
"Meimei.."
"Salam Kaisar Feng"
Xiao pu pun menengok karna merasa terpanggil dan melihat para gegenya ia pun tersenyum dan mempersilahkannya untuk duduk.
Sedangkan Feng hanya berdehm saja.
"Ah gege.. Ayo duduk gege"
Mereka pun duduk dan berbincang - bincang sambil melihat penampilan bakat para wanita, dan kadang bermain dengan Chen.
Dan obrolan mereka terhenti karna sebuah suara seorang wanita.
"Salam Kaisar Kegagalan, Putra Mahkota, pangeran kedua, pangeran ketiga dan Putri kedua serta Pangeran Xi Chen Li" ucapnya memberi salam, dengan nada errrr? Apa itu!!.
Mereka pun menoleh pada asal suara dan melihat seorang wanita dengan hanfu berwarna kuning, di bagian dadanya terlihat, dengan make up tebal. Seperti errr.. Ondel ondel! Batin Xiao li.
__ADS_1
"Ada apa?" tanya Xiao Ryu dengan nada dingin.
Ia memang seperti itu, sikapnya akan berubah drastis jika bersama orang lain kecuali dengan Xiao lu tentunya. Xiao li dan Xiao yaran pun tak jauh berbeda.
Semua orang menatap pada Xiao li dan yang lain, karna suara Xiao ryu cukup keras membuat semuanya memperhatikan ke arah mereka.
"Sebelumnya perkenalkan, nama hamba Putri Bi Ping dari kerajaan Bi. Bolehkah Putri Xiao lu menampilkan bakatnya? Karna sekarang hanya putri Xiao lu saja yang belum menampilkannya" tanyanya dengan nada mengejek dalam katanya.
Ya. Sedari tadi Bi Ping memperhatikan kaisar Feng, dengan tatapan memuja. Ia ingin memiliki Kaisar Feng! Karna Bi Ping terlalu sering dimanjakan, jadi apa yang dia inginkan harus terpenuhi.
Xiao lu mengangkat sebelah alisnya "Apakah harus?""Apakah putri tak mempunya bakat? Jadi anda tak mau menampilkan bakat anda? " ucap Bi ping dengan seringaiannya.
"Jika penampilan mu bagus aku akan mengabdi padamu! Dan jika penampilanmu tidak bagus maka kaisar Feng untukku!" Bi ping berbincara dengan angkuh dan percaya dirinya.
Sedangkan kaisar Bi Xanxai dan Permaisuri Du Xian sudah berkeringat dingin. Karna putri mereka pasti menyinggu Putri Xiao Lu dan kaisar Feng.
Walaupun Xiao lu tak di perdulikan oleh Kaisar Xiao, tapi ada Feng di sisinya! Yang bisa menghancurkan kerajaan kecipnya hanya dengan menjentikkan jarinya saja!.
__ADS_1
Dan Feng yang mendengar itu geram, apa ini! Dia ingin dirinya milik putri tak tau malu itu! Pikirnya.
"Kau-" ucapan Feng teropong oleh Xiao lu mengelus tangannya, memberi kode bahwa agar diam.
Begitupun dengan Xiao Li i, Xiao Ryu dan Xiao Yaran mereka begitu marah. Tak jauh berbeda dengab kaisar Xiao ia juga marah jika tentang putrinya.
Ya sekarang ia akan berusaha memperbaiki hubungannya dengan Xiao lu meski begitu mustahil mungkin.
Tiba tiba suara bocah laki - laki berteriak "Kau berani mengambil ayahku?! Bibi jelek!" ya boca itu adalah Chen.
Ia pun tak terima jika ayahnya di ambil! Jika di ambil nanti ia tak akan punya ayah! Dan bundanya nanyi dengan siapa! Begitulah pikiran Chen.
Xiao li menyunggingkan senyumnya, mendengar ucapan Chen. Ia gemas dengan anaknya ini.
"Ssstt..Chen'er kau bersama ayah dulu ya" ucap Xiao lu dengan lembut dan di angguki Chen. Lalu memindahkan Chen dari pangkuannya ke oangkuan Feng.
Dan Feng menerimanya dengan senang hati. Ia sudah menganggap Chen anaknya, walaupun ia seekor naga, namun apa salahnya memiliki anak. Pikirnya.
__ADS_1
"Baiklah **Putri Bi Ping**!" ucap Xiao lu dengan menekankan kata Putri Bi Ping.
"Tapi...