Putri Duke Yang Hilang

Putri Duke Yang Hilang
BAB XIII


__ADS_3

...BAB XIII...


Di Hutan Willie's


Traangg... Tranggg.... Tranggg


Crasss... Crassss...Crasss


Suara dari beberapa ksatria yang sedang bertarung melawan banyak nya monster.


" Jangan sampai lengah untuk melawan monster monster ini, keselamatan kalian juga di utamakan disini." ujar sang Duke setelah ia menebas salah satu monster itu.


" Baik tuan." ujar para ksatria.


" Apapun bentuknya jangan ragu untuk melawan nya, kalian semua paham?." ujar Roy kepada para ksatria.


" Paham Sir." jawab semua ksatria.


Roy dan ksatria pun melanjutkan melawan monster monster itu.


Crassss .... Crassss


" Aihhh banyak sekali ini, ini tidak akan ada habisnya." ujar sang Duke Kendrick yang merasa kesal.


" Awas tuan, di belakang anda." ujar roy


Crassss


Duke Kendrick lantas langsung berbalik dan menebas monster itu dan darah dari monster itu muncrat ke arah nya yang membuat wajah dan baju zirah nya kotor.


...----------------...


...----------------...


" Aissshhh sungguh menyebalkan baju dan muka ku jadi kotor begini menjijikan sekali." ujar Duke Kendrick yang kesal " Bagaimana nanti dia akan menemui putri nya dengan keadaan seperti ini." Batin nya. tanpa sadar dia mengeluarkan kekuatan aura nya.

__ADS_1


Para ksatria pun jadi terdiam saat melihat aura menakutkan dari tuan nya yang di lihatnya seperti sangat marah.


Selama ini tuan nya saat melawan monster menjaga dirinya agar tetap bersih dan terhindar dari kotor.


Duke pun yang tidak sadar dengan keadaan sekitar nya tanpa sengaja mengeluarkan kekuatan nya pun seketika celingak celinguk, ia melihat para ksatria yang terdiam dan merasa ketakutan, dia pun merasa lantas kebingungan.


" Heyyy .... Kalian kenapa pada diam saja? ada apa dengang kalian? HAH? Ayo cepat kita habisi monster monster menjijikan itu secepatnya." ujar Duke Kendrick pada para ksatria.


...****************...


...****************...


Taman Kediaman Duke of Kendrick Yasha.


Lily yang sedang memetik bunga di taman sambil bersenandung ria di temani oleh Nima. dan untuk Joe dia sedang melaksanakan perintah nona nya yang memerintah kan nya untuk membawa para pengurus panti.


Nima yang melihat nona nya sedang merasa senang pun tersenyum.


" Nona, bunga itu sangat cantik ya nona." ujar Nima sambil menunjuk ke arah bunga mawar.


" Bibi, Paman Duke kapan ia akan pulang nya? apakah Paman pulang hari ini bibi? kenapa dia tidak memberi tahukan hal itu kepadaku kalau dia akan pergi saat itu." Tanya Lily yang mulai merasa merindukan nya sambil memanyunkan bibir nya.


Nima yang melihat Lily berbicara seperti itu pun tersenyum, menurut nya Lily sangat menggemaskan dimata nya.


" Apa nona sedang rindu dengan tuan Duke." batin Nima.


" hmmm... Untuk itu saya kurang tahu pasti nya tuan Duke akan pulang kapan nya nona, dari kabar yang kudengar akhir akhir ini monster yang berada di hutan willie's itu semakin banyak nona, entah tuan bisa pulang dengan cepat atau lama. Ada apa nona menanyakan tuan? Nona merindukan tuan Duke Kendrick?." ujar Nima.


" Huh... apakah sebanyak itu bibi? " ujar Lily dan Lily pun terdiam mengingat tentang hutan willie's, ternyata disana dekat dengan gunung revus yang dimana selalu menjadi sarang Monster yang begitu ganas.


" Semoga saja pria itu pulang dengan selamat." batin Lily.


Setelah itu, Lily pun kembali berjalan duluan menuju ke dalam masion meninggalkan Nima yang berada di belakang nya.


" Nona, Tunggu saya" ujar Nami melihat nona nya berjalan terlebih dahulu.

__ADS_1


" Eh... iya maaf bibi, aku membuat mu harus mengejarku ." ujar Lily dan mereka pun berjalan bersama.


Lily dan Nami pun masuk ke masion dan menuju kamar Lily.


Di dalam kamar Lily


" Nona, Tunggu sebentar disana, saya akan menyiapkan air untuk membersihkan tubuh anda yang kotor." ujar Nima.


" Baiklah bibi." ujar Lily.


Lily yang melihat bibi Nima pun merasa tidak enak


" kapan pria itu akan balik ya, kasian juga Nima aku ingin milih satu pelayan lagi biar dia tidak kelelahan saat bersamaku." batin Lily.


" Oh iya, untuk hukuman kepada wanita jahat itu aku belum memikirkan hukuman yang pantas mereka terima dan sebisa mungkin aku yang akan menghukum mereka sendiri. aku apakan mereka terlebih dahulu ya." gumam Lily.


" aku harus memikirkan nya dari sekarang juga hukuman apa yang pantas kepada mereka dan langsung meminta izin kepada sang duke setelah dia sudah sampai di masion ini." gumam Lily.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


**BERSAMBUNG.....


Selamat membaca ✨


mohon dukungan nya ya semua👐🏻 😊😊😊


makasih


@xyna.ayy21


IG: @pinayy.y_


#Jangan lupa vote, like dan comment nya**

__ADS_1


__ADS_2