
...BAB III...
PAKK....PAAKKKK
Ibu panti yang sudah memukul Lily yang menggunakan rotan tersebut. Lily menutup mata nya yang sedang merasa sakit. Belum juga luka Lily sepenuh nya sembuh sudah kena pukulan lagu . Lalu Lily pun membuka matanya dan langsung menatap tajam ke arah ibu panti.
"Baru buka mata Udah ada aja masalah, dia itu siapa si sebenarnya maen pukul orang sembarangan aja." batin Lulu.
Ibu panti pun tersentak karena tatapan Lily
" Beraninya kau menatapku seperti itu. Hah!."
Makin keras ibu panti memukul Lily. Vivi yang melihat pun mencoba mencegah ibu panti agar berhenti memukul Lily.
Vivi pun di marahi oleh ibu panti karena mencoba menolong nya.
...----------------...
...----------------...
Ibu pengurus panti pun lantas mendorong Vivi hingga terjatuh.
Lily yang mendengar Vivi di marahi dan melihat Vivi di dorong pun mulai marah sebab Vivi disini tidak bersalah sama sekali tiba tiba matanya langsung berubah menjadi berwarna merah terang.
Mereka semua yang berada di tempat sekitar Lily pun merasa ada nya tekanan aura kemarahan yang amat besar dan terasa sesak.
Lalu Lily pun mengangkat wajahnya dan langsung menatap tajam ibu panti yang melakukan tindakan kekerasan terhadap nya dan Vivi.
" Berani nya kau, mendorong orang yang tidak bersalah.Siapa kau berani seperti itu kepada orang lain?" ujar Lily dengan tatapan yang begitu tajam.
Lalu ibu panti pun tersentak dan merasa heran " ada apa dengan nya hari ini? kenapa gadis kecil ini tiba tiba auranya begitu menyeramkan sekali hari ini?." batin nya.
__ADS_1
ibu panti pun menjawab dengan tergagap
" uukkkhhh.... aaa..aku ti dak me lakukan itu." ujar nya.
" Benarkah? Lalu kenapa kau menyakiti ku dan juga anak anak yang berada disini? apa aku dan yang lain nya ada salah terhadap mu?." jawab Lily.
" Aaakkhhh...aduhhh." ibu panti merasa kesakitan karena tekanan yang Lily buat begitu besar. hingga ibu panti dan yang lainnya tidak bergeming dan terjatuh.
Vivi yang berada di dekat nya pun merasa kesakitan atas tekanan dari Lily dan anak anak yang lain pun menangis karena ketakutan.
" Lily sadarlah." ujar Vivi " KUMOHON SADARLAH LILY ." teriak Vivi untuk menyadarkan Lily.
Lily pun sontak kaget melihat sekitar nya hampir saja dia kelepasan mengeluarkan energi nya. Perlahan mata Lily berubah seperti semula dan tekanan dari energi yang dibuat Lily pun mulai menghilang. Semua yang ada di sana pun mulai menghembuskan nafas lega nya dan sisa nya masih ada yang menangis ketakutan.
Lily pun lantas menatap ibu panti " Beruntung kau selamat sekarang, Kau bebas sekarang, Tidak untuk hari mendatang!."
Lily pun melihat sekitar anak anak ada yang masih menangis karena takut ... Lily pun menghampiri Vivi. " Maaf sudah membuat mu sakit dan terimakasih sudah menyadarkan ku." ujar Vivi.
Lily pun menatap tangan mungil nya sambil memeluk anak panti lainnya. " Ada apa ini? Apa yang barusan aku lakukan? Kenapa bisa jadi seperti itu? Apa itu tadi? dimana aku, berada sekarang ." batin Lily yang merasa kebingungan.
...****************...
...****************...
Sedangkan di dalam kereta kuda nya.
" Tuan sebentar lagi kita akan sampai di desa, apakah Tuan ingin beristirahat terlebih dahulu?." tanya sang ksatria kepada sang Duke berada dalam kereta kuda nya.
Duke pun membuka tirai jendelanya lalu berucap " YA" dijawab dengan singkat olehnya.
Duke yang memiliki rambut pirang dan matanya berwarna merah terang sedang duduk termenung. Lalu tiba-tiba mata Duke melebar karena merasa kan aura yang sama seperti miliknya itu. " Aura ini..." ujarnya.
__ADS_1
Lantas dia pun membuka tirai jendela nya dan berbicara dengan ksatria yang barusan berbicara kepada nya.
" Ada apa tuan?" tanya ksatria yang keheranan melihat sang duke.
" Apakah desa nya masih jauh? butuh berapa lama kita akan sampai sana?." tanya nya.
" Sebentar lagi tuan." jawab ksatria.
" Tidak usah istirahat, kita percepat perjalanan nya." ujar sang Duke.
" APA? TAPI TUAN..."
Ksatria itu pun langsung bungkam ketika di tatap dengan tajam oleh tuan nya, dia akhirnya menutup mulutnya tidak berani membantah perintah sang Duke.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
BERSAMBUNG.....
Selamat membaca ✨
mohon dukungan nya ya semua👐🏻 😊😊😊
makasih
@xyna.ayy21
IG: @pinayy.y_
#Jangan lupa vote, like dan comment nya
__ADS_1