
Pria itu lalu mensejajarkan tingginya dengan Chen lalu menjulurkan tangannya pada Chen.
"Perkenalkan aku ayah mu, Xi Feng Li" ucapnya.
"Ayah ku? Apa benar? Kau tak berbohongkan?" tanya Chen dengan beruntun membuag Feng terkekeh dan membalasnya dengan anggukan saja.
Chen langsung saja memeluk Feng dengan erat, dan Feng membalasnya dengan senang hati.
Sikap Feng berubah derastis dari sikap dingin, kejam tak tersentuhnya kini bersikap lembut pada Chen dan tentunya akan sama pada Xiao lu.
Lalu Chen mengajak Feng duduk di pinggir kasur Xiao lu dan berbincang - bincang, "Ayah mengapa baru menemuiku?" tanya Chen.
"emm.. Karna ayah sedang ada urusan" ucapnya lembut dan mengusap kepala Chen.
"Apa kau ingin bertemu bunda?"
"Bunda pasti marah, karna tadi bunda menyuruhku untuk diam di kamar"
"Bunda tak akan marah, karna ada ayah. Ayo!" ucap Feng.
__ADS_1
Dan di balas anggukan semangat oleh Chen dan langsung menarik tangan Feng.
Sedang kan di lapangan pertandingan sedang berlangsung dan kini giluran Xiao lu bertarung melawan Putri pertama Wei Niao dari kekaisaran Wei.
Semua orang mencibir Xiao lu, mereka tak tahu saja bahwa Xiao lu kultivasi sudah mencapai tingkat Immortal level 1.
Namun Xiao lu tak menghiraukannya, dan terus berjalan ke atas arena pertandingan.
Putri Wei Niao tingkat kultivasi Manifes Bumi level 2, memiliki elemen Angin dan mempunyai Spirit beast burung elang tingkat Manifes Bumi level 3.
(Kultivasi Spirit beast juga sama dengan manusia).
Saat ini Xiao lu sudah berhadapan dengan Wei Niao dan tak membawa senjata apapun sedangkan Wei Niao membawa pedang tingkat sedang.
Sedangkan Xiao fu dan selir gu sangat senang, mungkin Xiao lu tak akan kalah! Pikir mereka. Namun siapa yang tau bukan?.
Dan kasimpun berteriak "Mulai.." lalu Wei Niao menyerang terlebih dahulu dan Xiao lu langsung memgeluarkan pedangnya yang terbuat dari elemen apinya.
Semua orang terkejut, api yang Xiao lu keluarkan adalah api murni!!.
__ADS_1
Xiao lu hanya menahan setiap serangan Wei niao yang menurutnya sangat lemah, padahal Wei niao sudah mengeluarkan semua tenaganya dan mengalirkan QI nya pada pedang untuk menyerang Xiao lu.
Saat Wei niao sudah kelelahan Xiao lu langsung menyerang Wei niao. "Kini giliranku!" bisiknya dengan setingaian yang sangat menyeramkan.
Wei niao di buat kewalahan menahan semua serangan Xiao lu, dan Xiao lu menendang Wei niao sampai menghantam dinding dan terbatuk mengeluarkan seteguk darah.
Semua orang di buat terkejut kembali karna Xiao lu yang di cap sebagai 'Sampah' kini mampu mengalahkan putri Wei Niao.
Namun Wei niao tak terima dan langsung menyerang menggunakan elemennya.
"Wind arrow" teriak Wei Niao lalu muncul banyak panah mengarah pada Xiao lu.
Xiao lu masih santai dan menggumamkan sesuatu "Hand from hell" tak lama muncul sebuah tangan besar dari bawah menghalaw panah yang akan mengenai Xiao lu.
Bomm
Bomm
Semua orang penasaran apa yang terjadi, apa Xiao lu kalah? Pikir mereka.
__ADS_1
Saat debu - debu itu hilang semua orang di kejutkan dengan Xiao lu yang masih berdiri kokoh dan di hadapannya terdapan telapak tangan besar berwarna hitam dan ada aliran seperti lava di dalamnya.
Sedangkan We niao? Ia sudah terlempar jauh puluhan meter dengan terbatuk darah.