Putri Duke Yang Hilang

Putri Duke Yang Hilang
BAB XII


__ADS_3

...BAB XII...


Nima pun akhirnya datang ke kamarnya dan membawa makanan dan minuman yang di minta oleh nya. Sebenarnya dia merasa kasian terhadap nya karena sudah cukup tua. Dia akan meminta pelayan satu lagi yang masih muda kepada pria tersebut, agar tidak membuat Nima kelelahan karena nya.


Tapi ngomong ngomong seperti nya setelah hari itu aku tidak pernah melihat Duke Kendrick Yasha lagi, kemana dia? Nanti saja aku tanya kan kepada Nima setelah selesai makanan kue dan minum teh ini, kemana dia tidak kelihatan selama ini?.


...----------------...


...----------------...


Lily pun memutuskan untuk menanyakan Duke Kendrick yang sudah lama ia tidak melihat nya.


" Bibi, kemana paman Ken? aku tidak melihat nya dimana pun. Dimana paman? Dia jarang ikut makan dibawah lagi? apa ada masalah dengan nya?." tanya Lily pada Nima.


" Itu karena tuan lagi pergi nona ada tugas untuk membasmi para monster monster yang katanya sudah mulai mendekati pemukiman nona." ujar Nima.


" Monster? kenapa dia tidak memberi tau diriku?8" gumam Lily merasa bingung lalu ia mengingat ingat dia lupa sekarang ia barada di dunia yang baru. karena jiwanya berpindah ke tubuh ini.


" Kapan Paman Ken pulang bibi?." tanya Lily.


" Kemungkinan paling cepat sekitar 3 bulan nona." ujar Nima.


" Lama sekali." ujar Lily.


" iya nona, apa nona merindukan tuan?." tanya Nima.


" Tidak bibi." jawab Lily.


Nima pun melihat itu tersenyum dia menafsirkan nona nya merindukan sang tuan " Nona tidak bisa membohongi ku, kalo tuan tau pasti dia sangat senang." batin Nima.


Lily pun selesai memakan kue nya. Nima pun hendak membereskan sisa makan nona nya pun hendak dihentikan oleh Lily.


"Biarkan aku saja yang membereskan nya." ujar Lily.


"Jangan nona biar saya saja yang membereskan ini." ujar Nima.


" Yasudah ku bantu aja. kita membereskan nya bersama." ujar Lily.


...****************...


...****************...


Setelah itu, Lily merasa bosan akhir nya ia memutuskan berjalan menuju taman ditemani oleh Joe dan Nima.

__ADS_1


Lily pun melihat bunga bunga yang cantik di taman itu, dan cuaca hari ini begitu bagus untuk berjalan jalan nya menghilang kan rasa bosan nya.


" Wah ini adalah surga yang indah buat ku, aku tidak perlu bekerja siang dan malam." batin Lily.


" Ahhh.... aku belum memberikan mereka balasan dan anak anak panti apa baik baik saja" batin Lily.


Joe dan Nami yang melihat nona nya terdiam pun bingung saling tatap ada apa dengan nona nya tiba tiba terdiam.


" Nona, apakah ada masalah? apa ada sesuatu yang nona ingin kan?." tanya Joe


Lily yang melihat Joe pun berfikir, mungkin ini akan jadi kesempatan dia akan membalas orang yang sudah semena mena terhadap anak anak panti dan dirinya.


" Ya apa boleh? aku mengingin kan sesuatu." ujar Lily.


" Ya, Boleh nona, Silakan katakan saja padaku, nona." ujar Joe yang penasaran atas keinginan nona nya tersebut.


" Aku ingin segera kau membawa semua pengurus panti ke masion ini dalam keadaan terikat." ujar Lily.


" Baik nona, saya akan laksanakan perintah nona, apakah nona ingin menghukum mereka?." jawab Joe.


" Iya aku sendiri yang akan menghukum mereka. Biar mereka merasakan luka yang kami rasakan selama ini." ujar Lily dengan kebencian.


Joe dan Nima pun saling tatap kerena kaget dengan jawaban sang nona, Joe dan Nami pun terkejut saat mata Lily sudah mulai berubah jadi berwarna merah dan mengeluarkan aura kebencian yang begitu kuat.


Joe dan Nami pun berusaha menggapai sang nona untuk menenangkan nya agar tersadar.


" Nona tenang lah, Joe akan membawa mereka ke masion ini secepat nya dan anda bisa memberikan mereka hukuman, sesuai keinginan anda nona." ujar Joe.


Lily pun meredamkan emosi nya matanya berubah ke warna semulanya, dan setelah itu Lily tersenyum setelah mendengar Joe berbicara.


" Apa paman berjanji?." tanya Lily sambil tersenyum pada Joe.


"Saya Janji pada nona" jawab Joe.


Joe dan Nami pun merasa lega nyonya bisa tersenyum lagi setelah mengeluarkan aura seperti tuan nya.


" memang mirip sekali seperti tuan." batin Joe.


...****************...


...****************...


Di Hutan Willie's

__ADS_1


Traangg... Tranggg.... Tranggg


Crasss... Crassss


Suara dari beberapa ksatria yang sedang bertarung melawan banyak monster.


" Jangan sampai lengah untuk melawan monster monster ini, keselamatan kalian juga di utamakan disini." ujar sang Duke setelah ia menebas salah satu monster itu.


" Baik tuan." ujar para ksatria.


" Apapun bentuknya jangan ragu untuk melawan nya, kalian semua paham?." ujar Roy kepada para ksatria.


" Paham Sir." jawab semua ksatria.


Roy dan ksatria pun melanjutkan melawan monster monster itu.


Crassss .... Crassss


" Aihhh banyak sekali ini, ini tidak akan ada habisnya." ujar sang Duke Kendrick yang merasa kesal.


" Awas tuan, di belakang anda." ujar roy


Crassss


Duke Kendrick lantas langsung berbalik dan menebas monster itu dan darah dari monster itu muncrat ke arah nya yang membuat wajah dan baju zirah nya kotor.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


**BERSAMBUNG.....


Selamat membaca ✨


mohon dukungan nya ya semua👐🏻 😊😊😊


makasih


@xyna.ayy21


IG: @pinayy.y_


#Jangan lupa vote, like dan comment nya**

__ADS_1


__ADS_2