
☘️Di rumah Pak Manajer☘️
Alya bangun pagi - pagi untuk melihat bosnya yang masih tidur. Lalu pergi ke dapur untuk mencari makanan, Pelayan pak Sony sudah memasak sup ayam.
Lalu Jimmy memanggil pelayan, Alya masuk ke dalam kamar.
"Pelayan, .... Pelayan." teriak Jimmy.
"Ada apa kamu mencari pelayan?" kata Alya.
"Kepalaku pusing, antar aku ke kamar mandi, aku mau BAB nanti aku jatuh bagaimana? Bukankah tugasmu sebagai asisten melayaniku." kata Jimmy.
"Ih dasar jorok kamu ini, Memangnya aku ini suster rumah sakit." Kata Alya.
Alya lalu membantu Jimmy berjalan ke kamar mandi dan duduk di closet.
"tolong bukakan celanaku." Kata Jimmy.
"Ih jorok, aku panggilkan pak Surip pegawai pak Sony." kata Alya.
"Aku sudah tidak kuat lagi." kata Jimmy.
"urus dirimu sendiri, emangnya gue istrimu." kata Alya meninggalkan Jimmy sendirian.
Setengah jam kemudian, Jimmy keluar dari kamar mandi dengan keadaan segar karena habis mandi.
Alya menyiapkan makanan untuk Jimmy.
Lalu Pak Sony turun dari lantai atas. kaget melihat Jimmy sudah di rumah Manajer.
"Jimmy, tidak biasanya kamu di sini pagi- pagi." Kata pak Sony.
"Tadi malam pak Jimmy kubawa ke rumah ini, di Club dia tiba - tiba tertidur setelah minum minuman aneh dari Jessie, untungnya saya menolaknya. Saya tak mau terima minuman dari orang lain jika saya tidak pesan sendiri ke bartender." Kata Alya.
"Kukira Jessie berhenti mengejar saya setelah tahu aku sudah bertunangan dengan orang lain." kata Jimmy.
"Bukan itu saja saat mau mengantarmu pulang, saya mau diculik oleh 3 laki- laki memakai Masker. entah dia anak buahnya mucikari atau anak Buah Jessie." kata Alya.
"aku akan minta kakakku bodyguard untuk menjagamu." kata Jimmy.
"Tidak perlu, kemarin saya dapat mengatasinya, kuhajar mereka semua." Kata Alya.
"Nanti dia kirim lebih banyak orang bagaimana." kata Jimmy.
Jimmy lalu mengambil ponsel, menelepon kakaknya Wilson.
"Kak saya minta 2 bodyguard laki untuk menjagaku dan 2bodyguard perempuan untuk tunanganku, kak. kemarin ada yang mau menculik tunanganku, lalu Jessie memberi ku obat tidur di minuman yang dia berikan." Kata Jimmy.
__ADS_1
Lalu Jimmy mematikan ponsel.
"Gawat group band tidak bisa datang untuk latihan, siapa yang main piano, gitar dan drum." kata pak Sony.
"Untungnya saya penyanyi tunggal bukan group. Saya bisa ganti pengiring musiknya."
"Saya bisa bermain piano." kata Alya.
"Baiklah, ayo kita mulai latihan, saya pakai gitar." Kata Jimmy.
Jimmy dan Alya masuk ke ruang latihan vokal. Alya Duduk di kursi depan piano sambil melihat coretan not - not lagu.
Jimmy mengagumi Alya yang ternyata bisa bermain piano dengan ahli.
( Ibu kandung Alya selalu mengantar Alya les piano dari SD kelas 1 sampai hari dimana ibunya melihat ayahnya selingkuh Dengan sekretaris. Jadi hari - hari selanjutnya Alya berlatih sendiri di rumah. Alya bisa memainkan musik yang lagi trend di televisi.)
Alya mengagumi suara Jimmy, dan syair lagunya sungguh romantis.
Tak terasa mereka berlatih selama 5 jam.
Besok adalah dimulainya konser Akbar. Untungnya group pemain musik pengiring datang untuk latihan lagi di malam hari.
Alya menyisir rambut Jimmy yang berantakan, tanpa sengaja mata Jimmy dan Alya saling bertemu, jantung Jimmy dan Alya rasanya berdegup kencang.
Alya tiba - tiba memulai pembicaraan seakan - akan tidak terjadi apa-apa.
Jimmy jantungnya berdegup kencang saat Alya menyentuh matanya dengan tissue.
Alya lalu meninggalkan Jimmy latihan menyanyi.
"Pak, aku keluar dulu mau makan siang di dapur, sekarang jam 2 Siang. Saya telat makan siang." kata Alya.
"Saya juga lapar, ayo cari makanan di dapur."
Mereka berdua tidak menemukan makanan, karena sudah dihabiskan oleh para Karyawan pak Sony.
Lalu Alya dan Jimmy merasa Canggung berdua di dapur. Alya membuka lemari es melihat ada sawi putih dan wortel saja.
Alya lalu membuka rice cooker, untuk mengecek apakah masih ada nasi. Ternyata nasi masih banyak dan terlihat baru masak.
Alya mengambil sawi putih dan wortel, lalu meminta tolong Jimmy mencuci sayuran tersebut.
"Pak, tolong cuci sayurannya dan wortel lalu iris tipis - tipis wortelnya, kalau sayuran agak lebar." Kata Alya.
"Akan kulaksanakan tuan putri." Kata Jimmy.
Alya mencari bawang putih, akhirnya Alya menemukan 2 siung bawang putih.
__ADS_1
Alya mengiris bawang putih kecil - kecil. Alya mengambil wajan dan menuangkan 2 sendok makan minyak ke dalam wajan lalu dipanaskan.
Alya menumis bawang putih hingga harum, lalu memasukkan sayuran yang sudah dipotong. Alya memasukkan garam, saus tiram kedalam tumisan sayur.
Jimmy merasa kagum kepada Alya yang terlihat pandai memasak. Alya pandai memasak karena papanya buka restoran. Alya tidak betah di rumah bersama ibu tirinya.
Alya lebih banyak menghabiskan waktu di resort dan restoran untuk belajar buku kuliah dan bekerja. Alya suka ikut belajar memasak di dapur dan mengawasinya.
"Akhirnya makanan telah siap, tunggu akan kupindah tumisan ini ke atas piring." kata Alya.
"Kita makan di mana di dapur atau meja makan di ruang makan." tanya Alya.
"Di meja makan saja." kata Jimmy.
Alya memberikan piring yang berisi sayur kepada Jimmy sebagai tanda Jimmy yang meletakkan piring tersebut di meja makan.
Alya lalu mengambil nasi ke dalam piring Alya dan Jimmy. Lalu Alya membawa keluar kedua piring tersebut. Alya duduk di sebelah Jimmy dan meletakkan kedua piring tersebut di depan Jimmy dan Alya.
Alya mengambil 2 sendok untuk Jimmy dan Alya diletakkan di atas piring Jimmy dan Alya.
Jimmy hanya memperhatikan Alya yang sibuk.
"Alya, ambilkan sayurnya juga, kamu kan asistenku." Kata Jimmy.
Lalu Alya menyendok kan sayuran ke piring Jimmy dan piring Alya.
Mereka lalu berdoa sebelum makan dan mereka mulai makan bersama.
"Masakanmu sungguh enak, walaupun sayurannya cuma adanya ini dan sederhana." Kata Jimmy.
"Terimakasih, Pak Jimmy tidak pulang ke rumah, mereka pasti mencari dan menunggumu." Kata Alya.
"Orang tua ku tidak perduli lagi sejak aku menolak bertunangan dengan Jessie yang licik. Kamu sendiri tahu kan, dia beri aku obat tidur. "Kata Jimmy
"Yang sabar pak Jimmy." Kata Alya.
"Semoga cerita tentang Jessie yang memberi aku obat tidur di Club dilaporkan ke papa dan mamaku yang menganggap Jessie anak baik ternyata licik." Kata Jimmy.
mereka akhirnya selesai makan bersama. Mereka langsung membawa piring mereka ke dalam dapur dan mencuci bersama. Tanpa sengaja tangan mereka saling bersenggolan.
"Aku mau tidur siang dulu sebentar. kamu mau tidur bersamaku." Kata Jimmy.
" Tidak pak, saya tidur di kamar saja " Kata Alya.
Lalu mereka mulai istirahat siang.
Terimakasih reader yang telah memberikan
__ADS_1
tanda like, Favorit, vote dan rate. Jadi Author bersemangat. 🙏