
Para kaisar dan yang lainnya juga sangat terkejut. Bahkan Xiao fu dan Selir gu kini sedang ketakutan.
"tenanglah, ayah ada disini" ucao Feng lembut pada Chen dan membuat Xiao lu kaget bukan main.
Ayah? Kaisar kegelapan?! Yang benar saja!! Sejak kapan ia menjadi ayah Chen?!.
"Siapa yang bilang membentakmu dan siapa yang bilang bahwa Chen anak haram, hm? " ucap lanjut Feng sambil mengelus punggung Chen
Lalu Chen pun bicara "itu ayah, mereka berdua bibi bibi jelek itu!!"
Semua orang pun tersadar dari keterkejutan itu dan langsung memberi salam pada Feng bahkan para kaisar sekali pun.
"SA-SALAM YANG MULIA KAISAR KEGELAPAN, SEMOGA HIDUP SERIBU TAHUN LAGI"
dan do balas dengan deheman saja oleh Feng.
Lalu ia merangkul pinggang kecil Xiao lu yang berada di pinggirnya.
"Chen bukan anak haram!! Dia anakku dan istriku Putri Xiao lu!!" ucap lantang membuat orang ternganga tak percaya.
Namun Xiao fu dengan tak tahu malunya dan tak takutnya itu bertanya apa sudah menikah?.
"Kapan kalian menikah? Bahkan Kaisar dan yang lainnya tak tahu?! Tak tau malu!!" dengan nada menghina.
Xiao lu masih terlihat santai, namun di dalam hati ia memaki pria yang ada di pinggirnya ini kenapa ia mengaku sebagai ayah Chen!! Membuat masalah bertambah rumit! Dan dimana mei!.
Lalu Feng pun bicara dengan nada dingin dan aura membunuh menguar dari tubuhnya.
"Saat Xiao lu sedang di pengasingan aku menikah dengannya, apa perlu aku memberi tahu dulu pada kalian?! Sedangkan kalian tak peduli sedikitpun pada istriku!! Dan kalian sering mencemoohnya dan kalian juga mencapnya sebagai 'Sampah'!!" ucap Feng dengan penuh penekanan.
Entah mengapa hatinya sakit saat tahu Xiao lu di perlakukan buruk oleh semua orang.
__ADS_1
Sedangkan kaisar Xiao ia masih terdiam, mencerna semua ini.
"Dan kau!" tunjuknya pada Xiao fu "Kau menuduh istriku meracuni mu! Padahal kau sendiri yang meminum racunnya!! Haha sangat lucu sekali!! Ibu dan anak sama saja! Manis di luar dan busuk di dalam!!"lanjutnya.
Kaisar yang mendengar itu sangat terkejut, apa benar seperti itu? Jdi selama ini Xiao lu tak bersalah?!.
Selir gu pun tak terima dengan ucan Feng, tanpa pikir panjang dan rasa takut yang ia rasakan ia abaikan dan membalas ucapan Feng.
"Apa maksud mu hah?! Wanita busuk itu dia Xiao lu dasar ******!! Pasti dia menggoda mu bukan dengan tubuhnya!! Sehingga menghasilkan anak itu! Ternyata kaisar kegelapan seleramu rendah sekali!!" ucapan selir gu membuat semua orang terkejut.
Para rakyat tak menyangka jika selir gu yang dulu lemah lembut itu hanya topeng belaka, dan di tambah lagi secara tak langsung selir gu menghina Kaisar kegelapan.
Kaisar sudah berleringat dingin, karna takut ucapa Selir gu menyinggung kaisar Feng.
"Dan kau ****** kecil!!" ucapnya menunjuk Xiao lu "Dasar tak tahu malu! Kau tak pantas bersanding dengan kaisar Feng kau hanya wanita murahan!! Dan Xiao fu lebih baik dari mu!!" lanjutnya.
Xiao fu tersenyum dengan bangga, berharap kaisar Feng mau dengannya. Namun itu semua hanya mimpi!.
" Cukup kau menghina adikku!!" bentak Xiao li "Xiao lu jauh lebih baik dari pada anak mu itu yang bermuka dua!!" lanjutnya.
Dan langsung saja Xiao Ryu da Xiao Yaran menenangkan Xiao li.
Xiao lu pun sudah tak tahan, sedari tadi ia sudah sabar. Namun sabar pun ada batasnya!!.
"Sudah cukup kau menghinaku!! Apa kau tak puas hah sedari aku kecil kau selalu menghinaku! Mencaci makiku! Menyiksaku! Memperlakukan ku dengan tak adil!!. Selama ini aku sudah cukup bersabar menghadapi sikapmu Gu Fuan! Dan sikap anak mu Xiao fu! Apa salahku pada kalian hah?! Sehingga kalian ingin menyingkirkan ku. Kau ingin menjadi putri satu satunya kekaisaran Xiao?! Ingin kasih sayang Para gege?!. Apa kau tak berfikir kau beruntung mendapat kan kasih sayang dari ayah!! Ibu!! Sedangkan aku? Hanya para gege dan kakek Zhu yang menyangiku! Aku juga ingin kasih sayang dari seorang ayah! Dari seorang ibu! Tapi aku tak pernah memdapatkannya. Bahkan saat aku kecil aku harus menahan sakit karna melihat mu sering di manjakan oleh ayah! Sedangkan aku? Tida!! Melirik padaku pun tidakk! Hiks..hiks".
Air mata Xiap lu tak bisa di bendung lagi, sesak yang ia rasakan. Sudah sekuat tenaga ia menahan air matanya agar tak jatuh, namun usahanya hanya sia sia.
Semua yang mendengar itu tak menyangka sikap selir gu dan Xiao fu seperti itu, dan terkejut dengan nasib yang Xiao lu rasakan yang tak mendapatkan kasih sayang.
'ternyata seperti itu kelakuan asli selir gu dan putri xiao fu'
__ADS_1
'Aku tak menyangka nasib putri Xiao sangat menyedihkan'
Banyak lagi bisikan - bisikan dari para rakyat, dan para keluarga kekaisaran lain pun. Ada yang menangis mendengar penderitaan Xiao lu.
Chen yang melihat Xiao lu menangis pun ikut menangis "Hiks..hiks..bundaaaa" sambil merentangkan tangannya yang sedari tadi memeluk leher Feng.
Xiao lu pun menoleh, melihat Chen menangis ia tak tega dan menghampirnya dan mengambilnya dari pangkuan Feng.
"Hiks..hiks..bunda jangan menangiss hiks.. "
"Bunda tak menangis sayangg" ucapnya sambil memeluk Chen erat, berusaha menahan isakannya agar tak terdengar oleh Chen.
Semua orang yang melihat itu terharu dan tak lama Feng ikut memeluk Xiao lu dan Chen, membuat semua orang terkejut lagi dan lagi.
Xiao lu pun kaget, namun ada rasa nyaman membuat Xiao lu tak bisa menahan lagi menahan isakan tagisnya.
Dan Feng memeluk Xiao lu erat di tengah mereka terdapat Chen dan Feng pun mengusap rambut Xiao lu.
Di tempat tak terlihat 2 orang pengawal yang selalu bersama Feng pun terkejut.
'Ternya yang mulia bisa lembut juga' batin salah satu pengawal itu.
Saat Xiao lu akan bicara sudah di cegah oleh Feng "Sstt..aku tak akan membiarkanmu di hina karna Chen tak ada ayahnya".
Lalu Xiao lu melepaskan pelukan Feng dan menghapus air mata yang masih ada di pipi mulus Xiao lu.
Lalu tanpa bicara Xiao lu mengeluarkan kotak berwarna hitam dan ada ukiran rumit dari ruang dimensinya dan langsung memberikannya pada kaisar.
Semua orang di buat penasaran apa yang ada di dalam kotak itu, kaisar tak menunggu lama untuk membukanya.
Dalam kotak itu banyak kertas yang terdapat stempel kekaisaran Xiao dan racun.
__ADS_1
Mata kaisar seketika terbelalak, saat membaca kertas yang bertulisan atas nama Selir gu!.