
"Memindahkan? " Xiao lu bingung dengan itu, memangnya bisa pikirnya.
"yaa. Dulu Permaisuri hamil tapi saat usia 8 bulan, bayi yang di kandungannya mati karna selir-selir kaisar meracuni Permaisuri. Dan kebetulan queen terdahulu melihat itu dan segera memindahkan kehamilannya pada permaisuri tapi hanya setengah jiwa anda" poenix itu dengan sabar menjelaskan panjang lebar.
Xiao lu pun mulai mengerti dan hanya menganggukkan kepala saja.
"oh ya.. queen terdahulu kan ibuku? Lalu siala namanya?" ucap xiao lu.
"kalau soal itu hamba tak bisa memberita tahu anda queen, biar nanti anda mengetahuinya sedikit demi sedikit atau mungkin langsung dari ibu anda" ucap poenix
Xiao lu mendengar itu hanya bisa menghela nafas kecewa, bagaimana ia akan tau? Padahal ia ingin sekali bertemu ibunya itu. Sedari di dunia modern ia tak punya ibu!
"ahh yasudahlah!" ucap xiao lu dengan nada dinginnya kembali. Moodnya sedang tidak baik!.
Poenix itu hanga bisa menghela nafas karna ia benar - benar tak bisa memberitahukan itu, kecuali ibunya atau queen terdahulu.
"ehh..eumm queen" ucap poenix itu pelan namun masih terdengar oleh Xiao Lu.
__ADS_1
Namun hanya di balas deheman saja, karna Xiao lu kesal pada poenix itu.
"Alva kemarilah" ucap Xiao lu keras agak berteriak.
Lalu alva menghampiri Xiao lu "oh yaa queen, apa anda punya ruang dimensi?" ucap poenix itu
Xiao lu yang mendengar itu bingung ruang dimensi? Apa itu? "Ruang dimensi?" "ya ruang dimensi, queen terdahulu bilang anda mempunyai iti berada di kalung anda" ucap poenix itu.
Lalu xiao lu memikirkan kalung? Kalung mana? Lalu xiao lu meraba lehernya "Ahh yaa..aku punya kalung ini" sambil menunjuk pada kalung yang tergantung di lehernya "tapi bagaimana bisa ini terbawa ke sini setelah aku mati di dunia modern dan lagi ruang dimensi itu seperti apa?" ucapnya lagi.
"berhenti memanggilku queen" ucap xiao lu ketus "lalu?" jika bukan seperti itu lalu apa pikir poenix itu.
"meimei saja, seperti alva memanggilku. Kau pasti pria kan?" ucap xiao lu poenix itu hanya mengangguk "nama mu?" lanjut xiao lu.
"ah..iya aku lupa tak memperkenalkan namaku. Tapi, aku tak punya nama queen" ucap phoenix itu sedih
"Baiklah, sekarang nama mu adalah bird, dan panggil aku meimei jangan queen lagi dan aku akan memanggilmu gege" ucap xiao lu sembari senyum "sekarang kita keluarga" ucapnya lagi
__ADS_1
hal itu membuat bird terharu, karna di anggap keluarga oleh tuannya dan tak di anggap pelayan.
"terima kasih meimei" ucap bird dan dalam hati 'aku pasti akan selalu melindungimu meimei' dan xiao lu pun tersenyum.
Karna xiao lu bisa mendengar isi hati seseorang, sebuah bakat menakjubkan bukan.
Dan sekarang xiao lu menggigit salah satu jarinya darah pun keluar dan di teteskan pada kalunv yang di pakai xiao lu.
Lalu kalung itu bercahaya menyilaukan mata yang melihatnya, xiao lu dan hang lainnya menutuo mata mereka rapat - rapat.
Tak berselang lama cahaya itu berangsur - angsung hilang dan xiao lu, bird, serta alva pun membuka matanya lalu saling pandang.
Bird pun angkat bicara "sekarang ruang dimensi sudah bisa kau masuki meimei".
"bagaimana cara masuknya?" xiao lu bingung apa benar benar ada ruang dimensi ini.
Maaf baru Up karna dari pagi aku daring jadi baru sempet sorean dan itupun otakku agak buntu haha ga bisa mikir abis daring wkwk😂
__ADS_1