
Sesampainya di rumah, sekeluarga makan siang bersama. Seperti Biasa Para wanita melayani suaminya dengan mengambil nasi dan sayur di atas piring.
Alya dan Jimmy yang sudah 2 hari yang lalu saling menjauh kini duduk bersebelahan. Alya terlihat senang dengan kehangatan keluarga ini. Senang rasanya memiliki orang tua yang lengkap.
Akhirnya mereka selesai makan, Alya dan Jimmy sekeluarga mandi dan tidur siang.
3 Jam kemudian Alya dan Jimmy sudah siap untuk pergi ke mall untuk beli cincin pertunangan. karena mereka tak tahu ukuran jari mereka.
Jimmy sudah siap dari tadi sudah menunggu di ruang tamu.
"Alya kamu harus memakai masker penutup wajah dan kacamata. Kita tidak mau privasi kita terganggu."Kata Jimmy.
Alya lalu kembali ke kamar mengenakan masker penutup wajah dan kacamata.
Mereka berangkat dengan sopir dan bodyguard yang memakai kaos oblong biasa.
Akhirnya sampai di mall, Alya dan Jimmy berjalan bergandengan tangan diikuti sopir dan bodyguard. Sampailah mereka di lorong yang isinya toko perhiasan semua.
Alya dan Jimmy melihat etalase toko satu persatu dengan santai. Mereka berdua tertarik dengan suatu toko yang besar dan menghampiri toko tersebut.
"Ada yang bisa saya bantu." Kata Pelayan toko.
"Kami mencari cincin tunangan." Kata Jimmy.
"Silahkan di sebelah sini." Kata Pelayan toko.
Alya dan Jimmy memilih Cincin pasangan satu persatu, mereka jadi mengerti ukuran jari masing-masing.
__ADS_1
"Kalau memesan bentuk cincin pernikahan butuh berapa lama?"Tanya Jimmy.
"Sekitar 2 bulan hingga 3 bulan tergantung kerumitan." Kata Pelayan toko.
"Saya juga pesan cincin pernikahan, saya cari gambar dulu ya di Gugel, ini desain dari Eropa sih cincin bentuk mahkota raja dan ratu. ini contoh gambarnya minta nomor handphonenya pak." Kata Jimmy.
Pelayan toko memberikan nomor telepon pemilik toko yang sedang sibuk menghitung uang.
Jimmy mengirim foto cincin di ponsel bodyguard lalu Pak Yono mengirim foto ke ponsel pemilik toko. Jimmy tidak mau orang tak dikenal tahu nomor nya.
"Jimmy saya suka cincin tunangan yang ini sungguh unik." Kata Alya.
Jimmy mendekati Alya dan melihat senang dengan pilihan Alya.
"Sungguh unik cincinnya jika disatukan akanli berbentuk hati."Kata Jimmy.
Mereka mencoba ukurannya sangat pas, seakan- akan cincin itu ditakdirkan untuk mereka berdua.
"Kami akan membeli ini, sekalian saya bayar pesanan cincin pernikahan tadi." Kata Jimmy.
"Kok pesan cincin pernikahan segala, kok artis ingin cepat nikah. biasanya kejar karir dulu." Kata Alya.
"Iya soalnya pacar si artis punya saingan artis juga, kalau kelamaa direbut deh tunanganku ini. Lagian cincinnya jadi 3 bulan lagi.
"Tau ah, aku ingin makan - makan dulu lapar." Kata Alya.
__ADS_1
"Kamu lupa ya kalau kita makan harus buka masker, kalau pengunjung lihat muka kita, Bodyguard yang cuma satu ini pasti kewalahan menghadapi penggemar." Kata Jimmy.
"Hu...uh gak enak juga jadi artis, ribet, gak bisa bebas, selalu diperhatikan orang - orang, bukan kencan nih namanya." Kata Alya.
"Kita pesan makanan yang bisa dibawa pulang, take away." Kata Jimmy.
Mereka mendatangi restoran cepat saji ayam goreng merk terkenal.
"Pak, saya pesan 2 paket ayam isi 9 ya nasinya 5." Kata Jimmy.
"minumnya bagaimana? kok banyak banget, nasinya sedikit." Kata Alya.
"Alya, kita ada minuman di mobil, kita gak bisa minum di sini, ayam satu paket untuk keluarga, satu paket untuk sopir, Pelayan, sekurity, dan bodyguard. nasi kan banyak di rumah. kita beli 5 buat makan di mobil, katamu lagi lapar." kata Jimmy.
"Saya ingin es krim cone coklat." Kata Alya.
"Aduh, es krim harus dimakan langsung, nanti leleh dimakan di mobil."
"Gak enak kencan sama kamu." Kata Alya Ngambek.
Lalu pesanan 2 paket ayam telah selesai, dibawa oleh sopir dan bodyguard.
Jimmy menggandeng tangan Alya yang lagi cemberut.
"Kita mampir di market dekat rumah kita beli satu kotak eskrim. kamu bisa makan sepuasnya."
Terimakasih Readers telah mampir membaca. Tolong beri like, vote dan komentar. Agar Author bersemangat.
__ADS_1