
...BAB XVII...
" Aaa...Ayah." ujar Lily agak ragu.
Duke pun berdiri lalu memeluk putri nya
" Akhirnya, akhirnya Putri ku memanggil ku ayah. Senang nya" ujar sang Duke merasa senang.
Roy, Joe dan Nami yang melihat nya pun ikut merasa senang melihat adegan ayah dan anak ini.
Sedangkan Lily, yang dipeluk dengan erat pun merasa sesak " Aduuuhhh...Pam.... ehh... A-ayah" ujar Lily.
Duke pun yang tersadar melepaskan pelukan nya. " maaf... maaf, Lily ayah merasa sangat senang sekali. terimakasih." ujar duke Kendrick.
Setelah selesai makan mereka pun menuju ke kamar nya masing-masing.
...----------------...
...----------------...
Ke esokkan hari nya.
Di depan masion Duke of Kendrick Yasha
sudah tiba kereta kuda dan dua pria yang berada di dalam nya.
Para pelayan dan Roy pun menyambut kedatangan pria itu yang merupakan anak pertama dari sang tuan nya dan juga teman dekat anak itu saat di akademi.
anak itu bernama Theo, dia berusia 15 tahun dan teman nya bernama Carl yang berusia 14 tahun. Mereka hanya berbeda 1th
mereka pun keluar dari kereta kuda nya.
"Selamat datang tuan muda." ujar para pelayan dan Roy pun menghampiri tuan muda nya.
Carl pun tersenyum lalu menunduk menyapa kepada Roy.
" Dia berada dimana?." tanya Theo tiba tiba.
" iya, tuan mencari Duke? ." ujar Roy.
" Bukan, maksud ku dia gadis kecil itu. kudengar katanya ia membawa seorang gadis kecil.' ujar Theo
" Ah iya bener tuan, tuan sedang mencari nona muda? dia berada di kamar nya tuan?." ujar Roy. Lalu mereka pun memasuki masion.
"Ayo tuan silakan masuk" ujar Roy.
...****************...
...****************...
Sedangkan di atas sana ada seorang gadis kecil memperhatikan seseorang yang baru saja sampai di masion ini.
Nami yang berada di belakang nya pun ikut melihat pandangan nona nya ke arah bawah.
__ADS_1
" Bibi, Dia siapa?." tanya Lily.
" Dia anak pertama tuan dan dia Kaka anda nona, bernama Theo dan yang di sebelah nya itu teman tuan muda di akademi. tumben tuan muda balik ke masion biasa nya ia tidak bakal mau balik kalau tidak terlalu penting." ujar Nami.
" Apa benar bibi, lalu ada keperluan apa kali ini dia pulang?" ujar Lily.
" Seperti nya tuan muda tau kalau tuan membawa anda nona, mungkin ingin bertemu dengan nona." ujar Nami.
...****************...
...****************...
Theo pun menuju ke ruangan kerja ayah nya
Kreettt...
(suara pintu terbuka)
Theo pun menghampiri ayah nya yang di ikuti oleh Roy dan Carl di belakang nya.
" Haiii ... salam kepada ayahanda, semoga panjang umur." ujar Theo.
" Hhmmmm...." jawab Duke Kendrick.
" Ada apa kau pulang? Tidak biasa nya kau pulang." ujar sang ayah dengan menusuk.
" Kudengar kau membawa gadis kecil dari desa? apa dia adik ku? aku ingin menemui nya." ujar Theo.
" Aku akan tetap menemui nya ayah walaupun kau melarang ku. Dia juga adik ku " ujar Theo.
Roy dan Carl yang melihat Duke Kendrick dan Theo berebutan soal menemui Lily pun hanya tersenyum nahan ketawa tidak biasa nya mereka berdua berinteraksi seperti ini.
" Permisi ayah." ujar Theo.
" Heyy... KAU MAU KEMANA?" ujar Duke Kendrick. ketika anak nya hendak keluar.
" Mau keliling masion ini sudah lama aku tidak kesini, mungkin aku bisa ketemu dengan dia." jawab Theo di dekat pintu
" Permisi Paman Duke, saya akan mengikuti Theo." ujar Carl .
Theo pun memutuskan keluar dari ruangan kerja ayah nya bersama Carl.
...****************...
...****************...
Lily pun sekarang sedang di taman melihat lihat bunga bersama Nami, Joe dan 1 pelayan baru nya bernama Cloe
Mereka pun memutuskan beristirahat di gazebo dan disana sudah di sedia kan teh dan juga berupa cemilan nya oleh Cloe.
Theo dan Carl pun berkeliling masion dan mereka sedang menuju ke arah taman. Theo melihat seseorang yang tidak pernah ia lihat sebelum nya dalam masion ini, Theo pun menghampiri mereka dan di ikuti juga dengan Carl.
Nami, Joe dan Cleo pun bangun saat melihat tuan muda nya datang ke arah mereka.
__ADS_1
" Selamat siang tuan muda" ujar mereka bertiga.
Lily pun ikut berdiri " Hai... kakak." ujar Lily.
" Kau gadis kecil yang di bawa oleh ayah? namamu Lily ya?." ujar Theo dengan lembut.
" I-iiiyaa benar kakak." ujar Lily.
" Aku kakak mu Theo." ujarnya
Lily pun lantas melihat ke arah belakang anak laki-laki itu.
Carl yang di tatap pun mengerti langsung memperkenalkan diri nya.
" Haiii... Perkenalkan namaku Carl, senang bertemu dengan mu." ujar Carl sambil tersenyum ramah.
" Iya senang bertemu kalian." ujar Lily sambil tersenyum.
Theo pun yang melihat Lily tersenyum merasa gemas terhadap nya, lalu ia mengelus kepala Lily sambil tersenyum.
...****************...
...****************...
Di Meja Makan
Sudah waktu nya untuk mereka makan siang
di sana sudah ada 3 pria dan 1 gadis kecil yang sudah duduk di meja makan nya.
Makanan pun berdatangan dan mereka pun memulai acara makan mereka dan dua pria ini yang merupakan sang ayah dan sang kakak yang sedang sibuk memberikan perhatian nya terhadap Lily pun tidak ada yang mau kalah.
Sedangkan yang lain yang melihat tingkah mereka pun tersenyum.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
BERSAMBUNG....
Selamat membaca ✨
Semoga suka sama cerita nya
Mohon dukungan nya ya semua👐🏻 😊😊😊
Makasih ya semuanya yang udah mempir untuk membaca cerita ini😊
@xyna.ayy21
IG: @pinayy.y_
#Jangan lupa vote, like dan comment nya ya
__ADS_1