Putri Xiao Lu An

Putri Xiao Lu An
Eps 32


__ADS_3

"Tapi aku tak mau kau mengabdi padaku! Aku ingin kerajaanmu hancur!" ucap Xiao lu dengan menatap tajam pada Bi Ping dengan mengeluarkan auranya, yang membuat semua orang sesak napas, kecuali Feng dan yang lainnya.


Semua terkejut dengan aura Xiao lu sangat mengerikan.


Kerajaan Bi adalah kerajaan kecil yang berada di wilayah kekaisaran Xiao. Raja Bi yang mendengar ucapan Xiao lu langsung saja berlutut di hadapannya.


"Mo-mohon maaf yang mulia putri, jangan menghancurkan kerajaan kecil hamba" ucap Raja Bi "Dan maaf atas kelancangan putri hamba ji-jika ia menyinggung anda dan yang lainnya" lanjutnya dengan terbata-bata dan tubuh bergetar karna takut.


Ia tak habis fikir dengan putrinya, menyinggung orang yang tak pantas untuk di dinggung.


Bi ping pun wajahnya menjadi pucat, ia menyesal telah menantang Xiao lu. Baru saja ia akan bicara, sudah di hentikan oleh Xiao lu.


"Cukup! Kari kita mulai!" Xiao lu tak memperdulikan ucapan Raja Bi. Ia sudah melihat dari mata Raja Bi bahwa kerajaan Bi sangat tak mementingkan rakyat yang berada di wilayahnya.


Yang keluarga kerajaan itu pikirkan hanya kesenangan, dan hanga memperdulikan para orang - orang yang memiliki harta.


Jadi ia tak salah menginginkan kerajaan Bi di hancurkan!.


Lalu Xiao lu maju ke tengah aula, dan memberi instruksi pada pemain musik untuk memainkan musiknya.

__ADS_1


Untung saja saat ia kecil, ia sempat mengikuti les balet. Walaupun sudah sangat lama, namun ia masih menghafalnya.


Dan tariannya pun di mulai, Xiao lu meliak - liuk kesana kemari, tubuhnya sangat lentur. Walaupun orang - orang bingung dengan gerakan Xiao lu, karna belum pernah melihat tarian itu sebelumnya tapi tetap saja terpesona.


Semua kagum dengan tarian Xiao lu, dan beberapa saat kemudia tarian selesai. Semua orang pun bertepuk tangan.


Prok


Prok


Prok


'Wah ternyata putri hebat dalam menari'


'Rumor memang tak dapat dipercaya'


Banyak lagi bisikkan - bisikan orang - orang, Xiao lu pun tersenyum senang. Ternyata tak sia-sia ia dulu mengikuti les balet.


Xiao lu pun berjalan menghampiri Bi ping dan berkata "Bagaimana?" ucapnya dingin.

__ADS_1


Bi ping tak dapat lagi berbicara, ia menyesal sangat menesal dengan perbuatannya.


Mereka semua tak tau, bahwa Xiao lu sedang menelepati pada bird dan alva, ia menyruh mereka berdua menghancurkan kerajaan Bi, dan dilaksanakan dengan baik.


Raja Bi, Permaisuri kerajaan Bi dan Bi ping berlutut di hadapan Xiao lu, mereka meminta pada Xiao lu agar tak menghancurkan kerajaannya.


Tak lama muncul dua orang laki - laki tampan, yang satu memakai pakaian berwarna merah hitam dan yang satu memakai pakaian berwarna hitam.


Salah satu dari kedua orang itu melemparkan seorang pria seusia Xiao li mungkin, sudah berlumuran darah dan tak bernyawa.


"Gege"


"putraku" ucap Raja Bi dan Permaisurinya secara bersamaan.


"Kami sudah menghancurkan kerajaan Bi, nona. Tak ada yang tersisa sedikitpun, hanya para rakyat saja." ucap kedua orang itu yang tak lain adalah Bird dan Alva sambil berlutut.


Semua orang di buat terkejut, baru tadi Xiao lu berbicara dan sekarang sudah terjadi kehancuran di kerajaan Bi. Raja Bi, Permaisuri dan Bi ping pun tak kalah terkejutnya.


Xiao lu tersenyum dengan manis, namun terdapat kekejaman di balik senyumnya itu.

__ADS_1


"Hihi bagus-bagus, kalian bawa keluarga itu ketempatku!" ucapanya dengan terkekeh, dan tempat yang di maksud oleh Xiao lu adalah dimensinya, ia berencana akan menyiksa mereka.


"Begitulah nasib orang yang ingin merebut milikku!" lanjutnya dengan seringaian kejamnya. Membuat semua orang merinding di buatnya.


__ADS_2