Putri Direktur

Putri Direktur
Episode 17 Cemburu


__ADS_3

Hari telah pagi, Matahari terbit dengan indahnya. Alarm di hp Alya berbunyi, Alya meraba mencari ponselnya yang berbunyi sambil mengerjakan mata.


Lalu Alya bangun dan mandi. Alya memakai lipstik di bibirnya, tiba - tiba Alya ingat tadi malam Jimmy mencium bibir ini.


*Aduh jantung ku berdebar kencang, aku harus berdandan cantik, coba aku pakai eyeliner, eyeshadow, bedak dasar, perona pipi. Aduh nanti Jimmy curiga selama jadi asisten saya cuma pakai lipstik dan cream tabir Surya. Aduh kok jadi salah tingkah.


* Kata hati Alya.


" Aku harus buat alasan karena ini hari pertama Jimmy mulai syuting film drama, aku harus tampil cantik." Kata Alya untuk menyemangati dirinya.


Alya mengenakan jas hitam dan rok selutut. Alya lalu keluar kamar dan menghampiri meja makan.


Semua Keluarga Jimmy yang sedang menunggu Alya bengong melihat perubahan Alya. Apakah penampilannya untuk memikat Jimmy.


Jimmy melihat penampilan Alya hanya tersenyum malu.


*Alya berdandan cantik untuk memikat diriku."


*Kata hati Jimmy.


**Putri Direktur akhirnya jatuh cinta pada putra bungsuku.


*Kata hati Bu Anna


*Ada satu lagi selain Jimmy yang kerasukan roh asmara.

__ADS_1


*kata hati kakaknya Jimmy.


*kok cara mereka memandang kok aneh gini.


*kata hati Alya*


"Maaf penampilan lain dari biasanya, karena hari ini hari pertama Jimmy syuting, pasti banyak artis, produser film yang datang." Kata Alya.


Jimmy yang mendengar perkataan Alya berubah menjadi masam mukanya.


"Ya sudah, ayo kita mulai makan." Kata Bu Anna.


Alya dan Jimmy lalu berangkat dengan sopir dan bodyguard. Mereka akhirnya sampai di restoran tempat lokasi pertama syuting.


Margareth menjadi pelayan yang tidak sengaja menumpahkan jus jeruk di celana Jimmy. Jimmy mengulangi bagian ini sebanyak 5 Kali.


Lalu lokasi syuting pindah di mall, dimana Jimmy membantu Margareth yang tiba- tiba jatuh ke belakang. adegan ini diulang 5kali.


Alya memberikan minum untuk Jimmy yang lelah menahan berat Margareth 5 kali. Untungnya Jimmy dan Alya sudah latihan menahan berat. Jika tidak demikian pastinya Margareth menindih Jimmy, seperti Alya menindih Jimmy.


Saya mengingat peristiwa itu menjadi tersenyum malu.


Lalu lokasi syuting pindah di kantor produksi film. Jimmy sebagai CEO seakan berada di kantornya.


Margareth menjadi pegawai baru, Margareth berperan sebagai tim penjualan berhasil mendapatkan target penjualan yang tinggi untuk produk baru.

__ADS_1


Akhirnya mereka pulang karena sudah malam dan melanjutkan syuting besok pagi.


Keesokan harinya Mereka datang ke lokasi syuting di kantor produksi.


Lalu Jimmy berakting mulai jatuh cinta sejak menolong Margareth di mall. Apalagi tumbuh rasa cinta selama kerja di kantor. Kini saatnya menyatakan cinta di ruang kantor Jimmy.


Jimmy berakting menyatakan cinta dengan cara menatap mata Margareth selama 2 Menit.


Jimmy dan Margareth beradegan menatap mata diulang 20 kali. karena Margareth dan Jimmy tertawa saat saling memandang.


Apalagi Jimmy tidak bisa konsentrasi melihat di belakang Margareth di balik pintu kaca, Wajah Alya tampak marah penuh kecemburuan.


"Pak sutradara saya bisa ijin sebentar mau bicara dengan asisten saya." Kata Jimmy.


"Alya bisakah kamu pergi membeli Ayam geprek, dan Cappucino di restoran SIP sekitar 10 Km dari sini, Pak Yono tahu lokasinya karena sudah langganan. Saya tidak bisa konsentrasi memikirkan ayam itu." Kata Jimmy yang sedang buat alasan, sekaligus mengusir Alya sebentar.


Sebenarnya Jimmy Tidak bisa konsentrasi bukan karena memikirkan ayam geprek, Tapi memikirkan perasaan Alya yang terlihat cemburu.


*Huh beli ayam geprek kok jauh amat, bilang saja mau mengusirku, agar bisa dengan bebas saling menatap berdua, seharusnya tatapan mata itu untukku. hiks....ini akibatnya kalau punya pasangan artis. bisa sakit jantung karena berdebar bisa sakit hati/ liver karena dibuat sakit hati begini.


*Kata hati Alya.


"Pak Joko kamu jaga Pak Jimmy di dalam." Kata Alya kepada bodyguard.


Pak Yono antar aku ke restoran SIP beli ayam geprek dan Cappucino. saya tidak tahu tempatnya, katanya sudah langganan. Pak Yono pasti tahu lokasinya." Kata Alya kepada sopir.

__ADS_1


Terimakasih telah mampir membaca cerita ini, mohon beri like, komentar dan vote 🙏🏻🙂


Agar Author bersemangat untuk menulis.


__ADS_2