
"Tentu saja kau bunda" ucap anak kecil itu dengan cadel pada Xiao lu.
(Anggap aja cadel ya hihi).
"Hah?" Xiao lu kaget, tapi jika di pikir - pikir tak apa memiliki anak "Huhhf.. Baiklah mulai sekarang aku bunda mu hm?".
Anak itu berteriak senang dan langsung memeluk Xiao lu "Bundaa"
Ji wei, bird dan alva yang melihat Xiao lu lembut pada anak kecil tersenyum 'ternyata meimei bisa lembut juga' batin mereka.
"Baiklah, sekarang namamu Xiao Chen" ucap Xiao lu dan di angguki oleh Chen
Xiao chen adalah naga yang berada di ruang dimensi milik Xiao lu, entah dari mana namun saat ji wei sudah menjadi penjaga ruang dimensi pun telur itu sudah ada.
Naga hitam dan ada garis emasnya adalah wujud naga Xiao chen, karna Xiao Chen adalah hewan Mitologi jadi ia sudah bisa merubah diri menjadi manusia.
Skip
Saat ini Xiao lu sedang membuat hanfu untuk di pakai sementara oleh Xiao chen.
Hanfu berwarna Hitam dan putih sederhana namun bahan kualitas tinggi.
Xiao lu membawa Chen ke kamarnya di istana dunia luar, mau orang lain tahu atau tidak ia tak peduli.
Ia memandikan Chen berniat mengajaknya untuk berjalan - jalan dan membawanya menemui para gegenya.
__ADS_1
~Di sisi lain~
Xiau fu sedang berbincang - bincang dengan para putri dari kekaisaran lain dan nona muda anak - anak dari pejabat di istana.
"Putri Xiao fu, apa si 'sampah' itu akan mengikuti pertandingan bertarung esok hari?" tanya Hai Lia anak dari mentri bendahara.
"Mungkin" jawab singkat namun ia melanjutkan ucapannya "Namun ia akan memperlakukan dirinya sendiri dan kekaisaran Xiao".
"Kau benar putri, 'sampah' itu pasti akan mempermalukan kekaisaran Xiao" ucap Xing pei anak dari jendral kiri.
"Ahh sudahlah, jangan membahas sampah itu, lebih baik kita berjalan - jalan saja? Bagaimana putri?" ucapa putri Wei Niao dari kekaisaran Wei.
Dan di angguki oleh yang lainnya, jadi mereka semua pun pergi berkeliling istana dan Xiao fu sebagai pemandu.
Setelah Xiao lu selesai memandikan chen, tak lama datang Mei. Ia sangat kaget ketika masuk melihat anak kecil berusia 2 tahunan yang sangat tampan.
(Anggap ga ada kacamata nya yaa)
Note : anggap aja Chen udah 2 tahun ya hihii.
"Meimei, siapa dia?" tanya mei
Xiao lu yang menyadari adanya mei pun menoleh dan tersenyum lalu "Dia anakku jiejie" ucap Xiao lu.
__ADS_1
"Chen'er ayo beri salam pada bibi mei"
"Baik bunda" ucap Chen "Salam bibi mei, perkenalkan aku Xiao Chen anak bunda" lanjutnya.
Mei yang melihat Chen bicara menjadi gemas, lalu mei pun memperkenalkan diri.
"Aku Mei, kau tampan sekali Chen'er"
"Aku memang tampan" ucap Chen dengan narsisnya, Xiao lu yang mendengar nya hanya terkekeh.
"Baiklah, Chen'er lebih baik besok saja keluarnya ya" ucap Xiao lu lembut dan sambil menggendong Chen
"Iya bunda tak apa" balas Chen dengan memeluk leher Xiao lu
Skip malam hari
"Bunda.. Aku lapar" ucap Chen dengan manja sambil menggoyangkan tangan Xiao lu.
Xiao lu yang sedang membaca buku pun menoleh dan melihag Chen dengan wajah imutnya membuat ia gemas dan langsung saja Xiao lu menciumnya.
"Baiklah, apa kau ingin makan di pasar? Bagaimana? Kau belum pernah melihatnya kan?" Karna Xiao lu sedari tadi bosan berada di dalam kamar saja jadi ia mengajak Chen makan di luar.
"Ayo bunda, aku benar-benar belum pernah melihatnya" ucap Chen sambil menarik tangan Xiao lu.
"Baiklah - baiklah, ayo kemari" Xiao lu pun merentangkan tangannya, dan Chen pun langsung merentangkan tangannya juga dan.
__ADS_1