku membuat kamu jadi sedih." Kata Alya.
"Saya cuma menggoda ada apa memangnya." Kata Shinta.
"Temani aku pergi ke butik untuk mencari gaun untuk acara pertunangan hari Minggu." Kata Alya.
" Lho kan Kalian berdua sudah tunangan." Kata Shinta.
"Tapi tunangan waktu saat hari pertama aku kabur itu mendadak, dan dikontrak. Orang tuanya Jimmy jugatidak mengenalku." Kata Alya.
"Baiklah kita pergi sekarang, pakai mobilmu atau mobilku?" tanya Shinta.
"Aku yang minta tolong, tentu aku yang menjemputmu." Kata Alya.
"Oke, sekarang aku tunggu ya." Kata Shinta.
Lalu Alya mematikan teleponnya dan masuk ke ruang kantor Papanya untuk mengambil kunci mobil.
Alya lalu memilih Mobil sport kuning yang terparkir di garasi. Alya mengendarai sendiri dan security membungkuk lalu membuka pintu pagar.
10 menit kemudian Alya sudah sampai di depan rumah Shinta.
📲 " Halo Shinta aku sudah sampai di depan rumahmu." Kata Alya lewat telepon.
"Baiklah saya akan keluar." jawab Shinta.
Shinta keluar pagar langsung membuka pintu pagar dan menguncinya.
Shinta masuk ke dalam mobil duduk di samping Alya. Mereka langsung menuju ke butik Jasmine. Alya dan Shinta masuk ke dalam butik, Mereka langsung disambut penjaga toko.
"Ada yang bisa kami bantu." Kata penjaga toko.
"Saya mau cari gaun untuk pertunangan." Kata Alya.
"Mari masuk ke sebelah sini ada banyak gaun model baru." Kata penjaga toko.
Alya melihat - lihat gaun, Alya ingin tampil lain dari yang biasanya. Alya memilih 2 gaun yang mengkilat yaitu warna emas dan perak.
"Kamu sungguhan nekat ingin pakai gaun ini." Kata Shinta.
"Aku ingin coba yang mengkilat, biasanya pakai gaun dengan kain yang lembut." kata Alya.
Alya masuk ke dalam kamar pas, Alya mencoba warna perak lalu keluar dari kamar pas untuk minta pendapat Shinta,
__ADS_1
"Kamu tak cocok warna perak, seperti robot." Kata Shinta tertawa.
Alya masuk ke kamar pas lagi dan mencoba baju warna emas.
"Alya, lebih bagus warna kuning emas kamu terlihat cerah, tapi terlalu seksi. Bahu dan dada hampir terlihat, roknya sobek gini." Kata Shinta
"Sekali dalam seumur hidupku ingin mencoba gaun seperti ini, Apalagi mumpung aku belum menikah. Jika sudah menikah pasti tidak bisa pakai baju seperti ini." kata Alya.
Alya lalu membayar gaun itu di kasir dan mentraktir Shinta makan - makan di restoran. Setelah itu Alya mengantar Shinta pulang ke rumah.
🌺Hari pertunangan🌺
Hari Minggu pagi mereka sibuk untuk bersiap menunggu kedatangan keluarga Jimmy untuk melamar.
Pak Sanjaya dan Alya yang telah mengenakan gaunnya akhirnya mendengar suara mobil masuk ke halaman rumah.
Mereka menyambut kedatangan keluarga Jimmy kecuali Chintia istri pak Wilson karena lagi hamil 8 bulan.
"halo, Pak Haryo sekeluarga selamat datang ke rumah tua ini." Kata Pak Sanjaya.
"Rumah seperti istana begini, kok dibilang rumah tua." Kata pak Haryo.
Mereka lalu masuk ke dalam rumah dan melihat Alya berdiri mengenakan gaun yang seksi.
"Alya kamu tampak cantik sekali, sungguh sempurna menantu mama ini." Kata Bu Anna.
"Ayo kita mulai acaranya agar tidak kemalaman." Kata Pak Haryo.
Lalu mereka melakukan prosesi lamaran dengan menukar cincin.
"Alya maukah kamu menerimaku menjadi pasanganmu sampai menikah, tua bersama sampai maut memisahkan kita." Kata Jimmy
Lalu Jimmy memasukkan cincin ke Jari Alya.
Alya kemudian memasukkan cincin ke Jari Jimmy.
Ibu Anna mengalungkan kalung ke leher calon menantunya.
Lalu mereka memfoto pasangan ini sebagai kenangan dan untuk dibagikan ke sosmed.
Tujuan Jimmy membagikan ke Sosmed agar Dimas dan para pria lainnya tidak mendekati Alya.
Acara selanjutnya adalah makan bersama.
Setelah Makan bersama untuk merayakan pertunangan dengan tertutup hanya antar keluarga.
Seluruh media tahunya sudah adakan pesta tunangan. Saat itu Jimmy pertama kali bertemu Alya.
Jimmy langsung menuju ke tempat piano dan menyanyikan lagu ciptaannya sendiri.
**Kau.... sungguh menakjubkan
Kau yang hadir dalam hati dan mimpiku.
Ku bersyukur telah bertemu dalam hidupku.
__ADS_1
Walaupun pertemuan tak sengaja.
Kau seperti mutiara yang keluar dari rumahnya....
Sayang.....oh sayang ingin sekali
Ku memilikimu,.... untuk selamanya.
Terimakasih kau menerimaku...
Terimakasih Tuhan atas anugerahmu
Sertai kami agar tidak terpisah selamanya....
Selamanya......oh....oh**...
Alya menangis mendengar lagu itu dan semua yang mendengar terharu dengan rasa cinta Jimmy kepada Alya.
Alya dan Jimmy berpelukan lalu pergi ke belakang rumah duduk di dalam Gazebo.
"Alya foto tunangan hari ini kita sebar ke sosmed." Kata Jimmy.
Lalu Alya dan Jimmy membagikan foto tunangan mereka di sosmed mereka. Para penggemar langsung memberikan like, dan komentar.
🥰 Kalian sungguh pasangan serasi, ayo segera menikah.
😍Oh pasangan romantis, semoga lancar ya.
Alya dan Jimmy senang dengan komentar mereka dan memberi like satu persatu komentar mereka.
"Aku ingin besok segera menikah, tapi cincin pernikahan jadinya 3 bulan lagi. Saya takut meleset jadinya cincin itu, jadi undangan akan disebar setelah cincin itu jadi." Kata Jimmy.
"Bukankah sudah kukatakan kalau mamaku sudah ditemukan." kata Alya.
"Saya dan papa sudah bertanya di Dinas kependudukan dan catatan sipil tapi nama mamamu tidak ada di tiap kota." Kata Jimmy.
"Walaupun mamamu ganti nama pastinya juga tercatat di catatan sipil setelah melalui proses di pengadilan negeri." Kata Jimmy.
"Pasti pergi ke luar negeri.". Kata Alya.
"Pembelian tiket pesawat dulu tidak seperti sekarang yang pakai KTP. Dulu bisa diwakilkan." Kata Jimmy.
"papa sudah menyewa detektif di tiap negara. Kami pulang dulu takut kemalaman." Kata Jimmy.
Alya mengantar Jimmy sampai ke ruang tamu.
"Bagaimana Jimmy, kamu siap Kita pulang sekarang." Kata papanya Jimmy.
"Ayo kita pulang takut keburu malam." Kata Jimmy.
"Pak Sanjaya dan Alya, kita pulang dulu ya." kata Sanjaya.
Mereka lalu masuk ke dalam mobil, dan pulang ke Jakarta.
"papa, aku mau tidur dulu capek, besok harus ke Jakarta." Kata Alya.
" Ya, papa juga capek." Kata papanya Alya.
__ADS_1
Mereka berdua naik keatas, tangan Alya melingkari pinggang papanya. Lalu masuk ke kamar masing-masing.
Terimakasih telah mampir membaca cerita ini. jika suka beri like dan mohon komentar dan saran.🙏🏻🙂